kumpulan cerita tokoh pemberi inspirasi – kisah manusia pemberi inspirasi hidup – cerita-cerita sumber inspirasi – kisah-kisah orang inspirasi kehidupan

kumpulan cerita tokoh pemberi inspirasi – kisah manusia pemberi inspirasi hidup – cerita-cerita sumber inspirasi – kisah-kisah orang inspirasi kehidupan
——————————————-

Aroma Kasturi Keluar Dari Hidung Jenazah Wanita Saat Dimandikan

Ummu Ahmad ad-Du’aijy berkata ketika ia ditemui Majalah Yamamah tentang kematian seorang gadis berusia 20 tahun pada kecelakaan kendaraan. Beberapa saat sebelum meninggal, ia pernah ditanya oleh familinya “Bagaimana keadaanmu wahai fulanah.?” Ia menjawab, “Baik, alhamdulillah.” Tetapi beberapa saat setelah itu ia meninggal dunia. Semoga Allah merahmatinya.

Mereka membawanya ke tempat memandikan mayat. Ketika kami meletakkan mayatnya di atas kayu pemandian untuk dimandikan, kami melihat wajahnya ceria dan tersimpul senyuman seakan-akan ia sedang tidur. Di tubuhnya tidak ada cacat, patah dan luka. Dan anehnya (sebagaimana yang dikatakan ummu Ahmad) ketika mereka hendak mengangkatnya untuk menyelesaikan mandinya, keluar benda berwarna putih yang memenuhi ruangan tersebut menjadi harum kasturi. Subhanallah! Benar ini adalah bau kasturi. Kami bertakbir dan berdzikir kepada Allah sehingga anakku yang merupakan sahabat si mayit menangis melihatnya.

Kemudian aku bertanya kepada bibi si mayit tentang keponakannya, bagaimana keadaannya semasa hidup? Ia menjawab, “Sejak mendekati usia baligh, ia tidak pernah meninggalkan sebuah kewajiban, tidak pernah melihat film, sinetron dan musik. Sejak usia tiga belas tahun, ia sudah mulai puasa senin-kamis dan ia pernah berniat secara sosial membantu memandikan mayat. Tetapi ia terlebih dahulu dimandikan sebelum ia memandikan orang lain. Para guru dan teman-temannya mengenang ketakwaannya, akhlaknya dan pergaulannya yang banyak berpengaruh terhadap teman-temannya baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal.”

Aku katakan, “Benarlah perkataan syair,
Detak jantung seseorang berkata kepadanya,
bahwa kehidupan hanya beberapa menit dan detik saja.
Camkanlah itu dalam dirimu sebelum engkau mati,
Seorang insan mengingat umurnya yang hanya sedetik.”

Dan perkataan yang lebih baik dari itu adalah firman Allah SWT,
“Dan Allah telah menjadikanku selalu berbakti di manapun aku berada.” (Maryam: 31).

Lalu ummu Ahmad melanjutkan ceritanya, Ada lagi jenazah seorang gadis yang berumur 17 tahun. Para wanita memandikannya dan kami melihat jasadnya berwarna putih lalu beberapa saat kemudian berubah menjadi hitam seperti kegelapan malam. Hanya Allah-lah yang mengetahui tentang keadaannya. Kami tidak sanggup bertanya kepada keluarganya, agar kami dapat menyembunyikan aib jenazah. Hanya Allah-lah yang Maha Tahu.

Kita bermohon kepada Allah keselamatan dan kesehatan.

Wahai saudariku apakah dua kisah ini dapat engkau jadikan sebagai pelajaran? Apakah engkau akan mengikuti jejak orang shalih ataukah engkau menjadikan wanita-wanita fasik dan durhaka sebagai tauladan? Kematian bagaimanakah yang engkau pilih?

Kisah ini dicantumkan dalam Majalah al-Yamamah edisi 1557 tanggal 14 Shafar 1320 H.

(SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN karya Muhammad bin Shalih al-Qahthani)

—————————————–
kumpulan cerita tokoh pemberi inspirasi – kisah manusia pemberi inspirasi hidup – cerita-cerita sumber inspirasi – kisah-kisah orang inspirasi kehidupan
——————————————-

Pemandangan Aneh Di Tempat Memandikan Mayat!!

Pada hari selasa tanggal 20 Rabi’ul Awal 1422 H, aku berangkat ke tempat kerjaku jam tujuh pagi dan seperti biasa kembali sekitar setengah jam sebelum shalat Ashar, lalu menyantap makan siang dengan cepat. Tiba-tiba telepon berdering dan ternyata penanggung jawab tempat memandikan mayat yang dekat dari rumahku memintaku membantunya memandikan mayat agar dapat dishalatkan setelah shalat Ashar. Sementara waktu shalat Ashar tinggal lima menit lagi.

Dengan memohon pertolongan dari Allah, aku segera pergi ke tempat tersebut dan sampa di sana tepat saat muadzin mulai mengumandangkan adzannya. Ini bukanlah kali pertama aku memandikan jenazah. Namun yang mendorongku untuk menuliskan kejadian kali ini dikarenakan kondisi mayat yang aku saksikan sendiri dengan mata kepalaku ini.! Kita bermohon kepada Allah semoga menganugrahkan kita Husnul Khatimah.

Aku masuk ke tempat pemandian mayat. Mereka telah menurunkan mayat dari kendaraan sebelum aku sampai di tempat. Saat itu bau yang sangat busuk memenuhi tempat tersebut padahal mayat tersebut ditutup sangat rapat.

Kemudian kami membuka penutup dan aku melihat jasadnya berwarna putih kekuning-kuningan. Yang membuatku agak terkejut adalah ketika aku melihat kepala dan wajahnya. Aku melihat wajahnya menghitam menghadap ke kiri. Ketika memandikannya, kami berusaha untuk meluruskan wajah dan lehernya ke arah yang normal atau menghadapkannya ke arah kanan, namun tak seorang pun yang dapat menggerakkannya karena lehernya sudah terlanjur kaku.

Setelah selesai memandikan dan mengkafankannya, aku dan tiga orang yang kekar mengusungnya lalu meletakkannya di keranda untuk di bawa ke masjid yang berjarak sekitar 100 m. Beban jenazah yang sangat berat membuat tanganku seakan-akan terputus-putus dan punggungku terasa sakit. Aku memuji Allah ketika kami berhasil membawanya ke tempat tujuan yaitu masjid. Ketika kami sampai, pada saat itu juga imam menyelesaikan shalat Ashar kemudian menshalatkan mayat tersebut. sementara aku tidak sanggup melaksanakan shalat karena bayangan yang menakutkan yang aku lihat tadi masih terbayang. Aku bertanya dengan salah seorang temannya tentang kabar si mayat.

Mereka mengatakan bahwa ia adalah seorang dokter dan usianya sudah mendekati 50 tahun. Lalu aku bertanya kepada mereka tentang bagaimana dia meninggal? Mereka menjawab, “Kemarin malam ketika berada di kamar mandi, tiba-tiba ia mendapat serangan jantung sehingga terjatuh dan tewas seketika. Semoga Allah menganugerahkannya Husnul Khatimah.

Aku tidak bertanya banyak tentang bagaimana shalatnya dan lain-lain karena khawatir nanti terlontar dariku ucapan yang membuka aibnya. Aku kembali ke rumahku dengan bayangan yang aku lihat. Keringatku bercucuran dan ada ganjalan di hatiku kala melihat kondisi lelaki tersebut.

Pemandangan seperti ini menjadikan aku untuk senantiasa introspeksi diri dan aku berharap kepada mereka yang membaca kisah ini juga berusaha kembali untuk introspeksi diri dan taubat kepada Allah dengan menjauhkan segala kemaksiatan karena ini merupakan penyebab Su’ul Khatimah. Boleh jadi anda mati dalam berbuat maksiat sehingga menjadi anda orang yang merugi di dunia dan di akhirat.

Aku bermohon kepada Allah agar menganugerahkan Husnul Khatimah kepadaku dan kepada kalian semua dan meraih surga serta selamat dari neraka.

(SUMBER: Serial Kisah Teladan oleh Muhammad bin Shalih al-Qahthani dengan sedikit perubahan, Penerbit DARUL HAQ, Telp.021-4701616)

—————————————–
kumpulan cerita tokoh pemberi inspirasi – kisah manusia pemberi inspirasi hidup – cerita-cerita sumber inspirasi – kisah-kisah orang inspirasi kehidupan
——————————————-

Lelaki Yang Gemar Membaca Al-Qur’an

Di saat aku berada di ruang mayat, seorang pemuda datang dengan tergopoh-gopoh. Ia berkata, “Ya Doktor Khalid –semoga Allah memberimu keba-ikan- ayahku sedang sekarat, coba anda talqinkan ke-padanya dua kalimat syahadat.” Aku katakan, “Saya rasa kalian anak-anaknya lebih berhak mentalqinnya dari padaku dan lebih memiliki rasa iba lebih dalam dari padaku semoga Allah memberkahi kalian.” Pemuda itu terus mendesakku dan ia katakan bahwa ini sudah kesepakatan dan keinginan semua saudara-saudara-nya.

Kemudian aku pergi bersamanya, lantas apa yang aku lihat? Seorang laki-laki sedang terbujur kaku, detak jantungnya lemah, paru-parunya terhenti dan dalam keadaan tidak sadar. Dia sedang sekarat. Tekanan da-rahnya sangat rendah, demikian pula denyut nadinya. Aku katakan, “Ya fulan… ucapkan Asyhadu alla ilaha illallah.” Lalu ia mengangkat jarinya seraya mengucap-kan syahadat.

Anehnya, ketika ia mengucapkan syahadat ter-sebut tekanan darahnya naik dari 130 sampai dengan 140 dan denyut jantungnya naik dari 100 sampai dengan 110, sampai-sampai seorang perawat merasa terkejut, cemas dan kagum dengan apa yang terjadi. Aku selalu mengingatkan perawat tersebut tentang kejadian tadi. Aku katakan ini adalah hujah atasmu… dan akan menjadi hujjahmu jika kamu masuk ke dalam Islam.

Kemudian lelaki tersebut menoleh ke anak-anaknya yang shalih dan merupakan contoh anak-anak yang berbakti dan menjaga ayahnya. Mereka bergantian menjaga sang ayah malam dan siang dengan membagi enam hari sesuai dengan jumlah mereka –semoga Allah memberi mereka taufik dan memperbaiki keadaan si anak-.

Aku katakan kepada mereka, “Bacakanlah al-Qur’an untuknya!” lalu mereka melaksanakannya –semoga Allah memberi mereka kebaikan-. Demikianlah kon-disi si ayah selama tiga hari dengan tekanan darah 130-140 dan anak-anak terus membacakan al-Qur’an untuknya pagi dan malam. Lalu si ayah pun meninggal.

Aku tanyakan kepada anak-anaknya, “Apakah ayah kalian gemar membaca al-Qur’an?” Mereka jawab bahwa ia mengkhatamkan al-Qur’an seminggu sekali dan terkadang lebih dari sekali. Semoga Allah merah-matinya dan mengumpulkan kita semua di kampung yang mulia (surga). Dalam sebuah riwayat shahih dari Abu Mush’ab (semoga Allah memberi husnul khatimah kepadanya, kepada orang tuanya dan kepada kaum muslim) bahwa ia berkata,

“Ahlul Qur’an adalah Ahlullah dan orang-orang pilihan-Nya.”

(SUMBER: Serial Kisah Teladan, Muhammad Shalih al-Qahthani seperti yang dinukil dari Qashash wa ‘Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir, penerbit DARUL HAQ, telp. 021-4701616)

—————————————–
kumpulan cerita tokoh pemberi inspirasi – kisah manusia pemberi inspirasi hidup – cerita-cerita sumber inspirasi – kisah-kisah orang inspirasi kehidupan
——————————————-

BAYI MENGEJUTKAN WISATAWAN

Sebuah keluarga melakukan wisata darat. Setelah melaksanakan shalat ‘Ashar, mereka duduk untuk menyantap makanan. Di saat mereka sedang menikmati santapan itu, tiba-tiba seorang bayi berumur sekitar satu setengah tahun atau dua tahun merangkak di bawah ketiak di antara dua orang yang sedang maklan dan ikut menyantap hidangan tersebut.

Mereka semua merasa aneh dengan bayi yang tidak diketahui darimana arah datangnya itu. Mereka saling bertanya-tanya, “Dari mana datangnya bayi itu? Dimana keluarganya?” sementara si bayi dengan santai terus menyantap makanan itu dengan lahapnya.

Sang nenek yang ada di antara keluaga itu merasa kasihan dan menyuapi serta memberi minum bayi tersebut. Salah seorang mereka pergi ke sana-kemari mencari di mana keluarga si bayi, namun ia tidak menemukan adanya jejak si bayi di sana. Sebahagian berkata, “Mungkin dia ini adalah anak jin yang berbentuk manusia.” Mereka meminta agar si nenek membiarkan bayi itu. Hanya saja si nenek enggan memberikannya dan terus menjaganya sampai ada seseorang yang datang mengambilnya.

Matahari mulai terbenam, keluarga tersebut bersiap-siap untuk pulang ke rumah, sedang si bayi tertidur pulas setelah kenyang makan dan minum. Si nenek berkata, “Bayi itu akan kita bawa bersama kita.” Namun anggota keluarga yang lain menolaknya, mereka berkata, “Ia sudah makan dan minum lantas apa lagi yang ia inginkan, mungkin nanti keluarganya datang mencarinya atau mungkin ia anak jin. Bagaimana mungkin kita membawanya ke rumah.?”

Si nenek mulai memahami ucapan anak-anaknya. Mereka berkata lagi, “Kita akan laporkan berita ini kepada polisi, sebab ini urusan mereka.”

Kemudian dengan perasaan sedih si nenek mempersiapkan tempat tidurnya yang empuk lalu menyelimutinya. Mengapa mereka meninggalkannya sendiri di lapangan seperti ini.?

Di tengah perjalanan mereka singgah di kantor polisi dan melaporkan tentang bayi dan tempatnya. Salah seorang anggota keluarga berkata, “Besok saya akan pergi bersama kalian, karena sekarang sudah malam aku tidak dapat menandai tempat itu dengan tepat.” Polisi mengucapkan terima kasih kepada keluarga tersebut terutama kepada anggota keluarga yang mau menemani mereka ke tempat bayi tersebut.

Pada pagi harinya, salah seorang anggota keluarga itu datang dan pergi besama polisi ke tempat bayi itu. Mereka menemukan bayi sedang tertidur pulas sebagaimana ketika mereka tinggalkan kemarin. Polisi mencari dengan mobil di sekitar tempat bayi tersebut ke sana kemari dan menelusuri jejak rangkakan bayi hingga jarak yang cukup jauh.

Polisi melihat sesuatu… apa yang mereka lihat? Mereka melihat sebuah mobil terbalik beberapa kali sementara pengemudi dan wanita di sampingnya (isterinya) tewas. Kemudian mereka mengeluarkan kedua jenazah tersebut.

Kelihatannya kejadian yang menimpa keluarga ini terjadi beberapa hari yang lalu, sementara si bayi dengan takdir Allah SWT berhasil selamat. Ketika mobil terbalik, si bayi terlempar dan merangkak hingga menemui keluarga yang telah menyelamatkannya -atas izin Allah- dari kematian.

Polisi mengambil bayi dan jenazah kedua orang tuanya tersebut dan menyerahkannya kepada keluarganya yang masih hidup.

(SUMBER: Serial Kisah Teladan: Kumpulan kisah-kisah orang inspirasi kehidupan Nyata karya Muhammad bin Shalih al-Qahthani, Juz II, hal.10-12, Penerbit DARUL HAQ, Telp.021-4701616, sebagai yang dinukil pengarangnya dari buku Sawalif al-Majalis, juz III, Sulaiman bin Ibrahim ath-Thamy –dengan sedikit perubahan redaksi-)

—————————————–
kumpulan cerita tokoh pemberi inspirasi – kisah manusia pemberi inspirasi hidup – cerita-cerita sumber inspirasi – kisah-kisah orang inspirasi kehidupan
——————————————-

Faktor Penyebab Tidak Terkabulnya Doa

Dikisahkan bahwa suatu hari, Ibrahim bin Ad-ham RAH melintas di pasar Bashrah, lalu orang-orang berkumpul mengerumuninya seraya berkata, “Wahai Abu Ishaq, apa sebab kami selalu berdoa namun tidak pernah dikabulkan.?”

Ia menjawab, “Karena hati kalian telah mati oleh 10 hal:
Pertama, kalian mengenal Allah tetapi tidak menunaikan hak-Nya.
Ke-dua, kalian mengaku cinta Rasulullah SAW tetapi meninggalkan sunnahnya.
Ke-tiga, kalian membaca al-Qur’an tetapi tidak mengamalkannya.
Ke-empat, kalian memakan nikmat-nikmat Allah SWT tetapi tidak pernah pandai mensyukurinya.
Ke-lima, kalian mengatakan bahwa syaithan itu adalah musuh kalian tetapi tidak pernah berani menentangnya.
Ke-enam, kalian katakan bahwa surga itu adalah haq (benar adanya) tetapi tidak pernah beramal untuk menggapainya.
Ke-tujuh, kalian katakan bahwa neraka itu adalah haq (benar adanya) tetapi tidak mau lari darinya.
Ke-delapan, kalian katakan bahwa kematian itu adalah haq (benar adanya) tetapi tidak pernah menyiapkan diri untuknya.
Ke-sembilan, kalian bangun dari tidur lantas sibuk memperbincangkan aib orang lain tetapi lupa dengan aib sendiri.
Ke-sepuluh, kalian kubur orang-orang yang meninggal dunia di kalangan kalian tetapi tidak pernah mengambil pelajaran dari mereka.”

(SUMBER: Mi’ah Qishshah Wa Qishshah Fii Aniis ash-Shaalihiin Wa Samiir al-Muttaqiin karya Muhammad Amin al-Jundi, Juz.II, hal.94)

—————————————–
kumpulan cerita tokoh pemberi inspirasi – kisah manusia pemberi inspirasi hidup – cerita-cerita sumber inspirasi – kisah-kisah orang inspirasi kehidupan
——————————————-

Lumpuh Karena Dendam Jin Wanita, Setelah Diruqyah, Sembuh

Ada seorang pemuda yang suka berfoya-foya dan bermain-main seperti umumnya para pemuda. Hal itu membuat ia tidak lagi mengenal sedikit pun ajaran agamanya.

Suatu hari, ia merasa putus asa dengan kehidupan ini, lalu nekad melakukan atraksi olahraga berbahaya karena ingin dianggap sebagai jagoan.

Tiba-tiba ia jatuh dari atas tembok ke tanah. Setelah kejadian itu, mendadak ia mengalami rasa sakit di kepalanya dan tidak mampu berjalan lagi alias lumpuh.

Kemudian keluarganya membawanya ke para dokter namun mereka mengatakan bahwa ia sehat wal ‘afiat, tidak ada satu gejala penyakit pun di seluruh anggota tubuhnya.

Keluarganya kemudian membawanya ke salah seorang Qari yang pandai membacakan ruqyah.

Setelah dibacakan kepadanya, diketahui bahwa ternyata ketika ia jatuh ke tanah tempo hari, mengenai seorang jin wanita sehingga menyakitinya dan membuatnya dendam terhadapnya.

Sang Qari mengulangi bacaan beberapa ayat ruqyah beberapa kali guna mengusir jin wanita itu dari jasad pemuda tersebut. Akhirnya, jin wanita itu pun keluar dan pemuda tersebut bisa berjalan kemballi. Ia pun bertobat dan memuji Allah SWT atas nikmat tersebut.

(SUMBER: asy-Syifaa’ Ba’da al-Maradh karya Ibrahim bin Abdullah al-Hazimy, hal. 30)

—————————————–
kumpulan cerita tokoh pemberi inspirasi – kisah manusia pemberi inspirasi hidup – cerita-cerita sumber inspirasi – kisah-kisah orang inspirasi kehidupan
——————————————-

Beginilah Akhir Hayat Para Pendengki!

Hasad (iri hati, dengki) adalah penyakit lama yang selalu menyebabkan orang lain tersakiti dan terzhalimi. Sang pendengki selalu berang dan meradang terhadap orang yang tak berdosa. Karena itu, pepatah Arab mengatakan, “Semoga Allah memerangi dengki, alangkah adil-nya Dia, ia (hasad) memulai dari pemilik (tuan)-nya lalu membunuhnya.”

‘Umar bin al-Khaththab RA berkata, “Cukup sebagai bukti si pendengki terhadapmu manakala ia merasa gundah di saat kamu bahagia.”

Allah Ta’ala berfirman di dalam sebagian Atsar Qudsi, “Si pendengki adalah musuh nikmat-Ku, merasa jengkel terhadap perbuatan-Ku dan tidak rela dengan pemberian-Ku.”

Orang-orang Arab berkata, “Seorang tuan (sayyid) hanya mendapatkan dua kemungkinan; pencinta yang selalu memuji atau pendengki yang selalu melukai.”

Ahli fiqih, Abu al-Laits as-Samarqandi RAH berkata, “Lima perkara akan sampai kepada si pendengki sebelum kedengkiannya sampai kepada orang yang didengkinya; pertama, kegundahan yang tiada henti. Kedua, mendapat musibah yang tak berbuah pahala. Ketiga, celaan yang tak berujung pujian. Keempat, kemurkaan Rabb. Kelima, tertutupnya pintu taufiq baginya.

Wahai Muslim! Bertakwalah kepada Allah di dalam dirimu, janganlah sakiti orang-orang dengan hal yang tidak pernah mereka lakukan secara dusta dan palsu. Ingatlah esok hari saat engkau berada di hadapan Allah.!

Ingatlah bahwa dunia tidak berhak menjadi hal yang membuat kita saling dengki atau bermusuhan. Wahai orang yang didengki, bersabarlah atas penyakit si pendengki sebab kesabaranmu akan membunuhnya. Ibarat api, ia akan melalap bagiannya sendiri jika tidak lagi mendapatkan sesuatu yang akan dilalapnya.!

Jadikanlah kisah berikut ini sebagai pelajaran dan dengarkanlah baik-baik!:

Ada seorang Arab Badui menemui khalifah al-Mu’tashim, lalu ia diangkat olehnya menjadi orang dekat dan orang kepercayaannya. Ia kemudian dengan leluasa dapat menemui isterinya tanpa perlu minta izin dulu.

Sang khalifah memiliki seorang menteri yang memiliki sifat dengki. Melihat kepercayaan yang sedemikian besar diberikan sang khalifah kepada orang Arab Badui itu, ia cemburu dan dengki terhadapnya. Di dalam hatinya ia berkata, “Kalau aku tidak membunuh si badui ini, kelak ia bisa mengambil hati sang Amirul Mukminin dan menyingkirkanku.”

Kemudian ia merancang sebuah tipu muslihat dengan cara bermanis-manis terlebih dahulu terhadap si orang Badui. Ia berhasil membujuk si orang Badui itu dan mengajaknya mampir ke rumahnya. Di sana, ia memasakkan makanan untuknya dengan memasukkan bawang merah sebanyak-banyaknya. Ketika si orang Badui selesai makan, ia berkata, “Hati-hati, jangan mendekat ke Amirul Mukminin sebab bila mencium bau bawang merah itu darimu, pasti ia sangat terusik. Ia sangat membenci aromanya.”

Setelah tak berapa lama, si pendengki ini menghadap Amirul Mukminin lalu berduaan saja dengannya. Ia berkata kepada Amirul Mukminin, “Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya si orang Badui itu memperbincangkanmu kepada orang-orang bahwa tuan berbau mulut dan ia merasa hampir mati karena aroma mulut tuan.”

Tatkala si orang Badui menemui Amirul Mukminin pada suatu hari, ia menutupi mulutnya dengan lengan bajunya karena khawatir aroma bawang merah yang ia makan tercium oleh beliau. Namun tatkala sang Amirul Mukminin melihatnya menutupi mulutnya dengan lengan bajunya, berkatalah ia di dalam hati, “Sungguh, apa yang dikatakan sang menteri mengenai si orang Badui ini memang benar.”

Maka, Amirul Mukminin menulis sebuah surat berisi pesan kepada salah seorang pegawainya, bunyinya: “Bila pesan ini sampai kepadamu, maka penggallah leher si pembawanya.!”

Kemudian, Amirul Mukminin memanggil si orang Badui untuk menghadap dan menyerahkan kepadanya sebuah surat seraya berkata, “Bawalah surat ini kepada si fulan, setelah itu berikan aku jawabannya.”

Si orang Badui yang begitu lugu dan polos menyanggupi apa yang dipesankan Amirul Mukminin. Ia mengambil surat itu dan berlalu dari sisi Amirul Mukminin. Ketika berada di pintu gerbang, sang menteri yang selalu mendengki itu menemuinya seraya berkata, “Hendak kemana engkau.?”
“Aku akan membawa pesan Amirul Mukminin ini kepada pegawainya, si fulan,” jawab si orang Badui.

Di dalam hati, si menteri ini berkata, “Pasti dari tugas yang diemban si orang Badui ini, ia akan memperoleh harta yang banyak.” Maka, berkatalan ia kepadanya,
“Wahai Badui, bagaimana pendapatmu bila ada orang yang mau meringankanmu dari tugas yang tentu akan melelahkanmu sepanjang perjalanan nanti bahkan ia malah memberimu upah 2000 dinar.?”

“Kamu seorang pembesar dan juga sang pemutus perkara. Apa pun pendapatmu, lakukanlah!” kata si orang Badui

“Berikan surat itu kepadaku!” kata sang menteri

Si orang Badui pun menyerahkannya kepadanya, lalu sang menteri memberinya upah sebesar 2000 dinar. Surat itu ia bawa ke tempat yang dituju.

Sesampainya di sana, pegawai yang ditunjuk Amirul Mukminin pun membacanya, lalu setelah memahami isinya, ia memerintahkan agar memenggal leher sang menteri.

Setelah beberapa hari, sang khalifah baru teringat masalah si orang Badui. Karena itu, ia bertanya tentang keberadaan sang menteri. Lalu ada yang memberitahukan kepadanya bahwa sudah beberapa hari ini ia tidak muncul dan justeru si orang Badui masih ada di kota.

Mendengar informasi itu, sang khalifah tertegun, lalu memerintahkan agar si orang Badui itu dibawa menghadap. Ketika si orang Badui hadir, ia menanyakan tentang kondisinya, maka ia pun menceritakan kisahnya dengan sang menteri dan kesepakatan yang dibuat bersamanya sekali pun ia tidak tahu menahu apa urusannya. Dan, ternyata apa yang dilakukannya terhadap dirinya itu, tidak lain hanyalah siasat licik sang menteri dan kedengkiannya terhadapnya.

Lalu si orang Badui ini memberitahukan kepada khalifah perihal undangan sang menteri kepadanya untuk makan-makan di rumahnya, termasuk menyantap banyak bawang merah dan apa saja yang terjadi di sana. Ia berkata, “Wahai Amirul Mukminin, Allah telah membunuh dengki, alangkah adilnya Dia! Ia (dengki) memulainya dengan si pemilik (tuan)-nya lalu membunuhnya.”

Setelah peristiwa itu, si orang Badui dibebastugaskan dari tugas terdahulu dan diangkat menjadi menteri. Yah, sang menteri telah beristirahat bersama kedengkiannya.!!

(SUMBER: Nihaayah azh-Zhaalimiin karya Ibrahim bin ‘Abdullah al-Hazimy, Juz II, hal.89-92)

http://www.alsofwah.or.id
—————————————–
kumpulan cerita tokoh pemberi inspirasi – kisah manusia pemberi inspirasi hidup – cerita-cerita sumber inspirasi – kisah-kisah orang inspirasi kehidupan

Iklan

2 Tanggapan

  1. risalah yg patut kita teladani dan kita jadikan pedoman dalam kehidupan kita sehari2…

  2. bagi yg ingin menambah teman fb, curhat, konsultasi masalah agama, membaca status2 islami, silahkan add FB:

    dameyra@yahoo.com

    yani-imout@hotmail.com ,

    assalafy.abdullah@yahoo.co.id ,

    arios6home@gmail.com ,

    iz_chech@yahoo.com ,

    bagas_rara@yahoo.co.id ,

    ainuamri2@gmail.com ,

    dameyra@yahoo.com

    eone_cakep50@yahoo.com

    ===============================

    http://www.google.com

    http://www.google.co.id

    http://www.ainuamri.wordpress.com

    http://www.ainuamri.blogspot.com

    http://www.yahoo.com

    http://www.yahoo.co.id

    Jika Engkau ditanya “Dimana Allah?” Maka jawablah ” Allah berada di atas langit, di atas ‘Arasy, di atas seluruh makhluk-Nya, dan ilmu-Nya menjangkau semua tempat ” karena itulah Jawaban yang tepat dan sesuai dengan manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: