kesesatan syiah

Saip Camel Nose 14 Januari jam 14:02 Balas
1. Dan bahwa ada sebuah hadits tentang keutamaan Sibthi Rasulillah Sayyidina Hasan r.anhu :

“Sesungguhnya anakku ini (Hasan) penghulu. mudah-mudahan Allah akan memperdamaikan dengannya dua golongan besar dari kaum muslimin”

Dan sesuai dengan hadits tersebut, bahwa ternyata di kedua belah pihak adalah sesama muslim (baik pihak Sayyidina Ali maupun Sayyidina Muawiyah)….

Fakta membuktikan Nubuwat rasulullah atas cucu kesayangan beliau, bahwa cucu beliau menjadi juru damai, berkat beliau kaum muslimin terselamatkan.
Ini adalah fakta sejarah yang tak terbantahkan.
Bila ada mengatakan bahwa Imam Hasan terpaksa menyerahkan kekhalifahan kepada Muawiyah, maka ini adalah bentuk pelecehan kepada Beliau. Dan melecehkan Rasulullah Saw karena akan melecehkan hadits tentang nubuwat rasulullah.

Kadanga kita bisa berfikir, kalau kita berfikir memakai logika syiah, lho kok IMAMAH ILAHIAH diserahkan kepada Muawiyah???
Mungkin sebab ini, tidak ada satupun keturunan Imam Hasan yang dicatut menjadi Imam Ma’shum…..

2. Kenyataan berbicara, bahwa istri Sayyidina Muhammad al-Baqir bin Sayyidina ALi Zainal Abidin r.anhuma adalah Sayyidah Farwah bin Sayyidina Qasim bin Sayyidina Muhammad bin Sayyidina Abu Bakar Shiddiq r.anhum. Dari wanita inilah beliau mempunyai anak yang bernama Imam Ja’far Shodiq.
Sampai-sampai Imam Ja’far berkata :’Aku dilahirkan dari Abu Bakar dua kali”, karena ibunda dr Sayyidah Farwah adalah keturunan Sayyidina Abu bakar Shiddiq dari jalur Sayyidina Abdurrahman bin Abu bakar….
Apakah mungkin seorang cucu mencaci maki dan dendam dengan moyangnya???
apakah mungkin terjadi pernikahan disaat ada persaingan dan dendam keluarga??????

jangan katakan bahwa yang dinikahi oleh Farwah seperti yang dikatakan ulama syiah terhadap Umar bahwa Ummu Kultsum yang dinikahi Umar adalah iblis yang menyerupa Ummu Kultsum.
Yakni bahwa yang dinikahi Farwah adalah syetan yang menyerupai Imam al-Baqir.
Karena ini adalah pelecehan yang teramat kejam terhadap ahlil bait Nabi. Karena sama saja mengatakan Ummu Kultsum atau Muhammad al-Baqir adalah syetan, dan anak yang dihasilkan adalah anak syetan.
Dasar Syiah, kalau mempunyai pendapat sngat asal dan tanpa pikir2, yang secara tidak langsung juga melecehkan ahlil bait Nabi, bahkan pelecehan yang melebihi kepada sahabat nabi itu sendiri.

nampak sekali, inilah ajaran non islam yakni Yahudi dan majusi yang ingin menghancurkan ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah yang diteruskan oleh para sahabat R.anhum dan ahlil bait Rasulillah Saw yang suci.

Wassalam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: