Pendaratan Apollo 11 di bulan itu memang benar-benar dipalsukan oleh NASA (fact or fiction??)

oleh Rodin Sunnah Lover’z (catatan) Kemarin jam 12:52
Tahun 1969, pesawat Apollo 11 berhasil membawa dan menjejakkan manusia untuk pertama kalinya di Bulan. Tentu kita semua masih ingat siapa saja awak dari Apollo 11 itu. Nama Niel Amstrong, Buzz Aldrin, dan Michael Collins mungkin merupakan nama-nama yang sudah tidak asing lagi kita dengar. Ketiga orang itulah para astronot yang dikirimkan oleh NASA dalam misi penerbangan manusia pertamakali ke Bulan dengan Apollo 11. Peristiwa ini tentunya menjadi suatu tolak ukur bagi kemajuan IPTEK kita, dan mungkin kedepannya penjelajahan ke Mars maupun planet lainnya dengan mengirimkan manusia pertama kesana bukan menjadi suatu impian lagi.

Namun sayang, setelah lebih dari tiga dekade terlewati pro kontra masih membayangi peristiwa bersejarah itu. Banyak oknum yang belum sepenuhnya mempercayai bahwa NASA benar-benar mendaratkan manusia ke Bulan dikarenakan beberapa sebab, diantaranya penguasaan teknologi yang belum memadai saat itu,dll. Era tahun 1969 merupakan masa dimana perang dingin antara Uni Soviet dan Amerika belum berakhir. Mungkin karena ambisinya untuk memenangkan perang dingin inilah yang membuat pihak Amerika kemudian membuat suatu “kecurangan” dengan sebuah proyek rekayasanya yang mengambil setting pendaratan di bulan tsb. Satu fakta yang mungkin membuat Amerika “geram” adalah kabar keberhasilan Soviet yang telah mengorbitkan Vostok 1-nya bersama Yuri Gagarin, sebagai manusia pertama yang berhasil melakukan perjalanan ruang angkasa.
Tapi, benarkah misi Pendaratan Apollo 11 di bulan itu memang benar-benar dipalsukan oleh NASA dengan membuat filmnya di Studio?

Pada tanggal 15 Februari 2001,
American Fox TV Network menayangkan sebuah program yang disebut Conspiracy Theory : Did We Land on the Moon?
(Teori Konspirasi : Apakah Kita Sungguh Mendarat di Bulan?). Mitch Pileggi, seorang aktor dalam film X-Files memandu
acara satu jam ini, menyatakan bahwa NASA telah memalsukan seluruh proyek Apollo ke Bulan dengan membuat filnya
di Studio. Namun, mitos ini hanya diyakini sedikit orang di Amerika. Berdasarkan jejak pendapat Time pada tahun 1995
dan Gallup pada tahun 1999, yakni hanya sekitar 6% saja orang Amerika yang meragukan bahwa 12 Astronot telah
berjalan di bulan. Ke-6% orang-orang yang meragukan hal itulah yang disebut sebagai penganut teori konspirasi.

Para
penganut Teori Konspirasi diluar Amerika mungkin lebih banyak lagi, menurut taksiranku, saat ini lebih banyak orang
yang mempercayai mereka mengenai mitos tentang kepalsuan pendaraatan di Bulan yang dilakukan oleh NASA.CMIIW*

Para penganut teori konspirasi dan orang yang skeptis tentunya mempunyai banyak bukti akan hal ini. Menurut mereka
banyak beberapa hal yang aneh pada foto-foto yang dipublikasikan oleh pihak NASA selama misi ke bulan tsb.
Diantaranya foto yang memperlihatkan bendera tampak berkibar, padahal di Bulan tidak ada atmosfer dan angin.
Mereka juga menunjukkan bahwa dalam semua foto yang seharusnya memperlihatkan para astronot sedang berada di
permukaan Bulan yang hampa udara, mereka tidak melihat obyek gambaran bintang-bintang dilangit yang gelap.
Tapi, saya pribadi justru mempercayai bahwa misi Apollo 11 ke bulan itu bukanlah merupakan suatu kebohongan yang selama ini banyak digembar-gemborkan oleh para Skeptisme maupun penganut teori konspirasi .Mengapa?
Mungkin beberapa
penjelasan yang saya uraikan dibawah ini lebih bisa membuka pikiran kita bahwa sebenarnya apa yang selama ini
digembar-gemborkan oleh beberapa oknum yang menyatakan bahwa pendaratan Apollo 11 di bulan itu palsu, bisa aku
katakan merupakan sebuah tindakan “penyesatan” dan boleh dikatakan “fitnah”. Berikut adalah point-point yang sering
dipertanyakan di beberapa forum luar menganai berbagai kejanggalan-kejanggalan tsb. Sengaja ditampilkan dalam gaya
tanya jawab yang disertakan beberapa gambar untuk lebih mudahkan teman-teman dalam membaca dan mencerna
uraian dibawah ini.

X : Penganut Konspirasi
Y : sebagai orang yg mempercayai Apollo 11 benar2 mendarat di Bulan
Point 1. Mana bintangnya?

X : coba lihat pict diatas,mengapa tidak ada bintang pada gambar yang diambil para astronot dari permukaan Bulan.
Logikanya tanpa atmosfer otomatis langit Bulan menjadi gelap. Jika demikian tentunya pengamat bisa melihat objek-objek
terang seperti bintang.
Y : Penjelasannya sangat sederhana, film dengan kualitas terbaik pun tidak dapat
memperlihatkan secara bersamaan dua objek , yg satu sangat terang (pakaian astronot warna putih yang terkena sinar
matahari) dan obyek lain yang redup (bintang). Story Mugrave, seorang astronot yg telah terbang keluar angkasa
sebanyak enam kali, mengatakan bahwa ketika ia berada diluar pesawat , dibawah sinar matahari yang terang, ia tidak
dapat melihat bintang-binatang. Namun ketika pesawat berada di dalam bayangan bumi dan matanya dapat beradaptasi
dengan lingkungan yg lebih gelap, pada saat itulah dia dapat melihat bintang.

Penjelasan lainnya, pada langit Bumi,
partikel-partikel atmosfer Bumi akan menghamburkan cahaya matahari pada panjang gelombang biru, sehingga langit
siang hari pun tampak biru. Berbeda dengan Bulan, yang hampir dapat dikatakan tidak memiliki atmosfer sehingga langit
senantiasa gelap, baik siang maupun malam. Jadi, jika kita berada di Bulan, tentunya bintang akan selalu terlihat. Tetapi
kenapa tidak terekam dalam gambar yang diambil Apollo? Dalam foto itu, sebenarnya bintang tersebut ada, namun
terlalu redup untuk ditangkap kamera. Kamera dan film yang digunakan oleh para astronot disetel untuk mengambil
gambar-gambar kegiatan di Bulan. Exposure timenya diatur sedemikian rupa agar dapat merekam kondisi permukaan
Bulan yang terang, bukan untuk mengambil gambar objek-objek lemah pada langit latar belakang.

Mengapa bayangnya tidak paralel?

X : Mengapa bayangan astronot dan b agian-bagian peralatan ilmiah di permukaan bulan tidak benar-benar paralel? tidak masuk akal!!
Y : Bayangan itu tidak paralel karena hanya diterangi satu sumber cahaya yg jauh seperti matahari.
Namun, hal itu benar jika kamu berada dipermukaan yang rata dan tidak berefek 3 dimensi. Jika kita mecoba
memperlihatkan realitas 3 dimensi pada permukaan yg tidak rata di dalam foto dua dimensi yg memiliki kontras,
bayangan jatuh ke arah yg sedikit berbeda.

X : Mengapa bendera bisa berkibar ditempat yang hampa udara seperti bulan. Logikanya,bendera dapat berkibar
apabila ada angin, karena hanya udara yg bergeraklah yg dapat mengibarkan bendera.
Y :1. Tidak ada angin di dalamstudio film kecuali jika kipas angin dihidupkan.
2. Jika ada cukup banyak angin di studio film,sehingga bendera berkibar , angin itu juga pasti menggerakkan debudebu
di kaki mereka.3. Untuk bisa berkibar, bendera tidak selalu membutuhkan angin. Setidaknya di ruang angkasa hal inilah yang terjadi.
Pada kondisi di Bulan, bendera dipancangkan bukan hanya pada tiang vertikal, tapi terdapat juga tiang horizontal yang
ditambahkan di bagian atas bendera, sehingga bendera tersebut tampak tergantung dan merentang. Selain itu
permukaan Bulan yang keras mempersulit pemancangan tiang bendera, sehingga para astronot harus memutar tiang
tersebut maju mundur agar bisa ditanamkan di tanah bulan. Akibat gerakan ini, bendera tersebut berkibar, atau yang
sebenarnya lebih tepat jika disebut bergetar. Di Bumi kibaran bendera terjadi beberapa detik dan diperlambat oleh udara, tapi kondisi vakum di Bulan menyebabkan gerakan bendera tersebut tidak akan berhenti karena tidak ada gaya dari luar yang menghentikannya.

Sesungguhnya, bendera yg berkibar itu justru membuktikan bahwa para astronot
memang berada di Bulan. Bendera itu bergoyang karena baru saja dipasang. Dan terus bergoyang selama beberapa
waktu dengan cara yang tidak biasa karena gravitasi Bulan 1/6 gravitasi Bumi, dan karena tidak ada udara di bulan untuk segera menghentikan gerakan bendera.
Point 4. Mana Kawahnya?

X : Pada foto yang lain, tidak tampak adanya
lubang bekas semburan roket (kawah) pada lokasi pendaratan. Untuk roket seukuran Apollo seharusnya semburannya dapat menimbulkan lubang yang besar pada permukaan Bulan. Jadi, bagaimana bisa roket mendarat mulus tanpa membekaskan jejak besar?

Y : Untuk melakukan sebuah pendaratan tentu tidak dilakukan dengan kecepatan tinggi tapi
dengan kecepatan yang diperlambat. Tidak ada satu orangpun yang memarkirkan mobilnya dengan kecepatan 100 km/jam. Hal yang sama berlaku juga pada Apollo 11. Semburan roket memiliki dorongan 5000 kg, tetapi roket tersebut diperlambat sampai sekitar 1500 kg saat mendekati permukaan. Dengan diameter pipa pengeluaran roket sebesar 54 inci (dari Ensiklopedia Astronautica), dan ukuran roket sekitar 2300 inci persegi, semburan roket hanya menimbulkan tekanan sekitar 0.75 kg /inci persegi. Tekanan sebesar ini tidak akan sampai menimbulkan jejak lubang yang besar.

Hasil foto-foto yang diambil di Bulan juga memperlihatkan adanya bayangan yang kurang gelap. Obyek yang seharusnya gelap karena berada dalam daerah bayangan, tetapi dalam foto dapat jelas terlihat, termasuk tulisan di sisi pesawat. Jiika Matahari merupakan satu-satunya sumber cahaya, dan tidak ada udara yang dapat menghamburkan cahaya, seharusnya bayangan yang terjadi sangat gelap. Sebuah persepsi yang salah. Memang ini bukan di Bumi dan cahaya Matahari tidak dapat dihamburkan dalam kondisi hampa udara. Tapi di Bulan masih ada sumber cahaya lain yang berasal dari Bulan sendiri. Debu di Bulan memiliki sifat yang khas: yaitu memantulkan kembali cahaya ke arah sumber cahaya berasal.

Iklan

2 Tanggapan

  1. Ustadz abdul hakim abdat tidak percaya bhwa manusia pernah mendarat di bulan, penjelasan sang ustad bisa dibaca di kitab al masail jilid 2 kalo gak 3, atau di internet jg bnyk,

  2. Sumber: http://kampungsunnah.freesmfhosting.com/index.php
    Oleh: Abdul Hakim Amir Abdat
    Pebohongan USA pergi ke bulan – dibukti oleh dalil Al Quran dan
    Hadis Sahih mengikut pemahaman salafussoleh

    Bismillahirrahmanirrahim

    Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih (dan) Maha Penyayang

    Di majelis ini dan di majelis majelis yang lain nya beberapa kali
    saya pernah mengatakan bahwa saya tidak percaya Amerika pernah ke
    bulan.

    Saya dapat memperkirakan bahwa ada sebagian kaum muslimin yang
    telah dan akan mengatakan bahwa orang-orang Salafiyyin ini terkalu
    kolot,sehingga menolak berita yang telah tersebara itu,dan seolah-
    olah sebagian besar dari kaum salafiyyin ini telah mengingkari hal
    tersebut secara turun temurun.

    Kita pun seringkali mendengarkan beberaoa khutabaa` (penceramah)
    yang mengatakan dari atas mimbar atau di majelis-majelis
    ta`lim, “mengapa kita selalu membahas masalah khilaafiyyah fiqhiyyah
    (perselisihan fiqih) seperti bid`ah nya maulid,me-lafazh-kan niat
    ketika akan takbir dengan ushali dan yang lainnya,padahal orang lain
    telah sampai ke bulan!?

    Saya jawab : Sesungguhnya perkataan seperti di atas itu merupakan
    sebuah perkataan yang dilandasi kebodohan yang teramat dalam, baik
    kebodohan akan Syari`at Islam maupun kebodohan akan ilmu kauniyyah
    (alam semesta),dan sekaligus juga kebodohan akan qawaa-id `aqliyyah
    (kaidah² akal).

    Atau mungkin karena sebab sikap kita yang demikian itu, sebagian
    orang khawatir kalau nantinya orang-orang akan menganggap kaum salaf
    ini telah gila disebabkan mereka menolak sesuatu berita yang telah
    diyakini kebenarannya oleh umumnya manusia.

    Maka pada kesempatan ini saya menyempatkan diri untuk memperluas
    jawaban saya tentang permasalahan yang ramai dibicarakan orang.
    Akan tetapi sebelum saya mulai menjawab,maka akan saya terangkan
    dahulu beberapa muqaddimah untuk meluruskan jalannya pembahasan ini :

    BAB PERTAMA
    Qawaa-`idusy Syara`
    (Kaidah-kaidah Agama )

    PERATAMA :
    Didalam Islam dikenal adanya dua macam dalil :

    Pertama : Dalil Naqliyyah atau juga disebut dengan “Dalil sam`iyyah”.
    Yang dimaksud dengan dalil naqliyyah atau sam`iyyah adalah dalil Al
    Quran dan Sunnah yg SAH (shahih atau hasan ).
    Disebut dengan “dalil naqliyyah ” terambil dari kata “naqadha
    (artinya : memindahkan) yakni dalil yang berdasarkan kepada nulikan
    riwayat,karena dalil-dalil tersebut didapat dari jalan wahyu yg
    berasal dari Allah Subhanahu wa Ta`alan dan diturunkan kepada Nabi-
    ya yg mulia Muhammad shallallahu alaihi wa sallam melalui perantara
    malaikat jibril,
    oleh sebab itu itulah disebut dengan naql (pemindahan) karena adanya
    pemindahan antara Allah kepada Nabi-Nya Muhammad shalallahu alaihi
    wa sallam melalui perantara malaikat jibril tadi.
    Jadi semua dalil tersebut datang dengan menggunakan sanad : Dari
    Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam,dari jibril `alaihis
    salaam,dari Allah subhanahu wa Ta`ala yg kemudian diriwayatkan daro
    para sahabat dan tabi`in dan seterusnya sampai kepada kita dengan
    sanad yang mutawatir.

    Begitu juga penamaannya dengan “dalil sam`iyyah”, kata “sam`iyyah”
    dalam bahasa arab berarti “pendengaran”,dinamakan demikian karena
    dalil tersebut berasal dari hasil pendengaran semata sebagaimana
    yang telah saya terangkan di atas.

    Kedua : Dalil `aqliyyah nazhariyyah.
    Yang dimaksud adalah dalil yang di hasilkan dari sebuah
    penelitian,pendapat,renungan,dan yang sejenisnya,yang berasal dari
    hasil pikiran dan akal manuisa.

    KEDUA :

    Dari keterangan di atas timbul sebuah masalah : Manakah yang harus
    lebih di dahulukan, antara “dalil naqliyyah” dan “dalil `aqliyyah”?

    Jawaban sudah dapat dipastikan adalah dalil naqliyyah lah yang harus
    lebih di dahulukan,sebab dalil naqliyyah itulah yang datang terlebih
    dahulu,baru kemudian dalil `aqliyyah datang menikutinya.
    Yang seolah olah dia hanya sebagai pembantunya yang berkhidmat
    kepada dalil-dalil naqliyyah.

    Oleh sebab itulah,maka kaum Salag Ahlu Sunnah Wal Jama`ah lebih
    mendahulukan dalil-dalil naqliyyah dari pada dalil-dalil `aqliyyah.
    Dan cara beragama yang seperti inilah yang mereka yakini turun
    temurun bersilsilah dari dahulu hingga saat ini dan seterusnya
    sampai akhir zaman.
    Keyakinan inilah yang membedakan antara Ahlu Sunnah dengan Ahlul
    bid`ah.
    Karena salah satu keyakinan dan ciri-ciri atau tanda-tanda
    nyata,terang dan jelas sekali bagi Ahlul Bid`ah adalah mereka selalu
    mendahulukan akal daripada wahyu Al Kitab dan Sunnah (dalil
    naqliyyah).
    Sedangkan Ahlu Sunnah,mereka selalu mendahulukan wahyu (dalil
    naqliyyah) daripada akal.
    Karena memang sudah jelas bagi setiap muslim bahwa wahyu itu lebih
    tinggi daripada akal manusia,dan wahyulah yang menjadi dasar,dan
    bukan akal,karena ruang bagi akal sangat semput dan terbatas.
    Hal ini sebenarnya tidak tersembunyi bagi orang orang yang
    berakal,yang mempergunakan akalnya yang sehat dan memiliki
    ketegasan,bukan akal yang sakit dan goncang.
    Sedangkan wahyu berasal dari Allah Subhanahu wa Ta`ala Rabb semesta
    alam,dan tidak ada batasnya.

    Dari sini kita dapat mengetahui,bahwa merupakan suatu sikap yang
    sangat bodoh sekali apabila kita lebih mendahulukan akal daripada
    wahyu.
    Dan memamng tidak ada orang yang mendahulukan akalnya dari wahyu AL
    Kitab dan Sunnah kecuali orahg yang paling rusak akalnya.

    KETIGA :

    Tidak akan pernah ada pertentangan antara dalil-dalil naqliyyah dan
    dalil-dalil `aqliyyah selamanya.

    Oleh sebab itulah,maka kaum Salaf itu lebih berakal daripada kaum
    khalaf,maka sangat tidak tepat sekali apabila dikatakan bahwa kaum
    salaf itu “aslam” (menyerah saja),sedangkan kaum khalaf itu “ahkam
    wa a`alam” (lebih bijak dan lebih tahu).
    Karena kaum salaf memang tidak pernah mengatakan bahwa dalil-dalil
    naqliyyah yang berasal dari Al Quran dan Sunnah yang sah itu
    bertentangan dengan akal.
    Bahkan mereka menyatakan bahwa dalil-dalil naqliyyah selamanya akan
    selalu bersesuaian dengan dalil-dalil `aqliyyah.
    Akan tetapi yang menjadi pertanyaan adalah apakah akal dapat
    mencerna semua yang datang dari dalil-dalil naqliyyah tersebut?
    Jawabannya pastilah tidak!!!.
    Dan ini tidaklah berarti ketika akal tidak sanggup mencerna sesuatu
    yang datang dari sebagian dalil dalil naqliyyah bahwa hal itu
    bertentangan dengan akal , yang kemudian menolaknya.
    Sama sekali tidak semikian!!!
    Karena yang di maksud adalah tunduknya akal itu kepada keputusan
    dalil-dalil naqliyyah dan tidak menentangnya,beik akal dapat
    mencernanya atau tidak,karena memang tidak semua hal dapat dicerna
    oleh akal manusia.

    Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah di kitab nya Ar Raddu`alal
    manthiqiyyiin (hal:260 ):
    “Bahkan segala sesuatu yang telah diketahui dengan akal yang sharih
    (tegas),maka tidak didapati dari Rasulullah shalallahu `alaihi wa
    sallam melainkan akal itu menyetujuianya dan membenarkannya”.

    Adapun perkataan yang sering diucapkan oleh kaum khalaf,bahwa ada
    beberapa dalil naqliyyah yang tidak masuk akal!?.
    Demikian juga diperbuat oleh mereka yang seringkali menolah Sunnah
    yang sah dengan dalih bahwa isi kandungannya tidak masuk di akal!?
    maka sesungguhnya hal itu disebabkan oleh sikap mereka yang lebih
    mendahulukan akal daripada wahyu (dalil dalil naqliyyah).
    Yang akibatnya akal mereka pun menjadi sakit dan goncang,sehingga
    hilanglah dari mereka kekuatan akal yang shahih (sehat) dan sharih
    (tegas).

    KEEMPAT :

    Ada beberapa permasalahan di sini :
    1. Bahwa dalil-dalil `aqliyyah memiliki batasan-batasan tertentu.
    2. Adanya perbedaan antara akal seseorang dengan yang lain nya.
    3. Hasil dari akal manusia itu bukanlah suatu kebenaran yang mutlak.
    Oleh sebab itu seorang mujtahid yang berijtihad tentang sesuatu
    masalah itu bisa dan juga bisa juga benar.
    Padahal sudah dapat dipastikan bahwa para mujtahid memutuskan
    ijtihadnya dengan akal-akal mereka.
    Dan para mujtahid itu adalah orang orang yang sangat cerdik
    sekali,dan mereka adalah orang orang yang sudah dapat memahami dalil-
    dalil `aqliyyah setelah mereka memahami dalil-dalil naqliyyah,dan
    mereka bukanlah orang-orang yang bodoh.

    KELIMA :
    Sesunguhnya Al Quran telah menjelaskan tentang banyak hal dan
    kejadian yang ada di alam semesta ini,dari hal-hal yang apda awalnya
    tidak diketahui oleh manusia,kemudian baru di ketahui oleh manusia
    setelah datang keterangan dari Al Quran tersebut.

    Maka dari sini dapatlah kita tetapkan suatu kaidah :”Apabila dalil
    dalil naqliyyah telah menerangkan tentang sesuatu dari alam semesta
    ini,kemudian datang setelah itu dalil-dalil `aqliyah atau ilmu
    pengetahuan yang bertentangan dengan apa yang telah di tetapkan oleh
    dalil-dalil naqliyyah tersebut,
    maka haruslah didahulukan dalil-dalil naqliyya tersebut dan ditolak
    dalil-dalil `aqliyyah dan ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari
    penelitan manusia,karena hal itu hanyalah hadil olahan daru akal
    manusia semata”.

    Di bawah ini akan saya berikan beberapa contohnya :

    Pertama : Apabila para pembaca mencoba untuk membuka sebagian buku-
    buku yang berbicara tentanag alam semesta atau apa yang disebut
    dengan astronomi,maka para pembaca akan menemukan bahwa mereka para
    ahli astronomi itu mengatakan bahwa di alam semesta ini terdapat
    banyak sekali matahari!!!
    Jadi bukan hanya satu matahari saya yang biasa kita lihat setiap
    harinya yang ada di alam semesta ini, akan tetapi disana masih
    banyak lagi matahari matahari yang lain nya!!??. Wallahu`musta`an.

    Padahal Allah Subhanahu wa Ta`ala telah jelas-jelas menyatakan
    didalam Al Quran bahwa matahari itu hanya satu,dan tidak berbilang
    begitu juga dengan bulan,adapun bintang memang banyak sekali.
    Maka dari sini kita mengetahui bahwa perkataab para ahli astronomi
    itu sangar bertentangan sekali dengan ketegasan Al Quranul Karim.
    Maka perkataan mereka itu tidak bisa diterima dan wajib kita
    tolak,dan yang wajib kita teroma adalah perkataan Allah Subhanahu wa
    Ta`ala.

    Adapun perkataan mereka bahwa diantara bintang-bintang itu ada yang
    bersinar dengan sangat terang sekali,sehingga tidak mungkin
    disamakan dengan bintang-bintang yg lain nya.

    Maka kita jawab : Ya, memang diantara bintang bintang itu ada yang
    mempunyai sinar yang begitu terang,dan hal itu pun telah dikhabarjab
    oleh Allah `Azza wa Jala didalam Al Quran 1500 tahun yang
    lalu ,sebelum mereka mengetahuinya.
    Firman Allah Subhanahu wa Ta`ala dalam surat ath Thaariq :
    “Demi langit dan yang datang di waktu malam.Tahukan kamu apakah itu
    yang datang diwaktu malam?Dialah itu bintang yang bersinar terang (
    QS At Thaariq 1-3).

    Kata “ats Tsaaqib” yang tercantum didalam ayat diatas didalah bahasa
    Arab berarti :Sesuatu yang membakar dirinya dan juga membakar yang
    lain.

    Kedua:Diantaranya apa yang seringkalai dikatakan oleh sebagaian ahli
    astronomi bahwa matahari tidak bergerak, dan ia hanya berputar pada
    porosnya saja, padahal Allah subhanahu wa Ta`ala telah berfirman
    didalam AL Qur`anul Karim :
    “Dan Matahari itu berjalan di tempat peredarannya.Demikianlah
    ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS Yasin.38).

    Kata”Tajri” yang terdapat didalam ayat diatas itu didalam bahasa
    Arab berarti:Berpindah dari satu tempat ke tenpat yang
    lainya,seperti firman Allah Subhanahu wa Ta`ala yang lain nya :
    …..Surga-surga yang mengaklir sungai-sungai di bawahnya……. (QS
    AL Baqarah :25).

    Maksudnya:Air yang berada disungai itu mengalir dan berpindah dari
    satu tempat ke tempat yang lainnya.

    Dari sini kita dapat mengetahui bahwa pernyataan atau katakanlaj
    penemuan para ahli astronomi itu sangat bertentangan sekali dengan
    ketentuan Allah Subhanahu wa Ta`ala didalam Al Quran,maka wajib bagi
    kita untuk menolak perkataan mereka itu dan kita yakini kebenaran
    firman Allah subhanahu wa Ta`ala.
    Kemudian terbukti,pada abad kedua puluh para sarjana ahli astronomi
    itu dikagetkan,karena ternyata mereka menemukan bahwa matahari itu
    tidak diam ditempatnya,akan tetapi ia berpindah dari satu tempat ke
    tempat yang lainnya berjalan lepas di alam raya ini.
    Sehingga akhirnya mereka memutuskan bahwa ternyata pendapat mereka
    yang sebelumnya ini salah,dan yang benar adalah bahwa matahari
    berjalan atau bergerak dari satu tempat ke tempat yang lainnya,tidak
    diam saja atau beredar di porosnya.
    Shadaqallahu!(Maha Benar Allah).

    Hal itu sesuai dengan apa yang telah Nabi Shalallahu `alaihi wa
    sallam sabdakan kepada Abu Dzar,sebagaimana telah disebutkan dalam
    sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari
    (no:3199,4802,4803,7424,7433) dan Muslim (Juz 1 hal,96 dan ini
    lafazhnya di dalam salah satu riwayatnya) dan lain lain sebagaimana
    telah saya takhrij dengan lengkat di kitab saya RIYAADHUL JANNAH
    (NO:176).
    “Dari Abu Dzar,”sesungguhnya Rasulullah shalallahu `alaihi wa sallam
    telah bersbada pada suatu hari: Tahukan kamu kemana perginya
    matahari ini?
    Mereka menjawab:Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.
    Beliau bersabda:”Sesungguhnya matahari ini BERJALAN sehingga sampai
    ketempat yang telah di tetapkan baginya yaitu di bawah `Arsy,lalu
    dia bersungkur sujud,dan senantiasa dia(sujud) seperti itu sampai
    dikatakan kepadanya:Bangkitlah,dan kembalilah dari (arah) engkau
    datang.
    Maka dia pun kembali,dan pada pagi harinya dia pun terbit(kembali)
    dari tempat terbitnya.
    Kemudian dia BERJALAN lagi hingga sampai ketempat yang telah
    ditetapkan baginya yaitu dubawah `Arsy,lalu dia bersungkur sujud,dan
    senantiasa dia (sujud) seperti itu sampai dikatakan
    kepdanya:bangkitlah,dan kekbalilah dari (arah) engkau datang.
    Lalu dia pun kembali, dan pada pagi harinya dia pun terbit (kembali)
    dari tempat terbitnya.
    kemudian dia BERJALAN lagi,(dan( manusia tidak mengingkari
    sedikitpun juga dari (perjalanannya) sehingga dia sampai di tempat
    yang telah ditetapkan baginya yaitu di bawah `Arsy,kemudian
    dikatakan kepadanya :Bangkitlah,dan terbitlah pada pagi hari dari
    tempat terbenanmu!.

    Maka Rasululullah shalallahu `alaihi wa sallam bersabda:”Tahukah
    kamu kapan terjadinya yang demikian itu?
    Terjadinya ketika tidak bermanfaat keimanan seseorang yang tidak
    beriman sebelunya atau dia tidak mengerjakan kebaikan didalam
    keimanannya.”
    Maka dari sini kita dapat mengetahui bahwa hadits tersebut sesuai
    dengan nash Al Quran diatas,yakni firman Allah Subhanahu wa Ta`ala :
    Dan Matahari berjalan di tempat perearannya. (QS yasin 38)

    Ketahuilah wahai saudaraku,bahwa matahari itu tidak pernah berhenti
    dan diam, akan tetapi ia berjalan terus di alam raya ini sesuai
    dengan kehendak Allah subhanahu wa Ta`ala sampai Allah
    memerintahkannya berhenti dan terbit dari tempat terbenamnya.

    Ketika para ahli astronomi itu menentukan bahwa semua benda yang
    berada dialam semesta ini bergerak dengan kecepatan yang tinggi,
    maka sesungguhnya AL Quran telah memberitahukanya terlebih dahulu 15
    abad yang lalu,Allah Subhanahu wa Ta`ala telah berfirman:

    Tidaklah mungkin matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak
    mendahului siang.dan masing maisng beredar pada garis edarnya. (QS
    Yasin 40)

    Kata “yasbahun” yang tercantum di dalam ayat di atas didalam bahasa
    Arab berarti : Berjalan dengan cepat sekali,sebagaimana yang telah
    dikatakan oleh para ahli bahasa.
    Dab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah telah menjelaskan didalam sebuag
    kitabnya yang sangat bagus sejali yang berjudul ” AR RADDU `ALAL
    MANTHIQIYYIN (bantahan buat logikanya orang Yunani), bahwa para
    ualam dari kalangan para sahabat dan yang lainhya telah sepakat
    bahwa benda-bdan langit itu berjalan dan semuanya bergerak dengan
    kecepatan yang sangat cepat sekali sebelum para ilmuwan itu
    mengatakannya.

    Ketiga: Nabi Shalallahu `alaihi wa sallam telah bersabda didalam
    sebuag hadits yang di keluarkan ileh Bukhari (no:3320 & 5782) dan
    lain lain 8

    Dari Abi Hurairah (ia berkata) : Sesungguhnya Rasulullah shalallahu
    `alaihi wa sallam telah bersabda:”Apabila ada lalat yang jatuh di
    bejana salah seorang dari kamu,maka hendaklah ia mencelupkannya
    semuanya,kemudiaan hendaklah ia membuangnya,karena sesungguhnya pada
    salah satu dari kedua sayapnya terdapat penawar (obat) dan pada
    sayapnya yang lain terdapat penyakit”.

    Dan ini adalah perkataan yang haq,karena tidak keluar dari beliau
    kecuali kebenaran di atas kebenaran dan wahyu yang di wahyukan
    kepada beliau.
    Ketahuilah,bahwa manusia yang pertama kali berman dengan sabda
    beliau di atas setelah para shahabat,taabi`in dan taabi`ut taabi`in
    dan berada di shaf pertama adalah para Muhadditsin (ahli hadits).
    Yang kemudian di ikuti oleh yang lain nya.
    Cukuplah hal ini menunjukan ketinggian,kemuliaan dan keutamaan
    mereka para ahli hadits yang telah menghabiskan umurnya untuk
    membela Sunnah Nabi yang mulial shalallahu `alaihi wa sallam.

    Dahulu para ahli ilmu pengetahuan mengatakan bahwa hadits ini tidak
    benar dan bertentangan dengan akal dan ilmu pengtahuan.
    Kemudian di belakang hari barulaj para ilmuwan itu menemukan
    kebenaran akan sabda Nabi shalallahu `alaihi wa sallam tersebut.
    Mereka telah menemukan bahwa ternyata di salah satu dari sayap lalat
    itu adalah penyakit dan disayapnya yang lainnya adalah obatnya.

    Shadaqa Rasulullah shalallahu `alaihi wa sallam (sungguh benar
    Rasulullah shalallahu `alaihi wa sallam).

    Kita kembali ke pokok pembahasan :
    Karena permasalahan ini, merupakan permasalahan yang ditetapkan
    dengan dalil akal dan akal manusia itu bisa salah dan bisa
    benar,maka kita kaum muslimin berhak untuk menyelidiki dan
    membatahnya.
    Akan tetapi apabila hal-hal yang telah di tetapkan dengan dalil-
    dalil naqliyyah,maka kita wajib untuk menerimanya tanpa keraguan
    sedikitpun juga sebagaimana perkataan orang orang yang beriman
    sami`naa wa atha`naa (kami mendengar dab kami ta`tai).

    Bersambung ………..

    Report to moderator Logged

    melati
    Warga Teladan
    Sudah Kerasan

    Online

    Posts: 152

    Menguak Bualan Bahwa Amerika Pernah Ke Bulan.6 (sambungan…)
    « Reply #1 on: May 02, 2007, 10:25 15 am Waktu Indonesia Barat »
    Quote

    ———————————————————————
    ———–

    BAB KEDUA

    Pembahasan mengenai bantahan bahwa Amerika pernah ke bulan beserta
    dalil-dalilnya
    Saya akan memulai untuk menjawab pertanyaan yang telah saya singgung
    di atas dengan dalil dalil naqliyyah,musyaahadah (penglihatan kasat
    mata)9 dan hissiyyah (yang dapat di rasakan) bahwa saya secara
    pribadi sangat mengingkari sekali dan tidak percaya bahwa Amerika
    telah pernah sampai ke bulan.

    Diantara DALIL-DALIL MAQLIYYAH yang menguatkan pendapat saya adalah
    firman Allah Subhanahu wa Ta`ala di dalam kitabnya yang mulia,
    Dan bagi kamu di bumi ini ada “MUSTAQAR” (tempat menetap yang telah
    di tetapkan) dan kesenangan hidup sampai waktu yang telah di
    tentukan”. (QS Al Baqarah:36 & Al A`raaf:24).

    Kata “MUSTAQAR” yang ada di dalam ayat di atas sebagaimana yang juga
    telah disebutkan di dalam ayat yang lain nya, Allah `Azza wa jalla
    berfirman :

    (Yang disimpan) dalam tempat yang kokok (rahim) (QS AL Mu`minun :13
    & AL Mursalaat :21)

    Dua ayat yang mulia ini menegaskan dan menunjukan bahwa manusia
    tidak bisa hidup di tempat selain dari bumi.
    Karena Allah telah menyiapkan bumi ini sebagai tempat tinggal
    manusia -yang hidup dan yang matinya- sewluruhnya cukup dengan
    segala macam keperluan di bumi ini.
    Bumi dengan seluruh perbendaharaannya yang begitu banyak akan dapat
    mencukupi segala kebutuhan hidup manusia itu sendiri,kerna Allah
    Subhanahu wa Ta`ala telah berfirman,
    “Dan bagi kamu di bumi ini ada “MUSTAQAR” (tempat menetap yang telah
    di tetapkan) dan kesenangan hidup sampai waktu yang telah di
    tentukan”. (QS Al Baqarah:36 & Al A`raaf:24).

    Tahukan sidang pembaca tentang apa yang dimaksud dengan kata “mataa”
    yang disebutkan didalam ayat di atas?
    Yang di maksud adalah segala macam perbekalan untuk hidup dan
    kehidupan manusia di bumi ini.
    Karena ALlah `Azza wa jalla t;ah mempersiapkan semua ini untuk hal
    itu, baik dari bumi maupun dari atas bumi,sampai pada batas waktu
    yang telah di tentukan oleh Allah subhanahu wa ta`ala.
    Sungguh saya beriman kepada semua yang telah Allah firmankan ini.

    Ketahuilah,bahwa bumi ini tidak akan pernah sesak oleh manusia untuk
    selama lamanya sampai datang hari kiamat.
    Karena ALlah Subhanahu wa Ta`ala telah menentukan bahwa semua ini
    cukup bagi orag yang hidup maupun yang telah mati berdasarkan firman
    Allah di atas.

    Sekarang lihatlah kepada orang-orang yang tidak beriman kepada hari
    kiamat dan ayat-ayat Allah,mereka mengatakan bahwa nanti bumi akan
    padat dan sesak.

    Maka saya katakan bahwa ini adalah sebuah perkataan yang tidak
    berdasar dan sangat batil sekali, sebab bumi ini tidak akan pernah
    sesak oleh banyaknya manusia sampai datangnya Dajjal dan Ya`juj dan
    Ma`juj.
    Hal itu disebabkan adanya manusia yang mati dan ada juga yang hidup.
    Memang,kesesakan itu mungkin saja terjadi di suatu tempat,seperti
    pada sebuag acara tertentu yang dipadati oleh banyak orang,maka
    mungkin saja dapat terjadi kepadatan manusia, akan tetapi di muka
    bumi ini secara keseluruhannya tidak akan mungkin terjadi,sebab bumi
    Allah ini luas sekali,entah berapa ribu hektar lagi yang belum di
    garap dan di huni oleh manusia.
    Jadi kita tidak perlu khawatir kalau manusia semakin banyak nantinya
    bumi ini akan semakin padat dan sesak,perkataan ini hanya keluar
    dari mulut orang-orang yang tidak beriman dan tidak percaya akan
    hari akhir.

    Mereka juga berkata bahwa saat ini perbendaharaan bumi sudah semakin
    berkurang,sudah mulau menipis dan hamour habis.10

    Saya katakan bahwa perkataan ini juga sangat batil sekali.
    Perkataan yang sangat bodoh ini pernah mereka ucapkan sekitar 20
    tahun yang lalu,mereka mengatakan bahwa pada tahun dua ribu sekian
    perbendaharaan bumi akan habis,padahal saat ini telah lewat batasnya
    akan tetapi perbendaharaan bumi masih tetap ada dan belum juga habis
    oleh manusia.
    Apabila telah lewat batas waktunya,maka mereka pun berusaha untuk
    memperbaharui perkataan mereka dengan menambahkan batas waktunya.
    Bahkan mereka juga telah berusaha untuk memnuat berbagai macam film
    yang menggambarkan keadaan di masa yang akan datang dengan berbagai
    macam kekacauan,akan tetapi buktinya perkiraan itu tidak pernah
    terjadi. 11
    Dan perkataan ini hanyalah akan keluar dari mulut mereka yang tidak
    beriman kepada hari akhir.
    Maka sudah selayaknya bagi kita untuk meninggalkan perkataan mereka
    itu dan kembali mendengarkan apa yang telah difirmankan oleh Allah
    Subhanahu wa Ta`ala didalam AL Quran.

    Dan bagi kamu di bumi ini ada “MUSTAQAR” (tempat menetap yang telah
    di tetapkan) dan kesenangan hidup sampai waktu yang telah di
    tentukan”. (QS Al Baqarah:36 & Al A`raaf:24).

    Ketahuilah wahai saudaraku yang aku muliakan dan aku cintai,bahwa
    manusia sampai pada hari ini, masih sedikit sekali yang menggunakan
    kekayaan bumi yanh sangat kaya dan penuh dengan perbendeharaanm dan
    dari sedikit itupun mereka sangat tamak sekali yang menjadi sifat
    bagi orang orang kafir dan orang orang yang mengikuti sifat mereka.
    Lihatlah bagaimana orang-orang kafir itu telah membuang-buang
    perbendaharaan bumi ini,berapa banyak buah anggur dan apel yang
    telah mereka buang kelautan hanya untuk menciptakan keseimbangan
    perekonomian?
    Lihatlah,begitu kikirnya dan tamaknya mereka untuk menguasai
    perekonomian.
    Minyak bumi yang telah di temukan dan di manfaatkab itu masih
    sedikit sekali dan yang belum dimanfaatkan masih banyak
    sekali,sebagai contoh tidak perlu jauh-jauh kita melihat,cukup kita
    perhatikan di kota Pekan Baru saja,menurut berita yang telah sampau
    kepada saya dari salah seorang saudara kita bahwa dibawah kota Pekan
    Baru itu tersimpan cadangan minyak bumi yang masih begitu banyak,
    dan sebagian besarnya belum digarap sampai saat ini,sehingga ada
    rencana bahwa kotanya itu akan dialihkan ke tempat lain nya,belum
    lagi negeri negeri yang lain nya yang sangat banyak sekali,seperti
    di jazirah Arab.
    Intinya,hanya sedikit sekali dari perbendaharaan bumi ini yang telah
    di gali oleh menusia.
    Dan Manusia itu akan tetap tinggal tetap di bumi in,dan tidak akan
    mungkin bagi manusia untuk tinggal di tempat lainnya,seprti bulan
    dan yang lainnya,karena bumi ini mnasih cukup bagi manusia itu
    sendiri dan ini merupakan ketetapan dan ketentuan Rabbul `alamiin.
    Oleh sebab itu,ada sebagian orang yang seringkali menyebarjab
    khayalan mereka bahwa disana ada yang disebut-sebut sebagai makhluk-
    makhluk ruang angkasa?
    Semua ini hanyalah kebohongan yang teramat besar dari
    mereka,kalaupun berita itu benar,maka itu hanyalah perbuatan bangsa
    jin,yang mungkin saja dapat terjadi.
    Akan tetapi untuk saat ini mereka tidak bisa lagi untuk mencapai ke
    langit,karena langit telah mendapatkan penjagaan yang begitu
    ketatnya dari para malaikat,sehingga bangsa jin tidak bisa lagi
    mencapainya.
    Katakan kepada mereka yang seringkali membawakan berita seperti itu
    untuk menunjukan hujjah atau dalil dab alesan mereka akan kebenaran
    berita yang mereka bawakan itu.
    kalau mereka tidak dapat menunjukannya, maka mereka termasuk telah
    berbuat “rajman bil ghaib, yaitu menerka nerja sesuatu perkara yang
    ghaib yang hanya Allah sajalah yang mengetahuinya”.
    Itulah beberapa dalil naqliyyah tentang permasalahan tersebut dan
    masih bamyak lagi yang lainnya.
    Tetapi apa yanh saya jelaskan diatas saya kira sudah cukup bagi
    mereka yang beriman kepada Allah dan hari akhir serta memiliki akal
    yang sehat dan tegas (shahih dan sharih).

    Adapun dalil-dalil ‘aqliyyah-nya ,maka sangat sederhana sekali,sebab
    saya bukanlah seorang ilmuwan, akan tetapu saya dapat mengadakan
    sedikit “nazhariyyah (penelitian) ” untuk membongkar kebohongan
    mereka,karena memang sayang tidak percaya sama sekali bahwa mereka
    telah benar-benar sampai ke bulan.

    Dalil-dalil `aqliyyah : Bukankah kita telah sama-sama melihat film
    tentang perjalanan Amerika ke bulan?
    Dari Film yang telah mereka buat itu timbulah beberapa pertanyaan :

    I.Mengapa Amerika tidak mengulang kembali perjalann mereka ke bulan
    itu?
    kenapa hanya satu kali saja? Kenapa tidak ada pengulangan-
    pengulangan kembali? 12

    II. Kenapa Rusia yang telah menjadi saingan terberat mereka tidak
    melakukannya?
    Hal itu saya yakin karena Rusia lebih pintar dan jujur denga
    pangkuan mereka bahwa mereka tidak mampu dan tidak sanggup untuk
    berbuat demikian,karena resiko yang akan mereka tanggung sangat
    besar sekali,sebagaimana yang telah mereka katakan di sebagian buku
    mereka yg pernah saya baca.
    Bahkan ketika salah seorang kosmonot Rusia ditanya tentang hal itu,
    dia menjawab:’Tidak akan mungkin kita sapat sampai ke bulan,”
    padahal dalam permasalahan kemajuan tekhnologi mereka masih setaraf,
    hanya saja Rusia lebih banyak menutup diri mereka dan tidak banyak
    komentar,karena mereka berfaham komumis.
    Dari sini dapatlah kita mengetahui tentang sebuah skenario besar
    yang telah dibuat oleh Amerika dengan cara membuar sebuag film yang
    termasuk film termahal yang pernah dibuat oleh Amerika,yakni film
    tentang berangkatbya manusia kebulan.

    III. Sebagian ilmuwan yang berada di Amerika sendiri telah
    menngingkarinya bahwa manusia pernah sampai ke bulan, mereka
    mengatakan bahwa ini hanyalah merupakan sebuah kebohingan belaka dan
    manusia tidak pernah sampai kesana,adapun apa yang terjadi dan
    tergambar di film itu hanyalah dilakukan di studio saja.
    Itulah yang telah dikatakan oleh orang Amerika sendiri, maka
    benarlah firman Allah yang berbunyi :
    Artinya: …….dan seorang saksi dari keluarga (wanita itu)
    memberikan kesaksian nya.. ( QS Yusuf:26).

    IV. Dan apabila kita mencoba untuk mengulang-ngulang kembali adegan
    film”Amerika pernah ke bulan” itu dengan seksama,maka kita akan
    menemukan bahwa memang benar hal itu dilakukan di studio!!!
    Maka saya persilahkan kepada siapa saja yang hendak mencoba untuk
    memperhatikan film tersebut,perhatikanlah dengan baik bail,niscaya
    akan terambil kesimpulan bahwa mereka itu tidak sedang berada di
    luar angkasa.
    Oleh sebab itulah,maka mereka tidak mengulangnya kembali pada zaman
    yang telah canggih sekali ini khusus nya dalam bidang
    perfotoan,karena kalau mereka buat lagi,akan mudah untuk dilacak
    kebohongan mereka itu oleh para ahli fotografer.
    Inilah kebohongan yang amat nyata!!!.

    V. Sebuah kejanggalan yang teramat nyata,bahwa bendera Amerika yang
    ada di film tersebut sempat berkibara-kibar? Padahal mereka sendiri
    yang mengatakan keapada kita bahwa di luar angkasa sana adalah ruang
    yang hampa udara dan tidak ada angin,maka logikanya,sudah selayaknya
    bahwa bendera itu tidak akan berkibar!
    Saya katakan,ini merupakan sebuah kesalahan fatal yang telah mereka
    lakukan dalam pembuatan film yang penuh kebohongan dan dusta
    tersebut.
    Itulah akibatnya bila seorang berusaha untuk membohongi orang
    lain,pada akhirnya pasti akan diketahui juga oleg orang bahwa itu
    adalah sebuah kebohongan.

    VI. Mereka telah mengatakan di buku-buku mereka dan saya yakin para
    pembaca yang terhormat lebih mengetahui tentang hal itu daripada
    saya,karena saya perneh mebaca sebagiannua bahwa diantara bumi dan
    bulan ada sebuah lapisan yang panasnya sangat luar biasa,yang
    mencapai 250 derajat atau mungkin lebih.
    Intinya ada sebuah suhu panas yang tidak akan mungkin ada seorang
    pun dari manusia yang mencoba untuk melintasinya melainkan akan
    hancur meleleh.
    Para ahli dari Rusia mengatakan bahwa tidak akan mungkin ada yang
    dapat lolos dari lapisan tersebut,terlebih lagi kapal pesawat mereka
    hanya tervuat dari almunium atau mungkin besi,maka niscaya akan
    hancur lebur.
    Dan belum pernah ada seorang pun yang telah mampu untuk membuat
    sebuag pesawat atau alat yang dapat menembus lapisan
    tersebut,sebagaimana yang telah dikatakan oleh sebagian ilmuwan.
    Bahkan para ahli Rusia itu menantang,seandainya benar bahwa pesawat
    luar angkasa Amerika itu berhasil untuk menembus lapisan
    tersebut,maka coba tes dengan cara memasukan pesawqt mereka itu ke
    lahar gubung berapi bersama awak pesawatnya sekalian,seandainya
    mampu,maka barulah ada kemungkinan juga bahwa mereka telah mampu
    menembus lapiasn tersebut. 13

    bersambung…………………..

    Report to moderator Logged

    melati
    Warga Teladan
    Sudah Kerasan

    Online

    Posts: 152

    Menguak Bualan Bahwa Amerika Pernah Ke Bulan.6 (sambungan yg
    terakhir)
    « Reply #2 on: May 02, 2007, 10:30 03 am Waktu Indonesia Barat »
    Quote

    ———————————————————————
    ———–

    VII. Sekarang baiklah terima saja bahwa mereka dapat lolos dari
    lapisan tersebut,maka disana masih ada permasalahan tentang
    sampainya tidaknya mereka ke bulan,karena menurut mereka suhu di
    bulan itu sangat dingin sekali,yakni sekitar -250 (minus 250)
    derajat, dan belum ada seorang pun manusia yang sanggup untuk
    bertahan hidup di kedinginan yang serendah itu,
    karena apabila ada seseorang yang memasuki tempat yang memiliki suhu
    serendah itu,maka sudah dapat dipastikan bahwa orang itu akan
    langsung beku jadi es karena sangat dingin nya,dan bagaimana mungkin
    bendera mereka itu masih berkibar?
    Inilah yang telah mereka ketakan sendiri,dan saya hanyalah mengutip
    dari perkataan mereka,untuk kemudian kita jadikan hujjah atas mereka.
    Dari sini kita mengetahui akan adanya pertentangan yang jelas dari
    perkataan mereka itu.
    Adapun bumi ini, maka sungguh telah Allah ciptakan agar manusia dapt
    hidup di dalamnya dengan menentukan suhu yang tidak terlalu dingin
    dan tidak juga terlalu panas. 14

    VIII. Diantara alasan-alasan saya untuk menolak bahwa Amerika pernah
    kebulan,adalah kalau benar bahwa mereka pernah kebulan,maka sudah
    dapat dipastikan bahwa mereka meninggalkan kenang-kenangan disana.
    Jadi,merela membawa ssuatu dari bumi dan setekh mereka sampai disana
    mereka meninggalkannya sebagai tanda bawa mereka pernah sampai
    disana.
    Kemudian mereka juga mengambil sesuatu yang berasal dari bulan untuk
    mereka bawa ke bumi,kalau bener demikian,maka sudah dipastikan bahwa
    sampai saaat ini masih ada.
    Nah,seandainya benah bahwa Amerika pernah memasang bendera mereka
    disana atau jejak kaki mereka,maka coba buktikan dengan cara memfoto
    bersama-sama ke bulan,supaya jelas bahwa mereka benar-benar telah
    sampai di bulan.
    Karena hal itulah yang ditantang oleh para ilmuwan kepada Amerika.
    Bahkan sebahian ilmuwan akan membuat alat canggih yang dapat memfoto
    tembus bulan supaya mereka dapat memastikan benarkah bahwa Amerika
    pernah mendarat di bulan?
    Bukankah kejadian ini baru berlangsung beberapa tahun yang lalu
    saja?.
    Terutama mereka ingin memfoto benderanya,karena para ilmuwan itu
    begitu kesalnya dengan bendera Amerika.
    Adapun tanah yang pernah mereka bawa yang konon berasal dari
    bulan,maka para ilmuwan menentang hal iyi dan mengatakan bahwa tanah
    tersebut bukan berasal dari bulan,berdasarkan ciri-ciri yang nampak
    darinya.

    IX. Mengapa para astronot Amerika yang konon pernah mendarat pesawat
    luang angkasanya ke bulan itu kebanyakan mati?
    Begitu banyak sekali para astronot mereka yang mati,karena apabila
    mereka hendak membomgkar rahasii ini,maka mereka mati.

    Dari sini,kita mengetahui bahwa ternyata kita semua dibohongi oleh
    mereka,tahukan apa maksud dari semua tindakan mereka ini?
    Tujuan utama dari mereka adalah siasat politik,agar nama mereka naik
    dan kemudian ditakuti seluruh dunia.

    Bagaimana mungkin seorang muslim dapat mengatakan “Buat apa kita
    membahas permasalahan-permasalahan agama yang kita
    perselisihkan,padahal orang-orang berat telah sampai ke bulan?
    Saya katakan :Siapa yang sudah pernah ke bulan? Itu hanyalah “qila
    wa qala” (kata²/konon)” apakah orang yang mengatakan itu benar²
    telah melihat dengan mata kepala mereka langsung bahwa Amerika telah
    sampai ke bulan?
    Pada hakekatnya mereka hanya mengekor saja kepada orang² kafir,dan
    tidak mempelajari permasalahan ini dengan seksama, dan hal inilah
    yang menunjukan bahwa sebenarnya kita ini sangat lemah dalam
    menggunakan dalil-dalil `aqliyyah,dalam permasalahan² ilmu
    kauniyyah,dan tidak mau dan berusaha untuk mengadakan penelitian
    yang mendalam dalam permasalahan ini dan yang lainnya,yakni dengan
    cara bertanya,mempelajarinya ketika datang berita dari orang-orang
    yang tidak beriman kepada hari akhir itu kita haruslah
    mempertanyakannya : Benar atau tidak apa yang telah mereka katakan
    itu?
    Kerena pernasalahannya bukan hanya sekedar permasalahn keluar pergi
    dari satu negara ke negara lainnya.
    Akan tetapii lebih dari itu,permasalahan ini menyangkut permasalahan
    keluarnya manusia dari bumi untuk menuju ke bulan,sehingga
    permasalahan ini tidak main main.
    Sampai saat ini Rusia yang juga telah memiliki tekhnologi yang
    begitu canggig,mereka merasa tidak mampu untuk membuat sebuah
    pesawar yang dapat sampai ke bulan, ini merupakan sebuah bukti dari
    bukti-bukti yang telah saya sebutkan di atas bahwa Amerika hanyalah
    berbohong.

    Maka saya sarankan kepada penuntut ilmu-ilmu umum agar mereka jangan
    hanya bersikap TAKLID (mengekor) kepada pendapat orang lain saja,
    akan tetapi hendaknya saudara-saudara turut juga menelitinya agar
    menjadi yakin dan benar-benar mengetahuinya.
    Dan saya juga menyarankan kepada para pelajar yang masih duduk di
    bangku sekolah untuk selalu bertanya kepada para guru mereka tentang
    berbagai permasalahan yang sedang mereka pelajari di sekolah agar
    mereka tidak hanya mengekor kepada orang lain saja.
    Permasalahannya adalaha bahwa bila ada murid yang bertanya kepada
    gurunya,maka gurunya akan memarahinya karena guru itu merasa bahwa
    muridnya telah bersikap lancang,padahal sang guru hanya mengekor
    kepada satu buku saja tanpa mengadakan suatu perbandingan ilmiyyah
    dalam ilmu -ilmu `aqliyyah.

    Dari semua dalil-dalil yang telah saya sebutkan diatas,maka jelaslah
    bagi kita bahwa cerita Amerika pernah ke bulan itu hanyalah terjadi
    didalam film semata,dan mata manusia hanya dapat melihat sampai
    batas tertentu,sebab bila pesawat tersebut telah terbang sesaat dia
    akan menghilang tidak ada lagi terlihat, setelah tidak terlihat lagi
    manusia yang berada disana mengatakan,”wah,pesawat tersebut telah
    terbang ke bulan.”
    Saya katakan bahwa ini semua hanyalah terka-terka yang tidak
    beralasan sama sekali,seluruh dunia pada saat itu benar-benar telah
    di bohongi.

    Dan semua ketentuan ini terus menerus ditetapkan di pelajaran
    sekolah dan lain-lain dengan dasar taqlid semata,tanpa berusaha lagi
    untuk menelitinya kembali atau mengadakan perbandingan antara
    pendapat-pendapat para ahli di bidangnya.

    Semua ini saya dapati dari membaca sebagian buku-buku mereka
    kemudian saya hapalkan dan semua ini sangat mudah sekali,
    yang sulit adalah mempelajari permasalahan-permasalahan agama ini
    untuk menjadi ahli ilmu tanpa taqlid dan ta`ashshub madzhabiyyah.

    Bagaimana para mahasiswa itu yang hanya bisa diam-diam saja tanpa
    mau bertanya lagi,padahal dalam masalah agama mereka seringkali
    bertanya tentang ini dan itu,tanpa rasa takut dan malu.

    Maka saya menasehati para penuntut ilmu untuk memiliki perbedaharaan
    buku-buku di bidangnya,dan jadilah seorang mujtahid di bidang yang
    sedang di geluti dan jangan hanya menjadi MUQALLID (yang bertaqlid).
    Para penuntut ilmu itu haruslah menjadi seorang ahli di
    bidangnya,atau mujtahid yang dapat berijtihad sendiri.
    Kalau sekolah, maka sekolah yang benar.
    Karena kalau tidak akan rugi banyak hal;pertama rugi uang,rugi
    waktu,kasihanilah orang tua yang telah berusaha membaning tulang
    untuk kesuksesan belajar kalian.
    Dan janganlah kita selalu mengalah dengan mereka orang-orang kafir
    itu,sebab modalnya hanyalah berpikir dengan akal saja.
    Orang-orang yang berada di Jepang,Eropa,Amerika dan lain lainnya
    hanya bermodalkan akal pikiran mereka saja sehingga mereka
    menciptakan berbagai akal pikiran macam tekhnologi yang canggih.
    Sedangkan yang di ajarkan kepada kita di negeri ini adalah cara
    taqlidiyyah (mengekor saja),yang sudah matang-matang saja,
    tanpa penelitian lagi.
    Padahal kita sama-sama punya akal,sehingga kita juga sebenarnya bisa
    berbuat seperti yang telah mereka perbuat itu.
    Seperti saya sendiri tidak banyak mengerti tentang ilmu
    pengetahuan,akan tetapi dengan bermodalkan baca buku, saya dapat
    memilah dengan akal yang saya miliki bahwa hal ini tidak benar.
    Kemudian saya juga membaca bantahan-bantahan dari kitab mereka,dan
    saya bandingkan dan pikirkan,sehingga saya berkesimpulan bahwa semua
    ini tidak benar,seperti yang telah saya nukilkan di atas para ahli
    Rusia mengatakan bahwa bagaimana mungkin bendera mereka itu daoat
    berkibar?
    Semua itu hanyalah cara berpikir yang sederhana,dan hal itu
    barangkali terlewatkan dari mereka untuk mereka bahas,sebab mereka
    telah terpesona dengan film yang begitu megahnya dan ketika
    astronotnya turun di bulan,akan tetapi mereka lupa akan bendera
    mereka,dan lama kelamaan orang mulai sadar akan hal itu,sebenarnya
    hal ini sederhana saja karena ini hanyalaj merupakan sebuah
    kebohongan belaka dan sebuah ilmu.

    Apabila ada yang berkata : kalau pesawat itu tidak ke bulan, maka
    kemana pesawat itu pergi?

    Saya katakan : jangan tanyakan hal itu kepada saya,akan tetapi
    tanyakan saja kepada Amerika,”kemana pesawat itu pergi”.
    Karena memang setelah pesawat itu telah menembus awan,maka sudah
    menghilang dan tidak terlihat.
    Mungkin saja pesawat itu malah pergi ke gurun pasir?!.

    Apabila dikatakan lagi : Bukankah orang yang menghadirinya begitu
    banyak,apakah mereka tidak mengetahui akan hal itu?

    Saya katakan : Tidak semua orang mengetahui bahwa hal itu merupakan
    kebohongan belaka,bahkan sebagian sebagian orang Amerika juga telah
    di bohongi.
    Dan sebagian orang yang berada di NASA yang hendak membongkar
    kebohongan ini saja selalu mati.

    Dari sana kita dapat mengambil pelajaran untuk tidak gampang lagi di
    bohongi dalam hal ilmu kauniyyah.
    Mereka yang mampu untuk menyelidiki hal ini lebih dalam lagi,maka
    selidikilah,dan saudara-saudaraku yang masih kuliah atau
    sekolah,maka kuliah dan sekolahlaah yang serius,sehingga daoat
    mencapai keberhasilan.
    Lihatlah keadaan para mahasiswa dan pelajar kita,ketika tidak ada
    guru di kelas,mereka malah gembira,seharusnya kalian datang ke
    rektor atau dekan atau kepala sekolah atau guru piket untuk
    melaporkan kekosongan pelajaran,karena sesungguhnya kaliah di
    rugikan,maka tidak aneh apabila kebanyakan generasi muda ini
    bodoh,karena kebanyakan mereka malas dan tidak mau untuk belajar
    dengan serius.
    Justru yang mereka selalu kerjakan hanyalah demontrasi dimana-
    mana,padahal demontrasi itu menunjukan ajan kebodohan mereka,
    bagaimana mungkin untuk tidak dikatakan bodoh,setelah demontrasi
    mereka malah menceburkan diri mereka ke kolam, apabila anak kecil,
    memang wajar,akan tetapi kalau mahasiswa yang berbuat demikian,maka
    hal itu sangat tidak wajar yang menunjukan kebodohan mereka.
    Jadi,kita harus punua prinsip,kalau sekolah umum, maka sekolah yang
    serius dan jangan sekali-kali untuk menyia-nyiakan dan harus pintar.
    Akan tetapi tidak perlu sekolah ke negeri-negeri kafir,karena di
    negeri ini sudah cukup,tergantung kepada masing-masing kita..

    Saya akan ajarkan beberapa cara :

    Pertama,pelajari dengan baik.

    Kedua, pelajari kaidah-kaidah syar`i yang juga dapat digunakan di
    dalam permasalahan-permasalahan ilmu kauniyyah, sebagaimana yang
    sering saya ajarkan kepada beberapa saudara-saudara kita para
    mahasiswa,kemudian cocokkan kaidah-kaidah itu kepada apa yang telah
    kalian pelajari tadi.

    Ketiga , mulai saudara men-dirasah-kan (mempelajari dan meneliti)
    dan menela`ah sendiri,kemudian berulah kalian memperluas
    pembahasanya.

    Keempat,kalian hars mempunyai perpustkaan sendiri di bidang yang
    kalian geluti,bagi yang di bidang teknik,maka milikilah buku-buku
    teknik, kedokteran dan seterusnya,kalau saya pribadi perpustakaan
    saya adalah kitab-kitab yang telah dikarang oleh para ulama seperti
    kitab-kitab `aqidah,fiqih,hadits dan yang lainnya yang ada kaitannya
    dengan agama Islam.

    Silahkan kalian mencoba,Insyaa Allahu Ta`ala kalian akan berhasil
    dan pintar nantinya, aamiin.
    Sampai disini pembahasan tentang permasalahan ini.
    Semoga ada manfaat nya.

    Wallahu`alam bish showab.
    ———————————————————————
    ——————–

    Foot Note :
    6. Tulisan ini asalnya dari rekaman kaset ta`lim Fathul Baari`
    Syarah Shahih Bukhari setiap hari sabtu pagi pada tahun
    1425H/2004M.Kemudian ditulis oleh sahabat kami ustadz Ibnu Saini
    Abu Ubaidilah untuk diperlihatkan kepada saya untuk saya koreksi
    dengan mengurangi dan memberikan tambahan bila mana perlu.Semoga
    Allah membalas kebaikannya dengan balasan yang besar dan memberikan
    tambahan ilmu kepadanya.
    8. lihatlah kelengkapan takhirjnya di Silsilah Shahihan (no 38 & 39)
    oleh Imam Albani..
    9. Yang dimaksud adalah bahwa musyaahadah (penglihatan kasat mata)
    itu lebih kuat daripada hanya sebatas mendengar,oleh sebab itulah
    maka Nabi shalallahu `alaihi wa sallam telah bersabda didalam sebuag
    haditsnya :
    Artinya :Dari Ibnu Abbas ia berkata : Rasulullah shallahu alaihi wa
    sallam telah bersabda : “Berita (yang di dengar) itu tidaklah
    sepertu apa yang dilihat”.
    Hadits shahih riwayat AHmad didalam kitab Musnadnya (1/215 & 271)
    dan lain lai sebagaimana telah saya lengkapi dan luaskan takhrijnya
    di kitab besar saya RIYAADHUL JANNAH FIL IHTIJAJI BIS SUNNATIL
    MUTHAHHARAH (no 679 & 680).

    Untuk itulah maka Nabi Ibrahim `alahis salaam pernah memohin kepada
    ALlah Subhanahu wa Ta`ala untuk menunjukan kepadanya begaimana Dia
    menghidupkan yang telah mati,sebagaimana yang telah Allah sebutkan
    di dalam firman Nya:
    Artinya : Dan (ingatlah ketika Ibrahim berkata “Ya
    Rabbku,perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang
    orang yang mati” Allah berfirman : “Apakah kamu belum percaya”
    ibrahim menjawab:”Saya telah percaya akan tetapi agar bertambah
    tetap hati saya”.
    Allah berfirman:(kalau demikian) ambilah empat ekor burung,lalu
    jinakkanlah burung-burung itu kepadamu,kemudian letakanlah tiap-tiap
    seekor daripadanya atas tiap-tiap bukit.Sesudah itu panggilah dia,
    niscaya doa akan datang kepadamu dengan segera”.
    Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lahi Maha bijaksana (QS Al
    Baqarah 260).

    begitu juga dengan Nabi `Izair `alaihis salaam, sebagaimana yang
    telah Allah firmankan didalam Al Quran :
    Artinya: Atau apakah (kamu tidak memperhatikan)orang orang yang
    melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya.
    Dia berkata:”Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah
    roboh”,Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun,kemudian
    menghidupkannya kembali.
    Allah bertanya:” Berapakah lamanya kamu tinggal disini?. Ia
    menjawab”saya telah tinggal disini sehari atrau setengah hari.Allah
    berfirman:”Sebenarnya kamu telah tinggal disini seratus tahun
    lamanya;lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi
    berubah;dan lihatlah kepada keledai kamu (yang telah menjadi tulang
    belulang);
    Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia,dan
    lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, bagaimana kami
    menyusunnya kembali, kemudian Kami menutupnya kembalu dengan daging”.
    Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan
    yang telah mati) diapun berkata :”Saya yakin bahwa Allah Kuasa atas
    segala sesuatu”. ( QS Al Baqarah :259).

    10. Ada sebuah kaidah batil dari orang kuffar bahwa mempunyai anak
    banyak itu akan membuat bumi ini sesak dan habis perbendaharaannya.

    Adapun kayakinan tentang melonjaknya jumlah penduduk yang akan
    membuat bumi ini sesak dan habis perbendaharaannya adalah kayakinan
    yang batil dan sesat menyesatkan.
    Karena Allah Subhanahu wa Ta`ala telah berfirman:
    dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi dan kesenangan hidup
    sampai waktu yang di tentukan”. (QS Al Baqarah :36).

    Dia lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu (
    QS Al Baqarah :29)

    Allah berfirmab:Di Bumi kamu hidup dan di bumi kamu mati dan dari
    bumi itu (juga) kamu akan di bangkitkan. (QS Al A`raaf:25)

    Bukankah Kami telah menjadikan bumi (tempat) berkumpul (yang cukup).
    Untuk orang orang yang hidup dan orang orang yang mati”. (QS Al
    Mursalaat:25-26).

    Dari ayat ayar di atas kita mengetahui:
    Pertama: Bahwa Allah Subhanahu wa Ta`ala telah menjadikan bumi
    sebagai tempat tinggal bagi manusia dan tempat yang cukup untuk
    mereka bagi yang hidup dan yang mati.
    Kedua : Allah Subhanahu wa Ta`ala telah sediakan di bumi ini untuk
    manusia perbendaharaan yang cukup yang tidak akan punah dan habis.

    Lihat keterangan ini di kitab saya yang berjudul “Menanti Buah hati
    dan Hadiah Untuk Yang di Nanti” (hal 17).

    11. Mereka orang-orang kafir itu termasuk orang orang yang terlali
    banyak menghayal,sehibgga kemudian mereka tuangkan khayakan mereka
    itu melalui film – film khayal itu,sehingga kita melihat banyak
    sekali film film yang telah kelewat batas yang membodohi manuia,
    seperti mereka membuat sebuah film khayalan bahwa setelah manusia
    mati seluruhnya,makq mereka semua akan hidup di suatu kehidupan di
    luar angkasa sana,dan mereka kembali ke zaman yang mana saja yang
    mereka kehendaki,
    ini semua didasari oleh kayakinan mereka yang kufur yang tidak
    beriman dan mengingkari akan terjadinya hari kiamat nanti.
    Yang sangat disayangkan adalah bahwa hal itu telah mulai diikuti
    oleh saudara-saudara kita dinegeri ini,seperti film-film yang
    mengisahkan bahwa manusia dapat menembus lorong waktu dan yang
    lainnya,maka berhati hatilah terhadap hal ini,Allahul musta`an.

    12. Mereka juga pernah mengatakan bahwa mereka sudah pernah menembus
    lapisan yang terdapat di atas bumi,dan telah dapat mengelilingi bumi
    ini.
    Saya katakan bahwa hal ini pun masih perlu untuk di teliti
    kembali,benarkah mereka telah dapat melakykan itu atau hanya katanya
    saja?
    Mereka juga seringkali menakut nakuti kita dengan mengatakan bahwa
    lapisan yang terdapat di atas bumi ini telah mulai menipis dan telah
    mulai terdapay lubang-lubang sehingga hal itu akan sangat
    membahayakan kita.
    Saya katakan bahwa ini juga merupakan rentetan dari kebohongan-
    kebohogan mereka yang terbesar,sebab mereka sendiri didalam buku-
    buku karangan mereka telah menetapkan akan adanya panas yang begitu
    tingginya yang dapat membakar bumi dan seisinya bila sampai lapisan
    tersebut hilang atau bolong!!!
    Seandainya benar apa yang telah mereka katakan itu,maka niscaya kita
    telah sama-sama terbakar oleh panas tersebut,bukankah berarti bahwa
    semua perkataan mereka itu saling bertolak belakang dan saya yakin
    perkataan itu hanyalah berasal dari kyayalan mereka semata!!! Maka
    janganlah sekali-kali mempercayai khayalan mereka itu!!!

    13.Sungguh yang sangar disayangkan sekali adalah apa yang telah
    diperbuat oleh saudara-saudara kita kaum muslimim yang hanya bisa
    mengekor kepada perkataan orang-orang kafir itu,tanpa mereka mau
    untuk mengecek atau menelitinya,maka dapat saya simpulkan bahwa
    kebanyakan terori-teori ilmu kauniyah (tentang alam semesta) yang
    beredar dan manjadi pegangan di negeri kita ini hanyalah mengekor
    pada perkataan orang-orang kafir itu,
    tanpa mau lagi untuk menelitinya sendiri sebagaimana yang telah saya
    terangkan sebelum ini di muqaddimah.
    Bahkan yang lebih celakanya lagi adalah bahwa mereka tidak membaca
    atau malas untuk membaca dan menlitinya kembali kitab-kitab ilmu
    pengetahuan itu secara langsung dari sumbernya yang asli,adapun
    saya,seringkali saya jalan jalan ke toko-toko buku untuk membaca dan
    meneliti sebagian buku buku tersebut.

    14. Subhanallah,sungguh Allah telah mengatur sedemikian rupa agar
    kita dapat hidup di dalamnya,dapat para pembaca bayangkana apabila
    Allah turunkan hujan salju di indonesia ini,niscaya akan
    membahayakan para penduduknya.

    http://dir.groups.yahoo.com/group/alFikrah/message/21625

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: