ISTILAH SALAH KAPRAH, TAPI KENAPA JADI LUMRAH?

ISTILAH SALAH KAPRAH, TAPI KENAPA JADI LUMRAH?

7 Oktober 2009 — ibnu fauzy

menimbangmenimbang

Dalam kehidupan sehari-hari sadar atau tidak sadar kita sering menjumpai istilah yang salah kaprah namun sudah menjadi lumrah di tangah masyarakat. Bahkan sebagiannya memiliki makna yang melenceng jauh dari makna sebenarnya/ awalnya. Mungkin ada yang berpendapat kesalahan yang sudah mendarah daing itu tak perlu dipersoalkan, toh yang penting maksudnya sampai dan dimengerti kepada orang yang diajak bicara, namun apakah kita akan terus larut dalam kesalahan ’nenek moyang kita” tanpa ada usaha memperbaiki sama sekali. Dan pelurusan istilah ini juga penting untuk memperbaiki perbendaharaan Bahasa Indonesia terutama untuk kepentingan kamus Bahasa Indonesia. Sisi penting yang lain adalah beberapa istilah itu menyangkut istilah agama yang jika salah ucapannya maka salah pula maknanya dan akan berakibat salah juga dalam penerapan hukum yang berlaku padanya.

Contoh : sebagian orang biasa mengucapkan kepada temannya yang tidak suka kepadanya dengan ucapan : ”dasar syirik lo!” ucapan ini mungkin bermaksud : kamu jangan iri dengan apa yang kumiliki/ kudapat” namun karena ia menggunakan istilah syirik (untuk mengganti iri) maka seara hukum agama ia bisa terancam menuduh temannya berbuat dosa yang paling besar yaitu syirik (mempersekutukan Alloh SWT). Padahal syirik merupakan dosa yang tidak diampuni (jika pelakunya belum bertaubat sapai mati) dan ia kekal di neraka. Dalam Islam tidak boleh menuduh orang sembarangan dengan tuduhan syirik atau kufur tanpa hujjah, karena itu bisa berbalik padanya.

Untuk itu saya tergerak untuk mengulas beberapa istilah salah kaprah namun kenapa menjadi lumrah. Istilah itu diantaranya :

1. salah : Idhul Fitri : kembali suci

benar : Idhul Fitri : kembali berbuka (ifthor) / makan

dari kesalahan ini maka kalimat berikut maknanya kurang tepat :

” hari yang penuh fitri”, ”jagalah diri kita yang fitri” dsb..

2. salah :  Minal ’aidin Wal Faizin : mohon maaf lahir batin (arti yang benar :   dari orang yang berhari raya dan orang yang menang) merupakan penggalan dari sebuah hadits.

benar : Taqobalallohu minna wa minkum (semoga Alloh menerima (ibadah kami dan kalian). Bacaan ini yang shohih diucapkan ketika ’Idhul Fitri.

3. salah : halal bi halal

benar : silaturahmi

4. salah : bukan muhrim (muhrim : orang yang sedang memakai pakaian ihram)

benar : bukan mahroh (mahrom : orang yang haram dinikahi)

5. salah : almarhum (orang yang dirahmati)

benar : rahimahulloh (semoga dia dirahmati)

6. salah : As-Syahid (orang yang yang mati syahid). Tidak boleh memastikan seseorang syahid atau tidak tanpa dalil.

benar : mudah-mudahan Syahid

7. salah : jangan syirik lo ! (syirik adalah mempersekutukan Alloh SWT)

benar : jangan iri kamu

8. salah : bid’ah hasanah ( bid’ah yang baik)

benar : kullu bid’atin dholalah (semua bid’ah adalah sesat) – hadits

9. salah : demi Alloh dan demi Rasululloh

benar : demi Alloh (tidak boleh bersumpah kepada selain Allah)

10. salah : ini hari baik itu hari sial

benar : semua hari baik (mencela masa berarti menyakiti Alloh SWT- hadits)

11. salah : ya Alloh ampuni aku jika Engkau mau

benar : ya Alloh ampuni aku.

12. salah : memberi nama ” ‘Abdul Harits, ‘Abdul Ka’bah (Hamba Ka’bah) dll

benar : memberi nama ” ‘Abdulloh, ’Abdurrohman, Abdulkholiq dll (kata abdun digabung dengan Nama-nama Alloh SWT

13. salah : menggunakan gelar “Raja para Raja” / raja di raja

benar : gelar itu hanya pantas untuk Alloh Azza wa Jalla

14. salah : ‘Atas kehendak Allah dan kehendakmu.’

benar : ‘Atas kehendak Allah saja.’

http://ibnufauzy.wordpress.com/2009/10/07/istilah-salah-kaprah-tapi-kenapa-jadi-lumrah/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: