PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

”40 Tahun Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia”

Sabtu, 24 Maret 2007
40 Tahun DDII berdakwah. Gedung tinggi, belum cukup untuk menghadapi sekularisasi yang makin menggila. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-188

Oleh: Adian Husaini

Belum lama ini, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia — secara resmi disingkat ‘Dewan Da’wah’ — memasuki usia 40 tahun. Dewan Da’wah didirikan pada Hari Sabtu, 17 Dzulqa’dah 1386 H/27 Februari 1967. Para pendirinya adalah tokoh-tokoh Islam terkemuka di Indonesia, yang juga para pendiri bangsa (founding fathers), seperti Dr. Mohammad Natsir (Perdana Menteri pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia), Prof. HM Rasjidi (Menteri Agama Pertama), Mr. Mohammad Roem (Menteri Luar Negeri RI, dan penandatangan Perjanjian Roem-Van Roejen), Mr. Sjafroedin Prawiranegara (Presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia dan Gubernur Bank Indonesia pertama), Mr. Burhanuddin Harahap, Prawoto Mangkusasmito, Prof. Kasman Singodimedjo, Osman Raliby, HM Yunan Nasution, Datok Palimo Kayo (mantan Duta Besar di Irak), dan sebagainya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ketika itu, rezim Orde Baru baru saja memegang tampuk kekuasaan. Umat Islam sangat berharap rezim ini akan mengakomodasi aspirasi Islam. Harapan itu begitu besar, mengingat belum lama, umat Islam dan TNI bahu-membahu dalam melawan kekuatan komunis di Indonesia. Namun, harapan itu ternyata tidak terwujud. Gelagat rezim Orde Baru untuk menindas aspirasi politik dan ideologi Islam sudah semakin menonjol. Islam dianggap sebagai ancaman bagi program politik dan pembangunan ala Orde Baru, yang kemudian ternyata mengikuti skenario ‘pembangunanisme’ ala IMF. Stabilitas nasional – termasuk stabilitas ideologi – dijadikan prioritas. Pancasila, bukan saja dijadikan sebagai dasar negara, tetapi kemudian dikembangkan sebagai ‘pandangan hidup’ dan ‘pedoman moral’ bangsa. Padahal, masing-masing agama sudah memiliki sistem dan nilai moral sendiri.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Proses de-Islamisasi dilakukan secara bertahap dan sistematis. Dalam politik, misalnya, partai Masyumi tidak diizinkan untuk dihidupkan kembali. Secara bertahap, berbagai penataan di bidang politik dilakukan. Pada pemilu pertama era Orde Baru, tahun 1971, ada sekitar 2.500 tokoh-tokoh Masyumi dilarang untuk dicalonkan. Tahun 1973, dilakukan fusi partai-partai Islam ke dalam Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Nama partai ini sudah tidak khas Islam lagi. Yang tersisa adalah simbolnya (Ka’bah) dan asasnya (Islam). Secara bertahap, simbol Ka’bah pun diganti dengan gambar bintang. Dan tahun 1983 keluar Undang-undang asas tunggal untuk partai-partai yang mewajibkan semua partai politik berasaskan Pancasila. Tahun 1985, ketentuan asas tunggal ini dikenakan untuk Ormas.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Proses de-Islamisasi ini secara bersamaan dilakukan dengan proses Jawanisasi atau ‘Majapahitisasi’. Para aktor intelektual rezim Orde Baru ketika itu, benar-benar secara maksimal ingin menyingkirkan ‘aroma Islam’ dari berbagai arena politik dan pemerintahan. Nama-nama dan simbol negara – sampai simbol dan semboyan departemen pemerintahan — dijauhkan dari ‘aroma Islam’. Sampai nama-nama ruangan di Gedung DPR/MPR diberikan dalam nama-nama Jawa. Hingga kini, Jawanisasi ini masih tersisa kuat dan sering tampak lucu serta dipaksakan.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebagai contoh, lihatlah tulisan besar di tembok beton depan Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, di Jalan Gatot Subroto. Di situ tertulis huruf-huruf besar semboyan resmi pendidikan nasional Indonesia: “ING NGARSO SUNG TULODO, ING MADYO MANGUN KARSO, TUT WURI HANDAYANI.” Seorang Ustad Betawi yang bersama saya melewati Gedung itu saya tanyakan arti dari kalimat itu. Dia sama sekali tidak mengerti. Warisan rezim lama ini masih tetap dilestarikan. Padahal, apa susahnya mengganti semboyan pendidikan itu dengan bahasa Indonesia yang mudah dimengerti oleh seluruh rakyat Indonesia? Bukankah, katanya, kita berbahasa satu, bahasa Indonesia? Jika Undang-undang dasar saja bisa diamandemen, apakah semboyan pada Departemen yang ’Jawa Centris’ itu tidak bisa diubah?

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Mengapa semboyan itu tidak diganti, misalnya, dengan ungkapan “Mencari Ilmu adalah Ibadah”. “Tuntutlah Ilmu Sampai Akhir Hayat”, dan sebagainya. Rezim berganti rezim. Menteri berganti menteri. Tetapi, semboyan yang tidak ‘nasionalis’ itu tetap saja dipertahankan. Sudah beberapa kali tokoh-tokoh organisasi Islam menduduki jabatan sebagai Menteri Pendidikan. Tapi, semboyan pendidikan nasional itu seperti tidak tersentuh dan tak terpikirkan untuk diubah supaya lebih ’mengindonesia’, supaya bisa dipahami oleh bangsa Indonesia. Ini tentu tanpa mengurangi rasa hormat terhadap tokoh pendidikan Kihadjar Dewantara.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Di bidang pemikiran Islam, pemerintah Orde Baru juga melakukan berbagai upaya de-Islamisasi dan sekularisasi. Secara strategis, upaya pembaruan pemikiran dan pendidikan Islam dilakukan. Di level publik dan organisasi Islam, pada 2 Januari 1970, muncullah Nurcholish Madjid yang secara resmi menggulirkan ide sekularisasi dari dalam tubuh organisasi Islam. Di kampus Islam, mulai ditanamkan studi Islam ala orientalis yang dimotori oleh Harun Nasution. Tahun 1973, secara resmi, buku karya Harun Nasution yang berjudul “Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya” dijadikan sebagai buku wajib dalam studi Islam di seluruh perguruan tinggi Islam. Perkembangan sekularisasi dan liberalisasi di Indonesia sudah sering kita bahas dalam catatan ini.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Menghadapi situasi dakwah yang seperti itu, para tokoh Islam yang dulunya aktif dalam Partai politik Masyumi, mulai merumuskan langkah dakwah yang baru. Mereka kemudian berkumpul di Masjid al-Munawarah Tanah Abang Jakarta. Dari situlah tercetus ide pembentukan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, yang secara resmi didirikan pada 27 Februari 2007.

Para tokoh Dewan Da’wah kemudian merumuskan langkah-langkah dakwah yang sistematis, yang dalam istilah Dr. Moh. Natsir, dibagi dalam dua jenis, yaitu “binaan wa difa’an. Dakwah adalah melakukan pembinaan di tengah umat dalam berbagai bentuknya, dan juga sekaligus mempertahankan Islam dari berbagai serangan yang merusak Islam. Bisa dikatakan, ini adalah rumusan ‘al-amru bil ma’ruf wal nahyu ‘anil munkar’.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sejak saat itu, Dewan Da’wah menjadi salah satu komponen umat Islam yang menjadi garda depan dalam pengembangan dakwah di Indonesia. Di kampus-kampus, Dewan Da’wah memelopori pembangunan masjid kampus dan pembinaan keislaman dosen-dosen serta mahasiswa Islam. Dewan Da’wah juga aktif membantu pengiriman dosen dan mahasiswa Islam untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Bersama Badan Kerjasama Pondok Pesantren, Dewan Da’wah pun terlibat dalam pembangunan dan pengembangan pesantren. Belum lagi pembinaan dai dan masjid-masjid di seluruh Indonesia. Di bidang penerbitan, Dewan Da’wah tercatat sangat aktif dalam berbagai bentuk penerbitan Islam, baik buku, majalah, maupun buletin dakwah di masjid-masjid.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Apa yang dilakukan oleh Dewan Da’wah, terutama melalui pemikiran tokohnya, Moh. Natsir, merupakan sesuatu yang sangat berarti dalam perjalanan dakwah di Indonesia. Tetapi, saat ini, sebagian kalangan Muslim sendiri mencoba mengecilkan nama dan arti seorang Natsir, dengan mengangkat nama Nurcholish Madjid sebagai cendekiawan terbesar dan tokoh Islam kultural di Indonesia. Dalam sebuah diskusi terbatas, saya pernah mengkritik draft naskah sebuah buku terbitan sebuah universitas di Australia yang menyebutkan tokoh Islam kultural di Indonesia adalah Nurcholish Madjid. Nama Moh. Natsir, Hamka, dan sebagainya, justru tidak disebut-sebut sebagai tokoh Islam kultural. Padahal, Nurcholish Madjid sendiri sering bangga dijuluki sebagai ‘Natsir muda’.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kini diusianya yang sudah 40 tahun, Dewan Da’wah telah jauh berkembang. Dewan Da’wah memiliki perwakilan di 32 propinsi dan lebih dari 200 daerah tingkat II di Indonesia. Berbagai kegiatan dakwah yang terus dilakukan Dewan Da’wah diantaranya: Pengelolaan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir, penerbitan majalah, buletin, buku, program bantuan sosial, pembangunan masjid-masjid di seluruh Indonesia, dan sebagainya. Kini, Dewan Da’wah membawahi ribuan dai yang tersebar di seluruh Indonesia, baik yang berada di daerah-daerah perkotaan sampai di pelosok-pelosok pedalaman atau daerah terpencil.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Saat ini, Dewan Da’wah sedang menyelesaikan Gedung Menara Dakwah setinggi 8 lantai, di pusat kota Jakarta, di Jalan Kramat Raya 45, yang bisa dikatakan sebagai gedung dakwah tertinggi di Jakarta. Gedung ini akan dimanfaatkan untuk perkantoran Dewan Da’wah, ruang kuliah STID Moh. Natsir, ruang perpustakaan, pusat multimedia, dan sebagainya.

Sejak berdirinya, Dewan Da’wah telah menjalin kerjasama dakwah dengan sejumlah lembaga Islam internasional seperti Rabithah Alam Islamy di Mekkah, al-Haiah Khairiyah al-Islamiyah Kuwait, Komite Koordinasi Amal Islamy—Organisasi Konferensi Islam Jeddah, International Islamic Council for Da’wah and Relief (IICDR) Kairo, Haiah al-Ighatsah al-Islamiyah al-Alamiyah Jeddah, RISEAP Kuala Lumpur, Muassasah Da’wah Islamiyah Alamiyah Tripoli, Jemaat Islamy Pakistan, Amanah ‘Ammah li-Syuun al-Haramain Saudi Arabia, dan sebagainya. Ketua Umum Dewan Da’wah sekarang, H. Hussein Umar, duduk sebagai Anggota Badan Eksekutif al-Haiah al-‘Ulya li-Tansiq al-Munadhamat al-Islamiyah yang berpusat di Mekah.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Di zaman sekularisasi dan liberalisasi yang semakin menggila saat ini, tantangan dakwah yang dihadapi Dewan Da’wah juga semakin berat komplek. Semua ini membutuhkan pemikiran, perencanaan, dan pelaksanaan dakwah yang semakin canggih dan serius. Dalam istilah Ketua Dewan Dakwah, Ustad Syuhada Bachri, saat ini dalam dakwah, kita harus melakukan ‘kerja keras’ dan ‘kerja cerdas’. Kerja keras saja tidak cukup, tanpa disertai dengan kerja yang cerdas. Karena itulah, Dewan Da’wah kini memerlukan tenaga-tenaga dai yang handal, ikhlas, dan cerdas, sesuai dengan tantangan dakwah yang dihadapi.

Mudah-mudahan di usianya yang ke-40, dan ke depan, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia sanggup menjalankan dan mengembangkan amanah dakwah yang dititipkan oleh para pendirinya. Amin. [Jakarta, 23 Maret 2007/http://www.hidayatullah.com/]

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Meruntuhkan Mitos Nurcholish Madjid”

Senin, 25 Desember 2006
Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, “menggugurkan” mitos bahwa pemikiran Nurcholish Madjid adalah hebat. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-175

Oleh: Adian Husaini

Pada 16 Desember 2006 lalu, sebuah peristiwa yang sangat bersejarah terjadi di Indonesia. Ketika itu, Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, cendekiawan Muslim asal Gontor Ponorogo, menyampaikan orasi ilmiah dalam rangka tasyakkuran gelar doktornya dari  International Institute of Islamic Thought and Civilization—International Islamic University Malaysia  (ISTAC-IIUM) Malaysia. Secara terbuka dan sistematis, Hamid memberikan kritik-kritik tajam terhadap gagasan pembaruan Islam yang pernah digulirkan oleh Nurcholish Madjid dan kawan-kawan di awal tahun 1970-an.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Hamid F. Zarkasyi yang juga Pemimpin Redaksi Majalah ISLAMIA dan direktur Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS), lulus program Ph.D. pada 6 Ramadhan 1427 H/29 September 2006, setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Al-Ghazali’s Concept of Causality’, di hadapan para penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Osman Bakar, Prof. Dr. Ibrahim Zein, dan Prof. Dr. Torlah. Prof. Dr. Alparslan Acikgence, penguji eksternal dari Turki,  memuji kajian Hamid terhadap teori kausalitas al-Ghazali pada kajian sejarah pemikiran Islam. Sebab, pendekatan Hamid terhadap konsep kausalitas al-Ghazali telah menjelaskan sesuatu yang selama ini telah dilewatkan oleh kebanyakan pengkaji al-Ghazali.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Acara tasyakkur Hamid F. Zarkasyi diselenggarakan INSISTS di Gedung Gema Insani, Depok, dan dihadiri sekitar 100 orang dari berbagai kalangan, tokoh dan pimpinan Ormas Islam, profesional, dosen, mahasiswa, dan aktivis dakwah. Selama hampir dua jam, hadirin dibuat tidak bergerak, khusyu’ menyimak paparan Hamid yang bertema ‘Membangun Peradaban Islam yang Bermartabat’. Pidato peradaban Hamid ini diakui sejumlah peserta sangat luar biasa, karena dipersiapkan dengan sangat serius dan berisi hal-hal yang mendasar dalam upaya membangun peradaban Islam yang dimulai dari upaya perumusan konsep-konsep mendasar dalam pemikiran Islam.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Melalui orasi ilmiahnya tersebut, Hamid Zarkasyi seperti layaknya pendekar yang baru turun gunung, setelah bertapa selama puluhan tahun. Sejak kecil sampai sarjana S-1, Hamid dibesarkan dan dididik ayahnya sendiri di lingkungan Pesantren Gontor. Barulah kemudian dia melanjutkan program masternya di Pakistan. Setelah mengabdi beberapa tahun di Gontor, Hamid kembali melanjutkan kuliah S-2 nya di Birmingham Inggris. Dari Inggris, dia langsung melanjutkan studi S-3 nya ke ISTAC. Barulah, pada tahun 2006, pada usia 48 tahun, Hamid baru menyelesaikan studi doktornya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bagi pembaca majalah ISLAMIA, sebenarnya sejak empat tahun ini, sosok Hamid sudah dikenal luas melalui berbagai artikelnya. Pemikirannya sudah tersebar luas dan memberikan dampak signifikan pada berbagai kalangan peminat studi Islam.

Tetapi, orasi ilmiahnya pada 16 Desember 2006, merupakan momentum penting. Secara substansi, orasi ilmiah Hamid Zarkasyi ini seperti proklamasi jati diri dan pemikirannya. Orasi itu bagai upaya untuk menyapu – setidaknya membendung – opini dan mitos yang terus dikembangkan oleh para pengikut Nurcholish Madjid, bahwa pemikiran Nurcholish Madjid adalah hebat dan ilmiah, sehingga tidak bisa dijangkau oleh para pengkritiknya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ada yang menulis, bahwa para pengkritik Nurcholish salah paham terhadap gagasan Nurcholish. Sedangkan yang mendukung Nurcholish  paham terhadap Nurcholish. Padahal, baik yang mendukung maupun yang mengkritik Nurcholish memang ada kemungkinan salah paham, jika tidak memahami benar dasar dan anatomi pemikiran Nurcholish Madjid.

Mengembangkan prasangka semacam itu tidaklah bermanfaat untuk melihat persoalan secara  jernih. Gagasan sekularisasi dan pembaruan Islam Nurcholish bukanlah gagasan yang rumit dan hanya dapat dipahami oleh pendukung Nurcholish. Gagasan itu dia tulis dalam bahasan Indonesia – bukan bahasa Ibrani atau bahasa Mesir kuno.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ide  Sekularisasi Islam juga mudah dirunut akarnya dari pemikiran Harvey Cox atau Robert N. Bellah. Corak pemikiran neo-modernis Nurcholish, bisa ditelusuri dari  pemikiran gurunya di Chicago University, Prof. Fazlur Rahman. Gagasan-gagasan keislamannya juga bisa dirunut pada pemikiran Wilfred Cantwell Smith. Nurcholish sendiri tidak mengeluarkan satu buku ilmiah yang utuh untuk menggambarkan pemikirannya sehingga bisa jadi ada aspek-aspek yang bertentangan dalam satu bagian tulisannya dengan bagian lainnya. Apalagi, setelah dia terjun ke dunia politik praktis, karena berminat menjadi presiden RI.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Memang, kemunculan Nurcholish Madjid sebagai tokoh besar dalam pemikiran Islam, tidak bisa dilepaskan dari setting media massa tertentu. Karena itu, kritik-kritik terhadap Nurcholish, meskipun dilakukan oleh ilmuwan kaliber internasional seperti Prof. HM Rasjidi, tetap saja dikecilkan oleh media. Ketika menggulirkan pemikiran sekularisasinya, Nurcholish baru lulus S-1 dan Prof. Rasjidi adalah doktor lulusan Universitas Sorbone, Paris dan sempat menjadi professor di McGill University Kanada.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tanpa menafikan kemungkinan adanya niat baik dari gagasan pembaruan Islam, gagasan ini  harus dilihat dari akarnya, yakni pengaruh peradaban Barat. Dewasa ini, tantangan ekternal terberat yang dihadapi Muslim dewasa ini adalah hegemoni ilmu pengetahuan yang bersumber dari kebudayaan Barat. Dalam pidato ilmiahnya itu, Hamid Zarkasyi mampu menyuguhkan gambaran peradaban Islam yang sangat luar biasa dan memaparkan perbedaan yang fundamental antara peradaban Islam dengan peradaban Barat.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebelum memberikan kritiknya terhadap gagasan pembaruan Islam, Hamid F. Zarkasyi, telah membongkar hakekat peradaban Barat yang menurutnya dapat dilihat dari dua periode penting yaitu modernisme dan postmodernisme. Modernisme adalah paham yang muncul menjelang kebangkitan masyarakat Barat dari abad kegelapan kepada abad pencerahan, abad industri dan abad ilmu pengetahuan. Ciri-ciri  zaman modern adalah berkembangnya pandangan hidup saintifik yang diwarnai oleh paham sekularisme,  rasionalisme,  empirisisme, cara befikir dikhotomis, desakralisasi,  pragamatisme dan penafian kebenaran metafisis (baca: Agama).

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Selain itu modernisme yang terkadang disebut Westernisme membawa serta paham nasionalisme, kapitalisme, humanisme  liberalisme, sekularisme dan sebagainya. John Lock, salah seorang filosof Barat modern menegaskan bahwa liberalisme rasionalisme, kebebasan, dan persamaan  (pluralisme) adalah inti modernisme. Tapi yang dianggap cukup menonjol dalam modernisme adalah sekularisme, baik bersifat moderat dan ekstrim. Sedangkan postmodernisme adalah gerakan pemikiran yang lahir sebagai protes terhadap modernisme ataupun sebagai kelanjutannya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Postmodernisme berbeda dari modernisme karena ia telah bergeser kepada paham-paham baru  seperti nihilisme, relativisme,  pluralisme dan persamaan (equality), dan umumnya anti-worldview. Namun ia dapat dikatakan sebagai kelanjutan modernisme karena masih mempertahankan paham liberalisme, rasionalisme dan pluralismenya.

Fazlur Rahman mengakui, bahwa kaum modernis menekankan penggunaan akal dalam memahami agama, masalah demokrasi dan masalah wanita; dan mengakui adanya pengaruh Barat dalam pemikiran modernis. Apa yang disinyalir Rahman terjadi pada banyak cendekiawan Indonesia seperti  Nurcholish Madjid. Dengan tanpa menggunakan terminologi Islam, Nurcholish berargumentasi bahwa inti modernisasi adalah ilmu pengetahuan, dan rasionalisasi adalah keharusan mutlak sebagai perintah Tuhan, maka. Maka dari itu modernitas membawa kepada pendekatan (taqarrub) kepada Tuhan Yang Maha Esa.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Istilah-istilah yang digunakan dalam pembaruan Islam adalah murni Barat, sehingga pengaruh pemikiran Barat didalamnya sudah bisa diduga. Pengaruh paham modernisme dalam pemikiran Nurcholish lebih jelas lagi ketika ia mengambil unsur utama modernisasi, yaitu sekularisasi untuk memahami agama.

Sekularisasi menurutnya adalah “menduniawikan masalah-masalah yang mestinya bersifat duniawi, dan melepaskan ummat Islam untuk mengukhrawikannya” kemudian diperkuat dengan idenya tentang “liberalisasi pandangan terhadap ajaran-ajaran Islam” dengan memandang negatif tradisi dan kaum tradisionalis. Gagasan ini mengadopsi pemikiran Harvey Cox dan Robert N. Bellah, pencetus gagasan sekularisasi dalam Kristen, dan tidak ada modifikasi yang berarti. Ia hanya mencarikan justifikasinya dalam ajaran Islam.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Nurcholish juga membatasi makna sekularisasi agar tidak berarti sekularisme. Pembatasan diberikan dengan adanya kepercayaan akan adanya Hari Kemudian dan prinsip Ketuhanan. Pembatasan ini tetap saja bersifat memisahkan secara dichotomis. Orang-orang sekuler di dalam Kristen adalah orang-orang yang percaya pada Hari Akhir dan pada Tuhan, hanya saja mereka, karena sejarah mereka,  tidak ingin agama mencampuri kehidupan dunia mereka, agama adalah properti pribadi dan bukan publik. Dalam Islam agama adalah urusan dunia dan akherat, urusan pribadi dan urusan publik sekaligus. Jadi secara epistemologis akhirnya  sekularisasi ini juga akan menjadi sekularisasionisme (secularizationism).

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Gagasan yag lebih vulgar dan bahkan secara eksplisit merupakan kepanjangan dari Westernisasi adalah trend pemikiran yang kini dikenal dengan liberalisasi. Jika gagasan Nurcholish dan Harun Nasution cenderung mengadapsi paham-paham dalam modernisme, liberalisasi lebih condong menerapkan paham-paham yang dibawa oleh postmodernisme. Relativisme, pluralisme, equality (persamaan), dekonstruksi dan lain sebagainya adalah terma-terma pemikiran postmodern. Karena bermuatan Westernisasi maka trend pemikiran ini menjadi sebuah gerakan sosial. Meski ia di perkotaan dan perguruan tinggi, namun secara perlahan-lahan berpengaruh dalam pembentukan opini dan jika dibiarkan maka akan berkembang menjadi framework pemikiran. Lebih-lebih trend pemikiran ini juga diminati oleh para dosen yang pernah belajar dengan para orientalis di Barat.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Hamid memandang, upaya-upaya pembaharuan pemikiran di dunia Islam, termasuk di Indonesia, ternyata masih bersifat seporadis, artinya pemikiran dan gagasannya tidak didukung oleh komunitas yang memang bertekun khusus dalam mengkaji, mengevaluasi dan mengembangkan pemikiran Islam. Terkadang merupakan gerakan yang dipaksakan dan dipopulerkan, khususnya oleh media.

Jika pun ada komunitas itu, kualitas keilmuannya masih belum memadai untuk suatu proyek pembangunan konsep-konsep keislaman. Kelemahan yang lain, pemikiran yang konon merupakan pembaharuan itu ternyata lebih cenderung meng-copy konsep-konsep Barat modern dan postmodern.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Untuk itu, simpul Hamid,  apa yang diperlukan dalam kajian Islam di Indonesia adalah menggali kembali khazanah ilmu pengetahuan Islam dan menguasai pemikiran dan kebudayaan asing,  terutama Barat,  khususnya tentang pandangan hidupnya, filsafatnya, epistemologinya, sains dan teknologinya agar ummat Islam mampu melahirkan konsep-konsep Islam dalam berbagai bidang dan dalam konteks kekinian.

Demikian, paparan dan kritik Hamid F. Zarkasyi terhadap gagasan pembaruan Islam. Meskipun selama ini banyak yang sudah mengkritik gagasan sekularisasi Nurcholish madjid, tetapi kritik Hamid Zarkasyi ini memiliki signifikansi yang sangat tinggi.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pertama, karena kualitas kritik Hamid yang sangat ilmiah dalam membongkar akar-akar pemikiran Nurcholish Madjid dan kedua, karena Hamid Zarkasyi adalah putra KH Imam Zarkasyi, pendiri pesantren Gontor, dimana Nurcholish pernah nyantri.

Tidak bisa dipungkiri, bagi sebagian orang, sosok Nurcholish Nurcholish identik dengan pesantren Gontor.

Padahal, kata Hamid, ayahnya sendiri pernah menyatakan, bahwa Nurcholish memang dari Gontor, tetapi Gontor bukanlah Nurcholish. Memang, jika dicermati, Nurcholish memang sempat nyantri di Gontor, tetapi pemikiran sekularisasi – apalagi pluralismenya – bukanlah berasal dari Gontor. Setelah nyantri, Nurcholish melanjutkan studi S-1 nya di IAIN Jakarta dan kemudian ke University of Chicago.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

KH Khalil Ridwan, alumnus Gontor yang berpuluh-puluh tahun merasa gusar dengan penyebaran pemikiran Nurcholish Madjid, termasuk di kalangan alumni Gontor, mengaku sangat bersyukur dengan kelulusan doktor Hamid  Zarkasyi. Dia pun mengaku bersyukur karena Hamid berani dan mampu mengupas pemikiran Nurcholish Madjid dengan baik dan menunjukkan kekeliruannya. Karena itu, dalam sambutannya dalam acara tasyakkuran tersebut, KH Khalil Ridwan berharap Hamid berusaha keras untuk memberikan penjelasan kepada para alumni Gontor yang lain dan juga kepada umat Islam pada umumnya. Dia pun tak lupa berpesan, agar Hamid senantiasa mengamalkan doa yang diajarkan KH Imam Zarkasyi tentang keselamatan dalam agama. “Gelar doktor tidak menjamin orang tidak tersesat,” pesan Kyai Khalil yang juga pemimpin pesantren Husnayain.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bagaimana pun canggihnya, orasi ilmiah Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi ini hanya akan bermanfaat bagi orang yang hati dan akalnya masih mau mengkaji dan menerima kebenaran. Bagi para  sofis yang keras kepala (‘inad), yang  sudah a-priori dan menutup hati dan pikirannya untuk kebenaran, maka tidak ada lagi hujjah yang bermanfaat. Meskipun sudah terbukti bisa terbang, seekor burung gagak tetap dia katakan ‘kambing hitam’. Wallahu a’lam. [Yogyakarta, 22 Desember 2006/www.hidayatullah.com]

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Debat Poligami Menjelang Kemerdekaan RI

Senin, 18 Desember 2006
Jika Al-Quran dipahami dari perspektif  gender equality yang bersemangat ‘dendam’, maka munculah penafsiran ayat sesuai  ‘anggapan’ sendiri.’ Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-174

Oleh: Adian Husaini

Pada tahun 1937, seorang cendekiawan Muslim Indonesia bernama Mr. Yusuf Wibisono, menulis sebuah buku berjudul “Monogami atau Poligami: Masalah Sepanjang Masa”. Aslinya, buku ini ditulis dalam bahasa Belanda dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Soemantri Mertodipuro pada tahun 1954. Karena tidak memiliki biaya, baru pada tahun 1980, buku Mr. Yusuf Wibisono ini diterbitkan.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Yusuf Wibisono sendiri tidak berpoligami. Ia adalah seorang tokoh Masyumi, tokoh ekonomi, keuangan dan perbankan. Dia pernah menjadi menteri keuangan pada 1951-1952 dan direktur sejumlah bank di Jakarta dan Yogya. Sebagai tokoh pers, dia adalah pemimpin redaksi Mimbar Indonesia. Jabatan penting lain yang pernah dipegangnya adalah rektor Universitas Muhammadiyah dan Universitas Tjokroaminoto. Tapi, hidupnya sangat bersahaja. Hingga istrinya meninggal, dia tidak memiliki rumah pribadi.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Meskipun buku ini ditulis Yusuf Wibisono saat menjadi mahasiswa di zaman penjajahan, buku ini tampak memiliki kualitas ilmiah yang tinggi, dan memberikan penjelasan yang komprehensif tentang masalah poligami, bukan hanya dari sudut pandang hukum Islam, tetapi juga memuat pandangan banyak ilmuwan Barat tentang poligami. Yusuf juga memberikan kritik-kritik terhadap sebagian ilmuwan dari kalangan Muslim, seperti Ameer Ali, yang menolak hukum poligami. Selain buku-buku berbahasa Belanda, Yusuf juga merujuk buku-buku berbahasa Inggris, Perancis, dan Jerman.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Beberapa tahun sebelumnya, pada 1932, seorang wanita bernama Soewarni Pringgodigdo, menulis satu artikel tentang poligami di Koran ‘Suluh Indonesia Muda’  yang memberikan kritikan keras terhadap poligami. Menurut Soewarni, poligami adalah hal yang nista bagi wanita, dan bahwasanya Indonesia merdeka tak akan bisa sempurna, selama rakyatnya masih menyukai lembaga poligami.

Mr. Yusuf Wibisono memberikan bukti-bukti ilmiah tentang keunggulan pandangan Islam yang membuka pintu poligami dengan syarat-syarat tertentu. Sistem ini merupakan ‘jalan tengah’ dari sistem perkawinan kuno yang tidak memberi batasan poligami atau sistem Barat yang menutup pintu poligami sama sekali. Dalam pengantarnya untuk edisi Indonesia, tahun 1980, Yusuf  Wibisono menulis bahwa, “Saya rasa umat manusia akhirnya akan dihadapkan kepada dua pilihan yang tidak bisa dihindari yakni poligami legal atau poligami tidak legal (gelap). Islam memilih poligami legal, dengan pembatasan-pembatasan yang mencegah penyalahgunaan kekuasaan kaum pria, sehingga lembaga poligami ini betul-betul merupakan kebahagiaan bagi masyarakat manusia, di mana dia sungguh-sungguh diperlukan.’’

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Salah seorang ilmuwan yang dikutip pendapatnya tentang poligami oleh Yusuf Wibisono adalah Georges Anquetil, pakar sosiologi Perancis, yang menulis buku setebal 460 halaman, berjudul “La maitresse legimitime” .

Anquetil menulis dalam bukunya:

“Suatu pertimbangan yang sudah cukup terlukis harus diingat-ingat dan diperkembangkan, yakni, mengapa semua orang-orang besar adalah penyokong poligami, seperti yang dinyatakan secara kritis oleh seorang pengaran dari buku Inggris : ‘’History and philosophy of marriege.’’ Bahkan, mereka yang hidup di bawah kekuasaan kemunafikan monogami, tidak mau tunduk kepadanya, tak pula mau taat kepada undang-undang yang bersifat melawan kodrat ; baik mereka itu filsuf, seperti Plato, Aristoteles, Bacon, Auguste Comte, atau perajurit seperti Alexander, Cesar, Napoleon, atau Nelson, atau penyair-penyair seperti Goethe, Burns, Byron, Hugo, Verlaine, Chateaubriand atau Catulie Mendes, maupun negarawan-negarawan seperti Pericles, Augustus, Buckingham, Mirabeau atau Gambetta. Apakah hasil daripada sistem yang munafik ini bagi orang-orang besar ini ? Mereka dipaksa untuk selama-lamanya menyembunyikan perasaan-perasaannya, selalu berdusta, baik terhadap istrinya sendiri maupun terhadap dunia yang mewajibkan mereka itu menyembunyikan anak-anaknya dan kurang menghormati mereka yang hanya merupakan maitressenya… Sebenarnya ialah, bahwasanya poligami yang semata-mata sesuai dengan hokum alam telah dilakukan pada setiap zaman karena hokum alam itu tetap saja, tetapi pikiran manusia dibuat demikian rupa, dan sangat suka kepada serba berbelit-belit, sehingga bukannya ia memilih sistem yang semata-mata menguntungkan, akan tetapi justru memilih sistem yang penuh dengan dusta dan penipuan, yang membuat berputus asanya berjuta-juta wanita dan yang memaksanya hidup dalam kesedihan, kekacauan, atau dosa-dosa sebagai akibat dari hidup sengsara, terjerumus hidupnya dalam kemunafikan hewani, dan bahwa semua drama percintaan melahirkan turunan-turunan yang diliputi oleh perasaan iri hati yang pandir dan penuh kebencian, yang jumlahnya setiap harinya bertambah-tambah saja.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Salah satu keuntungan poligami yang dijelaskan oleh Anquetil adalah: “Poligami akan memungkinkan berjuta-juta wanita melaksanakan haknya akan kecintaan dan keibuan, yang kalau tidak, akan terpaksa hidup tak bersuami karena sistem monogami.”

Yusuf Wibisono juga mengutip tulisan seorang ilmuwan bernama Leonard yang menulis: “In a great measure polygamy is much more a theoretical than a practical institution. Not one on twenty Moslems has even two wives. In any case it is not the proper and legitimate practice of polygamy, but in the abuse of it that the evil lies.” (Pada umumnya poligami lebih merupakan lembaga teoritis daripada praktis. Tidak ada satu dari duapuluh orang Islam beristri bahkan lebih dari seorang. Setidak-tidaknya keburukannya tak terletak dalam berpoligami menurut hukum, akan tetapi dalam penyelahgunaan poligami).

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Mr. Yusuf Wibisono kemudian menunjukkan bukti-bukti statistik perkawinan di berbagai negara Islam pada tahun-tahun itu. Di India, misalnya, 95 persen kaum Muslim tetap bermonogami. Di Iran, 98 persennya tetap memilih bermonogami. Di Aljazair tahun 1869, dari 18.282 perkawinan Islam, 17.319 adalah monogami, 888 bigami, dan hanya 75 orang Muslim yang mempunyai lebih dari dua orang istri. Di Indonesia — menurut data statistik Indische Verlag tahun 1935 —  dalam tahun 1930 ada 11.418.297 orang bermonogami dan hanya 75 orang Muslim mempunyai lebih dari dua orang istri.

Buku Mr. Yusuf Wibisono ini menjadi lebih menarik karena pada tahun 1937 sudah diberi kata pengantar oleh H. Agus Salim, seorang cendekiawan dan diplomat genius yang sangat dikagumi di dunia internasional.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kiranya ada baiknya kita mengutip agak panjang pengantar H. Agus Salim tersebut:

“Tidak bisa disangkal, pokok karangan ini aktuil. Tidak saja karena tindakan-tindakan luas di lapangan ini, yang dipertimbangkan oleh Pemerintah dan sebagian bahkan sudah dilaksanakan, akan tetapi terutama sekali juga karena adanya propaganda – baik yang terpengaruh oleh sikap anti-Islam, maupun yang tidak – yang dilancarkan oleh beberapa fihak. Mereka ini menganjurkan agar kepada perundang-undangan perkawinan bagi bangsa Indonesia dan kepada anggapan-anggapan tentang perkawinan pada umumnya diberi corak Barat.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Namun, bukannya tak diperlukan keberanian untuk memasuki lapangan ini dalam suasana yang penuh dengan anggapan-anggapan tersebut. Anggapan-anggapan Barat ini terutama sekali merajalela di kalangan kaum intelektuil yang nasionalistis. Dan di lapangan ini tradisi dan sentimen Barat, yang ‘’dus beradab’’ masih selalu berhasil mencekik kesaksian fakta-fakta serta suara hati nurani dan nalar yang wajar (logika).

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bahkan oleh karena inilah penulis patut mendapat penghargaan dan sokongan, sebab berdasarkan fakta-fakta yang telah ditetapkan oleh ilmu pengatahuan serta teori-teori yang kuat, ia berusaha menunjukkan kepalsuan moral seksuil dan etika perkawinan yang munafik, seperti yang dianut oleh masyarakat Barat, dan membela anggapan-anggapan tentang perkawinan maupun perundang-undangan perkawinan menurut agama Islam, tanpa memperindahkannya melebihi kenyataannya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Terutama sekali yang tersebut terakhir inilah yang patut dihargai. Akhir-akhir ini terlalu banyak dilancarka propaganda agama Islam yang bersifat menonjolkan “persetujuan” pihak Islam terhadap moral dan etika Barat, malahan moral dan etika yang terang-terangan bernada “Kristen”, seperti yang lazim dianut di kalangan masyarakat Barat. Terlalu sering pula orang berusaha menyembunyikan ajaran-ajaran Islam yang tak cocok dengan anggapan Barat dengan jalan “Umdeutung”, dengan menggunakan tafsiran yang dicari-cari. Ya, bahkan menghukum ajaran-ajaran itu sebagai bid’ah dan kufur. Itulah caranya mereka mencoba supaya Islam bisa diterima kaum muda yang meskipun berasal dari keluarga Islam, tapi karena pendidikan Barat dan simpati-simpati serta kecenderungannya yang ke-Barat-baratan menjadi terasing dari agama Islam. Selain dari pada itu, propaganda itu ditujukan pula kepada orang-orang yang tidak beragama Islam.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Akan tetapi agama Islam sangat menyangsikan keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan cara-cara semacam itu. Sebab dengan jalan ‘’menyesuaikan’’ agama Islam dengan anggapan-anggapan yang lazim dan berlaku dalam dunia Barat yang umumnya bersifat prinsipil anti Islam, yaitu dunia Barat yang mendasarkan ‘’keunggulannya’’ kepada hal-hal yang berbeda dengan Islam – antara lain perundang-undangan perkawinan berdasarkan monogami – maka hilanglah pula tujuan tertinggi agama Islam. Padahal, untuk inilah Nabi terakhir diutus oleh TUHAN, untuk membimbing umat manusia dari kegelapan ke arah cahaya pengetahuan dan kebenaran. Dengan demikian, bukanlah anggapan-anggapan yang ada yang diuji dan disesuaikan dengan Islam, akan tetapi sebaliknya : Anggapan-anggapan itulah yang dipandangnya benar dan agama Islam diperiksa dari sudut anggapan-anggapan itu.’’

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kata-kata Haji Agus Salim tersebut sangat mendasar untuk direnungkan. Apalagi, saat ini, begitu banyak kalangan yang berani menentang dan melecehkan Islam, juga dengan menggunakan ayat-ayat Al-Quran. Padahal, yang terpenting dalam memahami Al-Quran adalah soal ‘anggapan-anggapan’ atau cara pandang serta metodologi penafsiran yang digunakan. Jika Al-Quran dipahami dari perspektif Marxisme dan gender equality yang bersemangat ‘dendam’ terhadap laki-laki, maka yang muncul adalah pemikiran-pemikiran yang bersemangat pemberontakan terhadap laki-laki, dalam segala hal. Orang-orang seperti ini akan mencari-cari ayat dan menafsirkannya sesuai dengan ‘anggapan’ nya sendiri.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Seorang sarjana satu perguruan tinggi Islam di Jakarta menceritakan pengalaman menariknya dimaki-maki wanita teman kuliahnya, hanya karena ia mempersilakan si wanita menempati tempat duduknya dalam bus kota. Si wanita mengaku terhina karena dianggap sebagai makhluk yang lemah. Bagi seorang wanita yang menolak hak kepemimpinan laki-laki dalam rumah tangga, maka dia bisa menganggap tindakan menyuguhkan minuman bagi suaminya adalah satu bentuk pelecehan dan penghinaan.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Amina Wadud misalnya menganggap penempatan shaf wanita di belakang laki-laki saat shalat adalah satu bentuk pelecehan terhadap wanita. Tentu cara pandang ini sangat berbeda dengan Muslimah yang mengakui konsep pengabdian dan ketaatan kepada suami.

Dalam soal poligami sama saja. Seorang wanita Muslimah yang memahami posisinya dalam konsep Islam,  akan melihat poligami dengan pandangan yang sangat berbeda dengan kaum feminis sekular. Sebagai wanita mandiri, si Muslimah akan melihat suaminya sebagai partner dalam menggapai ridho Allah; bukan sebagai milik pribadinya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dia secara pribadi bisa keberatan dengan poligami terhadap dirinya, tanpa menolak hukum poligami. Dia bisa mengingatkan suaminya, bahwa poligami memerlukan kemampuan dan tanggung jawab yang tidak ringan, dunia akhirat.

Sebaliknya, bagi laki-laki, poligami bukanlah hanya semata-mata hak, tetapi juga melekat tanggung jawab dunia dan akhirat. Selain dituntut kemampuan berlaku adil secara materi,  juga dituntut kemampuan menjaga seluruh keluarganya dari api neraka. Tentu saja menjaga 4 istri lebih berat daripada menjaga 1 istri; menjaga 20 anak tentu lebih berat ketimbang 2 anak.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itu, bagi seorang yang memiliki pandangan berdimensi akhirat, poligami adalah sesuatu yang berat, yang perlu berpikir serius sebelum mempraktikkannya. Islam mengizinkan dan mengatur soal poligami. Islam membuka jalan, dan tidak menutup jalan itu. Islam adalah agama wasathiyah, yang tidak bersifat ekstrim. Tidak melarang poligami sama sekali, dan tidak membebaskannya sama sekali.

Jika pintu poligami ditutup sama sekali, maka tidak sedikit wanita yang menjadi korban. Sepanjang zaman,  banyak wanita yang ikhlas dan siap menjadi istri ke-2, ke-3  atau ke-4. Tidak percaya? Andaikan suatu ketika,  pihak istana negara BBM mengumumkan, Sang Presiden yang gagah perkasa membuka lowongan bagi istri ke-2, ke-3, dan ke-4, bisa diduga, dalam beberapa jam saja, ribuan wanita dengan ikhlas akan antri mendaftar.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Maka, bagi seorang wanita Muslimah sejati, yang menyadari kemampuan suaminya untuk berpoligami, tentu tidak sulit mengizinkan suaminya menikah lagi. Yang banyak terjadi saat ini, ternyata banyak suami yang tidak berpoligami, karena takut terhadap istri. Wallahu a’lam. (Depok, 15 Desember 2006/www.hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT TAHUN BARU – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pengajian Kitab Imam Syafii di Pesantren Husnayain

Senin, 11 Desember 2006
Pesantren Husnayain mengkaji Kitab ‘Ahkamul Quran lil-Imam Syafii’. Ulama yang mulai banyak dihujat kaum Liberal. Baca Catatan Akhir Pekan Adian Husaini ke-173

Oleh: Adian Husaini

Pada Jumat, 1 Desember 2006, Pesantren Tinggi Husnayain di Jakarta, membuka pengajian Kitab Kuning ‘Ahkamul Quran lil-Imam Syafii’. Acara pembukaan dihadiri oleh pejabat kecamatan Pasar Rebo, sejumlah kyai dan ustad di sekitar pesantren, juga wakil Perguruan As-Syafiiyah Jakarta. Ustad yang mengasuhnya adalah Syeikh Abdurrahman al-Baghdadi, pakar ilmu fiqih, dan dosen Pesantren Husnayain.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

KH A. Cholil Ridwan, pemimpin pesantren, menjelaskan latar belakang dan pentingnya pengajian yang dikhususkan untuk para ustad, mubalig, dosen, dan peminat Ulumuddin ini. Kata Kyai Khalil, yang juga salah satu ketua MUI Pusat, saat ini kajian tentang Imam Syafii sangat penting, mengingat begitu banyak hujatan-hujatan terhadap Imam Syafii, dan juga banyak orang yang menggunakan nama ‘Syafii’ tetapi pemikirannya justru banyak bertentangan dengan pemikiran dari Imam Syafii. Banyak juga yang merasa menjadi pengikut Imam Syafii, tetapi kurang memahami apa sebenarnya pemikiran Imam Syafii.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam acara pembukaan itu dibacakanlah riwayat hidup Imam Syafii oleh Ustad Abdurrahman. Meskipun beberapa bagian dari riwayat hidup Imam Syafii sudah saya dengar sejak kecil, tetapi malam itu saya banyak mendapatkan cerita baru tentang kehebatan dan keagungan Imam Syafii. Dalam riwayatnya, Imam Syafii sendiri menceritakan, bahwa beliau lahir di Gaza, Palestina, tahun 150 Hijriah, pada saat meninggalnya Imam Abu Hanifah. Sehingga orang menyatakan, “Imam yang telah pergi digantikan Imam yang baru.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Imam Syafii ditinggal ayahnya sejak bayi dan tumbuh sebagai anak yatim dan miskin. Pada usia 2 tahun, ia dibawa Ibunya ke Mekkah. Di Baitullah,  beliau menghafal Al-Quran dan kemudian mempelajari bahasa dan sastra Arab, termasuk syair. Kemudian beliau menfokuskan untuk mempelajari hadits Rasulullah saw, sehingga menguasai semua ilmu tersebut.  Imam Syafii sendiri menceritakan, bahwa beliau sudah menghafal Al-Quran saat berumur 7 tahun, dan hafal

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kitab al-Muwattha’ karya Imam Malik pada umur 10 tahun. Ketinggian Imam Syafii dalam ilmu agama sangat masyhur dan mendapatkan pengakuan yang luas. Pada umur 18 tahun, beliau sudah diminta oleh para ulama agar memberikan fatwa. Itu berarti pengakuan atas statusnya sebagai seorang mujtahid. Imam Ahmad bin Hanbal menyatakan, bahwa Imam Syafii adalah seorang yang sangat memahami Al-Quran dan Sunnah Rasulullah saw.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Beliau tidak pernah merasa puas dalam mencari dan mengumpulkan hadits. Kata Imam Ahmad : ‘’Tidak seorang pun yang memegang pena dan tinta kecuali dia berfigur kepada Imam Syafii.’’

Bukan hanya itu, Imam Syafii juga memiliki akhlak yang sangat mulia dan seorang ahli ibadah yang tekun. Di bulan Ramadhan, beliau sanggup mengkhatamkan Al-Quran sebanyak 60 kali dalam shalat. Sang Imam pun dikenal ahli ibadah dan sangat sedikit tidurnya. Selama kurun waktu 16 tahun, misalnya, beliau hanya pernah makan sampai kenyang, satu kali saja, dan kemudian disesalinya, karena berdampak negatif terhadap daya pikir dan ibadah. Kedermawanan Imam Syafii juga luar biasa. Pernah beliau sampai bangkrut tiga kali, menjual harta sampai perhiasan istrinya, hanya untuk menolong orang yang membutuhkan. Jangan ditanya, bagaimana kegigihan Imam Syafii dalam belajar dan mengajarkan ilmunya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Syahdan, suatu ketika Imam Syafii berkunjung ke rumah Imam Ahmad bin Hanbal. Sudah lama putri Imam Ahmad merasa penasaran dengan sosok Imam Syafii, karena ayahnya banyak memuji Sang Imam. Maka, sepanjang hari, diamat-amatilah perilaku Imam Syafii saat bertamu tersebut. Dia sangat terkejut, karena didapatinya Imam Syafii tidak seperti yang diceritakan ayahnya. Sang

Imam ternyata makan cukup banyak, tidak melaksanakan shalat malam, dan melakukan shalat shubuh tanpa wudhu.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Esoknya, dia mengadukan itu kepada ayahnya. Imam Ahmad meminta putrinya menanyakan langsung kepada Imam Syafii.

Apa jawab Imam Syafii? Kata Imam, beliau makan banyak adalah untuk menggembiraqan tuan rumah; beliau tidak shalat malam dan tidak tidur, tetapi malam itu beliau berhasil memecahkan 70 masalah fiqih; dan beliau tidak berwudhu saat shalat subuh, karena wudhu Isya’-nya belum batal.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Itulah riwayat hidup Imam Syafii yang hingga kini, pemikiran-pemikirannya bagitu banyak diikuti oleh kaum Muslimin sepanjang zaman. Imam Syafii meninggal pada malam Jumat di hari terakhir bulan Rajab, 204 Hijriah. Ada yang menceritakan, bahwa Imam Syafii menderita ambeien untuk waktu yang lama, namun beliau tidak pernah berhenti untuk mengajarkan ilmunya. Bukan kalangan Ahlu Sunnah yang mengagumi Imam Syafii.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sejumlah tokoh Mu’tazilah, seperti al-Qadhi Abdul Jabbar dan Ibn al-Ikhshadh juga bermadzhab Syafii.  Riwayat Imam Syafii dan para ulama besar lainnya sangat perlu kita ambil hikmahnya dalam rangka mengarungi kehidupan di zaman ini. Para ulama itulah yang menjadi pewaris para Nabi. Melalui para ulama itulah, kita mewarisi agama Islam. Kita mewarisi Al-Quran dan hadits Nabi melalui para ulama, sejak zaman sahabat Nabi saw hingga periode para Imam mazhab, dan para ulama-ulama berikutnya. Tanpa mereka, kita tidak mampu mewarisi dan menerapkan Islam dengan baik. Para ulama kemudian merumuskan berbagai bidang keilmuan – seperti ilmu lughah, ilmu tafsir, ilmu fiqih, ilmu ushul fiqih, ilmu hadits, dan sebagainya –untuk memudahkan umat dalam memahami dan mengamalkan Islam. Kita akan sangat kesulitan untuk menentukan mana bagian shalat yang merupakan syarat, rukun, dan sunnah, bila tidak dibimbing oleh para ulama.  Karena itu, Islam sangat memuliakan harkat ulama dan ilmu. Islam tegak diatas ilmu. Jika ilmu agama rusak, maka rusaklah ulama, dan kemudian otomatis, akan rusaklah masyarakat. Karena itu, salah satu masalah serius yang diakibatkan dalam kegiatan orientalisme dalam studi Islam adalah rusaknya ilmu-ilmu Islam.  Salah satu caranya adalah dengan meruntuhkan otoritas ulama. Dan Imam Syafii menjadi salah satu sasaran tembak yang strategis.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam kajiannya terhadap buku-buku Nasr Hamid Abu Zayd —  terutama buku “Al-Imam al-Shafi‘i wa Ta’sis al-Aidiyulujiyyah al-Wasathiyyah”,  peneliti INSISTS Henry Shalahuddin MA menemukan semangat kebencian yang sangat tinggi dari Abu Zayd terhadap Imam Syafii. Sosok Imam Syafi’I, oleh Abu Zayd digambarkan sebagai sosok ulama yang oportunis (penjilat) terhadap para penguasa Bani Abasiyyah. Keoportunisan Imam Syafii dikaitkan dengan kepergian beliau ke Mesir setelah diangkatnya al-Makmun sebagai khalifah dinasti Abbasiyyah. Oleh Abu Zayd, beliau dituduh memilih Mesir sebagai tujuannya semata-mata karena pada saat itu gubernurnya adalah orang Quraisy.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bagi Abu Zayd, kepergian Imam Syafi’i meninggalkan Baghdad yang saat itu diperintah oleh al-Makmun lebih disebabkan karena khalifah ini sangat mendukung madzhab Mu’tazilah, bahkan kemudian meresmikannya menjadi madzhab resmi negara. Ketidaksukaan Imam Syafi’i terhadap Mu’tazilah karena aliran ini tidak mengakui keazalian al-Qur’an yang diwahyukan dalam bahasa Arab, sehingga dengan sendirinya runtuhlah arabisme dan hegemoni Quraisy yang dibangun Imam Syafi’i yang dikaitkan dengan al-Qur’an yang berbahasa Arab-Quraisy.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Semangat kebencian Abu Zayd terhadap Imam Syafii ini kemudian diikuti oleh kalangan liberal di Indonesia. Sebagaimana pernah kita ungkap, sebelum mendekonstruksi hukum-hukum Islam, buku Fiqih Lintas Agama terbitan Paramadina memulainya dengan kecaman dan tuduhan terhadap posisi Imam Syafii.

Ditulis dalam buku ini:  “Kaum Muslim lebih suka terbuai dengan kerangkeng dan belenggu pemikiran fiqih yang dibuat imam Syafi’i.  Kita lupa, imam Syafi’i memang arsitek ushul fiqih yang paling brilian, tapi juga karena Syafi’ilah pemikiran-pemikiran fiqih tidak berkembang selama kurang lebih dua belas abad. Sejak Syafi’i meletakkan kerangka ushul fiqihnya, para pemikir fiqih Muslim tidak mampu keluar dari jeratan metodologinya. Hingga kini, rumusan Syafi’i itu diposisikan begitu agung, sehingga bukan saja tak tersentuh kritik, tapi juga lebih tinggi ketimbang nash-nash Syar’i (Al-Quran dan hadits). Buktinya, setiap bentuk penafsiran teks-teks selalu tunduk di bawah kerangka Syafi’i.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kehebatan Imam Syafii diakui oleh semua ulama dalam Islam, bahkan yang berbeda mazhab sekali pun, seperti Imam Ahmad bin Hanbal. Tetapi, tidak demikian halnya dengan kalangan yang ingin mengubah Islam dan menyeret Islam ke dalam bagian dinamika sejarah, seperti Nasr Hamid Abu Zayd. Bagi kalangan ini, Imam Syafii dianggap sebagai penghalang besar bagi misi mereka. Karena itulah, otoritas dan integritas Imam Syafii mereka coba untuk diruntuhkan. Karena ini sesuai dengan misi Barat dalam liberalisasi agama-agama, maka proyek-proyek yang meruntuhkan otoritas dan integritas ulama-ulama Islam mendapatkan pasaran besar di kalangan akademisi kampus-kampus berlabel Islam.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Di tengah arus penghancuran otoritas ulama seperti itu, kita masih bersyukur, pada Kamis (7 Desember 2006), Dr. Luthfi Fathullah, dosen pasca sarjana UIN Ciputat, meluncurkan bukunya yang dia beri judul “Selangkah Lagi Mahasiswa UIN menjadi Kyai”.  Dalam acara yang berlangsung di kampus UIN Ciputat itu, saya diminta menjadi salah satu pembahas. Melalui karyanya yang ringkas dan padat ini, Luthfi Fathullah ingin membuat ‘arus lain’ di UIN, yang tidak liberal. Secara praktis dia menyarankan bagaimana agar mahasiswa UIN bisa menjadi kyai – dalam arti seorang yang berilmu agama yang benar dan mengamalkan ilmunya dengan baik – sebagaimana para ulama-ulama besar dulu, seperti Imam Syafii, Imam Ghazali, Imam Nawawi, dan sebagainya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Luthfi menekankan pentingnya membangun tradisi ilmu di kalangan mahasiswa dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu agama. Menurutnya, rata-rata ulama membaca dan menulis sekitar 15 jam sehari, sehingga mereka mampu menghasilkan karya-karya besar yang menjadi rujukan umat sepanjang zaman. Luthfi menekankan pentingnya mahasiswa UIN menguasai ilmu-ilmu Islam, seperti bahasa Arab, Ulumul Quran, Ulumul Hadits, Fiqih dan ushul fiqih. Disamping itu, dia menekankan pentingnya niat yang ikhlas dalam mencari ilmu. Keikhlasan itulah yang menjadikan karya-karya para ulama menjadi berkah dan dirujuk oleh umat sepanjang masa.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Gerakan kajian kitab-kitab klasik karya para ulama besar seperti yang dilakukan pesantren Husnayain dan juga berbagai lembaga Islam lainnya perlu mendapat dukungan dan partisipasi luas kaum Muslimin, khususnya kalangan aktivis dakwah. Hanya melalui pengkajian yang serius dan pemahaman keislaman yang benar, umat Islam akan terhindar dari arus penghancuran ilmu dan aqidah Islam di zaman yang penuh dengan fitnah ini. Zaman di mana haq dan bathil sudah dibolak-balik dan diacak-acak (talbisul haqqa bil bathil). Apalagi, dalam merusak keilmuan Islam, kalangan ini juga tak jarang berhujjah dengan Al-Quran, tetapi dengan membuat tafsir sesuai dengan pemahaman dan hawa nafsunya sendiri. Wallahu a’lam. (Depok, 8 Desember 2006/www.hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Hamka dan Pluralisme Agama”

Senin, 04 Desember 2006
Hamka, pernah mundur dari Ketua MUI daripada harus menarik fatwa haramnya merayakan “Natal Bersama” . Apalagi mendukung ‘Pluralisme Agama’ Baca CAP Adian Husaini ke-172
Oleh: Adian Husaini

Pada Selasa, 21 Nopember 2006, Syafii Maarif  menulis kolom resonansi di Republika yang berjudul “Hamka Tentang Ayat 62 Al-Baqarah dan Ayat 69 Al-Maidah”. Hari  itu, saya sedang di Gresik mengisi acara kajian tentang Islam Liberal di Pesantren Maskumambang Gresik, Jawa Timur. Mulai pagi hingga malam hari, bertubi-tubi SMS masuk ke HP saya yang mempersoalkan isi tulisan Syafii Maarif tersebut. Rabu paginya,

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

setibanya di Jakarta, saya baru sempat membaca tulisan Syafii Maarif. Setelah saya cek ke Tafsir al-Azhar, karya Buya Hamka, seperti  yang dirujuk Syafii Maarif, memang ada sejumlah hal yang perlu diperjelas dari tulisan Syafii, agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru terhadap sosok Prof. Hamka, ulama terkenal yang legendaris.

Pluralisme Agama tampaknya memang sudah menjadi alat penghancur aqidah Islam yang sangat intensif disebarkan ke berbagai pelosok. Kamis (30 November 2006), malam, seseorang yang tinggal di satu kota kecil di propinsi Banten, menelepon saya dan meminta untuk datang ke kota itu karena baru saja diselenggarakan satu seminar yang menyebarkan paham “Pluralisme Agama”.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ayat Al-Quran yang dibahas Syafii Maarif memang saat ini sedang  gencar-gencarnya disosialisasikan oleh kalangan pendukung paham Pluralisme Agama untuk menjustifikasi paham Pluralisme Agama, bahwa semua agama adalah merupakan jalan yang sama-sama sah menuju Tuhan yang satu. Tidak peduli siapa pun nama dan sifat Tuhan itu ; dan tidak peduli bagaimana pun cara menyembah Tuhan itu.

Dalam bahasa Nurcholish Madjid: ‘’bahwa setiap agama sebenarnya merupakan ekspresi keimanan terhadap Tuhan yang sama. Ibarat roda, pusat roda itu adalah Tuhan, dan jari-jari itu adalah jalan dari berbagai Agama.’’ Dalam bukunya,  The World’s Religions, Huston Smith juga menulis satu sub-bab berjudul “Many Paths to the Same Summit”. Ia menulis: “Truth is one; sages call it by different names.” (Kebenaran memang satu; orang-orang bijak menyebutnya dengan nama yang berbeda-beda).

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, dalam pandangan Pluralisme Agama – versi transendentalisme – ini, tidak ada agama yang salah, dan tidak boleh satu pemeluk agama yang mengklaim hanya agamanya sendiri sebagai jalan satu-satunya menuju Tuhan. Kalangan Pluralis kemudian mencari-cari dalil dalam kitab sucinya masing-masing untuk mendukung paham ini. Yang dari kalangan Islam biasanya menjadikan QS 2:62 dan 5:69 untuk menjustifikasi pandangannya. Kalangan Hindu pluralis, misalnya,  biasanya suka mengutip Bagawad Gita IV:11: “Jalan mana pun yang ditempuh manusia ke arah-Ku, semuanya Aku terima.”

Tentu saja, legitimasi paham Pluralisme Agama dengan ayat-ayat tertentu dalam kitab suci masing-masing agama mendapatkan perlawanan keras dari masing-masing agama. Tahun 2000, Vatikan telah menolak Paham Pluralisme dengan mengeluarkan dekrit ‘Dominus Jesus’.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tahun 2004, seorang pendeta Kristen di Malang menulis buku serius tentang paham Pluralisme Agama berjudul: “Theologia Abu-Abu: Tantangan dan Ancaman Racun Pluralisme dalam Teologi Kristen Masa Kini”.  Tahun 2005, MUI juga mengeluarkan fatwa yang menolak paham Pluralisme Agama. Dan tahun 2006, Media Hindu juga menerbitkan satu buku berjudul “Semua Agama Tidak Sama.”  Buku ini juga membantah penggunaan ayat dalam Bhagawat Gita IV:11 untuk mendukung paham penyamaan agama yang disebut juga dalam buku ini sebagai paham Universalisme Radikal’.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Penyalahgunaan

Di kalangan kaum Pluralis agama yang beragama Islam, QS 2:62 dan 5:69 biasanya dijadikan legitimasi untuk menyatakan, bahwa umat beragama apa pun, asalkan beriman kepada Tuhan dan Hari Akhir, serta berbuat baik terhadap sesama manusia, maka dia akan mendapat pahala dari Allah dan masuk sorga. Tidak pandang agamanya apa, Tuhannya siapa, dan bagaimana cara menyembah Tuhannya. Karena itu, untuk mendapatkan keselamatan di akhirat, kaum Yahudi dan Kristen, misalnya, tidak perlu beriman kepada Nabi Muhammad saw. Untuk mencari legitimasi, yang sering dijadikan rujukan adalah ‘Tafsir al-Manar’-nya yang ditulis oleh Rasyid Ridha.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Prof. Abdul Aziz Sachedina, misalnya, dalam satu artikelnya berjudul “Is Islamic Revelation an Abrogation of Judaeo-Christian Revelation? Islamic  self-identification”, menyatakan: “Rasyid Ridha tidak mensyaratkan iman kepada kenabian Muhammad bagi kaum Yahudi dan Kristen yang berkeinginan untuk diselamatkan, dan  karena itu, ini secara implisit  menetapkan validitas kitab Yahudi dan Kristen.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sachedina dan sejumlah Pluralis lainnya tidak cermat dan tidak lengkap dalam mengutip Tafsir al-Manar, sehingga berkesimpulan seperti itu. Padahal, dalam Tafsir al-Manar Jilid IV yang membahas tentang keselamatan Ahlul Kitab (Yahudi dan Nasrani), disebutkan, bahwa QS 2:62 dan 5:69 adalah membicarakan keselamatan Ahlul Kitab yang kepada mereka yang dakwah Nabi Muhammad saw tidak sampai. Sedangkan bagi Ahli Kitab yang dakwah Islam sampai kepada mereka (sesuai rincian QS 3:199), Rasyid Ridha menetapkan lima syarat keselamatan, diantaranya: (1) beriman kepada Allah dengan iman yang benar, yakni iman yang tidak bercampur dengan  kemusyrikan dan disertai dengan ketundukan yang mendorong untuk melakukan kebaikan, (2) beriman kepada Al-Quran yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Al-Manar juga menyebutkan, bahwa kaum Yahudi dan Nasrani, tidak bisa disebut ahl al-fathrah, yang berhak memperoleh keselamatan dan tidak ada alasan pemaaf yang bisa membebaskan mereka dari hukuman (lâ ‘udzr lahum dûn al-‘uqûbah), karena mereka masih dapat mengenali ajaran kenabian yang benar.

Dengan logika sederhana sebenarnya kita bisa memahami, bahwa untuk dapat “beriman kepada Allah” dan Hari Akhirat dengan benar dan beramal saleh dengan benar, sebagaimana disyaratkan dalam QS 2:62-dan 5:69, seseorang pasti harus beriman kepada Rasul Allah saw, yaitu Nabi Muhammad saw. Sebab, dalam konsep keimanan Islam, hanya melalui Rasul-Nya, kita dapat mengenal Allah dengan benar; mengenal nama dan sifat-sifat-Nya. Juga, hanya melalui Nabi Muhammad saw, kita dapat mengetahui, bagaimana cara beribadah kepada Allah dengan benar. Jika tidak beriman kepada Nabi Muhammad saw, mustahil manusia dapat mengenal Allah dan beribadah degan benar, karena Allah SWT hanya memberi penjelasan tentang semua itu melalui rasul-Nya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pendapat Hamka

Pendapat Hamka tentang keselamatan kaum non-Muslim dalam pandangan Islam sebenarnya juga tidak berbeda dengan para mufassir terkemuka  yang lain. Termasuk ketika menafsirkan QS 2:62  dan 5:69. Karena itu, Hamka memandang, ayat itu tidak bertentangan dengan QS 3:85 yang menyatakan: “Dan barangsiapa yang mencari selain dari Islam menjadi agama, sekali-kali tidaklah tidaklah akan diterima daripadanya. Dan di Hari Akhirat akan termasuk orang-orang yang rugi.” Jadi, QS 3:85 tidak menasakh QS 2:62 dan 5:69 karena memang maknanya sejalan.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Alasan Hamka bahwa ayat ini tidak menghapuskan ayat 62 – sebagaimana juga dikutip Syafii Maarif – bahwa “Ayat ini bukanlah menghapuskan (nasikh) ayat yang sedang kita tafsirkan ini melainkan memperkuatnya. Sebab hakikat Islam ialah percaya kepada Allah dan Hari Akhirat. Percaya kepada Allah, artinya percaya kepada segala firmanNya, segala Rasulnya dengan tidak terkecuali. Termasuk percaya kepada Nabi Muhammad s.a.w. dan hendaklah iman itu diikuti oleh amal yang shalih.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, Hamka tetap menekankan siapa pun, pemeluk agama apa pun,  akan bisa mendapatkan pahala dan keselamatan, dengan syarat dia beriman kepada segala firman Allah, termasuk Al-Quran, dan beriman kepada semua nabi dan rasul-Nya, termasuk Nabi Muhammad saw. Jika seseorang beriman kepada Al-Quran dan Nabi Muhammad saw, maka itu sama artinya dia telah memeluk agama Islam. Dengan kata lain, dalam pandangan Hamka, siapa pun yang tidak beriman kepada Allah, Al-Quran, dan Nabi Muhammad saw, meskipun dia mengaku secara formal beragama Islam, tetap tidak akan mendapatkan keselamatan. Itulah makna QS 3:85 yang sejalan dengan makna QS 2:62 dan 5:69.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Soal keimanan kepada Nabi Muhammad saw dan Al-Quran itulah yang sejak awal ditolak keras oleh kaum Yahudi dan Nasrani. Orang Yahudi menolak mengimani Nabi Isa dan Nabi Muhammad saw. Dan kaum Nasrani menolak untuk beriman kepada Nabi Muhammad saw. Sedangkan kaum Muslim mengimani Nabi Musa, Nabi Isa, dan juga Nabi Muhammad saw, sebagai penutup para Nabi.

Hamka adalah sosok ulama yang gigih dalam membela aqidah Islam. Tahun 1981, dia memilih mundur dari Ketua Majlis Ulama Indonesia, daripada harus menarik kembali fatwa haramnya merayakan Natal Bersama bagi umat Islam. Beberapa hari kemudian, beliau meninggal dunia. Sosok Hamka sangat jauh bedanya dengan para pengusung paham Pluralisme Agama.  Hamka sangat tegas dalam masalah keimanan.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam catatan ini, kita pernah mengutip satu tulisan Buya Hamka yang berjudul: “Toleransi, Sekulerisme, atau Sinkretisme.”  Di situ, Prof. Hamka menyebut tradisi perayaan Hari Besar Agama Bersama bukan menyuburkan kerukunan umat beragama atau toleransi, tetapi akan menyuburkan kemunafikan. Di akhir tahun 1960-an, Hamka memberikan komentar tentang usulan akan perlunya diadakan perayaan Natal dan Idul Fithri bersama, karena waktunya berdekatan.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Hamka menulis:  “Si orang Islam diharuskan dengan penuh khusyu’ bahwa Tuhan Allah beranak, dan Yesus Kristus ialah Allah. Sebagaimana tadi orang-orang Kristen disuruh mendengar tentang Nabi Muhammad saw dengan tenang, padahal mereka diajarkan oleh pendetanya bahwa Nabi Muhammad bukanlah nabi, melainkan penjahat. Dan Al-Quran bukanlah kitab suci melainkan buku karangan Muhammad saja. Kedua belah pihak,  baik orang Kristen yang disuruh tafakur mendengarkan al-Quran, atau orang Islam yang disuruh mendengarkan bahwa Tuhan Allah itu ialah satu ditambah dua sama dengan satu, semuanya disuruh mendengarkan hal-hal yang tidak mereka percayai dan tidak dapat mereka terima… Pada hakekatnya mereka itu tidak ada yang toleransi. Mereka, kedua belah pihak hanya menekan perasaan, mendengarkan ucapan-ucapan yang dimuntahkan oleh telinga mereka. Jiwa, raga, hati, sanubari, dan otak, tidak bisa menerima. Kalau keterangan orang Islam bahwa Nabi Muhammad saw adalah Nabi akhir zaman, penutup sekalian Rasul. Jiwa raga orang Kristen akan mengatakan bahwa keterangan orang Islam ini harus ditolak, sebab kalau diterima, kita tidak Kristen lagi.  Dalam hal kepercayaan tidak ada toleransi. Sementara sang pastor dan pendeta menerangkan bahwa dosa waris Nabi Adam, ditebus oleh Yesus Kristus di atas kayu palang, dan manusia ini dilahirkan dalam dosa, dan jalan selamat hanya percaya dan cinta dalam Yesus.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita perlu menggarisbawahi  ungkapan Buya Hamka, bahwa “dalam hal kepercayaan tidak ada toleransi.”

Ya, tentu kita maklum, bahwa dalam soal keyakinan memang tidak ada kompromi. Jika kita yakin bahwa Iblis adalah musuh yang nyata, maka tidak mungkin kita juga mengakuinya sebagai teman akrab. Jika seorang Muslim  yakin bahwa Nabi Isa tidak mati di tiang salib, maka tidak mungkin pada saat yang sama dia juga meyakini konsep trinitas dalam Kristen. Lakum dinukum waliya din. Bagi kami agama kami, bagi anda agama anda. Demikianlah sikap yang diajarkan dalam Al-Quran. Kita menghormati keyakinan orang lain, tanpa mengurangi keyakinan kita sebagai seorang Muslim. (Depok, 1 Desember 2006/www.hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Hasil Penelitian Depag tentang Faham Liberal Keagamaan (2)

Senin, 27 November 2006
Peneliti Depag mengatakan, di Surabaya tokoh-tokoh keagamaan banyak mendukung pemikiran Islam Liberal baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-171
Oleh: Adian Husaini

Pada Senin (20 November 2006), saya mengisi acara ceramah dan diskusi tentang Islam Liberal di Pesantren Maskumambang Gresik, Jawa Timur. Sore hari, acara dikhususkan untuk para ustad dan tokoh masyarakat Gresik dan sekitarnya. Saat itu, hadir lebih dari 200 orang. Malam harinya, acara dilakukan dalam bentuk pengajian umum di lapangan terbuka, yang dihadiri ribuan masyarakat dari daerah Gresik dan Lamongan. Bahkan, banyak jamaah dari jauh yang datang dengan kendaraan truk.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Saya terkejut menyaksikan besarnya minat masyarakat Gresik untuk mendengarkan pemaparan tentang Islam Liberal. Menurut pimpinan pesantren, hal itu disebabkan masalah paham liberal keagamaan – yang lebih populer dengan sebutan ‘Islam Liberal’ – sudah disebarkan sampai ke pelosok-pelosok kampung dan perguruan tinggi Islam. Pesantren pun terkena getahnya, karena ada alumninya yang terkena virus liberal ketika kuliah di perguruan tinggi tertentu.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Disamping itu, pesantren Maskumambang memang pesantren tua yang memiliki tradisi ilmu yang cukup baik dan memiliki ribuan alumni yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Pesantren ini dipimpin oleh seorang kyai cerdas dan kharismatis bernama KH Nadjih Ahjat (71 tahun), yang kini juga duduk sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia. Disamping mengajar dan berceramah, Kyai Nadjih Ahjat juga seorang penulis buku yang handal dan penerjemah sejumlah kitab berbahasa Arab.  Saya sudah mengenal nama Kyai Nadjih sejak duduk di bangku SMAN 2 Bojonegoro, sekitar tahun 1981. Salah satu bukunya yang berjudul ‘Iman Jalan Menuju Hidup Sukses’, merupakan salah satu buku bacaan favorit saya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Buku ini memberikan dorongan semangat yang tinggi agar seorang muslim dapat meraih prestasi-prestasi besar dalam kehidupan dengan tetap berpegang dasar iman yang kuat.

Kepada ribuan masyarakat muslim itulah, saya membacakan hasil penelitian Litbang Departemen Agama tentang apa itu paham Islam Liberal, yang sebagian telah kita ungkapkan pada catatan yang lalu. Salah satu yang membuat mereka takjub adalah pendapat bahwa umat boleh menyembah Tuhan apa saja, dengan cara apa saja, dan juga pandangan bahwa Al-Quran bukan lagi dianggap wahyu yang suci, tetapi merupakan produk budaya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tentulah masyarakat Jawa Timur masih mengingat peristiwa yang menghebohkan yang terjadi di IAIN Surabaya bulan Mei lalu, ketika seorang dosennya menginjak lafaz Allah yang ditulisnya sendiri, dengan alasan bahwa tulisan itu tidak suci. Si dosen juga berpendapat, bahwa Al-Quran adalah produk budaya dan tulisannya tidak suci. Kepada masyarakat yang hadir saya menjelaskan, bahwa cara pikir liberal itu memang sudah diajarkan di sejumlah perguruan tinggi Islam.

Dan tentu saja, cara pikir seperti itu adalah sesuatu yang sangat keliru. Sesuatu tulisan, karena merupakan simbol dari Yang Maha Suci, maka tulisan itu menjadi suci.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jangankan tulisan yang menjadi simbol nama Allah, tulisan yang menjadi simbol nama Presiden saja akan berbeda nilainya dengan tulisan yang menjadi simbol nama kecoa atau tikus. Cobalah kaum liberal yang menyatakan tulisan Allah dan Al-Quran tidak suci itu datang kepada Presiden SBY. Di depan Presiden, tulislah namanya pada secarik kertas, kemudian injaklah tulisan itu dengan kaki, dengan mata sedikit membelalak, sebagaimana dilakukan oleh dosen IAIN Surabaya ketika menginjak lafaz Allah. Normalnya, Presiden SBY pasti tersinggung dan marah dengan tindakan yang melecehkan namanya itu. Bagaimana dengan Allah, jika nama-Nya dengan sengaja diinjak oleh manusia?  Bukankah sangat wajar jika Allah murka jika nama-Nya saja diinjak oleh makhluk-Nya?! Dalam soal keimanan dan peribadahan, Allah sudah mengutus Rasul-Nya yang terakhir, yakni Nabi Muhammad saw, untuk mengenalkan nama-Nya, sifat-sifat-Nya, dan bagaimana cara menyembah-Nya yang benar. Maka, sebagai kaum Muslim, kita tidak melakukan ibadah secara sembarangan, melainkan harus berdasarkan petunjuk dan contoh dari Rasulullah saw. Kita tidak shalat secara sembarangan. Kita takbir, membaca al-Fatihah, ruku’, I’tidal, sujud, salam, dan sebagainya, sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh utusan Allah. Para ulama tidak mengarang tata cara ibadah dalam Islam. Mereka hanya merumuskan apa-apa yang dicontohkan oleh Rasulullah saw.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tetapi, anehnya, kaum liberal lalu berteriak, “Boleh menyembah tuhan apa saja, dan boleh menyembah Tuhan dengan cara apa saja. Semua benar. Tidak ada yang salah!.

Tentu saja pendapat kaum liberal yang masih mengaku Islam ini sangat ajaib dalam pandangan Islam. Tetapi, yang memprihatinkan kita, sejumlah peneliti Litbang Departemen Agama, malah memberikan dukungan kepada paham liberal, dan menyudutkan kaum Muslim yang tidak mau mengikuti paham liberal tersebut. Kaum Muslim yang tidak liberal diberi cap-cap dan julukan-julukan yang melecehkan atau menyudutkan, seperti cap Muslim fundamentalis, muslim konservatif, muslim kerdil, dan sebagainya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Misalnya, peneliti Depag yang meneliti paham keagamaan liberal di lingkungan UIN Jakarta, menulis:

“Gagasan-gagasan keislaman liberal tentunya sangat berbeda dengan pemahaman keislaman kaum fundamentalis sehingga menimbulkan forum permusuhan antara kalangan fundamentalis dengan liberal ketika duduk satu meja pada forum-forum diskusi yang melibatkan kedua pihak.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Peneliti yang melakukan penelitian di lingkungan IAIN Surabaya juga menulis kesimpulan:

“Di Surabaya, akademisi dan tokoh-tokoh keagamaan secara substansial banyak mendukung pemikiran Islam Liberal, meskipun menolak istilah liberal pada dirinya. Istilah liberal, sebaiknya tidak usah digunakan dalam pergulatan wacana keagamaan, sehingga tidak ada klaim-klaim yang membingungkan. Konflik pemikiran antara kalangan Muslim “liberal” yang menurut saya adalah Islam “rasional” dengan kalangan muslim “kerdil” yang menurut saya adalah Islam “irrasional” mungkin harus dipahami sebagai konflik pemikiran biasa, karena dengan itu akan lahir dinamika keagamaan yang sehat, yang penting tidak ada konflik fisik.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Peneliti faham liberal di lingkungan IAIN Sumatera Utara menulis dalam laporannya: “Faham yang seringkali bertentangan dengan faham liberal adalah doktrin konservatif yang secara sederhana menyatakan dukungannya terhadap pemeliharaan status quo.”  Cara penamaan dikotomis ini memang bagian dari strategi untuk mengkampanyekan paham liberal dalam Islam. Sama dengan cara George W. Bush dalam memerangi terorisme dengan mengatakan: “either you are with us or with the terrorists”;   ikut AS atau ikut teroris; menjadi liberal atau menjadi muslim kerdil, radikal, militan, dan sebagainya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Penggunaan istilah dikotomis ini seringkali menjebak. Sampai ada peneliti Depag yang tampaknya tidak mendukung paham Islam Liberal pun ikut-ikutan membuat istilah dikotomis dalam laporan penelitiannya. Ia menulis dalam laporan penelitian di Makassar:

“Pemikiran keagamaan yang diungkapkan oleh mereka yang mengaku dirinya berpaham liberal banyak mendapat tanggapan negatif dari kelompok konservatif. Puncaknya dengan dikeluarkannya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 2005 yang menolak paham liberal, agaknya menjadi sinyal bahwa ada wacana seputar agama di Indonesia yang problematis.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dari berbagai contoh tersebut kita bisa melihat, bagaimana kuatnya cengkeraman pola pikir dikotomis yang dikembangkan para ilmuwan Barat dalam memandang fenomena pemikiran keagamaan. Istilah-istilah yang berasal dari fenonema masyarakat Kristen di Barat kemudian dipaksakan masuk ke dalam khazanah keilmuan dalam studi keislaman. Sangatlah tidak mudah menjebol hegemoni penggunaan istilah-istilah Barat dalam pemikiran dan studi Islam yang sudah terlanjur mencengkeram otak para profesor, doktor, dan peneliti di kalangan akademisi Muslim dewasa ini.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tentu saja kita tidak apriori dengan penggunaan istilah-istilah asing, dari mana pun datangnya, asalkan itu tidak bertentangan dan tidak merusak konsep-konsep dasar dalam Islam. Sebagaimana beberapa kali kita catat, penggunaan istilah-istilah ‘fundamentalis’, ‘radikal’, ‘militan’, dalam tradisi Kristen-Yahudi sangat tidak sesuai jika diaplikasikan untuk Islam.  Sama halnya, kita juga tidak bisa secara sembarangan menggunakan istilah-istilah Islam untuk kaum Kristen-Yahudi.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Misalnya, dalam khazanah Islam, seorang Muslim yang beriman, bertaqwa kepada Allah dan beramal shalih,  kita sebut termasuk dari Muslimin yang muttaqin dan shalihin. Maka, kita tidak patut menyebut George W.  Bush – yang dikenal fanatik terhadap agama Kristen – sebagai seorang Nasrani yang termasuk orang-orang yang shalihin dan  muttaqin. Andaikan George W. Bush mati dalam Perang di Iraq,  tidak patut kita sebut ia telah ‘mati syahid’.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itulah, setiap ilmuwan Muslim seyogyanya berhati-hati dalam mengambil istilah dari Yahudi, Kristen, Barat, atau dari mana saja. Seorang ilmuwan Muslim harusnya tidak latah dalam menjiplak istilah dari agama atau peradaban lain. Misalnya, karena banyak kaum Kristen dan Yahudi sudah menjadi sekular dan mendukung negara sekular, lalu dengan latah menyatakan, bahwa kaum Muslim juga harus menjadi sekular dan mendukung negara sekular, sebagaimana kaum Kristen dan Yahudi. Pikiran seperti ini terlalu sederhana dan tidak berpikir panjang, bahwa ada banyak perbedaan yang mendasar antara karakteristik agama Islam dengan ajaran Kristen/Yahudi.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Akibat pikiran sederhana itu, maka Islam harus dirombak habis-habisan, disekularkan, diliberalkan. Aqidah Islam harus dibongkar dengan paham Pluralisme Agama. Syariah Islam harus dibubarkan dan diganti dengan hukum-hukum sekular. Dengan konsep negara sekular, maka pemerintah tidak boleh membatasi agama yang diakui. Semua agama harus diperlakukan sama.

Padahal, AS dan negara-negara Barat lain pun juga tidak memperlakukan kaum Islam sama dengan Kristen! Sebagai Muslim, seharusnya kita menghindarkan kelatahan-kelatahan dalam mengikuti tradisi Yahudi dan Kristen.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sekularisasi dan liberalisasi sendiri telah merepotkan banyak kaum Kristen, dan kini dijejalkan kepada kaum Muslim, dengan dukungan dana besar-besaran dari negara-negara Barat. Dari hasil penelitian Depag itu kita bisa melihat, bagaimana kuatnya cengkeraman paham liberal itu di lingkungan perguruan tinggi dan institusi Islam. Institusi yang diharapkan menjaga dan mengembangkan Islam sudah terasuki paham-paham liberal yang jelas-jelas meruntuhkan bangunan aqidah dan syariah Islam.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bahkan, dari hasil penelitian di lingkungan UIN Jakarta, diteliti tentang satu organisasi mahasiswa UIN Jakarta (Formaci) yang berpaham liberal yang pernah menolak kewajiban jilbab di UIN, mendukung sekularisasi,  menolak penerapan syariat Islam di berbagai daerah, dan mendukung perkawinan beda agama. Dengan berpegang kepada paham kebebasan berpikir dan atas dasar kemanusiaan, anggota Formaci sering menjadi saksi pernikahan beda agama. Ditulis dalam laporan penelitian ini:

“Seseorang yang sudah pacaran 5 tahun kemudian mau menikah terhalang oleh perbedaan agama, memberi arti bahwa agama hanyalah sebagai penghalang bagi terlaksananya niat baik dua insan untuk membangun rumah tangga.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Berbeda dengan organisasi-organisasi Islam lainnya, sistem kepengurusan dalam Formaci dipilih melalui rapat umum anggota yang disebut dengan ‘konsili’ –satu istilah yang biasa digunakan dalam tradisi Katolik dimana para uskup dan tokoh Gereja berkumpul untuk memutuskan masalah-masalah dan doktrin penting dalam Gereja Katolik.  Entah mengapa dan dengan tujuan apa istilah itu diambil oleh Formaci, bukannya menggunakan istilah-istilah munas, mukernas, kongres, muktamar, dan sebagainya.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Demikianlah realitas tentang perkembangan liberalisme keagamaan sebagaimana hasil penelitian Litbang Departemen Agama. Penelitian ini telah membuka mata kita lebih jauh tentang fenomena liberalisasi Islam di Indonesia. Semoga umat Islam Indonesia dapat mengambil hikmah dari hasil penelitian ini dan menyiapkan diri lebih baik lagi dalam bidang keilmuan untuk mencegah berkembangnya paham yang jelas-jelas merusak agama Islam ini. Wallahu a’lam. [Depok, 24 November 2006/www.hidayatullah.com].

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Hasil Penelitian Depag tentang Faham Liberal Keagamaan”

Senin, 20 November 2006
Menyedihkan hasil penelitian Depag terbaru tentang pluralisme agama. Al-Quran, katanya “produk budaya”.  Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-170

Oleh: Adian Husaini

Departemen Agama, melalui Badan Litbang dan Diklatnya, telah melakukan penelitian tentang ‘Faham-faham keagamaan liberal pada masyarakat perkotaan’. Hasil penelitian itu dipresentasikan pada 15 November 2006 di Jakarta, di hadapan sejumlah peneliti, perwakilan berbagai ormas keagamaan, dan lembaga swadaya masyarakat. Penelitian dilakukan di sejumlah kota besar: Jakarta, Medan, Yogyakarta, Bandung, Makassar, dan Surabaya. Untuk kalangan Kristen, dilakukan penelitian di Nusa Tenggara Timur dan Menado, dan untuk kasus Hindu dilakukan penelitian di Denpasar Bali.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ketika melakukan penelitian perkembangan paham keagamaan liberal di lingkungan masyarakat Muslim, para peneliti Depag menfokuskan penelitiannya di seputar lingkungan UIN/IAIN. Di Medan, misalnya, penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara dengan sejumlah dosen IAIN Sumatera Utara. Ada sejumlah masalah yang dijadikan indikator dalam penelitian, seperti (1) masalah hubungan antara agama dengan negara, (2) masalah Pluralisme Agama, (3) masalah hak beragama, (4) kebebasan berpikir (berijtihad), (5) perkawinan beda agama dan masalah poligami, (6) masalah kebenaran, (7) Hak asasi manusia (8) masalah jender, (9) masalah demokrasi.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ditulis dalam hasil penelitian ini: “Mengenai masalah pluralisme, mereka tidak sependapat dengan MUI sebab kalau semua agama itu sama, berarti bukan plural lagi. Plural itu artinya banyak, paham yang mengakui adanya perbedaan dalam kelompok dan masyarakat. Dengan mengembangkan paham pluralisme, menjadikan pandangan keagamaan seseorang tidak ekstrem, longgar tetapi tidak sampai menganggu keimanannya, kepanatikan berkurang dan menghargai orang lain. Memang implikasi sikap pluralisme tersebut bisa membuat iman seseorang berkurang. Untuk itu dalam mengajarkan ajaran agama untuk tingkat TK/SD ditanamkan emosi dan rasa keagamaan. Untuk tingkat SMA diajarkan tentang kemajemukan, sehingga mereka menghargai antara faham yang satu dengan faham yang lain. Menurut Amiur Nuruddin, pluralisme agama berarti semua agama mempunyai dasar dan keyakinan yang dianut oleh masing-masing penganut, dan kita menghargai masing-masing agama untuk mengembangkan ajaran agama masing-masing, jadi pluralisme tidak menganggap semua agama sama. Dalam Islam harus menerima keragaman paham keagamaan secara internal dan tidak boleh mamaksakan suatu faham kepada kelompok lain. Kalau hal ini dikembangkan akan terjadi konflik horisontal diantara umat Islam. Maka Pak Amiur tidak setuju terhadap tindakan suatu kelompok yang mengeksekusi terhadap kelompok yang dianggap sempalan.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Itulah hasil penelitian Departemen Agama terhadap persepsi sejumlah dosen IAIN Sumatera Utara terhadap paham Pluralisme Agama. Yang disebut Pak Amiur Nuruddin adalah Dekan Fakultas Syariah IAIN Sumatera Utara. Tampak dalam penelitian itu, bahwa Dekan Fakultas Syariah itu setuju dengan paham Pluralisme Agama, dan tidak memahami masalah paham Pluralisme Agama, sebagaimana dibahas dalam studi agama-agama di dunia saat ini. Dia mendefinisikan Pluralisme Agama sebagai “paham yang mengakui adanya perbedaan dalam kelompok dan masyarakat.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sehingga dengan mengembangkan paham pluralisme, menjadikan pandangan keagamaan seseorang tidak ekstrem, longgar tetapi tidak sampai menganggu keimanannya, kepanatikan berkurang dan menghargai orang lain.

Kesimpulan ini sangat aneh. Pluralisme Agama, sebagaimana didefinisikan dan biasa dikaji dalam studi agama-agama, bukanlah paham yang seperti itu. Dalam fatwa MUI pun sudah ditegaskan, bahwa Islam mengakui dan menghormati perbedaan. Hanya saja, itu disebut sebagai ‘pluralitas’.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tetapi, dalam Pluralisme Agama, — sebagaimana sering kita bahas dalam Catatan ini – agama-agama memang dipandang sama-sama sah sebagai jalan menuju Tuhan yang sama. Dalam bahasa Nurcholish Madjid, agama-agama adalah ibarat jari-jari roda yang menuju kepada pusat roda (tuhan) yang sama. Dalam bahasa Huston Smith dan Seyyed Hossen Nasr, agama-agama diibaratkan sebagai jalan yang berbeda-beda menuju ke puncak (tuhan) yang sama.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, MUI tidak salah ketika mendefinisikan bahwa Pluralisme Agama adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif; oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup berdampingan di surga.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itu, kita patut merasa heran dengan pandangan Dekan Fakultas Syariah IAIN Sumatera Utara itu tentang paham Pluralisme Agama, sebagaimana diungkap dalam hasil penelitian Depag tersebut. Ditambah lagi, redaksi yang digunakan pun bertentangan satu dengan lainnya. Pada satu kalimat dikatakan, bahwa dengan mengembangkan paham Pluralisme, maka tidak sampai mengganggu keimanannya. Tetapi pada kalimat berikutnya ditulis, bahwa implikasi sikap pluralisme tersebut bisa membuat iman seseorang berkurang.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Masalah Pluralisme Agama merupakan tantangan sangat serius bagi  agama-agama yang ada, sehingga para tokoh agama dan cendekiawan agama-agama, baik dari kalangan Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan sebagainya, telah melakukan kajian yang serius tentang masalah ini.

Karena itu, kita sangat amat layak untuk bersedih hati menyimak pendapat seorang profesor doktor dari IAIN Sumatera Utara yang juga Dekan Fakultas Syariah itu tentang paham Pluralisme Agama.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Hasil penelitian di Kota Medan ini ditutup dengan rekomendasi peneliti Depag tersebut: “untuk kelompok yang mengembangkan pemikiran baru di Kota Medan ini alangkah baiknya kalau membentuk semacam lembaga, seperti JIL di Jakarta, LKIs di Yogyakarta, atau Paramadina, sehingga bisa disusun agenda diskusi, sehingga nantinya dapat menghasilkan produk pemikiran yang  terdokumentasikan, sehingga bisa juga dinikmati orang lain. Kepada MUI agar berhati-hati mengeluarkan statemennya, agar tidak mematikan semangat berpikir yang tumbuh di kalangan generasi muda, yang sedang mekar-mekarnya.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Berdasarkan rekomendasi penelitian di Kota Medan itu, kita memahami, bahwa si peneliti Depag itu sudah memiliki kerangka pikir liberal dan menganjurkan agar di Kota Medan juga dibentuk lembaga penyebar paham keagamaan liberal. Tentu saja, ini PR berat bagi Menteri Agama saat ini yang dikenal cukup kritis terhadap paham-paham liberalisme keagamaan.

Bahwa diantara anak buahnya, justru menganjurkan disebarkannya paham liberal. Bagi umat Islam, tentu ini musibah dan tantangan besar.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita lanjutkan menelaah hasil penelitian di Kota Yogyakarta, yang diberi judul “Faham Islam Liberal Masyarakat Kota Yogyakarta”. Menjelaskan sejumlah faham liberal, diantaranya tentang “Memaknai teks al-Quran dan al-Hadits secara liberal dengan mengutamakan semangat religio etik”, penelitian ini mencatat:

“Al-Quran bukan lagi dianggap sebagai wahyu suci dari Allah SWT kepada Muhammad saw, melainkan merupakan produk budaya (muntaj tsaqafi) sebagaimana yang digulirkan oleh Nasr Hamid Abu Zaid. Metode tafsir yang digunakan adalah hermeneutika, karena metode tafsir konvensional dianggap sudah tidak sesuai dengan zaman. Amin Abdullah mengatakan bahwa sebagian tafsir dan ilmu penafsiran yang diwarisi umat Islam selama ini dianggap telah melenggengkan status quo dan kemerosotan umat Islam secara moral, politik, dan budaya. Hermeneutika kini sudah menjadi kurikulum resmi di UIN/IAIN/STAIN seluruh Indonesia. Bahkan oleh perguruan tinggi Islam dinusantara ini hermeneutika makin digemari. Terhadap Al-Hadits tetap harus ada kritik terhadap perawi-perawi hadits, kritik terhadap hadits-hadits mutawatir, bahkan terhadap ideologi Islam. Menurut Zuly Qadir bahwa yang menjadi salah satu kunci dari penafsiran agama adalah tidak ada tafsir dan pemahaman absolut terhadap agama. Dalam menyikapi perbedaan, Islam Liberal tidak menjustifikasi benar atau salah.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Membaca kutipan hasil penelitian itu, kita bisa melihat, bagaimana parahnya cara berpikir kaum liberal yang berkutat di sekitar UIN Yogya tersebut. Mereka tidak lagi menganggap Al-Quran sebagai wahyu suci. Mereka sudah menggeser ilmu tafsir dan mengganti dengan hermeneutika yang ujung-ujungnya menghasilkan pemahaman relativisme tafsir. Mereka juga tidak menentukan sikap terhadap yang benar dan yang salah.

Jika kita membaca pandangan mereka, berdasarkan hasil penelitian ini, maka sungguh kita amat sangat patut khawatir terhadap anak-anak kita yang sekarang sedang menuntut ilmu di Yogyakarta dan dicekoki dengan paham-paham yang menggerus keyakinan Islam secara sistematis tersebut. Sampai-sampai antara yang benar dan yang salah pun sudah tidak bisa membedakan lagi.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Padahal, sebagai Muslim, kita diwajibkan menjalankan amar ma’ruf nahi munkar: memperjuangkan yang benar dan melawan kemunkaran. Jika seorang yang masih mengaku Muslim tetapi sudah tidak mengakui kesucian Al-Quran, tidak mengakui kebenaran hadits mutawatir, tidak tahu lagi mana yang benar dan mana yang salah, lalu, apa lagi yang tersisa dari sebuah makna keislaman?

Tentang masalah ‘kebebasan beragama’ dilaporkan dalam penelitian ini bahwa Islam Liberal berpendapat: “Semua agama sebenarnya merupakan ekspresi keimanan terhadap Tuhan yang sama, memiliki tujuan dan mengabdi pada Tuhan yang sama, dan kebenaran itu ada pada semua agama… Mengklaim agama sendiri paling benar akan menempatkan seseorang pada sikap eksklusif partikular dan hanya akan menimbulkan disharmoni antar umat beragama.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Juga ditulis dalam laporan ini, bahwa dalam masalah theologi, Islam Liberal berpendapat : ‘’Tuhan apapun yang disembah oleh umat, tidak menjadi masalah. Di sisi lain Tuhan tidak berhak menghukum manusia karena tidak menyembahnya (atheis), karena hal ini bukan wewenang Tuhan untuk mengatur manusia, karena sudah masuk dalam ruang privat.”

Dalam masalah ritual ditulis: “Manusia meyakini akan kebenaran adanya Tuhan. Karena kebenaran berada bukan pada satu keyakinan dan agama, maka cara untuk “menyapa” dan mendekatkan diri pada Tuhan juga mengalami keberagaman. Umat Islam memiliki ritual sendiri. Demikian pula Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan agama-agama lainnya. Yang terpenting adalah bahwa semua agama sama dan tujuan peribadatan agama-agama itu adalah satu tujuan, Tuhan Yang Satu.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tentang nikah beda agama, dicatat dalam penelitian ini: “Larangan nikah beda agama menurut Islam Liberal dipandang sudah tidak relevan lagi, karena sesuai dengan tuntunan Al-Quran bahwa Al-Quran mnganut pandangan universal tentang martabat manusia yang sederajat, tanpa melihat perbedaan agama.”

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Salah satu kesimpulan dari penelitian di Yogya ini menyatakan:

‘’Arus perkembangan pemikiran Islam Liberal di Kota Yogyakarta bermula dari Kampus IAIN Sunan Kalijaga (kini UIN Sunan Kalijaga) pada dekade tahun 1980-an oleh para dosen dan akademisi kampus melalui kajian-kajian keislaman yang diikuti oleh para mahasiswa. Materi hermeneutika dan pemikiran orientalis barat sudah menjadi kajian resmi di UIN Sunan Kalijaga. Hermeneutika dianggap sebagai sebuah kebenaran yang harus disampaikan kepada umat.’’

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Itulah beberapa contoh hasil penelitian Departemen Agama tentang faham liberal keagamaan di Yogyakarta. Membaca paham yang dikembangkan oleh mereka yang berpaham liberal tersebut, kita berharap, semoga kita tidak termasuk bagian dari mereka. Mudah-mudahan umat Islam diselamatkan dari fitnah yang disebarkan oleh mereka. Sebab, tentulah musibah besar, jika dari kampus yang berlabel Islam dan bernaung di bawah Departemen Agama justru lahir dan disebarkan paham-paham yang secara jelas sangat destruktif terhadap aqidah dan syariat Islam.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jika ada yang menyatakan semua agama sama, semua manusia boleh menyembah tuhan apa saja, boleh melakukan ritual dengan cara apa saja, maka apa yang masih bisa kita komentari dari pernyataan yang amat sangat bodoh dan keterlaluan dalam melecehkan Allah itu ? Untuk menghadap kepala sekolah saja ada aturannya. Untuk menemui George Bush pun ada aturannya. Lalu, kaum Liberal mengatakan, untuk menghadap Allah boleh dan sah dengan menggunakan cara apa saja! Bukankah ini sangat keterlaluan?

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tapi itulah mereka. Kita tentu tidak setuju dengan pendapat itu. Kita meyakini, Allah telah mengutus utusan-Nya yang terakhir, yaitu Nabi Muhammad saw, untuk menjelaskan kepada kita, siapa Allah sebenarnya, sifat-sifat dan nama-Nya, dan juga bagaimana cara kita menyembah Allah SWT dengan benar.

Maka, jika seseorang tidak mengimani kenabian Muhammad saw, sangatlah mustahil dia dapat mengenal dan menyembah Allah dengan benar. Karena itulah, syahadat adalah rukun islam yang pertama dan pintu gerbang untuk masuk Islam.

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Maka, membaca hasil penelitian Depag ini, kita semakin jelas melihat, di mana sebenarnya posisi Islam Liberal! Tentu kita berharap, Depag akan sangat serius menangani masalah ini. Apalagi, jika gagasan itu disebarkan oleh lembaga atau pegawai-pegawai yang ada di bawah naungannya. Wallahu a’lam. [Depok, 17 November 2006/www.hidayatullah.com].

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – KOLEKSI PUISI UCAPAN SELAMAT ULTAH ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Mendiskusikan Jilbab di Pusat Studi Al-Qur’an”

Sabtu, 23 September 2006
Dr.Quraish Shihab tetap berpendapat jilbab adalah masalah khilafiah, pendapat ganjil menurut pandangan ulama Salaf. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-163

Oleh: Adian Husaini

Hari Kamis, (21/9/2006), saya diundang untuk membedah buku Prof. Dr. Quraish Shihab yang berjudul “Jilbab, Pakaian Wanita Muslimah: Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendekiawan Kontemporer”.   Tempatnya di Pusat Studi Al-Quran, Ciputat, lembaga yang dipimpin oleh Quraish Shihab sendiri. Hadir sebagai pembicara adalah Quraish Shihab, Dr. Eli Maliki, Dr. Jalaluddin Rakhmat, dan saya sendiri.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Acara ini mendapat sambutan yang cukup hangat. Ruangan yang tersedia tidak mampu menampung ratusan hadirin.  Banyak peserta harus berdiri, karena kehabisan tempat duduk. Bertindak sebagai moderator adalah Dr. Mukhlis Hanafi, doktor tafsir lulusan Universitas al-Azhar Kairo, yang baru beberapa bulan kembali ke Indonesia. Ketika masih di Kairo, Mukhlis Hanafi sendiri sudah menulis satu makalah yang mengkritik pendapat Quraish Shihab tentang jilbab. Dr. Eli Maliki, doktor bidang fiqih — yang juga lulusan Al-Azhar – mendadak menggantikan Dr. Anwar Ibrahim, anggota Komisi Fatwa MUI yang berhalangan hadir.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Prof. Quraish Shihab – seperti biasanya – dengan tenang mengawali paparannya yang ‘kontroversial’ tentang jilbab. Sudah lama ia mempunyai pendapat bahwa jilbab adalah masalah khilafiah – satu pendapat yang ganjil menurut pandangan para ulama Islam terkemuka.

Dalam bukunya tersebut, Quraish menyimpulkan, bahwa: “ayat-ayat al-Quran yang berbicara tentang pakaian wanita mengandung aneka interpretasi.” Juga, dia katakan: “bahwa ketetapan hukum tentang batas yang ditoleransi dari aurat atau badan wanita bersifat zhanniy yakni dugaan.”

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Masih menurut Quraish, “Perbedaan para pakar hukum itu adalah perbedaan antara pendapat-pendapat manusia yang mereka kemukakan dalam konteks situasi zaman serta kondisi masa dan masyarakat mereka, serta pertimbangan-pertimbangan nalar mereka, dan bukannya hukum Allah yang jelas, pasti dan tegas.

Di sini, tidaklah keliru jika dikatakan bahwa masalah batas aurat wanita merupakan salah satu masalah khilafiyah, yang tidak harus menimbulkan tuduh-menuduh apalagi kafir mengkafirkan. (hal. 165-167). Dalam bukunya yang lain,   “Wawasan Al-Quran”, (cetakan ke-11, tahun 2000), hal. 179), Quraish juga sudah menulis: “Bukankah Al-Quran tidak menyebut batas aurat? Para ulama pun ketika membahasnya berbeda pendapat.”

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pandangan Quraish Shihab tersebut mendapat kritik keras dari Dr. Eli Maliki. Membahas QS 24:31 dan 33:59, Eli Maliki menjelaskan, bahwa Al-Quran sendiri sudah secara tegas menyebutkan batas aurat wanita, yaitu seluruh tubuh, kecuali yang biasa tampak, yakni muka dan telapak tangan. Para ulama tidak berbeda pendapat tentang masalah ini. Yang berbeda adalah pada masalah: apakah wajah dan telapak tangan wajib ditutup? Sebagian mengatakan wajib menutup wajah, dan sebagian lain menyatakan, wajah boleh dibuka.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Saya sendiri berkeberatan dengan kesimpulan Quraish Shihab bahwa jilbab adalah masalah khilafiah. Saya katakan, yang menjadi masalah khilafiah adalah masalah muka dan telapak tangan, telapak kaki dan sebagian tangan sampai pergelangan, jika ada hajat yang mendesak.

Kesimpulan Quraish Shihab – bahwa jilbab adalah masalah khilafiah — seyogyanya diklarifikasi, bahwa yang menjadi masalah khilafiyah diantara para ulama tidak  jauh-jauh dari masalah “sebagian tangan, wajah, dan sebagian kaki”; tidak ada perbedaan diantara para ulama tentang wajibnya menutup dada, perut, punggung, paha, dan pantat  wanita, misalnya.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kesimpulan ini perlu dipertegas, agar tidak ada salah persepsi diantara pembaca, bahwa ‘batas aurat wanita’ memang begitu fleksibel, tergantung situasi dan kondisi.

Menurut Yusuf Qaradhawi, di kalangan ulama sudah ada kesepakatan tentang masalah ‘aurat wanita yang boleh ditampakkan’. Ketika membahas makna “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali apa yang biasa tampak daripadanya” (QS 24:31), menurut Qaradhawi, para ulama sudah sepakat bahwa yang dimaksudkan itu adalah “muka” dan “telapak tangan”.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Imam Nawawi dalam al-Majmu’, menyatakan, bahwa aurat wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangannya. Diantara ulama mazhab Syafii ada yang berpendapat, telapak kaki bukan aurat. Imam Ahmad menyatakan, aurat wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali wajahnya saja.

Diantara ulama mazhab Maliki ada yang berpendapat, bahwa wanita cantik wajib menutup wajahnya, sedangkan yang tidak cantik hanya mustahab. Qaradhawi menyatakan —  bahwa aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan – adalah pendapat Jamaah sahabat dan tabi’in sebagaimana yang tampak jelas pada penafsiran mereka terhadap ayat: “apa yang biasa tampak daripadanya.” (Dikutip dari buku Fatwa-Fatwa Kontemporer (Terj. Oleh Drs. As’ad Yasin), karya Dr. Yusuf Qaradhawi, (Jakarta: GIP, 1995), hal. 431-436).

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pendapat semacam ini bukan hanya ada di kalangan sunni. Di kalangan ulama Syiah juga ada kesimpulan, bahwa ‘’apa yang biasa tampak daripadanya’’ ialah ‘’wajah dan telapak tangan’’ dan perhiasan yang ada di bagian wajah dan telapak tangan. Murtadha Muthahhari menyimpulkan, “… dari sini cukup jelas bahwa menutup wajah dan dua telapak tangan tidaklah wajib bagi wanita, bahkan tidak ada larangan untuk menampakkan perhiasan yang terdapat pada wajah dan dua telapak tangan yang memang sudah biasa dikenal, seperti celak dan kutek  yang tidak pernah lepas dari wanita.” (Lihat, Murtadha Muthahhari, Wanita dan Hijab (Terj. Oleh Nashib Musthafa), (Jakarta: Lentera Basritama, 2002).

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bahkan, dalam buku Wawasan Al-Quran, Quraish Shihab sendiri sudah mengungkapkan, bahwa para ulama besar, seperti Said bin Jubair, Atha, dan al-Auza’iy berpendapat bahwa yang boleh dilihat hanya wajah wanita, kedua telapak tangan, dan busana yang dipakainya. (hal. 175-176).

Membaca kesimpulan buku Quraish Shihab tersebut, dapat menimbulkan pengertian, bahwa konsep “aurat wanita” dalam Islam bersifat “kondisional”, “lokal” dan temporal”. Kesimpulan ini “cukup riskan” karena bisa membuka pintu bagi “penafsiran baru” terhadap hukum-hukum Islam lainnya, sesuai dengan asas lokalitas, seperti yang sekarang banyak dilakukan sejumlah orang dalam menghalalkan perkawinan antara muslimah dengan laki-laki non-Muslim, dengan alasan, QS 60:10 hanya berlaku untuk kondisi Arab waktu itu, karena rumah tangga Arab didominasi oleh laki-laki.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sedangkan sekarang, karena wanita sudah setara dengan laki-laki dalam rumah tangga – sesuai dengan prinsip gender equality – maka hukum itu sudah tidak relevan lagi. Bahkan, berdasarkan penelitian, lebih baik jika istrinya yang muslimah, dibandingkan jika suaminya yang muslim tetapi istrinya non-Muslim. Sebab, sekitar 70 persen anak ternyata ikut agama ibunya.

Dari pendapat para ulama yang otoritatif, bisa disimpulkan, bahwa ayat-ayat al-Quran yang berbicara tentang aurat dan pakaian wanita adalah bersifat universal, berlaku untuk semua wanita, sebagaimana ketika ayat-ayat al-Quran dan hadits Nabi yang berbicara tentang salat, jual beli, pernikahan, haid, dan sebagainya. Ayat-ayat itu tidak bicara hanya untuk orang Arab. Makanya yang diseru dalam QS 24:31 adalah “mukminat”. Itu bisa dipahami, sebab tubuh manusia juga bersifat universal. Tidak ada bedanya antara tubuh wanita Arab, wanita Jawa, wanita Amerika, wanita Cina, wanita Papua, dan sebagainya. Bentuknya juga sama.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itu, pakaian dan aurat wanita juga bersifat universal. Sebuah koran nasional pernah memberitakan, sebuah sekolah menengah di AS melarang wanitanya mengenakan pakaian yang memperlihatkan belahan dadanya, karena dapat mengganggu konsentrasi para pelajar laki-laki, yang lebih suka melihat belahan dada wanita ketimbang pelajaran di kelas.

Hingga kini, di Inggris misalnya, tidak boleh melakukan aksi demonstrasi di jalan raya dengan bertelanjang bulat.

Karena sifatnya yang universal, maka tidak bisa dibenarkan – di daerah mana pun – wanita  betelanjang dada – dengan alasan sudah menjadi “kebiasaan” sukunya. Pakaian koteka tetap salah, dan mereka yang berkoteka diupayakan secara bertahap supaya menutup auratnya.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jika disepakati bahwa konsep teks al-Quran adalah bersifat “universal” dan “final” maka hukum-hukum yang dikandungnya juga bersifat “final” dan “universal” – tentu dengan memperhatikan faktor ‘illah.

Sebagai taushiyah, saya sampaikan kepada Prof. Quraish Shihab, bahwa melontarkan pendapat seperti itu tentang jilbab, bukanlah tindakan yang bijak. Di tengah arus budaya pornografi dan pornoaksi dan melanda masyarakat, dan munculnya arus budaya jilbab di kalangan wanita muslimah, penerbitan buku Jilbab karya Quraish Shihab ini, menurut saya,  bukanlah tindakan yang bijaksana. Apalagi, diterbitkan oleh sebuah lembaga yang terhormat seperti Pusat Studi Al-Quran.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ditambah lagi, meskipun ini hanya sebuah pendapat, tetapi pendapat ini bukan keluar dari seorang Inul Daratista atau seorang Asmuni, melainkan keluar dari seorang mufassir Al-Quran yang paling terkenal saat ini di Indonesia.

Pendapat Prof. Dr. Quraish Shihab tentang jilbab dan fakta seorang putrinya yang tidak mengenakan jilbab dijadikan legitimasi oleh satu Majalah untuk melegitimasi tentang tidak perlunya wanita mengenakan jilbab. Majalah ini pada 22 Maret 2005, menulis judul
cover: “TERHORMAT MESKI TANPA JILBAB.”

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dr. Eli Maliki juga mengkritik sikap Prof. Quraish Shihab yang tidak mentarjih satu pendapat di antara para ulama, dan menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat luas untuk memilih pendapat-pendapat yang bermacam-macam. Padahal, kata Dr. Eli, tugas ulama adalah memimbing masyarakat, dengan menunjukkan mana pendapat yang lebih kuat, dibandingkan dengan yang lain. Seorang mahasiswi yang hadir mengaku bingung membaca buku Quraish dan takut membawa buku itu ke tempat asalnya, karena buku itu ia nilai bisa membingungkan.

Menghadapi semua kritik itu, Quraish Shihab tidak berubah dengan pendapatnya. Ia tetap menyatakan, bahwa jilbab adalah masalah khilafiah. Padahal, dalam bukunya, Quraish hanya merujuk kepada pemikiran seorang pemikir liberal Mesir yaitu Muhammad Asymawi.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Quraish bersikap kritis terhadap Muhammad Syahrur, tetapi tidak kritis terhadap Asymawi. Quraish tetap bertahan dengan pendapatnya, bahwa mengenakan jilbab yang menutup seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan adalah ‘sebuah anjuran’, bukan kewajiban.

Eli Maliki juga mengkritik pendapat Quraish ini, dan menyatakan, bahwa mengenakan jilbab adalah sebuah kewajiban, yang jelas-jelas dinyatakan dalam Al-Quran. Quraish Shihab, meskipun bertahan dengan pendapatnya, bahwa jilbab adalah sebuah anjuran, namun dia mengaku telah mengajurkan keluarganya untuk memakai jilbab.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dan ia berharap, para muslimah yang berjilbab, tidak lantas melepas jilbabnya,  karena membaca pendapatnya. Quraish juga menekankan, bahwa ‘daerah-daerah rawan wanita’ tetap wajib untuk ditutup.

Menurut saya, karena begitu jelasnya perintah Al-Quran, dan padunya pendapat para sahabat Nabi, para tabiin, tabi’ut tabi’in, dan para ulama sesudahnya, tentang kewajiban mengenakan jilbab, lebih aman jika kita mengikuti pendapat yang menyatakan bahwa jilbab adalah kewajiban yang jelas. Jika ada yang belum mampu mengenakan jilbab – karena berbagai alasan – sebaiknya tidak mengubah hukum jilbab. Lebih baik mengakui bahwa ada kekurangan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Walhasil, diskusi itu memang belum tuntas. Quraish Shihab tetap dengan pendapatnya semula. Kita pun sudah menyampaikan nasehat dan pendapat-pendapat untuk Quraish Shihab secara langsung. Kewajiban kita sudah selesai. Sekarang kita serahkan kepada Allah SWT.

Semoga masyarakat tidak dibuat bingung dengan pendapat Quraish Shihab tentang jilbab. Lebih aman jika masyarakat mengikuti pendapat para ulama yang sejak zaman Sahabat Nabi hingga kini telah bersepakat tentang kewajiban wanita menutup seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangannya. Bagaimana pun, harus diakui, pendapat Quraish Shihab tentang jilbab, adalah pendapat yang ganjil, di kalangan ulama kaum Muslimin. Meskipun dia dikenal sebagai pakar tafsir, namun dalam hal ini, menurut saya, pendapatnya jelas keliru. Mudah-mudahan di masa mendatang, Quraish Shihab bersedia meralat pendapatnya. Wallahu a’lam.  (Jakarta, 23 September 2006/www.hidayatullah.com ).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Mengajak Jalaluddin Rakhmat Bertobat “

Sabtu, 30 September 2006
Jalaluddin Rakhmat, memanipulasi ayat untuk mendukung gagasan Pluralisme Agama. Cara seperti ini sama saja dengan “menjual minyak babi bercap onta”. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke 164

Oleh: Adian Husaini

Pada tanggal 19 September 2006 lalu, bertempat di kampus Universitas Paramadina Jakarta, saya diundang untuk membahas buku baru dari Dr. Jalaluddin Rakhmat yang berjudul “Islam dan Pluralisme: Akhlak Quran Menyikapi Perbedaan.” Sejak awal, saya sebenarnya enggan melayani perdebatan tentang Pluralisme Agama, karena berdasarkan pengalaman, selama ini, perdebatan seperti itu tidak banyak membawa manfaat.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tetapi, karena ada pertimbangan khusus, undangan itu saya terima. Beberapa pekan sebelumnya, saya sudah bertemu dengan Jalaluddin Rakhmat, yang biasanya dipanggil sebagai Kang Jalal. Dalam forum tersebut Jalal menyatakan, bahwa “menjadi orang Kristen yang beramal shalih lebih baik daripada menjadi orang muslim yang jahat”. Saya sempat kirim SMS mempertanyakan ucapan dia tersebut.

Dengan niat ingin berdakwah dan menjelaskan kekeliruan pandangan “Pluralisme Agama” tersebut di kampus Paramadina, saya bersedia menghadiri forum tersebut. Ternyata forum itu sangat ramai. Pengunjung berjubel memadati ruangan. Maka, sedapat mungkin, saya mencoba menjelaskan kekeliruan paham Pluralisme Agama, termasuk yang disampaikan oleh Jalaluddin Rakhmat melalui bukunya tersebut. Untuk itu, pada malam itu, saya luncurkan juga buku baru saya yang berjudul “Pluralisme Agama: Parasit bagi Agama-agama”.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Salah satu yang saya kritik keras adalah cara Jalaluddin Rakhmat dalam mengutip dan menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dia katakan sebagai “ayat pluralis”. Tampak, ada pemutarbalikkan makna ayat-ayat Al-Quran dengan tujuan untuk melegitimasi pandangan Pluralisme Agama, seolah-olah Pluralisme Agama adalah paham yang dibenarkan oleh Al-Quran . Cara seperti ini sama saja dengan “menjual minyak babi tetapi diberi cap onta”. Ayat-ayat Al-Quran ditafsirkan dengan semaunya sendiri untuk membenarkan paham yang salah.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam bukunya tersebut, misalnya, Jalal mengutip, pendapat Rasyid Ridha dalam Kitab Tafsir al-Manar Jilid I:336-338, tentang penafsiran QS al-Baqarah: 62, yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Kristen, dan kaum Shabiin, siapa saja yang beriman kepada Allah, Hari Akhir, dan beramal shalih, maka mereka akan mendapatkan pahala dari sisi Allah dan tidak ada ketakutan dan kekhawatiran atas mereka.”

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam ayat ini, menurut Jalal yang mengutip Rasyid Ridha, kaum Yahudi dan Kristen akan dapat meraih keselamatan meskipun tidak beriman kepada Nabi Muhammad saw. Jadi, untuk meraih keselamatan, seseorang hanya disyaratkan beriman kepada Allah, iman kepada hari pembalasan, dan beramal saleh – tanpa wajib beriman kepada kenabian Muhammad saw. Bahkan, Jalaluddin Rakhmat juga menyatakan:

“Bertentangan dengan kaum eksklusivis adalah kaum pluralis. Mereka berkeyakinan bahwa semua pemeluk agama mempunyai peluang yang sama untuk memperoleh keselamatan dan masuk sorga. Semua agama benar berdasarkan kriteria masing-masing. Each one is valid within its particular culture. Mereka percaya rahmat Allah itu luas.”

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pendapat semacam ini sudah pernah dikemukakan oleh tokoh Pluralis Agama Prof. Abdul Aziz Sachedina, yang menulis:

“Rashid Rida does not stipulate belief in the prophethood of Muhammad for the Jews and Christians desiring to be saved, and hence implicitly maintains the salvific validity of both the Jewish and Christian revelation.” (Terjemahan bebasnya: Rasyid Ridha tidak mensyaratkan iman kepada kenabian Muhammad bagi kaum Yahudi dan Kristen yang berkeinginan untuk diselamatkan, dan karena itu, ini secara implisit menetapkan validitas kitab Yahudi dan Kristen). (Lihat Abdul Aziz Sachedina, “Is Islamic Revelation an Abrogation of Judaeo-Christian Revelation? Islamic Self-identification in the Classical and Modern Age, dalam Hans Kung and Jurgen Moltman, Islam: A Challenge for Christianity, (London: SCM Press, 1994)).

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Baik Jalaluddin Rakhmat atau Sachedina sama-sama bersikap manipulatif dalam menampilkan pendapat Muhamamd Abduh dan Rasyid Ridha tentang keselamatan Ahli Kitab. Mereka hanya mengutip Tafsir al-manar Jilid I, dan tidak melanjutkan telaahnya kepada bagian lain Tafsir al-Manar. Jalaluddin Rakhmat bahkan menyimpulkan bahwa Rasyid Ridha seolah-olah merupakan seorang pluralis. Padahal, jika mereka mau menelaah bagian Tafsir al-Manar lainnya, akan dapat menemukan pendapat Mohammad Abduh atau Rasyid Ridha yang sangat berbeda dengan kesimpulan mereka itu.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam forum di Paramadina tersebut, saya bawakan fotokopian Tafsir al-Manar Jilid IV yang membahas tentang keselamatan Ahlul Kitab, yang dengan tegas menyebutkan, bahwa bahwa QS al-Baqarah:62 tersebut adalah membicarakan keselamatan Ahlul Kitab yang dakwah Nabi (Islam) tidak sampai menurut yang sebenarnya kepada mereka, sehingga kebenaran agama Islam tidak tampak bagi mereka. Karena itu, mereka diperlakukan seperti Ahlul Kitab yang hidup sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sedangkan bagi Ahli Kitab yang dakwah Islam sampai kepada mereka, Rasyid Ridha menggunakan QS Ali Imran ayat 199 sebagai landasannya. Kepada mereka ini, untuk meraih keselamatan, maka harus memenuhi lima syarat, yaitu:

(1) beriman kepada Allah dengan iman yang benar, yakni iman yang tidak bercampur dengan kemusyrikan dan disertai dengan ketundukan yang mendorong untuk melakukan kebaikan, (2) beriman kepada al-Quran yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad. (3) beriman kepada kitab-kitab yang diwahyukan bagi mereka, (4) rendah hati (khusyu’), (5) tidak menjual ayat-ayat Allah dengan harta benda dunia.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Abduh mengakui adanya Ahli Kitab yang memenuhi kelima syarat itu, hanya saja jumlahnya sedikit, dan mereka itu merupakan orang-orang pilihan dalam hal ilmu, keutamaan, dan ketajaman penglihatan batin. Mereka tersembunyi dalam lipatan-lipatan sejarah atau di lereng-lereng gunung dan pelosok-pelosok negeri, dan oleh agama resmi mereka malah dituduh sebagai kafir dan pengikut ajaran sesat.

Itulah pendapat Abduh dan Ridha tentang keselamatan Ahli Kitab sebagaimana ditulis dalam Tafsir al-Manar, yang secara gegabah dimanipulasi oleh Abdul Aziz Sachedina dan Jalaluddin Rakhmat. Tindakan memanipulasi pendapat mufassir semacam ini adalah tindakan yang sangat tidak terpuji, apalagi digunakan untuk mendukung paham Pluralisme Agama, yang sama sekali tidak dilakukan oleh Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. Jika mau mendukung paham Pluralisme Agama, lakukanlah dengan fair dengan membuat tafsir sendiri, baik Tafsir Jalaluddin Rakhmat atau Tafsir Sachedina, tanpa memanipulasi pendapat ulama atau tokoh yang lain.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dengan logika sederhana kita bisa memahami, bahwa untuk dapat “beriman kepada Allah” dengan benar dan beramal saleh dengan benar, seseorang pasti harus beriman kepada Rasul Allah saw. Sebab, hanya melalui Rasul-Nya, kita dapat mengenal Allah dengan benar; mengenal nama dan sifat-sifat-Nya. Juga, hanya melalui Nabi Muhammad saw, kita dapat mengetahui, bagaimana cara beribadah kepada Allah dengan benar. Jika tidak beriman kepada Nabi Muhammad saw, mustahil manusia dapat mengenal Allah dan beribadah dengan benar, karena Allah SWT hanya memberi penjelasan tentang semua itu melalui rasul-Nya.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sejak lama Jalaluddin Rakhmat dikenal sebagai pakar dan jago komunikasi massa. Kata-katanya mengalir dan bisa menyihir orang yang mendengarnya. Saya melihat, bagaimana hebatnya dia dalam mempengaruhi orang, apalagi yang tidak sempat mengecek sendiri ayat-ayat atau tafsir Al-Quran yang dikutipnya.

Saya berpikir, alangkah sayangnya, kepandaian dan kehebatan itu jika digunakan untuk menyesatkan manusia. Padahal, jika kepandaian itu digunakan untuk mengajak manusia ke jalan Allah, akan sangat bermanfaat, bagi diri Jalaluddin Rakhmat sendiri, maupun bagi umat Islam secara keseluruhan. Selama ini, Jalaluddin Rakhmat banyak dikenal sebagai penyebar ide-ide Syiah di Indonesia. Entah mengapa, dia sekarang meloncat lagi menjadi penyebar ide-ide Pluralisme Agama, yang amat sangat kacau dan merusak.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tampilnya Jalaluddin Rakhmat sebagai penyebar ide Pluralisme Agama tentu saja menambah darah baru bagi para pendukung paham ini. Tetapi, jika ditelaah, argumentasi yang digunakan masih seputar itu-itu juga. Ayat-ayat yang dikutip dalam Al-Quran juga dipilih-pilih yang seolah-olah mendukung paham Pluralisme Agama. Tetapi, karena pendukung paham ini kadang begitu pandai dalam mengutip ayat-ayat al-Quran, bukan tidak mungkin akan banyak orang yang tertipu, menyangka ‘’minyak babi’’ yang dijajakan mereka sebagai ‘’minyak onta’’.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dengan masuknya Jalaluddin Rakhmat ke dalam barisan penyebar paham ini, maka sekarang, bagi umat Islam, sudah makin jelas, di barisan mana Jalaluddin Rakhmat berada. Di akhir presentasi saya, secara terbuka, saya mengajak Jalaluddin Rakhmat untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar, dengan meninggalkan paham Pluralisme Agama dan kembali kepada iman Islam. Saya sudah berusaha sekuat tenaga untuk menjelaskan kekeliruan mereka. Jika mereka tidak mau menerima, tugas saya untuk menyampaikan sudah selesai. Terserah mereka, Jalaluddin Rakhmat dan pendukung Pluralisme Agama lainnya, untuk mengambil sikap.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Di atas semua itu, sebagai Muslim, kita patut merenungkan firman Allah SWT:

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian lainnya perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu.” (QS Al-An’am:112)

Mudah-mudahan, sebagai Muslim yang mengimani kebenaran Islam, kita tidak termasuk ke dalam barisan musuh para Nabi. Amin. (Jakarta, 29 September 2006/www.hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Tuhan Kita: Allah!”

Senin, 18 September 2006
Kaum Pluralis mengatakan, semua agama menuju Tuhan yang satu. Padahal kelompok-kelompok Kristen berbeda  penggunaan nama Tuhan mereka. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-162

Oleh: Adian Husaini, MA

Salah satu pandangan yang senantiasa dilempar oleh kaum Pluralis Agama dalam ‘mengelirukan’ pemikiran kaum Muslim, adalah mengatakan, “semua agama adalah jalan yang berbeda-beda menuju Tuhan yang satu”.

Mereka mengatakan, soal nama “Yang Satu” itu tidaklah penting. Yang Satu itu dapat dinamai Allah, God, Lord, Yahweh, The Real, The Eternal One, dan sebagainya. Bagi mereka, nama Tuhan tidak penting. Ada yang menulis: “Dengan nama Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih, Tuhan Yang Maha Penyayang, Tuhan Segala agama.”

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita ingat, dulu, ada cendekiawan terkenal yang mengartikan kalimat syahadat dengan:  “Tidak ada tuhan (dengan t kecil), kecuali Tuhan (dengan T besar).

Tradisi yang tidak tahu dan tidak mempersoalkan nama Tuhan bisa kita telusuri dari tradisi Yahudi. Kaum Yahudi, hingga kini, masih berspekulasi tentang nama Tuhan mereka.

Dalam konsep Judaism (agama Yahudi), nama Tuhan tidak dapat diketahui dengan pasti. Kaum Yahudi modern hanya menduga-duga, bahwa nama Tuhan mereka adalah Yahweh. The Concise Oxford Dictionary of World Religions menjelaskan ‘Yahweh’ sebagai “The God of Judaism as the ‘tetragrammaton YHWH, may have been pronounced. By orthodox and many other Jews, God’s name is never articulated, least of all in the Jewish liturgy.”

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena tidak memiliki tradisi sanad yang sampai kepada Nabi Musa a.s. maka kaum Yahudi tidak dapat membaca dengan pasti empat huruf “YHWH”. Mereka hanya dapat menduga-duga, empat huruf konsonan itu dulunya dibaca Yahweh. Karena itu, kaum Yahudi Ortodoks tidak mau membaca empat huruf mati tersebut, dan jika ketemu dengan empat konsonan tersebut, mereka membacanya dengan Adonai (Tuhan).

Spekulasi Yahudi tentang nama Tuhan ini kemudian berdampak pada konsepsi Kristen tentang “nama Tuhan” yang sangat beragam, sesuai dengan tradisi dan budaya setempat. Di Mesir dan kawasan Timur Tengah lainnya, kaum Kristen menyebut nama Tuhan mereka dengan lafaz “Alloh”,  sama dengan orang Islam; di Indonesia mereka melafazkan nama Tuhannya menjadi “Allah”; dan di Barat kaum Kristen menyebut Tuhan mereka dengan “God” atau “Lord”.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bagi orang Kristen, “Allah” bukanlah nama diri, seperti dalam konsep Islam. Tetapi, bagi mereka, “Allah” adalah sebutan untuk “Tuhan itu” (al-ilah). Jadi, bagi mereka, tidak ada masalah, apakah Tuhan disebut God, Lord, Allah, atau Yahweh. Yang penting, sebutan itu menunjuk kepada “Tuhan itu”. Ini tentu berbeda dengan konsep Islam.

Di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir, muncul kelompok-kelompok Kristen yang menolak penggunaan nama “Allah” untuk Tuhan mereka dan menggantinya dengan kata “Yahwe”. Tahun 1999, muncul kelompok Kristen yang menamakan dirinya Iman Taqwa Kepada Shirathal Mustaqim (ITKSM)  yang melakukan kampanye agar kaum Kristen menghentikan penggunaan lafaz Allah. Kelompok ini kemudian mengganti nama menjadi Bet Yesua Hamasiah (BYH). Kelompok ini mengatakan: “Allah adalah nama Dewa Bangsa Arab yang mengairi bumi. Allah adalah nama Dewa yang disembah penduduk Mekah.”

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kelompok ini juga menerbitkan Bibel sendiri dengan nama Kitab Suci Torat dan Injil yang pada halaman dalamnya ditulis Kitab Suci 2000.  Kitab Bibel versi BYH ini mengganti kata “Allah” menjadi “Eloim”, kata “TUHAN” diganti menjadi “YAHWE”; kata “Yesus” diganti dengan “Yesua”, dan “Yesus Kristus” diubah menjadi “Yesua Hamasiah”.

Berikutnya, muncul lagi kelompok Kristen yang menamakan dirinya “Jaringan   Gereja-gereja Pengagung Nama Yahweh” yang menerbitkan Bibel sendiri dengan nama “Kitab Suci Umat Perjanjian Tuhan ini”.  Kelompok ini menegaskan, “Akhirnya nama “Allah” tidak dapat dipertahankan lagi.”  (Tentang kontroversi penggunaan nama Allah dalam Kristen, bisa dilihat dalam buku-buku I.J. Setyabudi, Kontroversi Nama Allah, (Jakarta: Wacana Press, 2004); Bambang Noorsena, The History of Allah, (Yogya: PBMR Andi, 2005); juga Herlianto, Siapakah Yang Bernama Allah Itu? (Jakarta: BPK, 2005, cetakan ke-3).

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Itulah tradisi Yahudi-Kristen dalam soal penyebutan nama Tuhan. Sayangnya, oleh sebagian kaum Muslim atau orientalis Barat, tradisi Yahudi dan Kristen ini kemudian dibawa ke dalam Islam. Pada berbagai terjemahan Al-Quran dalam bahasa Inggris, kita menemukan tindakan yang tidak tepat, yaitu menerjemahkan semua lafaz Allah dalam Al-Quran menjadi “God”. Dalam konsep Islam,  Allah adalah nama diri (ismul ‘alam/proper name)dari Dzat Yang Maha Kuasa.

Maka, seharusnya, lafaz  “Allah” dalam Al-Quran tidak diterjemahkan ke dalam sebutan lain, baik diterjemahkan dengan “Tuhan”, “God”, atau “Lord”.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Beberapa terjemahan Al-Quran bahasa Inggris telah menerjemahkan lafaz Allah menjadi God. Misalnya, Abdullah Yusuf Ali – dalam The Holy Qur’an — menerjemahkan “Bismillah” dengan “In the name of God”.

Begitu juga, “Alhamdulillah” diterjemahkan dengan “Praise be to God”, dan “Qul Huwallahu ahad” diterjemahkan dengan “Say: He is God, the One and Only”. Kasus yang sama – penerjemahan nama Allah menjadi God – juga bisa dilihat dalam Terjemah al-Quran bahasa Inggris yang dilakukan oleh J.M.

Rodwell (terbitan J.M. Dent Orion Publishing Group, London, 2002. Terbit pertama oleh Everyman tahun 1909). Harusnya, kata Allah dalam al-Quran tidak diterjemahkan, karena “Allah” adalah nama. Seperti halnya kita tidak boleh menerjemahkan kata “President Bush” dengan “Presiden semak”, atau nama Menlu AS “Rice” dengan “Menteri Nasi”.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Menurut Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas, sesuai dengan konsep Pandangan Hidup Islam (Islamic worldview) yang bersifat otentik dan final, maka konsep Islam tentang Tuhan, juga bersifat otentik dan final. Itu disebabkan, konsep Tuhan dalam  Islam, dirumuskan berdasarkan wahyu dalam Al-Quran yang juga bersifat otentik dan final.

Konsep Tuhan dalam Islam memiliki sifat yang khas yang tidak sama dengan konsepsi Tuhan dalam agama-agama lain, tidak sama dengan konsep Tuhan dalam tradisi filsafat Yunani; tidak sama dengan konsep Tuhan dalam filsafat Barat modern atau pun dalam tradisi mistik Barat dan Timur. (Syed Muhammad Naquib al-Attas, Prolegomena to the Metaphysic of Islam, (Kuala Lumpur: ISTAC, 1995).

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bait pertama dalam Aqidah Thahawiyah yang ditulis oleh Abu Ja’far ath-Thahawi (239-321H), dan disandarkan pada Imam Abu Hanifah, Abu Yusuf, Imam Syaibani, menyatakan: “Naquulu fii tawqiidillaahi mu’taqidiina – bitawfiqillaahi: Innallaaha waahidun laa syariikalahu.”  Dalam Kitab Aqidatul Awam – yang biasa diajarkan di madrasah-madrasah Ibtidaiyah – ditulis bait pertama kitab ini: “Abda’u bismillaahi wa-arrahmaani—wa bi-arahiimi daa’imil ihsani.” Ayat pertama dalam al-Quran juga  berbunyi “Bismillahirrahmaanirrahiimi”, dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Tuhan, dalam Islam, dikenal dengan nama Allah. Lafaz  ‘Allah’ dibaca dengan bacaan yang tertentu. Kata “Allah” tidak boleh diucapkan sembarangan, tetapi harus sesuai dengan yang dicontohkan Rasulullah saw, sebagaimana bacaan-bacaan ayat-ayat dalam Al-Quran.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dengan adanya ilmul qiraat yang berdasarkan pada sanad – yang sampai pada Rasulullah saw – maka kaum Muslimin tidak menghadapi masalah dalam penyebutan nama Tuhan. Umat Islam juga tidak berbeda pendapat tentang nama Tuhan, bahwa nama Tuhan yang sebenarnya ialah Allah.

Dengan demikian, “nama Tuhan”, yakni “Allah” juga bersifat otentik dan final, karena menemukan sandaran yang kuat, dari sanad mutawatir yang sampai kepada Rasulullah saw. Umat Islam tidak melakukan ‘spekulasi filosofis’ untuk menyebut nama Allah, karena nama itu sudah dikenalkan langsung oleh Allah SWT – melalui Al-Quran, dan diajarkan langsung cara melafalkannya oleh Nabi Muhammad saw.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam konsepsi Islam, Allah adalah nama diri (proper name) dari Dzat Yang Maha Kuasa, yang memiliki nama dan sifat-sifat tertentu. Sifat-sifat Allah dan nama-nama-Nya pun sudah dijelaskan dalam al-Quran, sehingga tidak memberikan kesempatan kepada terjadinya spekulasi akal dalam masalah ini. Tuhan orang Islam adalah jelas, yakni Allah, yang SATU, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada sesuatu pun yang
serupa dengan Dia. (QS 112). Dan syahadat Islam pun begitu jelas: “La ilaha illallah, Muhammadur Rasulullah” — Tidak ada tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah”. Syahadat Islam ini tidak boleh diterjemahkan dengan “Tidak ada tuhan kecuali Tuhan dan Yang Terpuji adalah utusan Allah”.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kaum Muslim di seluruh dunia – dengan latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda – juga menyebut dan mengucapkan nama Allah dengan cara yang sama. Karena itu, umat Islam praktis tidak mengalami perbedaan yang mendasar dalam masalah konsep ‘Tuhan’. Karen Armstrong menulis dalam bukunya:

“Al-Quran sangat mewaspadai spekulasi teologis, mengesampingkannya sebagai zhanna, yaitu menduga-duga tentang sesuatu yang tak mungkin diketahui atau dibuktikan oleh siapa pun. Doktrin Kristen tentang Inkarnasi dan Trinitas tampaknya merupakan contoh pertama zhanna dan tidak mengherankan jika umat Muslim memandang ajaran-ajaran itu sebagai penghujatan.” (Karen Armstrong, Sejarah Tuhan (Terj), 2001), hal. 199-200).

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bagi kaum Pluralis Agama, siapa pun nama Tuhan tidak menjadi masalah, karena biasanya mereka memandang, agama adalah bagian dari ekspresi budaya manusia yang sifatnya relatif. Karena itu, tidak manjadi masalah, apakah Tuhan disebut Allah, God, Lord, Yahweh, dan sebagainya. Mereka juga mengatakan, bahwa semua ritual dalam agama adalah menuju Tuhan yang satu, siapa pun nama-Nya. Nurcholish Madjid, misalnya, menyatakan, bahwa:

“…  setiap agama sebenarnya merupakan ekspresi keimanan terhadap Tuhan yang sama. Ibarat roda, pusat roda itu adalah Tuhan, dan jari-jari itu adalah jalan dari berbagai Agama.” (Lihat, buku Tiga Agama Satu Tuhan,  (1999), hal. xix).

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Seorang Pluralis pendatang baru, juga menulis dalam buku terbarunya, “Semua agama itu kembali kepada Allah. Islam, Hindu, Budha, Nasrani, Yahudi, kembalinya kepada Allah.”

Pandangan yang menyatakan, bahwa semua agama menyembah Tuhan yang sama, yaitu Allah, adalah pandangan yang keliru. Hingga kini, sebagaimana dipaparkan sebelumnya, di kalangan Kristen saja, muncul perdebatan sengit tentang penggunaan lafal “Allah” sebagai nama Tuhan. Sebagaimana kaum Yahudi, kaum Kristen sekarang juga tidak memiliki ‘nama Tuhan’ secara khusus. Kaum Hindu, Budha, dan pemeluk agama-agama lain juga tidak mau menggunakan lafaz “Allah” sebagai nama Tuhan mereka.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kaum musyrik dan Kristen Arab memang menyebut nama Tuhan mereka dengan “Allah” sama dengan orang Islam.  Nama itu juga kemudian digunakan oleh Al-Quran. (Al-Quran memang menyebutkan, jika kaum musyrik Arab ditanya tentang siapa yang menciptakan langit dan bumi, maka mereka akan menyebut “Allah”. (Lihat QS 29:61, 43:87).

Tetapi, perlu dicatat, bahwa Al-Quran menggunakan kata  yang sama namun dengan konsep yang berbeda. Bagi kaum musyrik Arab, Allah adalah salah satu dari Tuhan mereka, disamping tuhan Lata, Uza, Hubal, dan sebagainya. Karen Armstrong menyebut, ketika Islam datang,  ‘Allah’ dianggap sebagai ‘Tuhan Tertinggi dala keyakinan Arab kuno’. (Lihat, Karen Armstrong, op cit, hal. 190).

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itu, dalam pandangan Islam, mereka melakukan tindakan syirik terhadap Allah. Sama dengan kaum Kristen,  yang dalam pandangan Islam, juga telah melakukan tindakan syirik dengan mengangkat Nabi Isa sebagai Tuhan. Karena itulah, Nabi Muhammad saw – sesuai dengan ketentuan QS al-Kafirun – menolak ajakan kaum musyrik Quraisy untuk melakukan penyembahan kepada Tuhan masing-masing secara bergantian.

Jadi, tidak bisa dikatakan, bahwa orang Islam menyembah Tuhan yang sama dengan kaum kafir Quraisy. Jika menyembah Tuhan yang sama, tentulah Nabi Muhammad saw akan memenuhi ajakan kafir Quraisy.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Katakan, hai orang-orang kafir!  Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan  penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi peyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku.” (QS 109).

QS al-Kafirun ini menjadi dalil bahwa karena konsep Tuhan yang berbeda – meskipun namanya sama, yaitu Allah —  dan cara beribadah yang tidak sama pula, maka tidak bisa  dikatakan bahwa kaum Muslim dan kaum kafir Quraisy menyambah Tuhan yang sama. Itu juga menunjukkan, bahwa konsep Tuhan kaum Quraisy  dipandang salah oleh Allah dan Rasul-Nya. Begitu juga cara (jalan) penyembahan kepada Allah. Karena itulah, nabi Muhammad dilarang mengikuti ajakan kaum kafir Quraisy untuk secara bergantian menyembah Tuhan masing-masing.

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebagai Muslim, kita meyakini, Islam adalah agama yang benar. Tuhan kita Allah, yang nama-Nya  diperkenalkan langsung dalam Al-Quran. Tidaklah patut kita membuat teori-teori yang berasal dari spekulasi akal, dengan menyama-nyamakan Allah dengan yang lain, atau menserikatkan Allah dengan yang lain, sebagaimana dilakukan oleh orang-orang yang mengaku Pluralis Agama. Wallahu a’lam. (Bojonegoro, 15 September 2006/www.hidayatullah.com ).

Catatan Akhir Pekan adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI PERKAWINAN ROMANTIS – KUMPULAN PUISI-PUISI UCAPAN SELAMAT MENIKAH – KOLEKSI PUISI PERNIKAHAN ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Mengenal Yahudi Liberal”

Sabtu, 09 September 2006
Paham liberali telah menggeser agama Yahudi membolehkan perkawinan homoseks. Ini pula yang pernah diusulkan kalangan mahasiswa IAIN Semarang. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-161

Oleh: Adian Husaini

Di tengah arus liberalisasi Islam di Indonesia, ada baiknya jika sekali waktu, kita menengok berbagai berita tentang pemikiran dan aktivitas Yahudi Liberal (Liberal Judaism). Simaklah, misalnya, sebuah berita di http://www.pinknews.co.uk, yang berjudul ”Liberal Judaism launches gay marriage ceremonies in Britain.” (25-11-2005).  Dalam berita yang ditulis oleh Benjamin Cohen ini, disebutkan, bahwa Yahudi Liberal merupakan kelompok agama Yahudi pertama yang memberikan pelayanan jasa perkawinan homoseks. Di kalangan Yahudi Liberal, memang sudah banyak pemuka-pemuka agama (rabbi) yang gay maupun lesbian. Dengan diadakannya seremoni perkawinan sejenis tersebut, maka perkawinan sejenis (homoseksual) bagi kaum Yahudi sudah diakui sama statusnya dengan perkawinan lain jenis (heteroseksual) di kalangan otoritas Rabbi Liberal (Liberal Rabbinic authorities).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita, umat Islam, perlu mencermati perkembangan kaum Yahudi liberal tersebut. Sebab, apa yang sudah terjadi pada kaum dan agama Yahudi, kini sedang diterapkan untuk Islam. Di sejumlah situs internet, kita bisa menyaksikan, kaum Yahudi liberal sudah melakukan perombakan besar-besaran terhadap agama mereka, agar agama mereka bisa menyesuaikan dengan nilai-nilai Barat modern. Pengesahan perkawinan homoseksual adalah salah satu contohnya. Di Inggris, misalnya, kaum Yahudi liberal juga sudah memiliki sinagog sendiri, terpisah dengan aliran-aliran Yahudi lainnya.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kaum Yahudi Ortodoks yang dipimpin oleh Rabbi Sir Jonathan Sacks, menyatakan, bahwa kelompoknya tidak akan mengikuti tindakan kaum Yahudi liberal tersebut. Seorang jurbicaranya menyatakan, “Tidak ada harapan arus utama Yahudi Ortodoks akan mengizinkan perkawinan sesama jenis.” Dari 31 pemuka agama Yahudi (rabbi) yang menjadi anggota penuh “Konferensi Rabbi Yahudi Liberal” (Liberal Judaism’s Rabbinic Conference), empat diantaranya adalah lesbian dan dua orang gay. Kaum Yahudi Liberal memiliki lebih dari 30 kongegrasi dan 10.000 anggota. Melalui apa yang disebut sebagai “The Civil Partnership Law” maka kaum Yahudi memiliki sejarah baru yang memberikan jaminan pengesahan perkawinan homoseksual dan lesbian.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Begitulah tindakan kaum Yahudi Liberal yang sekarang sudah secara resmi menjadi bagian dari agama Yahudi.

Sama dengan Yahudi Ortodoks, Yahudi konservatif, dan sebagainya. Agama Yahudi tidak lagi menjadi satu. Tapi sudah terpecah-pecah menjadi agama yang banyak. Mereka juga dengan ‘kreasinya’ sendiri, mengubah-ubah hukum perkawinan sejenis yang sudah ditegaskan di dalam Bibel mereka sendiri, bahwa tindakan homoseksual adalah tindakan jahat yang harus dijatuhi hukuman berat. Dalam Kitab Imamat: 13, dikatakan:  “Bila seorang  laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tetapi, karena kaum Yahudi Liberal ini ingin agamanya menyesuaikan dengan perkembangan zaman, mereka memandang, tidak ada yang tetap dalam agama mereka. Hukum-hukum agama yang sudah jelas pun mereka ubah-ubah, sesuai dengan keinginan mereka. Bahkan, mereka buat sinagog sendiri, yang akhirnya juga menjadi tempat upacara perkawinan sejenis. Selain sinagog sendiri, kaum Yahudi liberal juga sudah memiliki media massa dan penerbitan buku sendiri.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Apakah Yahudi Liberal itu? Dalam situsnya, http://www.ulps.org, mereka menjelaskan, bahwa Yahdudi Liberal (Liberal Judaism) mulai muncul pada abad ke-19, sebagai satu upaya untuk menyesuaikan dasar-dasar ajaran agama Yahudi dengan nilai-nilai zaman pencerahan Eropa (Enlightenment) tentang pemikiran rasional dan bukti-bukti sains. Kaum Yahudi liberal berharap mereka dapat menyesuaikan agama mereka dengan masyarakat modern. Kaum Yahudi liberal juga percaya bahwa Kitab-kitab Yahudi (Hebrew Scriptures) –termasuk Taurat – adalah upaya manusia untuk memahami Kehendak Tuhan, dan karena itu, mereka menggunakan Kitab-kitab itu sebagai titik awal dalam pengambilan keputusan. Mereka pun sadar akan kemungkinan kesalahan Kitab mereka dan menghargai nilai-nilai pengetahuan diluar Kitab agama mereka.
(Liberal Judaism believes that the Hebrew Scriptures including the Torah are a human attempt to understand the Divine Will, and therefore uses Scripture as the starting point for Jewish decision making, conscious of the fallibility of scripture and of the value of knowledge outside of Scripture).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Organisasi Yahudi Liberal didirikan tahun 1902 oleh orang-orang Yahudi yang memiliki komitmen terhadap filsafat liberal, dengan tujuan memelihara kepercayaan, tradisi, praktik ritual, dan etika Yahudi dalam dunia kontemporer.  Kaum Yahudi liberal bertekad bahwa mereka adalah bagian dari sejarah perjalanan dan dinamika agama Yahudi.  Mereka mengaku siap berdialog dengan aliran-aliran lain dalam agama Yahudi, atau dengan agama lain, atau dengan sekularisme. Dan, yang penting, mereka juga selalu siap untuk senantiasa meninjau kembali, memodifikasi dan melakukan inovasi dalam agama Yahudi. Kata mereka: “Ini adalah agama Yahudi yang dulu yang sedang dalam proses menjadi agama Yahudi masa depan.”  (It is the Judaism of the past in process of becoming the Judaism of the future).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Itulah sekilas tentang Yahudi Liberal. Serupa dengan Yahudi Liberal adalah gerakan Kristen Liberal. Dalam agama Kristen, sudah lama dikenal juga para teolog Kristen liberal. Sebuah gagasan Kristen Liberal di Amerika Serikat, misalnya, mendasarkan gagasannya pada ‘progresivitas politik’, ‘kepercayaan pada akal, sains, dan demokrasi’ serta ’rekonstruksi iman Kristen’. Kata kunci pada upaya rekonstruksi agama Kristen dilakukan dengan menggunakan metode sosio-historis. Teologi liberal ini juga memandang agama Kristen sebagai gerakan sosio-historis. Charles A. Briggs, seorang Kristen Liberal, menyatakan: “It is sufficient that Bibel gives us the material for all ages, and leaves to an the noble task of shaping the material so as to suit the wants of his own time.” (Lihat, Alister E. McGrath, The Blackwell Encyclopedia of Modern Christian Thought, (Oxford: Blackwell, 1993).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jika kita cermati pemikiran dan praktik kaum Yahudi dan Kristen Liberal, mereka sama-sama memandang agama mereka sebagai ‘agama sejarah’, agama yang ‘evolutif’, agama yang senantisa berkembang mengikuti zaman dan tempat. Tidak ada yang tetap dalam agama mereka, sehingga boleh saja diubah-ubah.

Maka, seperti telah kita ketahui, mereka tidak segan-segan mengubah konsep teologi dan hukum-hukum yang sebelumnya sudah begitu jelas ditetapkan dalam Bibel. Jika sebelumnya mereka menegaskan, di luar Gereja tidak ada keselamatan (extra ecclesiam nulla salus), maka kemudian mereka mengubah ‘semua agama adalah jalan keselamatan’ (pluralisme). Jika dalam Bibel begitu banyak terdapat perintah menerapkan hukuman mati bagi berbagai jenis kejahatan, maka kemudian mereka juga menghapuskan hukuman mati. Itulah yang disebut sebagai agama sejarah atau ‘historical religion’.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jika kita cermati ide-ide kaum liberal di Indonesia dari kalangan Muslim, kita bisa melihat adanya ’penjiplakan’ gagasan dari kaum Yahudi Liberal tersebut. Konsep historisitas dalam studi Islam yang diperkenalkan oleh banyak cendekiawan dan dosen saat ini — yang mengadopsi gagasan Mohammed Arkoun, Nasr Hamid Abu Zayd dan lain-lain —  sama persis dengan gagasan kaum Yahudi Liberal dalam memandang agama dan Kitab agama mereka. Upaya menampatkan al-Quran sebagai ‘teks bahasa’, ‘teks manusia’ dan ‘teks budaya’, atau ‘teks sejarah’ sama persis dengan cara pandang kaum Yahudi Liberal terhadap Kitab-kitab Yahudi.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itu, kita bisa melihat upaya kaum liberal dari kalangan Muslim untuk menyama-nyamakan Islam dengan agama lain. Kaum liberal ini juga sedang bergerak untuk mencontoh kaum Yahudi Liberal dengan mengubah (merusak) konsep-konsep pokok dalam Islam. Mereka sudah mengubah aqidah Islam dengan enyebarkan paham Pluralisme Agama. Mereka merusak syariat Islam, bahkan menyatakan bahwa tidak ada yang disebut sebagai hukum Tuhan, yang ada – kata mereka – adalah hukum karangan manusia. Karena itu, mereka tidak segan-segan menghalalkan perkawinan homoseksual. Pada sampul belakang buku “Indahnya  kawin Sesama Jenis” yang ditulis sejumlah mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Semarang dikatakan:

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Dan sebagai warga negara yang hak-haknya dilindungi UUD, sudah semestinya kaum homoseksual diberi hak dan perlindungan untuk bisa menikah secara absah dengan mendapat payung hukum tetap dari negara. Karena itu, kami memandang sangat penting untuk dilakukan revisi UU Perkawinan No 1 Th. 1974 dengan  memasukkan poin perlindungan dan pengabsahan kawin sesama jenis. Orang yang tidak mendukung perkawinan sesama jenis adalah orang-orang egois, keras kepala dan serakah, yang tidak layak hidup di bumi ini.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Para mahasiswa itu juga menutup bukunya tersebut dengan catatan penutup berjudul “HOMOSEKSUALITAS DAN PERNIKAHAN GAY: SUARA DARI IAIN”. Jadi, anak-anak itulah yang mengaku dan mengklaim bahwa suara mereka adalah suara dari IAIN, dimana mereka menyatakan: “Hanya orang primitif saja yang melihat perkawinan sejenis sebagai sesuatu yang abnormal dan berbahaya. Bagi kami, tiada alasan kuat bagi iapapun dengan dalih apapun,  untuk melarang perkawinan sejenis. Sebab, Tuhan pun sudah maklum, bahwa proyeknya menciptakan manusia sudah berhasil bahkan kebablasan.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pemikiran-pemikiran yang jelas-jelas menghancurkan syariat dan aqidah Islam itulah yang dikatakan  para mahasiswa Fakultas Syariah IAIN itu sebagai “suara dari IAIN”. Tetapi, kampus yang bersangkutan, kemudian memberi anugerah kepada para mahasiswa yang anti-syariah Islam itu dengan gelar yang mulia sebagai “sarjana hukum Islam”. Biarlah itu menjadi tanggung jawab dunia dan akhirat pimpinan dan para dosen di kampus tersebut.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ketika memberikan pemaparan tentang gerakan liberalisasi Islam di Indonesia di hadapan sekitar 150 mubalig di Kota Dumai Riau, 2-3 September lalu, ada seorang mubalig alumnis Fakultas Syariah salah salah satu kampus Islam di Yogyakarta yang membenarkan terjadinya proses liberalisasi besar-besaran di kampusnya. Yang tidak mau liberal, katanya, akan terpinggirkan, karena arus utama sudah dikuasai kaum liberal. Dalam satu pengajian di salah satu Masjid di Bekasi seorang Ibu kemudian mengaku resah, bagaimana nasib anaknya yang dikuliahkan di fakultas syariah di kampus tersebut. Saya selalu menyampaikan  kepada para orang tua, agar jangan menyerahkan anaknya begitu saja kepada satu institusi kampus yang menggunakan label Islam.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebab, di situ sudah campur aduk antara dosen yang menyebarkan pemikiran yang haq dan yang menyebarkan pemikiran yang batil. Meskipun dari 100 orang dosen, hanya 5 saja yang batil, itu sudah sangat merepotkan. Apalagi, jika yang berpikiran batil adalah yang berkuasa di kampus. Merekalah yang menentukan kurikulum, menentukan dosen, dan mengarahkan judul atau tema skripsi atau disertasi mahasiswa. Repotnya lagi, banyak yang merasa benar dalam kebatilan dan berjuang menyebarkan kebatilan, seperti paham relativisme iman.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam kondisi kekacauan pemikiran seperti sekarang, para orang tua wajib memahami pemikiran Islam, wajib mengaji lagi dengan baik, agar bisa mengetahui jenis pemikiran dan buku-buku yang dibaca anak-anaknya. Para orang tua juga perlu mengenal mana dosen yang masih baik dan mana yang sudah kena virus liberal, sehingga bisa menitipkan anaknya di bawah bimbingan dosen-dosen yang baik. Untuk apa belajar gama Islam, jika hasilnya malah menjadi ragu dan menentang Islam?

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dengan berkaca pada fenomena Yahudi Liberal, kita bisa menduga, mungkin dalam jangka waktu tidak lama lagi, kaum liberal akan mendirikan masjid khusus untuk kaum liberal, dengan ustad-ustad atau kyai liberal, dan dengan pengajian-pengajian liberal. Bukan tidak mungkin, di masjid itu nanti akan ada imam wanita tanpa jilbab dengan makmum campur aduk laki-laki dan wanita, seperti sudah dilakukan oleh Amina Wadud di Amerika. Bukan tidak mungkin pula, ’masjid liberal’ itu akan menjadi tempat berlangsungnya perkawinan antar-agama dan perkawinan kaum homoseksual dan lesbian. Secara ide, semua pemikiran itu sudah mereka sebarluaskan ke tengah masyarakat.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Semua itu sudah terjadi pada Yahudi dan Kristen. Kaum Yahudi liberal sudah punya sinagog sendiri. Kaum Kristen liberal juga punya gereja sendiri. Kita tinggal menunggu kaum liberal di kalangan Muslim akan mengikuti jejak Yahudi dan Kristen yang menjadi idola dan kiblat mereka. Tapi, kita berharap, mudah-mudahan kelompok liberal dari kalangan kaum Muslim itu segera sadar dan bertobat, menyadari kekeliruannya, sehingga tidak semakin jauh dalam merusak Islam. Tetapi, kita tidak perlu risau dengan tindakan mereka, sebab masing-masing manusia hanya bertanggung jawab terhadap amalnya sendiri. Lanaa a’maaluna wa lahum a’maaluhum. (Depok, 8 September 2006/www.hidayatullah.com)

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Hindu Pun Tolak Pluralisme Agama”

Minggu, 03 September 2006
Penganut agama Hindu ternyata juga menolak paham ‘Pluralisme Agama’. Paham  ini, katanya, sebagai ‘Universalisme Radikal’. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-160

Oleh: Adian Husaini

Beberapa hari lalu saya menerima kiriman sebuah buku menarik dari seorang teman di Bali berjudul ”Semua Agama Tidak Sama”, terbitan Media Hindu tahun 2006.  Buku yang berisi kumpulan tulisan sejumlah tokoh dan cendekiawan Hindu ini secara tajam mengupas dan mengritisi paham Pluralisme Agama yang biasanya dengan sederhana diungkapkan dengan ungkapan ‘’semua agama adalah sama’’.  Buku ini diberi pengantar oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), yang merupakan induk umat Hindu di Indonesia.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Memang, kaum Pluralis Agama dari berbagai penganut agama sering mengutip ucapan sebagian tokoh agama Hindu untuk mendukung pendapat mereka. Sukidi, misalnya, seorang propagandis Pluralisme Agama yang sedang kuliah di Harvard, menulis dalam satu artikel di media massa, bahwa “Mahatma Gandhi pun seirama dengan mendeklarasikan bahwa semua agama – entah Hinduisme, Buddhisme, Yahudi, Kristen, Islam, Zoroaster, maupun lainnya- adalah benar. Dan, konsekuensinya, kebenaran ada dan ditemukan pada semua agama. Agama-agama itu diibaratkan, dalam nalar pluralisme Gandhi, seperti pohon yang memiliki banyak cabang (many), tapi berasal dari satu akar (the One).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Akar yang satu itulah yang menjadi asal dan orientasi agama-agama.’’  (Jawa Pos, 11 Januari 2004).  Dalam paparannya tentang Hinduism dari bukunya, The World’s Religions (New York: Harper CollinsPubliser, 1991), Prof. Huston Smith juga menulis satu sub-bab berjudul “Many Paths to the Same Summit” (Banyak jalan menuju puncak yang sama). Huston Smith menulis, bahwa Sejak dulu, kitab-kitab Veda menyatakan pandangan Hindu klasik, bahwa agama-agama yang berbeda hanyalah merupakan bahasa yang berbeda-beda yang digunakan Tuhan untuk berbicara kepada hati manusia. Kebenaran memang satu; orang-orang bijak menyebutnya dengan nama ang berbeda-beda).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Untuk memperkuat penjelasannya tentang sikap ‘Pluralistik’ agama Hindu, Huston Smith juga mengutip ungkapan ‘orang suci Hindu’ abad ke-19, yaitu Ramakrishna, yang mencari Tuhan melalui berbagai agama: Kristen, Islam, dan Hindu. Hasilnya, menurut Ramakrishna, adalah sama saja. Maka ia menyatakan: “Tuhan telah membuat agama-agama yang berbeda-beda untuk memenuhi berbagai aspirasi, waktu, dan negara. Semua doktrin hanyalah merupakan banyak jalan; tetapi satu jalan tidak berarti Tuhan itu sendiri. Sesungguhnya, seseorang dapat mencapai Tuhan jika ia mengikuti jalan mana saja dengan sepenuh hati).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Penjelasan-penjelasan tentang agama Hindu yang dilakukan oleh berbagai kalangan Pluralis Agama, tampaknya membuat kaum Hindu merasa ‘gerah’ dan tidak tenang. Maka, mereka pun melakukan perlawanan, dengan membantah pendapat-pendapat kaum Pluralis Agama.

Salah satu buku yang secara keras membantah paham Pluralisme Agama, adalah buku Semua Agama Tidak Sama, terbitan Media Hindu tahun 2006. Dalam buku ini paham Pluralisme Agama disebut sebagai paham ‘Universalisme Radikal’ yang intinya menyatakan, bahwa “semua agama adalah sama”. Buku ini diberi kata pengantar oleh Parisada Hindu Dharma, induk umat Hindu di Indonesia.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Editor buku ini, Ngakan Made Madrasuta menulis kata pengantarnya dengan judul “Mengapa Takut Perbedaan?”  Ngakan mengkritik pandangan yang menyamakan semua agama, termasuk yang dipromosikan oleh sebagian orang Hindu Pluralis yang suka mengutip Bagawad Gita IV:11:

“Jalan mana pun yang ditempuh manusia ke arah-Ku, semuanya Aku terima.”

Padahal, jelas Ngakan: “Yang disebut “Jalan” dalam Gita adalah empat yoga yaitu Karma Yoga, Jnana Yoga, Bhakti Yoga, dan Raja Yoga. Semua yoga ini ada dalam agama Hindu, dan tidak ada dalam agama lain. Agama Hindu menyediakan banyak jalan, bukan hanya satu – bagi pemeluknya, sesuai dengan kemampuan dan kecenderungannya.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bagian pertama buku ini memuat tulisan Giridhar Mamidi yang diberi judul “Semua Agama Sederajat? Semuanya Mengajarkan Hal Yang Sama?”. Di sini, penulis berusaha membuktikan bahwa semua agama tidaklah sama. Hanyalah orang-orang Hindu yang suka menyatakan, bahwa semua agama adalah mengajarkan hal-hal yang sama.

Bahkan, Bharat Ratna Bhagavandas menulis satu buku berjudul “The Essential Unity of Religions” (Kesatuan Esensial dari Semua Agama). Mahatma Gandhi pun mendukung gagasan ini.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dr. Frank Gaetano Morales, seorang cendekiawan Hindu, mengecam keras orang-orang Hindu yang menyama-nyamakan agamanya dengan agama lain. Biasanya kaum Hindu Pluralis menggunakan “metafora gunung” (mountain metaphor), yang menyatakan: “Kebenaran (atau Tuhan atau Brahman) berada di puncak dari sebuah gunung yang sangat tinggi. Ada berbagai jalan untuk mencapai puncak gunung, dan dengan itu mencapai tujuan tertinggi. Beberapa jalan lebih pendek, yang lain lebih panjang. Jalan itu sendiri bagaimana pun tidak penting. Satu-satunya yang sungguh penting, adalah para pencari semua mencapai puncak gunung itu.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Morales menjelaskan, bahwa tidak setiap agama  membagi tujuan yang sama, konsepsi yang sama mengenai ‘Yang Absolut’, atau alat yang sama untuk mencapai tujuan mereka masing-masing. Tapi, ada banyak ‘gunung’ filosofis yang berbeda-beda, masing-masing dengan klaim mereka yang sangat unik untuk menjadi tujuan tertinggi upaya spiritual seluruh manusia.

Universalisme Radikal – yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama – adalah doktrin yang sama sekali tidak dikenal dalam agama Hindu tradisional.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Menurut Morales, gagasan persamaan agama dalam Hindu menjadi populer saat disebarkan oleh sejumlah tokoh Hindu sendiri. Ia menyebut nama Ram Mohan Roy (1772-1833) yang dikenal dengan ajaran-ajarannya yang sinkretik. Roy yang juga pendiri Brahmo Samaj, dipengaruhi ajaran-ajaran Gereja Unitarian, sebuah sekte atau denominasi agama Kristen heterodoks.

Sebagai tambahan mempelajari agama Kristen, Islam, dan Sansekerta, dia belajar bahasa Ibrani dan Yunani dengan impian untuk menerjemahkan Bibel dalam bahasa Bengali. Ia mengaku sebagai ‘pembaru Hindu’ dan memandang agama Hindu melalui kaca mata kolonial Kristen yang telah dibengkokkan. Lebih jauh Morales menulis:

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Kaum misionaris Kristen memberi tahu Roy bahwa agama Hindu tradisional adalah satu agama barbar yang telah menimbulkan penindasan, ketahyulan, dan kebodohan kepada rakyat India. Dia mempercayai mereka… Dalam semangat misionaris untuk mengkristenkan agama Hindu, kaum ‘pembaru’ Hindu ini bahkan menulis satu traktat anti-Hindu dikenal sebagai The Precepts of Jesus: The Guide to Peace and Happiness (Ajaran-ajaran Yesus: Penuntun kepada Kedamaian dan Kebahagiaan). Dari kaum misionaris Kristen ini secara langsung Roy mendapat bagian terbesar dari ide-idenya, termasuk ide anti-Hindu mengenai kesamaan radikal dari semua agama.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pengganti Roy berikutnya adalah Debendranath Tagore dan Kashub Chandra Sen, yang mencoba menggabungkan lebih banyak lagi ide-ide Kristen ke dalam neo-Hinduisme. Sen bahkan lebih jauh lagi meramu kitab suci Brahmo Samaj yang berisi ayat-ayat dari berbagai tradisi agama yang berbeda, termasuk Yahudi, Kristen, Islam, Hindu dan Budhis. “Dengan kejatuhan Sen ke dalam kemurtadan anti-Hindu dan megalomania, gerakan ini menurun secara drastis dalam pengaruh pengikutnya,” tulis Morales.  Pada abad ke-19, muncul dua tokoh Universalis Radikal dari Hindu, yaitu Ramakrisna (1836-1886) dan Vivekananda (1863-1902).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Disamping dipengaruhi oleh akar-akar tradisi Hindu, Ramakrishna juga meramu ide dan praktik ritualnya dari agama-agama non-Vedic, seperti Islam dan Kristen Liberal. Sekalipun tetap melihat dirinya sebagai seorang Hindu, Ramakrishna juga sembahyang di masjid-masjid dan gereja-gereja dan percaya bahwa semua agama ditujukan pada tujuan tertinggi yang sama.

Gagasan Ramakrishna dilanjutkan oleh muridnya yang sangat terkenal, yaitu Swami Vivekananda. Tokoh ini dikenal besar sekali jasanya dalam mengkampanyekan agama Hindu di dunia internasional. Tetapi, untuk menyesuaikan dengan unsur-unsur modernitas, Vivekananda juga melakukan usaha yang melemahkan agama Hindu otentik dari leluhur mereka dan mengadopsi ide-ide asing seperti Universalisme Radikal, dengan harapan memperoleh persetujuan dari tuan-tuan Eropa yang memerintah mereka ketika itu.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Vivekananda mengadopsi gagasan semacam Universalisme Radikal yang bersifat hirarkis yang mendukung kesederajatan semua agama, sementara pada saat yang bersamaan mengklaim bahwa semua agama sesungguhnya sedang berkembang dari gagasan religiositas yang lebih rendah menuju satu mode puncak tertinggi, yang bagi Vivekananda ditempati oleh Hindu. Morales mencatat : ‘’Sekalipun Vivekananda memberi kontribusi besar untuk membantu orang Eropa dan Amerika nin-Hindu untuk memahami kebesaran agama Hindu, Universalisme Radikal dan ketidakakuratan neo-Hindu yang ia kembangkan juga telah mengakibatkan kerusakan besar.’’

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pada akhirnya Morales menyimpulkan, bahwa gagasan Universalisme Radikal yang dikembangkan oleh sementara kalangan Hindu adalah sangat merugikan agama Hindu itu sendiri. Ia menulis :  “Ketika kita membuat klaim yang secara sentimental menenangkan, namun tanpa pemikiran bahwa “semua agama adalah sama”, kita sedang tanpa sadar mengkhianati kemuliaan dan integritas dari warisan kuno ini, dan membantu memperlemah matrix filosofis/kultural agama Hindu sampai pada intinya yang paling dalam. Setiap kali orang Hindu mendukung Universalisme Radikal, dan secara bombastik memproklamasikan bahwa “semua agama adalah sama”, dia melakukan itu atas kerugian besar dari agama Hindu yang dia katakan dia cintai.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dengan terbitnya buku ‘’Semua Agama Tidak Sama’’ dari kalangan Hindu ini, maka kita melihat, sudah empat agama yang secara tegas menolak paham Pluralisme Agama, yaitu Katolik, Protestan, Hindu, dan Islam.

Tahun 2000, Paus Yohanes Paulus II sudah menolak paham Pluralisme Agama dengan mengeluarkan Dekrit ‘Dominus Jesus’. Dari kalangan Protestan di Indonesia juga muncul penolakan keras terhadap paham ini, dengan keluarnya buku Dr. Stevri Indra Lumintang berjudul ‘’Theologia Abu-Abu: Tantangan dan Ancaman Racun Pluralisme dalam Teologi Kristen Masa Kini, (Malang: Gandum Mas, 2004).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dari umat Islam, Majelis Ulama Indonesia, melalui fatwanya tanggal 29 Juli 2005 juga telah menyatakan bahwa paham Pluralisme Agama bertentangan dengan Islam dan haram umat Islam memeluk paham ini. MUI mendefinisikan Pluralisme Agama sebagai suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif; oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup berdampingan di surga. Dr. Anis Malik Thoha, pakar Pluralisme Agama, yang juga Rois Syuriah NU Cabang Istimewa Malaysia, mendukung fatwa MUI tersebut dan menyimpulkan bahwa Pluralisme Agama memang sebuah agama baru yang sangat destruktif terhadap Islam dan agama-agama lain.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dengan keluarnya buku ‘’Semua Agama Tidak Sama’’ dari kalangan Hindu, maka sudah semakin jelas, bahwa paham Pluralisme Agama memang merupakan racun, virus, atau parasit  bagi agama-agama yang ada. Sebab, paham ini memang tidak mengakui kebebaran mutlak satu agama.

Kaum Pluralis ingin menciptakan satu teologi global atau universal (global theologi), menggantikan keyakinan khas dari masing-masing pemeluk agama. Jadi, Pluralisme Agama adalah musuh bersama agama-agama. Maka, aneh, jika ada orang yang mengaku sebagai pemeluk agama tertentu, tetapi pada saat yang sama dia mengaku pluralis agama. Jika ada yang mengaku seperti itu, maka ada dua kemungkinan, pertama : tidak tahu atau tertipu, dan yang kedua :  sengaja ingin merusak agama. Wallahu a’lam. (Jakarta, 1 September 2006/www.hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama Radio Dakta 107 FM dan  ww.hidayatullah.com

Koleksi kolom Adian tentang Pluralisme Agama bisa diklik:

http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=blogcategory&id=3&Itemid=55

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Ketika Kampus Islam Dibajak Orientalis”

Senin, 28 Agustus 2006
Lebih dari 30 tahun benih orientalisme mencengkram studi Islam dan semakin merambah ke berbagai bidang, termasuk  studi Al-Qur’an. baca Catatan Akhir Pekan [CAP]  Adian husaini ke-159

Oleh: Adian Husaini

Saat mengisi acara workshop di Pondok Pesantren Gontor, 19-20 Agustus 2006 lalu, saya mendapatkan hadiah sebuah Jurnal yang sangat bagus, bernama TSAQAFAH. Jurnal  ini diterbitkan oleh Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Pondok Modern Darussalam Gontor Indonesia. Pada edisi Vol.2, Nomor 2, 2006/1427, diangkat berbagai artikel menarik tentang keislaman. Salah satu yang perlu kita jadikan catatan adalah sebuah artikel berjudul “Framework Kajian Filsafat Islam” tulisan Hamid Fahmy Zarkasyi, Pembantu Rektor III ISID.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Melalui riset yang cukup mendalam terhadap sejumlah kurikulum kajian filsafat Islam  di Perguruan Tinggi  Islam di Indonesia –baik yang negeri maupun swasta– Hamid Fahmy membuktikan bahwa kajian filsafat Islam di Indonesia tampak jelas terpengaruh oleh kajian para orientalis. Pengaruh itu tidak hanya pada cara atau metodologi pengkajian, tetapi lebih mendasar lagi, sampai pada framework (kerangka) dan cara pandangnya
terhadap filsafat Islam.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Cara pandang ini tentu bukan tanpa maksud. Secara sistematis, mereka akan menunjukkan bahwa filsafatIslam hanyalah kertas copi dari Yunani; tanpa Yunani, Islam tidak memiliki pemikiran rasional. Padahal, sekalipun konsepsi falsafah juga dikenal dalam pemikiran Islam, namun tetap disertai kritik dan seleksi yang ketat. Itulah yang dilakukan oleh Al-Ghazali dan Ibn Taymiyah.

Menurut Hamid Fahmy, berbeda dengan tradisi filsafat Yunani yang berdasarkan akal, tradisi filsafat Islam bersumberkan pada wahyu. Dengan demikian, filsafat Islam adalah filsafat yang lahir dari pemahaman, penjelasan, dan pengembangan konsep-konsep penting dalam al-Quran dan Sunnah.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam sejarahnya, para ulama dan cendekiawam Muslim telah melakukan proses seleksi dan adapsi yang  ketat terhadap pemikiran yang datang dari luar Islam.

Sejumlah ilmuwan seperti Ibn Sina, al-Kindi, dan al-Farabi, menerima filsafat Yunani dan berusaha memodifikasikannya agar sesuai dengan prinsip-prinsip penting dalam ajaran Islam. Al-Ghazali dan  Fakhruddin al-Razi menerimanya sejauh masih sejalan dengan ajaran Islam dan menolak konsep-konsep yang bertentangan dengan Islam.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ibn Taymiyah termasuk diantara penolak keras “filsafat”, tetapi ternyata juga menerima jenis filsafat tertentu,  yang disebutnya al-falsafah al-shahihah (filsafat yang benar) dan al-falsafah al-haqiqiyah (filsafat yang sebenarnya).

Hamid Fahmy – yang telah menyelesaikan disertasi doktornya tentang ‘Teori Kausalitas al-Ghazali” di ISTAC-IIUM Kuala Lumpur – mencatat, bahwa para ulama Islam menolak, menerima secara selektif atau  menerima dan memodifikasi prinsip-prinsip filsafat Yunani, karena konsep-konsepnya yang tidak sejalan  dengan konsep Islam.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Selain itu, mereka juga percaya akan adanya konsep Islam sendiri yang berbeda dengan konsep asing itu. Ini berarti, simpul Hamid Fahmy, para ulama memandang bahwa dalam Islam terdapat prinsip berfikir filosofisnya sendiri yang berbeda dari Yunani.

Jadi, sejak awal, umat Islam sudah memiliki tradisi berpikir sendiri yang berdasarkan wahyu, yang berbeda dengan tradisi berpikir Yunani. Sumber aspirasi yang asli dan riil dari para pemikir Muslim adalah Al-Quran dan Sunnah Rasul. Bahwa ada sebagian unsur asing yang kemudian diserap dalam khazanah pemikiran Islam, tetap diupayakan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. Dalam masalah Tuhan, manusia,  dan alam semesta, para pemikir Muslim memiliki konsep mereka sendiri yang justru tidak terdapat dalam tradisi filsafat Yunani.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Mengambil contoh Kurikulum dan Silabi Kuliah Filsafat Islam terbitan Departemen Agama, Hamid  menunjukkan, bahwa yang dimaksudkan sebagai “pemikiran filsafat Islam yang awal” dalam kurikulum ini  adalah dimulai sejak masuknya pengaruh filsafat peripatetik Yunani ke dalam Islam. Artinya, filsafat Islam dianggap wujud hanya setelah datangnya pengaruh filsafat Yunani. Ha ini mendukung anggapan bahwa dalam Islam tidak ada filsafat atau pemikiran filosofis. Model kajian seperti ini tidak akan memberi bekal kemampuan kepada mahasiswa untuk mengembangkan filsafat sains dalam Islam.

“Jika framework ini ditelusuri asal usulnya maka akan terungkap kesamaannya dengan framework yang dipegang secara meluas oleh para orientalis,” tulis Hamid Fahmy, yang juga Direktur Centre for Islamic and Occidental Studies (CIOS), ISID Gontor.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Hasil riset Hamid Fahmy Zarkasyi tentang metode studi filsafat Islam di Perguruan Tinggi Islam di Indonesia ini sangat penting untuk ditelaah dan direnungkan secara mendalam.

Jauh sebelumnya, 30 tahun lalu, Prof. HM Rasjidi telah menunjukkan kuatnya pengaruh metode orientalis terhadap buku wajib dalam studi Islam di Indonesia, yakni buku “Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya”, karya  Prof. Harun Nasution. Rasjidi kemudian memberikan kritik-kritik yang tajam terhadap buku tersebut, bahwa  buku itu merusak dan membahayakan aqidah Islam.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tetapi, kritik-kritiknya tidak pernah didengar. Buku ini tetap dijadikan sebagai rujukan dalam studi Islam di  Perguruan Tinggi, tanpa didampingi oleh buku Prof. Rasjidi: Koreksi terhadap Dr. Harun Nasution tentang “Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya”.

Seperti pernah kita bahas, buku Harun Nasution ini memuat begitu banyak kesalahan fatal dan mendasar tentang Islam. Dalam aspek filsafat, Harun Nasution juga menulis: “Pemikiran filosofis masuk ke dalam Islam melalui falsafat Yunani yang dijumpai ahli-ahli fikir Islam di Suria, Mesopotamia, Persia, dan Mesir…Filosof kenamaan yang pertama adalah Abu Yusuf Ya’qub Ibn Ishaq al-Kindi.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam pemaparannya, Harun mengungkap berbagai perdebatan seputar isu-isu dalam kajian filsafat, tetapi tidak melakukan ‘tarjih’ terhadap pendapat yang benar. Bahkan ketika membahas pendapat seorang filosof yang jelas-jelas bertentangan dengan ajaran Islam, Harun tidak memberikan kritik terhadapnya. Seperti ketika menjelaskan tentang filosof Abu Bakr Muhammad Ibn Zakaria al-Razi (864-925), Harun bahkan menulis, “Tetapi sungguhpun ia menentang agama-agama, al-Razi bukanlah seorang ateis. Ia tetap percaya kepada Tuhan sebagai pengatur alam ini.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Padahal, ditulis oleh Harun: “Al-Razi adalah seorang rasionalis yang hanya percaya pada akal dan tidakpercaya pada wahyu. Menurut keyakinannya akal manusia cukup kuat untuk mengetahui adanya Tuhan, apa yang baik dan apa yang buruk, dan untuk mengatur hidup manusia di dunia ini. Oleh karena itu Nabi dan Rasul tak perlu, bahkan ajaran-ajaran yang mereka bawa menimbulkan kekacauan dalam masyarakat manusia. Semua  agama dia kritik. Al-Quran baik dalam bahasa maupun isinya bukanlah mu’jizat.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebagai buku panduan untuk mahasiswa Muslim, harusnya Prof. Harun menjelaskan, bahwa pendapat Abu Bakr Muhammad Ibn Zakaria al-Razi (bukan Fakhruddin al-Razi) adalah keliru dan bertentangan dengan prinsip ajaran Islam.

Harusnya, Prof. Harun tidak bersikap netral dalam hal-hal yang jelas-jelas salah. Bahkan, dalam uraiannya,  Harun lebih cenderung mengunggulkan pendapat Ibnu Ruyd, ketimbang al-Ghazali. Dalam kritiknya, Rasjidi menyesalkan kecenderungan Harun untuk lebih menonjolkan pendapat Ibn Rusyd yang memberikan  pembelaan kepada para filosof peripatetik dari kritikan al-Ghazali.

Kajian Harun tentang aspek filsafat dalam Islam, menurut Prof. Rasjidi, merupakan aspek yang sangat negatif,  khususnya bagi mahasiswa IAIN tingkat pertama.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam kritiknya, Rasjidi mengupas secara tajam kekeliruan pemikiran Ibnu Rusyd, al-Farabi, dan Ibnu Sina.

Filsafat Islam, kata Prof. Rasjidi, adalah suatu usaha untuk mempertahankan aqidah Islam dengan mengambil bahan dari filsafat Yunani yang tidak bertentangan dengan Islam. Teori al-Farabi dan Ibnu Sina tentang emanasi (pancaran) bertentangan dengan Islam, yang menegaskan, bahwa Allah menciptakan alam dengan kemauan-Nya, bukan melalui pancaran. Meskipun mengakui kebaikan niat baik Ibnu Rusyd dalam membela filosof – yakni untuk menunjukkan bahwa Islam tidak bertentangan dengan akal – tetapi Rasjidi menilai teori Ibnu Rusjd tentang kekekalan alam sudah usang untuk abad ke-20. “Kelihatan sekali bahwa Dr. Harun Nasution tidak mengikuti perkembangan ilmu cosmology astrophysic, sehingga ia mempertahankan pendapat Ibnu Rusyd yang sudah usang itu,” tulis Prof. Rasjidi.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Itulah studi kritis Prof. Rasjidi terhadap aspek filsafat dalam  buku “Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya”  karya Prof. Harun Nasution. Rasjidi menulis kritiknya ini pada tahun 1975. Bisa dikatakan, kajian Hamid Fahmy  Zarkasyi lebih maju selangkah lagi dari apa yang telah dilakukan oleh Prof. Rasjidi, karena Hamid Fahmy  sudah menyentuh aspek “framework” dan cara pandang. Bahkan, Hamid menawarkan perspektif baru dalam studi filsafat Islam yang belum ditawarkan oleh Prof. Rasjidi sebelumnya.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kajian-kajian ilmiah dan serius tentang berbagai bidang keilmuan Islam (Ulumuddin) saat ini merupakan proyek yang sangat mendesak bagi umat Islam. Apalagi, 30 tahun setelah benih orientalisme ditanamkan oleh Prof. Harun Nasution, cengkeraman orientalis dalam studi Islam sudah semakin merambah ke berbagai bidang studi-studi lain, baik dalam studi agama-agama maupun dalam studi Al-Quran. Belum lagi dengan  masuknya ‘proyek-proyek pesanan’ negara-negara dan LSM Barat dalam studi dan pemikiran Islam. Masuknya studi kritis Al-Quran dan mata kuliah hermeneutika, misalnya, tidak bisa dianggap hal yang enteng.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Penggunaan epistemologi relatif dalam studi agama di Ushuluddin telah membongkar framework studi  agama-agama dalam tradisi Islam yang berbasis pada keimaman Islam.

Ketika mengisi satu seminar di Yogyakarta pada 18 Agustus 2006 lalu, seorang peserta menyatakan, bahwa dalam studi ilmu-ilmu agama, metodologi Barat lebih baik dibandingkan dengan metodologi Islam. Pernyataan semacam ini sudah sering disampaikan dalam berbagai buku dan kesempatan. Padahal, biasanya yang mereka maksud dengan ‘metodologi’ yang baik adalah dalam soal teknik penulisan. Misalnya, karena banyak  catatan kakinya, maka suatu tulisan disebut ilmiah dan bagus.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita tidak menolak metode semacam ini. Bahkan, perlu memberikan apresiasi terhadap ketekunan dankesungguhan para orientalis dalam melakukan penelitian dan penulisan tentang Islam. Terutama dengan kesungguhan mereka dalam menghimpun literatur-literatur Islam.

Tetapi, kita juga perlu senantisa kritis, bahwa dalam metodologi atau lebih tepatnya framework kajian agama, ada perbedaan yang mendasar antara Islam dengan para orientalis pada umumnya. Bagi seorang Muslim, belajar agama bertujuan untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat, yang dapat meningkatkan iman dan  ibadah kepada Allah. Sebab, tidaklah manusia diciptakan kecuali hanya untuk beribadah kepada Allah. (QS
51:56).

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Seorang Muslim yakin, bahwa mencari ilmu itu sendiri adalah kewajiban dan merupakan ibadah. Karena itu,  kita diajarkan untuk senantiasa berdoa, mudah-mudahan kita dijauhkan dari ilmu yang tidak bermanfaat. Ilmu yang manfaat adalah ilmu yang menghasilkan dan memperkuat keimanan, dan bukan ilmu yang menambah  keraguan dan kebingungan, serta semakin menjauhkan diri dari ibadah kepada Allah.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Metode studi agama cara Islam ini tentu berbeda dengan metode para studi agama ‘gaya Barat’ yang lebih diarahkan untuk menjadi ‘ilmuwan dan pengamat keagamaan’. Karena itu, dalam model studi seperti ini, para dosen tidak mempersoalkan apakah mahasiswa itu sesat atau benar. Suatu skripsi atau tesis tetap diluluskan jika dianggap sudah memenuhi syarat metode penulisan ilmiah, tanpa peduli apakah karya ilmiah itu benar atau salah dari segi isinya dalam pandangan Islam. Bahkan, banyak yang sudah bersifat skeptis dan agnostik terhadap kebenaran, dengan menyatakan, bahwa manusia tidak akan tahu kebenaran sejati, yang tahu kebenaran hanya Allah. Tentu saja ini sangat keliru, sebab Allah telah menurunkan wahyu-Nya kepada  manusia melalui Nabi dan Rasul dengan tujuan untuk bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita berharap para dosen di perguruan tinggi Islam dan para pejabat Departemen Agama sadar akan amanah  berat yang mereka pikul saat ini, sehingga mereka tidak bersantai-santai atau bermain-main dalam hal ilmu agama.

Mereka perlu sadar, bahwa upaya untuk meruntuhkan Islam yang sangat strategis adalah dengan cara merusak konsep-konsep keilmuan Islam. Itulah yang sejak berabad-abad lalu dilakukan oleh para orientalis.

Dalam pasal 2, Perpres No 11 tahun 1960, tentang pembentukan IAIN disebutkan, bahwa tujuan pembentukan IAIN adalah:  “IAIN tersebut bermaksud untuk memberi pengadjaran tinggi dan mendjadi pusat untuk  memperkembangkan dan memperdalam ilmu pengetahuan tentang Agama Islam.”

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, sesuai dengan niat mulia sejak awalnya, perguruan-perguruan tinggi Islam harus menjadi pusat pengembangan dan pendalaman ilmu tentang agama Islam. Tentu, sebagai umat Islam Indonesia, kita  berharap, dari kampus-kampus ini lahir para cendekiawan dan ulama yang berilmu tinggi dan taat kepada Allah. Untuk itu, agar menjadi kampus Islam yang benar-benar sehat, segala macam jenis kuman dan virus-virus yang merusak ilmu-ilmu Islam harus mulai dikaji, diteliti, untuk selanjutnya ‘dijinakkan’ dan  diamankan’.

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Cita-cita mulia itu tidak akan terwujud, jika civitas academica di kampus Islam tidak bisa membedakan manayang ‘obat’ dan mana yang ‘racun’; mana ilmu yang bermanfaat dan mana ilmu yang madharat. Jika tidak paham atau tidak peduli dengan masalah ini, bisa jadi, kampus yang semula didirikan dengan niat begitu mulia, akhirnya secara tidak sadar sudah dibajak oleh para orientalis. Wallahu a’lam. (Depok, 25 Agustus 2006/www.hidayatullah.com]

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI UNTUK SUAMI ISTERI – KUMPULAN PUISI-PUISI CINTA SUAMI ISTERI – KOLEKSI PUISI SUAMI ISTERI ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Penghianatan Yahudi”

Minggu, 13 Agustus 2006
Bom-bom Zionis menganghancurkan wanita dan anak-anak Libanon. Di  Indonesia “bom pemikiran Yahudi” tak kalah dasyatnya mencabik otak. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-157

Oleh: Adian Husaini

Menyimak keberingasan, kebengisan, dan kepongahan Israel di Lebanon dan Palestina saat ini, ada baiknya kita mengkaji kembali pemahaman kita tentang bangsa Yahudi, sebagaimana digambarkan dalam Al-Quran dan buku-buku sejarah. Ayat-ayat yang menggambarkan karakter dan bangsa Yahudi begitu banyak bertebaran.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Di dalam sejarah kita memahami, bahwa kaum Yahudi adalah kelompok manusia yang begitu banyak dan hobi melakukan pengkhianatan terhadap kebenaran yang disampaikan kepada mereka.

Di Madinah (Yathrib), kaum Yahudi telah mengabarkan kepada penduduk setempat akan edatangan seorang Nabi terakhir. Dan ini telah diberitakan oleh Nabiyullah Isa a.s. kepada mereka, jauh-jauh sebelumnya. Tetapi, ketika Rasul itu (Nabi Muhammad saw) benar-benar tiba,
maka justru mereka menjadi orang pertama yang mengingkarinya.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Dan (ingatlah) ketika Isa Ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, Yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.” (QS as-Shaf:6).

Itulah karakter Yahudi. Sebuah karakter yang dengan begitu mudah menolak kebenaran, meskipun mereka tahu tentang kebenaran. Karena itu, Rasulullah saw menjelaskan, bahwa makna kata ‘al-maghdhub’ (yang dimurkai Allah SWT)  dalam surat al-Fatihah adalah ‘al-Yahud’. Jadi kaum Yahudi adalah prototipe orang yang tahu tentang kebenaran tetapi tidak mau mengikuti kebenaran, bahkan sebaliknya, merekalah yang menyembunyikan dan mengubah-ubah kebenaran.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Al-Quran menjelaskan bagaimana kaum Yahudi hobi mengubah-ubah kitab suci mereka, sehingga tidak diketahui lagi mana wahyu yang asli dan mana yang merupakan tambahan mereka. “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh Keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.” (QS al-Baqarah:79).

Akibat pengkhianatan mereka terhadap kebenaran ini, maka mereka juga menyesatkan kaum lainnya yang mengikuti mereka.  Hingga kini diakui oleh para pengkaji agama Yahudi, bahwa masalah besar dalam mengkaji Kitab Yahudi (Bibel Yahudi – yang oleh orang Kristen disebut sebagai ‘Perjanjian Lama’) adalah masalah otentisitas teks-teks Bibel tersebut. Yakni membedakan, mana yang asli dan mana yang sisipan.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Th.C. Vriezen, dalam bukunya, Agama Israel Kuno (Jakarta: Badan Penerbit Kristen, 2001), menulis:  “Ada beberapa kesulitan yang harus kita hadapi jika hendak membahas bahan sejarah Perjanjian Lama secara bertanggung jawab. Sebab yang utama ialah bahwa proses sejarah ada banyak sumber kuno yang diterbitkan ulang atau diredaksi (diolah kembali oleh penyadur).
Proses penyaduran turun-temurun itu ada untung ruginya. Salah satu keuntungannya ialah bahwa sumber-sumber kuno itu dipertahankan dan tidak hilang atau terlupakan. Namun, ada kerugiannya yaitu adanya banyak penambahan dan perubahan yang secara bertahap dimasukkan ke dalam naskah, sehingga sekarang sulit sekali untuk menentukan bagian mana dalam naskah historis itu yang orisinal (asli) dan bagian mana yang merupakan sisipan.”

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Richard Elliot Friedman, dalam bukunya, Who Wrote the Bible, (New York: Perennial Library, 1989), juga menulis: “It is a strange fact that we have never known with certainty who produced the book that has played a central role in our civilization.”

Jadi, menurut Friedman, adalah hal yang ajaib bahwa kaum Yahudi-Kristen sebenarnya tidak pernah tahu dengan pasti, siapa yang menulis kitab mereka. Padahal, kitab itu sudah begitu memainkan peran sentral dalam peradaban mereka.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bahkan, Kitab Torah (Five Book of Moses, yakni Kitab Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan) dikatakan Friedman sebagai salah satu teka-teki paling kuno di dunia (It is one
of the oldest puzzles in the world).

Gara-gara ulah Yahudi yang mengubah-ubah kitab mereka itu, maka kebenaran menjadi kabur, karena dicampur aduk dengan kebatilan. Dalam surat al-Baqarah:41-42 sudah disebutkan peringatan Allah agar kaum Yahudi jangan menjadi orang yang pertama kafir dan jangan mencampuradukkan antara yang haq dan bathil dan menyembunyikan kebenaran.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah aku turunkan (Al Quran) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa. Dan janganlah kamu campur adukkan yang haq dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang haq itu, sedang kamu mengetahui.”

Tentu saja kaum Yahudi sangat tertohok dengan ayat-ayat Aal-Quran yang menelanjangi habis-habisan kecurangan mereka. Karena itu bisa dipahami jika mereka tidak pernah ridho kepada kaum Muslim, sampai kaum Muslim mengikuti millah mereka (QS al-Baqarah 2:120). Mereka kemudian menyimpan dendam yang terus terpendam dan berusaha keras untuk merusak Islam.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jika kita cermati, saat ini, betapa banyak orang diantara kaum Muslim yang – sadar atau tidak – mengikuti jejak kaum Yahudi dalam mengubah-ubah dan menyembunyikan kebenaran. Kita tidak habis pikir, bagaimana ada orang yang mengaku Islam tetapi mendukung upaya penyerangan terhadap Al-Quran, melecehkan Nabi Muhammad dan para sahabat Nabi.

Ada juga yang secara terang-terangan dengan berbagai dalil yang dibuat-buat menghalalkan perkawinan homoseksual dan perkawinan muslimah dengan laki-laki non-Muslim. Ada yang membuat-buat tafsir Al-Quran ala Yahudi dengan membuang makna teks dan menekankan aspek konteks secara serampangan.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Itulah yang dilakukan misalnya oleh Prof. Musdah Mulia dan para penulis buku Fiqih Lintas Agama yang membuang makna teks dan menggunakan aspek konteks secara amburadul, sehingga keluar keputusan hukum bahwa muslimah boleh menikah dengan laki-laki non-Muslim. (Lihat buku Muslimah Reformis karya Musdah Mulia terbitan Mizan dan buku Fiqih Lintas Agama terbitan Paramadina dan The Asia Foundation).

Padahal, cara penafsiran seperti itu benar-benar mengikuti metodologi penafsiran Bibel Yahudi. Dalam bab berjudul ‘Hebrew Scriptures’ dari buku Path Through Catholicism karya Mark Link SJ (Texas:Tabor Publishing, 1991), dijelaskan metode penafsiran Bibel Yahudi yang memisahkan antara metode tekstual dan metode kontekstual.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Orang yang menafsirkan secara tekstual/literal dijuluki sebagai kaum literalis atau fundamentalis. Paus sendiri menolak penafsiran Bibel secara tekstualis atau literalis. Menurut buku karya Mark Link itu, penafsir Bibel dibagi menjadi dua model, yakni model literalis dan kontekstualis.

Dia menulis: “Literalists interpret the Bible rigidly, saying, “It means exactly what it says”. In other words, literalists (also called fundamentalists) concern themselves with only the text of the Bible. Contextualists interpret the Bible more broadly, saying “We must consider not only the text but also the context of the Bible. In other words, we must also consider such a things as historical and cultural situation in which the Bible was written.” (hal. 22)

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Model tafsir Bibel Kristen-Yahudi seperti ini, yang menajamkan aspek tekstual dan kontekstual dan menekankan aspek historisitas teks, saat ini banyak mencengkeram sebagian akademisi Muslim. Itu bisa kita lihat dalam buku-buku tentang studi Islam yang bermunculan dewasa ini.

Seorang dosen UIN Yogya yang menerbitkan disertasinya dengan judul  “Muslim-Christian Relations in The New Order Indonesia:The Exclusivist and Inclusivist Muslims’ Perspectives, (Bandung: Mizan, 2005)” membagi kaum Muslim Indonesia ke dalam dua golongan, yakni
kaum ‘Inclusivist Muslims’ dan exclusivist Muslim’.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kaum Muslim Inklusif, kata dia, adalah mereka yang mempersepsikan Islam sebagai agama evolutif dan menerapkan metode tafsir kontekstual terhadap Al-Quran dan Sunnah. (… they perceive Islam as an evolving religion they apply a contextual reading to the Quran and sunna).

Sedangkan Muslim eksklusif adalah yang menerapkan metode penafsiran al-Quran dan Sunnah
secara literal. (They apply a literal approach in understanding the foundation texts of Islam, namely the Quran and the sunna of the Prophet).

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Cara pandang disertasi di Melbourne University seperti itu adalah pola dan metode panafsiran Bibel Kristen-Yahudi, yang dipaksakan kepada Aal-Quran. Si dosen itu harusnya mengkaji dengan serius, bahwa ada perbedaan yang mendasar antara sifat teks Al-Quran dan teks Bibel. Dalam konsep Islam, teks Al-Quran adalah ‘tanzil’ yang lafaz dan maknanya dari Allah.

Teks Al-Quran bukan bikinan Nabi Muhammad saw atau bikinan manusia mana pun. Karena itu, Al-Quran adalah wahyu, Kalamullah. Ini beda dengan Bibel, yang dalam konsep Kristen sendiri dikatakan sebagai ‘teks manusiawi’, yakni teks yang ditulis oleh para penulis Bibel yang
mendapatkan inspirasi dari Roh Kudus.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena problem teks Bibel itulah, maka kaum Yahudi-Kristen tidak bisa menafsirkan secara tekstual, sebab memang tidak ada teks yang bisa dipegang. Teks Bibel selalu berubah dari waktu ke waktu.

Salah satu Bibel edisi bahasa Inggris yang biasanya dianggap otoritatif adalah King James Version. Tapi, sekarang pun sudah muncul New King James Version. Kita bisa bandingkan teks Bibel terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) edisi 1971 dan 2004, misalnya, maka kita akan bertemu dengan begitu banyak ayat yang bukan hanya berubah teksnya, tetapi juga maknanya. Sebagai contoh, bandingkan ayat Bibel Yahudi tentang larangan keluar pada hari Sabat:

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Edisi LAI tahun 1971 menyatakan: “tetapi hari yang ketudjuh itulah sabat Tuhan, Allahmu, pada hari itu djangan kamu bekerja, baik kamu, atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau binatangmu, atau orang dagang jang ada didalam pintu gerbangmu.”

Sedangkan dalam edisi tahun 2004 ditulis: “tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allahmu, maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu, atau orang asing yang ditempat kediamanmu.”.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kekeliruan pola pikir terhadap Al-Quran yang menjiplak pola pikir Yahudi-Kristen itu bukan khas dosen UIN Yogya itu saja. Kita bisa menyimak bagaimana membanjirnya istilah-istilah asing ke dalam kosa kata studi Islam dewasa ini, seperti istilah ‘Islam fundamentalis’, ‘Islam literalis’, dan sebagainya, yang berasal dari tradisi Yahudi-Kristen.

Banyak yang latah membeo saja dalam menggunakan istilah-istilah yang lahir dalam tradisi Yahudi-Kristen tersebut, tanpa sikap kritis. Padahal, kita tidak bisa begitu saja mengambil istilah-istilah itu tanpa disesuaikan dengan makna dalam Islam.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebagai contoh, dalam istilah Kristen, George W. Bush biasa disebut sebagai penganut Kristen fundamentalis yang konservatif dan taat. Tetapi, tentu kita tidak bisa menyebut Bush adalah seorang Kristen salafi yang muttaqin. Masing-masing tradisi dan agama memiliki sistem
pemikiran dan istilah yang khas, yang tidak seyogyanya dijiplak begitu saja.

Masalah teks Bibel itu sangat berbeda dengan Al-Quran, sehingga cara penafsirannya pun sangat berbeda dengan Bibel. Sebagai teks manusiawi unsur historisitas sangat ditekankan dalam penafsiran. Tetapi, sebagai teks wahyu, makna kata-kata dalam teks Al-Quran adalah
terjaga dari zaman ke zaman. Karena itu, hukum-hukum Al-Quran bersifat universal, melintasi zaman dan budaya, meskipun ayat-ayat itu diturunkan di wilayah Arab pada waktu tertentu dan dengan kondisi kultural tertentu.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ketika Al-Quran melarang minuman keras, itu bukan hanya untuk orang Arab saja, tetapi berlaku
untuk semua manusia. Kewajiban jilbab bukan hanya berlaku untuk wanita Arab abad ke-7, tetapi tetap berlaku sampai sekarang. Dan sebagainya. Salah satu buku yang sangat menekankan aspek historisitas dalam studi Islam bisa dilihat buku ‘Islamic Studies’ karya Prof. Amin Abdullah, rektor UIN Yogya, yang banyak merujuk kepada para pemikir sekular-liberal seperti Nasr Hamid Abu Zayd dan Mohammed Arkoun.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kini, dalam situasi dimana saudara-saudara kita di Lebanon dan Palestina dihujani bom-bom Yahudi yang mencabik-cabik tubuh wanita dan anak-anak tanpa belas kasihan sedikit pun, ada baiknya kita juga merenung sejenak, bahwa kaum Muslim di Indonesia saat ini, juga sedang dihujani dengan “bom-bom pemikiran Yahudi  yang sangat dahsyat dampaknya dalam mencabik-cabik otak sebagian sarjana agama dari kalangan umat Islam, sehingga banyak yang tanpa sadar sudah mengikuti “pola pikir Yahudi” dalam mencabik-cabik Islam dan Al-Quran.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Gara-gara otaknya keliru, memandang bahwa Al-Quran adalah produk budaya, maka seorang dosen IAIN Surabaya dengan bangga, sengaja, dan sadar menginjak lafaz Allah di hadapan para mahasiswanya. Mudah-mudahan kita senantiasa diselamatkan Allah, agar tidak terjebak dalam pola pikir dan jalan orang-orang yang dimurkai Allah. Amin. (Depok, 11 Agustus 2006/www.hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama dengan Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Menyikapi Kebrutalan Zionis Israel”

Sabtu, 05 Agustus 2006
Muslimin Indonesia harus menyusun langkah melawan hegemoni Yahudi.  Syaratnya ukhuwah Islamyah tak hanya di lisan. Apalagi masih bangga kelompoknya sendiri. Baca Catatan Akhir Pekan Adian Husaini ke-156

Oleh:  Adian Husaini

Hari-hari ini, kaum Muslim seluruh dunia menyaksikan kebrutalan yang membabi buta kaum Zionis  terhadap kaum Muslim di Palestina dan Lebanon. Setiap hari, jet-jet tempur beserta tank-tank Israel membunuhi warga Muslim. Dunia mengutuk serangan Israel itu. Tetapi, semuanya tidak berdaya, tidak mampu mencegah kebrutalan Israel. Padahal, dari segi hukum internasional, aksi sepihak Israel yang menyerbu Lebanon jelas-jelas tidak dibenarkan.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tetapi, kaum Zionis Israel tidak mempedulikan hal itu. Mereka merasa lebih kuat, dan menganggap remeh protes dunia Islam terhadap kebrutalan mereka. Pada akhir Juli 2006,  Israel bahkan menyerang tempat pengungsian penduduk sipil di Desa Qana, sehingga membunuh lebih dari 60 warga  Lebanon –37  diantaranya adalah anak-anak. Seketika itu kemudian dunia mengecam Israel. Tetapi, tetap saja, hal itu tidak mampu menghentikan kebiadaban kaum Zionis Israel.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Umat Islam dan dunia Islam, sejauh ini, hanya mampu melakukan protes, menangis, mengeluarkan resolusi dan kutukan demi kutukan. Tetapi, tidak ada yang digubris oleh Israel. Sepertinya, Israel sudah hafal langgamkaum Muslim. Jika dibantai atau dipecundani, kaum Muslim akan marah dan melakukan aksi demontrasi. Setelah itu, lama-lama lupa pada masalahnya, lalu diam. Megapa umat Islam begitu mudah untuk diperdaya dan dipecundangi ? Tidak adakah kemuliaan bagi kaum Muslimin? Padahal, dalam Al-Quran, Allah SWT menjamin :

“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, karena kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS Ali Imran: 139).

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, umat Islam harusnya menjadi umat yang mulia, umat yang disegani, umat yang terbaik yang menjadi saksi atas umat manusia lainnya. Tetapi, semua itu tidak akan terjadi, jika umat Islam meninggalkan syarat-syarat untuk dapat menjadi umat yang mulia.

“Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (kamu) menyuruh kepada yang makruf dan mencegah kemunkaran, serta beriman kepada Allah.” (QS Ali Imran:110). Jika kaum Muslim meninggalkan syarat untuk menjadi mulia, maka mereka akan menjadi umat yang hina.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kondisi umat Islam yang tidak berdaya menghadapi kebiadaban kaum Zionis Israel seperti mencerminkan apa yang telah digambarkan oleh Rasulullah saw:

“Hampir tiba suatu zaman dimana bangsa-bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang yang kelaparan mengerumuni hidangan mereka.” Maka salah seorang sahabat  bertanya: “Apakah karena jumlah kami yang sedikit pada hari itu?”  Nabi SAW menjawab: “Bahkan, pada hari itu jumlah kamu banyak sekali, tetapi kamu umpama buih di waktu banjir, dan Allah akan mencabut rasa  gentar terhadap kamu dari hati musuh-musuh kamu, dan Allah akan melemparkan ke dalam hati kamu penyakit al wahnu.” Seorang sahabat bertanya: “Apakah al wahnu itu Ya Rasulallah?”  Rasulullah SAW menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.” (HR Abu Daud)

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tanpa perlu melakukan riset yang rumit, dengan mudah dapat dilihat, bahwa kondisi umat Islam saat ini sangat mirip dengan apa yang digambarkan Rasulullah saw tersebut. Di berbagai belahan dunia, umat menghadapi ujian dan cobaan yang berat. Umat Islam diperlakukan dengan sangat hina. Tidak disegani dan ditindas dimana-mana. Di Palestina, Moro, Xin Jiang, India, Kashmir, Thailand Selatan, dan di berbagai belahan dunia lainnya, umat Islam menghadapi penindasan dalam berbagai bidang kehidupan. Umat Islam, yang jumlahnya sekarang sekitar 1,3 milyar jiwa, bernasib seperti buih, kehilangan kepercayaan diri,  diombang-ambingkan situasi dan kondisi. Untuk menyelesaikan masalah Palestina saja masih belum  mampu. Bandingkan dengan kaum Yahudi yang jumlahnya hanya sekitar 15 juta jiwa, yang berani menolak  puluhan resolusi PBB, dan tidak gentar sedikit pun menghadapi protes dari seluruh penjuru dunia.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebagai Muslim kita tidak boleh berdiam diri terhadap perkembangan di Palestina dan Lebanon saat ini. Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang bangun pagi dan tidak peduli dengan masalah umat Islam, maka dia tidak termasuk bagian dari umat Islam.”

Secara umum, ada dua tanggung jawab muslim terhadap dunia Islam, yaitu (1) tanggung jawab risalah, dan  (2) tanggung jawab ukhuwah.  Tanggung jawab risalah wajib dilaksanakan oleh umat muslim berdasarkan perintah Allah SWT yang terdapat dalam sejumlah ayat Al Quran:

“Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada  yang makruf dan mencegah kemunkaran. Merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS Ali Imran:104).

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ayat-ayat Al Quran tersebut memberikan penjelasan yang tegas tentang kewajiban umat Islam untuk  melaksanakan dakwah, dalam arti melanjutkan risalah Rasulullah saw.

Ad-Dinul Islam diturunkan Allah SWT melalui Rasul-Nya, Muhammad saw., kepada seluruh manusia (QS 34:28).  Islam diturunkan bukan hanya untuk umat Islam semata. Islam diturunkan untuk menyelamatkan umat manusia, untuk menebarkan rahmat bagi seluruh alam (QS 21:107). Penegasan agar ajaran Islam menjadi rahmat bagi seluruh alam juga tampak dari seruan Rasulullah saw dalam Khutbatul Wada’, dimana Rasul  saw senantiasa menggunakan seruan “Ya ayyuhan naas…”. Ketika itu beliau berpesan, agar orang-orang yang hadir di Arafah, menyampaikan pesan-pesan kepada yang tidak hadir.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena mengemban misi yang sangat mulia — yaitu untuk menyebarkan rahmat kepada seluruh alam, yang  dapat juga diartikan sebagai tugas untuk menyelamatkan umat manusia dari kehancuran  — maka umat Islam  diberi julukan dengan berbagai predikat yang agung, seperti “khairu ummah”, “ummatan wasatha”, dan  sebagainya.

Pada sisi lain, sebutan-sebutan indah itu juga mengindikasikan adanya perintah Allah SWT, agar umat Islam menjadi umat yang mulia, umat yang disegani, umat yang kuat, dan umat yang agung; bukan umat yang hina dan lemah. Hal itu dapat dilihat, misalnya, pada perintah Allah SWT, agar umat Islam menghimpun segala macam kekuatan, agar mereka menjadi umat yang kuat.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Seperti firman Allah SWT:

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu), kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedang Allah mengatahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan
dianiaya.”  (QS al-Anfal:60).

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Mudah dipahami, dengan kondisi sebagai “umat yang mulia”, “umat yang kuat”, dan sebagainya, maka umat Islam akan dapat menjalankan fungsi dakwah dan amanah risalah kepada seluruh manusia, dengan lancar. Jika kondisi umat Islam sebaliknya, yakni umat yang lemah dan hina, maka umat Islam bukanlah menjadi  “subjek”, tetapi akan menjadi “objek”. Bukan menjadi da’i, tetapi malah menjadi “mad’u”, bukan menjadi  “penentu arah” perjalanan dunia, tetapi malah menjadi “yang diarahkan”.

Tanggung jawab yang kedua, yakni tanggung jawab ukhuwah, juga jelas-jelas merupakan perintah Allah SWT.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah kemunkaran, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (QS 9:71).

Umat muslim diibaratkan oleh Rasulullah SAW sebagai satu tubuh (kal jasadil wahid) atau satu bangunan  yang saling menguatkan (kal bunyan yasyuddu ba’dhuhum ba’dha). Dalam hadits lain, Rasulullah SAW jugamengibaratkan kaum Muslimin seperti penumpang yang bersama-sama berlayar ke tengah lautan. Di dalam kapal itu, ada satu penumpang yang bermaksud melobangi kapalnya untuk mengambil air. Jika seluruh penumpang membiarkan orang itu melobangi perahunya, maka binasalah dia dan juga seluruh penumpang.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Hanya di antara orang-orang beriman dapat menjalin ukhuwah Islamiyah, sebab ukhuwan Islamiyah adalahmanivestasi dari iman. Ukhuwah Islamiyah membutuhkan pengorbanan, lebih mementingkan kepentingan saudaranya sesama mukmin, ketimbang kepentingan dirinya.  Ditegaskan Rasulullah SAW: “Laa yu’minu ahadukum hattaa yuhibba liakhihi maa yuhibbu linafsihi.” (Tidak/belum sempurna iman salah seorang kamu, sehingga ia mencintai untuk saudaranya apa-apa yang dicintai oleh dirinya sendiri.).

Ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan tertinggi antar sesama muslim. Nilai persaudaraan ini lebih tinggi daripada persaudaraan yang dibangun di atas landasan  kesukuan, kebangsaan, atau hubungan darah sekali pun.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Allah SWT berfirman:

“Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan dan Hari Akhir berkasih sayang dengan orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, sekalipun mereka itu orang tua sendiri, anak,  saudara kandung atau keluarga. Mereka itulah yang Allah telah tuliskan keimanan di hatinya dan  menguatkannya dengan pertolongan dari-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam sorga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha terhadap (limpahan rahmat) Allah. Mereka itulah “hizbullah”. Ketahuilah, bahwa sesunggguhnya “hizbullah” itulah yang pasti menang.” (QS Al Mujadalah:22).

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ironinya, justru sekarang, persaudaraan muslim itu sudah ditinggalkan oleh umat Muslim, yang kiniterkoyak-koyak dan terpecah belah dalam berbagai paham nasionalisme sempit, bahkan terkadang sudah bersikap fanatis buta terhadap kelompoknya sendiri. Dalam situasi dimana saudara-saudara kita kaum  Muslim Palestina dan Lebanon menjadi mangsa keganasan dan kebiadaban Yahudi Israel saat ini  seyogyanya kaum Muslimin kini mampu menyatukan hati dan pikiran untuk melakukan gerakan perlawanan yang efektif dan serius.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kaum Muslim di Indonesia, sudah harus mulai berpikir serius dalam merumuskan srategi perjuangan  melawan Yahudi. Sebelum melakukan perlawanan, umat Islam harus tahu persis, di mana posisi-posisi Yahudi di Indonesia. Perusahaan mana saja yang dibiayai Yahudi. iapa saja pendukung-pendukungnya di  Indonesia. Bagaimana cara mereka menguasai umat Islam. Semua itu harus dipelajari dan dikaji dengan serius oleh umat Islam, agar tidak salah dalam melangkah dan menyusun program perjuangan; agar tidak  sporadis dalam melawan kekuatan Yahudi yang sudah menggurita di berbagai sektor kehidupan: informasi, studi dan pemikiran Islam, keuangan, sampai barang-barang konsumsi rumah tangga.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Perjuangan melawan hegemoni Yahudi dan para kroninya adalah perjuangan yang panjang dan  membutuhkan keseriusan,  ilmu dan kesabaran. Maka, sudah saatnya umat Islam berusaha keras  pembangun posisi kemandiriannya, terutama dalam pemikiran, budaya, dan ekonomi. Sangatlah sulit dibayangkan, bagaimana kaum Muslim mau melawan Yahudi, sedangkan untuk air minum saja, umat Islam masih merasa nyaman mereguk air kemasan produk Yahudi.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dan sangatlah mustahil untuk mengalahkan Yahudi dan kroninya, jika untuk pemikiran Islam saja, kampus-kampus berlabel  Islam bangga menjiplak pemikiran Yahudi, dan bahkan sejumlah kampus sudah memasukkan metode penafsiran Bibel Yahudi untuk menafsirkan Al-Quran sebagai mata kuliah wajib di jurusan Tafsir-Hadits. Wallahu a’lam. (Depok, 4 Agustus 2006/hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama  antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Menunggu Gempa?”

Senin, 31 Juli 2006
Di zaman sekarang, ulama yang berpegang pada ajaran Islam tidak didengar. Fatwa mereka dilawan. Sebaliknya, lahir ulama jahat (ulama su’). Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-155

Oleh: Adian Husaini

Sekitar satu setengah tahun lalu, pada 29 Desember 2004, Harian Pikiran Rakyat yang terbit di Bandung menyiarkan sebuah berita berjudul “Gelombang Besar Hantam Pangandaran dan Laut Jawa. Yusuf: “Jabar Selatan Bisa Habis”. Ada baiknya berita itu kita simak kembali, setelah kita menyaksikan terjadinya gempa bumi dan tsunami yang menerjang sejumlah daerah di pesisir Jawa Barat Selatan dan beberapa daerah di Jawa Tengah Selatan, pada Selasa, 18 Juli 2006 lalu.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Gempa dan tsunami itu menelan korban meninggal lebih dari 500 jiwa. Padahal, ternyata, jauh-jauh sebelumnya, hal itu sudah diperingatkan oleh sejumlah pakar geologi.

Dalam berita itu diceritakan, bahwa masyarakat Jawa Barat, khususnya yang berada di jalur Pantai Selatan diminta lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi yang bisa menyebabkan gelombang tsunami. Kewaspadaan ini perlu dilakukan mengingat Jawa Barat termasuk daerah yang rawan gempa, sehingga potensi terjadinya  tsunami juga sangat besar.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Peringatan tersebut disampaikan Kasi Gerakan Tanah Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Ir. H. Gatot Moch. Soedrajat, M.Sc., dan Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam (P3TISDA) BPPT, Dr. Yusuf Surachman Djajadihardja.

Menurut Gatot, potensi terjadinya gempa di Jawa Barat karena terdapatnya lempengan tektonik yang memanjang di Samudera Hindia mulai dari Pulau Sumatra, Pulau Jawa, hingga ke Irian Jaya. “Makanya pulau yang terlewati oleh lempengan itu berpotensi terhadap terjadinya gempa tsunami termasuk Pulau Jawa, ya termasuk Jawa Barat bagian selatan ini,” katanya di Bandung, Senin (27/12/2004).

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Namun menurut Gatot, kalaupun terjadi gempa dan tsunami di Jabar Selatan ini tidak terlalu mengkhawatirkan mengingat pantainya terjal dan tidak padat penduduk seperti di pantura. “Mulai dari Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasik, Ciamis berpotensi namun tidak erlalu mengkhawatirkan mengingat di wilayah itu pantainya terjal,” katanya.

Sementara itu, saat jumpa pers tentang penyebab gempa Aceh di BPPT Jakarta, Senin (27/12), Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam (P3TISDA) BPPT, Dr. Yusuf Surachman Djajadihardja mengemukakan, saat dirinya melakukan pemetaan dasar laut (batimetri) pada 2002, ditemukan adanya indikasi atahan Sumatra yang memanjang hingga Laut Hindia sepanjang 300 kilometer.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Patahan itu masuk wilayah selatan Jabar, seperti Sukabumi, Ujung Genteng, dan Panaitan  (Banten). “Ujung patahan ini belum memotong palung, tapi masih aktif. Jaraknya sekitar 30 kilometer. Topografi dasar laut di sana, terdapat gunung dan lembah. Perbedaan antara gunung dan lembah (palung) sekira 2500 meter. Seandainya ujung patahan itu memotong palung, bisa dibayangkan gunung yang setinggi 2500 meter runtuh. Yang terjadi adalah tsunami yang sangat dahsyat. Jabar selatan bisa habis,” kata Yusuf.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Untuk mengantisipasinya, ujar sarjana Geofisika dan Meteorologi ITB ini,  bisa dipasang radar berfrekuensi tinggi (HF Radar). Radar ini bisa memberikan peringatan dini bila terjadi gempa atau gerakan di bawah tanah dengan radius 400 kilometer. “Jabar harus dilengkapi HF Radar mengingat daerahnya rawan terjadi gempa. Daerah sepanjang Jawa dan Sumatera adalah tempat pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia sehingga potensial terjadi gempa. Sebab pergeseran lempeng itu antara 7,5 – 8,2 sentimeter pertahun,” ujar Yusuf.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Demikian berita penting dari Harian Pikiran Rakyat sekitar dua tahun lalu, yang perlu kita catat. Bahwa, ternyata sudah ada peringatan dini yang sudah diperkirakan oleh para pakar gempa di Indonesia. Entah mengapa peringatan itu tidak ditindaklanjuti dengan baik oleh Pemda Jabar. Lalu, terjadilah bencana dahsyat berupa gempa dan tsunami yang memakan korban lebih dari 500 jiwa. Dibandingkan dengan gempa Yogya, tentu saja, dampak sosial dari gempa dan tsunami di wilayah Jabar dan Jateng ini masih jauh lebih kecil.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Namun, yang menjadi peringatan penting adalah bahwa gempa dan tsunami sudah mulai merambah Pulau Jawa. Meskipun kekuatan tsunami kali ini masih jauh dibandingkan dengan tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004, secara psikologis, tsunami ini sudah mulai  menghentakkan kawasan padat penduduk di Pulau Jawa. Pada Rabu, 19 Juli 2006, penduduk Jakarta juga sudah merasakan gempa yang terjadi di Selat Sunda.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebagian kalangan kini mempersoalkan, mengapa peringatan dini tentang terjadinya gempa dan stunami tidak diindahkan. Ini baru peringatan manusia. Inilah sikap kebanyakan manusia. Mudah lupa dan tidak peduli dengan masa depannya, karena terjebak hal-hal yang melenakan. Tontonan sepak bola Piala Dunia selama sebulan telah melenakan begitu banyak manusia. Banyak media massa yang lebih asyik menyiarkan hal-hal yang ‘menghibur’ ketimbang mendidik. Tayangan-tayangan infotainmen dan hiburan di televisi sudah begitu mendominasi aktivitas manusia.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tapi, ini baru pelajaran kecil di dunia. Sebagai Muslim, kita perlu mengambil hikmah tentang semua peristiwa ini. Melalui Al-Quranul Karim, Allah sudah memperingatkan akan datangnya Hari Akhir; akan tibanya satu hari pembalasan; dimana seluruh amal manusia diperhitungkan, ditimbang, dan dimintai pertanggungjawaban. Namun, manusia banyak yang bersikap aneh. Bukannya memperhatikan sungguh-sungguh signal dan peringatan dini dari Allah itu, dan kemudian sibuk menyiapkan masa depannya di akhirat, tetapi justru asyik membangun istana dan mengumpulkan kekayaan di dunia, seolah-olah harta bendanya akan mengekalkan dia di dunia. Banyak yang malas beribadah dan beramal untuk akhirat, padahal itulah tempat tinggal manusia yang abadi.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita berdoa semoga bencana demi bencana di negeri kita, mampu menyadarkan manusia Indonesia untuk melakukan introspeksi, dan segera bertobat, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Secara akal, manusia harus berusaha keras untuk mencegah atau melakukan upaya-upaya untuk meminimalkan jumlah korban yang mungkin ditimbulkan dari satu bencana. Sistem peringatan dini terhadap gempa seyogyanya sudah mulai dipasang untuk daerah-daerah yang rawan tsunami. Inilah kewajiban manusia untuk berikhtiar sesuai dengan ilmu yang mereka miliki.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Akan tetapi, disamping itu, manusia, khususnya kaum Muslim, pun diwajibkan untuk melakukan ikhtiar yang lebih. Setiap muslim yakin bahwa apapun yang musibah atau bencana menimpa mereka, tidak akan terjadi kecuali dengan izin Allah SWT. Dalam Al-Quran disebutkan, bahwa (yang artinya):

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan upaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. dan Barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) Maka Sesungguhnya Allah Dia-lah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS Al-Hadid:22-24)

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Hidup di dunia ini adalah semata-mata menjalani ujian demi ujian, baik berupa kesenangan maupun berupa kesedihan. Senang dan susah datang silih berganti. Tidak ada manusia yang selama hidupnya senang terus, atau susah terus-menerus sepanjang hayat.  Sesekali tersenyum, tertawa, sesekali juga sedih dan menangis. Saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tsunami di Pantai Selatan Jawa kali ini pun menanggung beragam uka, mulai kehilangan sanak saudara sampai dengan harta benda. Setiap datang bencana kita hanya dapat berucap, pasti ini datang dari Allah SWT.  Tidak mungkin bencana ini terjadi di luar izin Allah SWT. Kita hanya berusaha mengambil hikmah dari ujian, teguran,  atau mungkin hukuman (azab)  yang diberikan Allah kepada kita.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Manusia seyogyanya sadar bahwa di mana pun dia berada,  kematian akan selalu mengintai. Sungguh menyedihkan jika berbagai peringatan tentang akan datangnya sunami di Pantai Selatan Jawa itu sudah disampaikan jauh sebelumnya, masih ada manusia-manusia yang mengumbar maksiat di lokasi-lokasi tersebut. Kita sungguh tidak habis pikir, bagaimana manusia bisa begitu berani melawan Allah yang menciptakan mereka dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Setelah mendapatkan peringatan dini tentang tsunami tersebut, penduduk Pulau Jawa – termasuk Jakarta – harusnya semakin mendekatkan diri kepada Allah, dan tidak lagi bermain-main dengan dosa dan maksiat.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Baru-baru ini kita dibuat tercengang, bagaimana media massa di Indonesia dengan gegap gempita menyiarkan satu acara Kontes Waria di Jakarta Timur, yang dihadiri seorang mantan Presiden RI yang biasa dipanggil kyai haji. Untuk apa kontes semacam itu diadakan?

Lihatlah di berbagai stasiun TV saat ini, betapa banyak perilaku-perilaku yang mempermainkan batas-batas larangan Allah. Wanita-wanita begitu banyak yang berlagak seperti laki-laki, sedangkan laki-laki juga bergaya dan berpakaian seperti wanita. Padahal perilaku seperti itu jelas-jelas dilarang Rasulullah saw. Allah melarang manusia mendekati zina, tetapi promosi pergaulan bebas dan pengumbaran aurat wanita menjadi semakin liar.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Di masa lalu, masih banyak yang protes terhadap pengiriman wakil Indonesia ke Kontes Miss Universe. Tahun ini, pengiriman putri Indonesia ke ajang ratu sejagad itu seperti sudah dianggap hal biasa. Yang protes terhadap masalah itu akan dipojokkan habis-habisan oleh banyak media massa di sini.

Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri, maka penduduk negeri itu telah menghalalkan turunnya azab Allah atas mereka sendiri”. (HR Thabrani dan Al Hakim).

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam soal homoseksual, Allah sudah memperingatkan:  “Dan (ingatlah) ketika Luth berkata pepada kaumnya: “Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang Amat keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun dari umat-umat sebelum kamu”. (QS al-Ankabut:28).

Rasulullah saw juga memperingatkan:

“Barangsiapa yang kalian dapati sedang melakukan perbuatan kaum Luth (homoseksual) maka bunuhlah pelaku dan pasangannya.” (HR Ahmad).

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Di zaman seperti ini, para ulama yang masih berpegang teguh kepada ajaran-ajaran Islam, akan menghadapi tugas yang makin berat. Ucapan mereka tidak didengar. Fatwa mereka dikecam, dicap sebagai fatwa kuno, ketinggalan zaman,  dan sebagainya. Yang lebih berat, diantara yang mengecam para ulama itu juga dari kalangan ulama jahat (ulama su’), yang sudah memperjualbelikan agama dengan harta benda dunia. Atau ulama-ulama ulama yang keliru ilmunya, tetapi sudah terlanjur diberi gelar ulama atau cendekiawan, dan tak jarang juga berposisi sebagai pemimpin atau tokoh satu organisasi atau lembaga pendidikan tinggi, sehingga mereka bukannya mengajarkan ilmu yang benar, tetapi justru menyebarkan ilmu-ilmu yang salah untuk menyesatkan manusia. Yang baik dikatakan buruk; yang buruk dipromosikan sebagai kebaikan.

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Para ulama yang baik, para ulama pewaris Nabi,  tentu saja  tidak boleh menyerah dan melemah dalam semangat dakwah dan beramar ma’ruf dan nahi munkar. Mereka harus tetap giat mengingatkan masyarakat agar tetap berpegang kepada ajaran-ajaran Allah, bagaimana pun beratnya. Mereka tidak boleh berputus asa. Sebab, adanya aktivitas amar makruf  nahi munkar itu dapat menjauhkan masyarakat dari bencana. Dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin, bab Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Imam Ghazali  mengutip satu hadits Rasulullah saw: “Tidaklah dari suatu kaum yang berbuat maksiat dan di kalangan mereka da orang yang mampu mencegah atas mereka, lalu dia tidak melakukannya, melainkan hampir-hampir Allah meratakan mereka dengan azab dari sisi-Nya.” (HR Abu awud, Tirmidzi, dan Ibn Majah).

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Selain melakukan berbagai ikhtiar ilmiah, untuk menghindarkan diri dari bencana, kita juga diajarkan untuk berdoa kepada Allah SWT dan banyak-banyak bershadaqah. Kita harus berusaha keras memberantas kemusyrikan dan kezaliman. Sudah saatnya kita berdoa dengan sungguh-sungguh, pagi, siang dan malam, agar kita terhindar dari bencana dan dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang shalih. Amin. (Depok, 28 Juli 2006).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI PATAH HATI – KUMPULAN PUISI-PUISI PUTUS CINTA – KOLEKSI PUISI SAKIT HATI – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ada Apa dengan Syafii Maarif ?

Senin, 17 Juli 2006
Dalam berbagai tulisannya, ia memposisikan sebagai ‘Bapak Bangsa’. Namun, sebagaian justru banyak dianggap menyakiti kelompok Islam  yang lain . Baca Catatan Akhir Pekan Adian ke-154

Oleh: Adian Husaini

Dalam rapat pimpinan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Rabu (12/7/2006) lalu, Ketua Umum DDII Hussein Umar tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap tulisan Syafii Maarif di Harian Republika sehari sebelumnya. Tulisan Syafii dalam kolom Resonansi itu berjudul ‘Demi Keutuhan Bangsa’. Seperti biasa, Syafii Maarif memposisikan sebagai ‘Bapak Bangsa’ yang sangat peduli dengan keutuhan bangsa Indonesia. Ia menempatkan dirinya sebagai ‘penyelamat bangsa’.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tentu saja, posisi itu ideal. Tapi, sayangnya, pada saat itulah, Syafii lupa, bahwa pada berbagai bagian tulisannya, dia justru telah menyinggung banyak kalangan, yang ironisnya adalah sahabat-sahabat dekatnya sendiri, dari kalangan kaum Muslim. Bahasa yang digunakan Syafii pun bukan bahasa yang arif, yang menunjukkan kedewasaan seorang Profesor yang usianya sudah mencapai 70 tahun lebih, tetapi justru bahasa yang bernada pelecehan dan kasar. Banyak kalangan belum lupa, bagaimana Syafii Maarif meluncurkan istilah ‘preman berjubah’ untuk menunjuk kelompok yang tidak disukainya.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam tulisannya di Republika kali ini, dia pun menggunakan istilah-istilah ‘peyoratif’ yang kasar yang bernada memperhinakan kalangan-kalangan yang memperjuangkan tegaknya syariat Islam. Misalnya, dia gunakan istilah-istilah ‘’otak-otak sederhana’’, ‘’kedunguan’’, ‘’kebahlulan’’, dan sebagainya. Istilah-istilah seperti itu harusnya dihindari oleh seorang Profesor yang sudah begitu kenyang makan asam garam dalam dunia pergerakan di Muhammadiyah. Apalagi, logika dan argumentasi Syafii Maarif dalam tulisannya itu juga banyak yang tidak tepat dan keliru. Marilah kita simak cara berpikir Syafii Maarif.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Secara umum, tulisan Syafii Maarif itu mencoba membenturkan antara upaya penerapan syariat Islam secara legal formal dengan keutuhan bangsa Indonesia. Syafii menulis, bahwa “Keinginan untuk memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam perda, mengapa tidak diintegrasikan saja dalam perda biasa, tidak dalam format Perda Syariah yang dapat melemahkan pilar-pilar integrasi masyarakat dan bangsa, dan ini berbahaya sekali.”

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Cobalah kita simak baik-baik ungkapan Syafii Maarif tersebut. Betapa keliru dan berbahayanya logika berpikir semacam itu. Logika ini juga aneh, ahistoris, dan sama dengan logika kaum misionaris Kristen yang aktif di Partai Damai Sejahtera (PDS) yang menggugat peberlakuan perda-perda yang bernuansa syariah. Orang seperti Syafii, aktivis PDS, dan sejenisnya telah terjebak ke dalam logika yang keliru, bahwa syariat Islam adalah hukum-hukum yang sifatnya lokal, temporal, dan hanya berlaku untuk satu golongan tertentu.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebaliknya, mereka berpikir, bahwa hukum-hukum kolonial Belanda dan hukum-hukum Barat lain adalah berlaku universal untuk seluruh umat manusia. Karena itulah, Syafii Maarif tidak menyoal pemberlakuan hukum kolonial, dan tidak menyatakannya bertentangan dengan integrasi bangsa Indonesia. Sebaliknya, perda Syariat Islam dikatakannya dapat melemahkan pilar-pilar integrasi masyarakat dan bangsa, dan ini sangat berbahaya. Bukanlah logika semacam ini sangat keliru. Bukankah Rasulullah saw diutus untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin). Apakah bukan sesuatu yang paradoks, jika seorang yang mengaku Muslim tetapi justru menyatakan syariat Nabi Muhammad adalah ancaman bagi integrasi bangsa?

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam kasus Indonesia, hukum Islam sudah diberlakukan di kepulauan Nusantara, beratus-ratus tahun sebelum kedatangan penjajah Belanda. Sebagai contoh, pada tahun 1628, Nuruddin ar-Raniri menulis Kitab Shirathal Mustaqim, yang merupakan kitab hukum pertama yang disebarkan ke seluruh Nusantara untuk menjadi pegangan umat Islam. Oleh Syekh Arsyad Banjar, kitab itu diperluas dan diperpanjang uraiannya dalam sebuah Kitab berjudul Sabilul Muhtadin, serta dijadikan pegangan dalam menyelesaikan sengketa di daerah Kesultanan Banjar. Di daerah Kesultanan Palembang dan Banten diterbitkan pula beberapa kitab hukum Islam yang dijadikan pegangan oleh umat Islam dalam menyelesaikan masalah hidup dan kehidupan mereka. Hukum Islam diikuti pula oleh pemeluk Islam di wilayah-wilayah Kerajaan-kerajaan Demak, Jepara, Tuban, Ngampel, Mataram, dan juga Mataram. Ini dapat dibuktikan dari karya para pujangga yang hidup pada masa itu, seperti Sajinatul Hukum.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dengan fakta-fakta tersebut, Prof. Muhammad Daud Ali, guru besar hukum Islam di Universitas Indonesia, menyimpulkan, bahwa “sebelum Belanda mengukuhkan kekuasaannya di Indonesia, hukum Islam mempunyai kedudukan sendiri di dalam masyarakat. Sebagai hukum yang berdiri sendiri, hukum Islam telah ada dan berlaku di dalam masyarakat, tumbuh dan berkembang disamping kebiasaan atau adat penduduk yang mendiami Nusantara ini.” (Lihat, Muhammad Daud Ali, ‘Hukum Islam: Peradilan Agama dan Masalahnya’, dalam Juhaya S. Praja dkk, Hukum Islam di Indonesia, (Bandung: Rosdakarya, 1994), hal. 69-70.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebagai orang yang dihormati di berbagai kalangan, Syafii Maarif harusnya menjelaskan fakta-fakta sejarah tentang hukum Islam itu kepada kalangan non-Muslim dan orang-orang yang ketakutan terhadap syariah Islam; agar mereka paham dan tidak salah paham terhadap syariah Islam; bukannya malah menambah-nambah rasa ‘syariah-fobia’ di kalangan non-Muslim. Sebab, syariah Islam memang bukan untuk menakut-nakuti.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Selain itu, harusnya Syafii Maarif mempertegas pemikirannya, pada bagian mana dari syariat Islam yang dia tidak setujui. Dia tidak perlu menyatakan, bahwa perda syariat bertentangan denan integrasi bangsa. Bagaimana mungkin pikiran seperti itu bisa hinggap pada benak seorang Profesor, sedangkan di Indonesia sudah begitu banyak hukum yang secara tegas merupakan pelaksanaan syariat Islam, seperti Bank Syariat, Asuransi Syariat, Reksadana Syariat, hukum perkawinan syariat, dan sebagainya. Jika meninggal dunia pun, tentu Syafii Maarif maunya dimakamkan secara syariat Islam, bukan secara hukum Amerika. Dan perda yang mengatur cara pemakaman dan perkawinan secara syariat Islam pasti tidak membahayakan integrasi bangsa, bukan?

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Syafii memang ingin, agar perda anti maksiat diperjuangkan di bawah payung Pancasila, khususnya sila pertama. Syafii boleh saja berpendapat seperti itu. Tetapi, dia harusnya menghormati aspirasi kaum Muslim yang ingin pelaksanaan perda itu ditegaskan dalam format yang tegas. Jika mengaku demokrat, Syafii pun harus menghormati aspirasi semacam itu, dan jangan mencemooh dengan kata-kata ‘dungu’, ‘bahlul’, dan sebagainya. Dia harus berbesar hati menerima realitas bangsa yang plural dan bermacam-macam aspirasinya. Jika ingin diakui sebagai negarawan besar, harusnya Syafii mampu membaca realitas itu. Jangan aspirasi kaum PDS Kristen dia telan, sedangkan aspirasi kaum Muslim dia lecehkan dan dia perhinakan. Sayang, melalui kolomnya di Republika itu, Syafii Maarif justru memperhinakan dan mengecilkan dirinya sendiri.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Meskipun dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah, dan pernah memimpin Muhammadiyah, Syafii Maarif bukanlah seorang pakar di bidang syariat Islam. Dia belum pernah menulis buku yang serius tentang itu. Dia memang guru besar sejarah, khususnya sejarah perpolitikan Islam di Indonesia. Karena itu, pendapat-pendapatnya tentang syariat Islam seringkali tidak sepenuhnya benar. Di dalam tulisannya itu pun Syafii membuat pernyataan yang sangat lemah argumentasinya. Sebagai contoh, dia tulis, ‘’Secara umum, bukankah isi syariah yang diwarisi sekarang ini sebagian besar adalah hasil ijtihad abad pertengahan yang pasti terikat dengan ruang dan waktu ?’’

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pernyataan Syafii Maarif ini terlalu gegabah bagi seorang bergelar professor. Hukum-hukum tentang zina, judi, jilbab, haji, shalat, zakat, puasa, dan sebagainya, sudah diberlakukan sejak zaman Nabi Muhammad saw. Para ulama berikutnya hanyalah melakukan sistematisasi dan melakukan ijtihad terhadap masalah-masalah baru yang muncul di tengah masyarakat, dan bukan membuat syariah baru, yang berbeda dengan apa yang telah ditetapkan oleh Al-Quran dan Sunnah. Jika yang dimaksud Syafii adalah kitab-kitab fiqih karya para ulama, maka itu pun sangat keliru. Sebab, kegemilangan ilmu fiqih telah dicapai di masa imam-imam Mazhab.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Para Imam mazahab itu hidup di awal-awal sejarah Islam. Imam Abu Hanifah lahir tahun 699 M; Imam Maliki tahun 712 M; Imam Syafii tahun 767 M; dan Imam Ahmad bin Hanbal lahir tahun 780 M. Jika Newton merumuskan teori gravitasi bukan berarti Newton yang menciptakan hukum gravitasi. Jika para ulama mazhab menggali dan merumuskan syariah Islam dalam kitabnya, dengan merujuk kepada Al-Quran dan Sunnah, bukan berarti ulama-ulama itu yang menciptakan hukum. Hukum itu tetap hukum Allah, sebagaimana hukum gravitasi.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Para Imam itulah yang kemudian menjadi rujukan umat Islam di berbagai dunia, tidak pandang waktu dan tempat. Karena sifatnya yang universal untuk manusia, hukum Islam tidak memandang waktu, tempat, dan budaya.

Khamr adalah haram untuk seluruh manusia, dimana pun dan kapan pun. Zina adalah haram, apakah untuk orang Yogya atau orang Arab. Zakat diwajibkan untuk seluruh Muslim di tempat mana pun dan kapan pun. Judi diharamkan untuk semua manusia. Seluruh ulama sepakat bahwa babi adalah haram, tidak pandang waktu dan tempat; tidak pandang, apakah di tempatnya banyak ternak babi atau ternak kambing. Riba diharamkan untuk semua manusia dan semua tempat. Menutup aurat diwajibkan untuk semua wanita Muslimah, tidak peduli, dimana pun dia berada; apakah di Yogya tempat tinggal Syafii Maarif atau di Amerika tempat tinggal Madonna.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, sangatlah sembarangan, jika Syafii Maarif menyatakan, bahwa syariah senantiasa terikat dengan ruang dan waktu. Tentu saja dalam pelaksanaan hukum ada perbedaan model dan gaya. Bisa saja model jilbab di Arab Saudi berbeda dengan di Bandung. Tetapi, semuanya wajib menutup seluruh aurat wanita, kecuali muka dan telapak tangan. Bisa saja merk khamr berbeda, antara vodka di Rusia dengan minuman Arak cap anjing di Indonesia. Tapi, semuanya adalah khamr dan hukumnya haram. Semuanya adalah syariah Islam, syariah yang satu. Umat Islam tidak pernah mengenal istilah syariah Arab, syariah Iran, syariah Pakistan, syariah Jawa, syariah Batak, syariah Padang, syariah India, syariah Papua, dan sebagainya.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Juga, sejarah Islam sebenarnya tidak mengenal istilah “abad pertengahan” sebagaimana dalam sejarah Barat. Bagi Barat, abad pertengahan adalah identik dengan “zaman kemunduran” dan “zaman kegelapan” (the dark ages). Jika Syafii Maarif menelaah dengan jeli sejarah Islam dan membandingkannya dengan sejarah Barat, maka tidak seharusnya dia mengikuti periodisasi sejarah sebagaimana yang dialami peradaban Barat. Ketika Barat berada dalam zaman kegelapannya, di abad pertengahan, justru kaum Muslim sedang berada dalam puncak-puncak ketinggian prestasi peradabannya. Ketika itulah, kaum Muslim memegang kendali dunia. Maka, istilah “abad pertengahan” dengan konotasi kemunduran seperti yang dialami peradaban Barat, tidak sepatutnya digunakan untuk sejarah umat Islam. Sebagai professor sejarah, Syafii Maarif harusnya memahami masalah ini.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Akan tetapi, di tengah berbagai kekeliruan dalam pola pikir Syafii Maarif, kita perlu memberikan apresiasi terhadap niatnya untuk membela Islam. Syafii tampak berbeda dengan orang seperti Dawam Rahardjo yang sudah tegas-tegas memposisikan dirinya sendiri di mana berada. Syafii dikenal sebagai orang yang hidup sederhana dan cukup tegas dalam masalah moralitas.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sayangnya, dia banyak keliru dalam masalah pemikiran Islam. Satu hal yang perlu kita perhatikan dari kritik positif Syafii Maarif adalah seruannya agar orang-orang yang memperjuangkan syariah Islam benar-benar serius, bukan semata-mata untuk kepentingan isu politik sesaat. Dalam hal ini, kita tentu setuju, bahwa para penyeru syariah Islam seyogyanya menerapkannya untuk diri sendiri dan kelompoknya terlebih dahulu. Selain itu, Syafii juga benar, bahwa penerapan syariah memanglah sesuatu yang panjang dan komplek. Aspek legalitas syariah dalam bentuk hukum positif adalah salah satu aspek saja dari suksesnya penegakan syariah. Masih diperlukan unsur-unsur lain yang mendukungnya, seperti aparat hukum yang baik, sistem peradilan yang baik, dan juga kesiapan masyarakat dalam menerima hukum Islam. Semua aspek itu harus dikerjakan secara simultan.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita memang heran, mengapa Syafii Maarif begitu sinis terhadap penerapan Syariah? Ada apa sebenarnya dengan Syafii Maarif? Tapi, kita doakan saja, semoga Professor Doktor Syafii Maarif – meskipun di usianya yang senja – bersedia ngaji lagi dengan baik kepada orang yang benar-benar ulama, agar tidak keliru cara berpikirnya dalam memandang Islam. Wallahu a’lam. (Depok, 13 Juli 2006/hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Harapan Dari Garut”

Rabu, 12 Juli 2006
Pesantren harus menjadi benteng keilmuan Islam yang tangguh, yang melahirkan orang-orang yang alim dan beramal shalih. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-153

Oleh: Adian Husaini

Pada tanggal 3-5 Juli 2006 saya berada di Kota Garut, sebuah kota yang indah di Propinsi Jawa Barat. Kota yang terkenal dengan ‘dodolnya’ ini terbilang kaya dengan potensi alam. Sumber daya alam berupa gas, emas, dan air panas banyak ditemukan. Keindahan alamnya juga sangat luar biasa. Akhir-akhir ini kota Garut tercoreng namanya gara-gara skandal Ujian Akhir Nasional yang direkayasa oleh pejabat pemerintah setempat. Kota ini juga dikenal sebagai ‘kota santri’, dengan banyaknya pesantren dan sekolah Islam.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sayangnya, di tengah kekayaan sumber daya alamnya, Kota Garut dikenal sebagai salah satu dari tiga kota termiskin di Jawa Barat.

Salah satu Ormas Islam yang memiliki basis kuat di kota ini adalah Persatuan Islam (Persis), yang memiliki puluhan pondok pesantren di Garut. Dalam satu acara pelepasan santri Muallimin di Pesantren Bentar, satu pesantren Persis yang tertua di Garut,  pada 4 Juli 2006, sang kyai dari pesantren itu menekankan pentingnya para santri untuk tetap memegang teguh ilmu yang sudah dipelajarinya, tetap menghormati para ustad, dan aktif dalam berdakwah Islam.

Ia menceritakan berbagai kondisi sulit yang dihadapi pesantren di tengah tantangan zaman saat ini.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Pada satu sisi, pesantren berkeinginan mempertahankan jati dirinya sebagai lembaga perkaderan ulama yang menekankan kegiatan ‘tafaqquh fid din”. Tetapi, pada sisi lain, tekanan-tekanan situasi dan birokrasi menyebabkan pesantren harus berkompromi dengan sistem pendidikan yang tidak mengarahkan pada tafaqquh fid-din.

Untuk menjembatani hal itu, Pimpinan Daerah Persis Garut telah membangun satu Ma’had ‘Aly, yang mengkader calon-calon dai dan ustad yang benar-benar bersedia mendalami ilmu-ilmu agama (Ulumuddin).

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam acara dialog dengan para ustad dan pimpinan pesantren di lingkungan Persis Garut, saya menyampaikan pentingnya kalangan pesantren mempertahankan dan meningkatkan tradisi keilmuan, dengan cara menghargai ilmu dan ulama. Jangan harapkan ulama bisa dihargai jika mereka sendiri tidak menghargai ilmu dan tidak menghormati dirinya sendiri.
“Ketua Persis Garut tidak boleh merasa lebih rendah derajatnya dari pada Bupati Garut. Jangan sampai ada pikiran bahwa jika ketua Persis Garut menjadi Bupati Garut, berarti dia naik derajat.’’ Ketua Persis Garut, Ustad Mamat Abdurrahman, memang dikenal gigih dalam
mengembangkan dakwah dan pendidikan Islam di kotanya.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Posisi ulama ini sangat penting untuk ditekankan, sebab tidak sedikit yang berpendapat,  bahwa menjadi umara adalah prestasi tertinggi dalam perjuangan dakwah Islam. Ada pendapat bahwa menjadi ketua NU atau Ketua Muhammadiyah lebih rendah derajatnya dibanding menjadi Presiden Indonesia. Menjadi Menteri Agama dipandang lebih tinggi derajatnya ketimbang menjadi ketua Pondok Pesantren.

Tentu saja, pikiran itu tidak benar. Menjadi pemimpin organisasi Islam bukanlah hal yang ringan dan lebih rendah martabatnya ketimbang menjadi menteri atau Presiden sekalipun. Menjadi seorang guru ngaji di TK tidak lebih rendah martabatnya dibandingkan martabat anggota DPR atau DPRD.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Martabat ulama inilah yang seharusnya dijaga dan dipelihara oleh kaum Muslim. Menjadi umara yang baik adalah satu kewajiban. Tetapi menjadi ulama yang baik juga satu keharusan. Umara haruslah seorang yang berilmu dan beramal shalih. Tetapi, menjadi ulama lebih-lebih lagi dituntut berilmu dan beramal shalih.

Ulama adalah pewaris nabi. Di tangan merekalah kita berharap agama Islam dapat dijaga dan dipertahankan. Di pundak para ulama itulah, terletak amanat perjuangan Islam yang tertinggi. Dengan dukungan umara yang baik, maka perjuangan Islam akan lebih efektif.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itu, pengkhianatan terhadap ilmu dipandang sebagai pengkhianatan yang terbesar dalam pandangan Islam. Dalam bukunya, Ar-Rasul wal-‘Ilm,  (Di-Indonesiakan oleh Amir Hamzah Fachrudin dkk., 1994)  — Dr. Yusuf Qaradhawi mengutip satu hadits Rasulullah saw : ‘’Hendaklah kalian saling menasehati dalam ilmu. Sesungguhnya pengkhianatan seseorang terhadap ilmunya lebih berbahaya daripada pengkhianatannya terhadap hartanya. Dan sesungguhnya Allah akan menanyai kalian semua pada hari kiamatnanti.’’ (HR ath-Thabrani).

Menurut Qaradhawi, hadits itu memberi makna, bahwa pengkhianatan terhadap harta – walaupun dalam jumlah yang besar– akibat buruknya terbatas. Lain dengan pengkhianatan  terhadap ilmu yang akibatnya akan menghancurkan semua lapisan masyarakat. Istilah Prof. Naquib al-Attas, kerusakan ilmu disebut juga sebagai ‘’corruption of knowledge’’. Korupsi ilmu adalah jauh lebih dahsyat akibatnya dibandingkan dengan korupsi harta.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita tahu, bagaimana kerasnya Rasulullah saw dalam menjatuhkan sanksi terhadap pelaku korupsi harta. Beliau saw pernah tidak mau menyalatkan jenazah seorang yang meninggal di medan jihad, gara-gara orang itu berlaku curang dalam soal harta rampasan perang.

Dalam soal ilmu, Islam menerapkan hal yang lebih keras lagi. Pelakunya bisa terkana kategori ‘riddah’ (murtad) dan akan mendapatkan ‘dosa jariyah’ akibat mengajarkan ilmu yang salah atau ilmu yang sesat.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang di dalam Islam mengerjakan amal yang baik maka dia akan mendapatkan pahala dan pahala orang yang beramal dengannya sesudahnya, tanpa dikurangi pahalanya sedikitpun. Dan barangsiapa yang beramal buruk, maka dia akan mendapatkan dosa dan dosa orang yang mengamalkannya sesudahnya, tanpa dikurangi  dosanya sedikitpun.” (HR Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah, Ahmad).

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Demikianlah peringatan Rasulullah saw. Jadi, kita perlu sangat berhati-hati dalam masalah ilmu. Jika ilmu itu benar, diamalkan, dan diajarkan, maka di pemilik ilmu akan mendapatkan pahala yang ‘jariyah’ (mengalir), meskipun dia sudah meninggal. Sebaliknya, jika ilmunya salah, dan diajarkan kepada banyak orang, maka dia akan mendapatkan dosa yang terus-menerus dari orang yang menerima ilmunya. Karena itulah, kita bisa memahami, bahwa pengkhianatan dalam masalah ilmu adalah lebih besar nilai kejahatannya dibandingkan Dengan pengkhianatan masalah harta.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Lembaga Islam, pesantren-pesantren, sekolah-sekolah, dan perguruan tinggi Islam –apalagi yang jelas-jelas membawa label Islam dan mengaku lembaga Islam– harusnya  memperhatikan peringatan Rasulullah saw dalam masalah ilmu. Lembaga-lembaga itu harus menjadikan masalah ilmu sebagai hal yang mendasar dan mendapatkan prioritas pertama.  Tidak boleh bermain-main dan memandang enteng masalah ini.

Ormas-ormas Islam dan partai-partai Islam pun sudah seyogyanya menjadikan masalah ilmu ini sebagai hal yang utama dan pertama. Jangan sampai partai-partai Islam atau Ormas Islamjustru menjadi ujung tombak penyebar ilmu yang salah.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kepada para pimpinan pesantren di lingkungan Persis Garut, saya menyampaikan harapan itu ; agar pondok pesantren mereka benar-benar menjadi benteng keilmuan Islam yang tangguh, yang melahirkan orang-orang yang alim dan beramal shalih.

Harapan ini sangatlah penting, mengingat saat ini, ada fenomena umum yang menganggap enteng masalah kerusakan ilmu di lingkungan perguruan tinggi Islam. Ilmu  perbandingan agama dirusak dengan cara menyebarkan paham relativisme kebenaran dan relativisme iman.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Metode studi Islam dirusak dengan mengadopsi metode orientalis Barat yang tidak menjadikan asas kebenaran dan keimanan Islam sebagai pijakan dan tujuan dalam studi agama.

Kaum orientalis non-Muslim memang mempelajari Islam bukan untuk beriman kepada Islam, bukan untuk meyakini kebenaran Islam, dan bukan untuk mengamalkan ajaran Islam. Ini harusnya berbeda dengan tujuan dan fungsi ilmu dalam Islam, yang harus membawa kepada ketaqwaan dan kedekatan kepada Allah.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam satu diskusi di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ciputat, Juni lalu, saya  katakan, bahwa saat ini sedang dikembangkan satu metode studi agama yang berpijak pada  epistemologi keraguan dan kebingungan, sehingga akan melahirkan para sarjana agama yang
bingung alias golongan bingung (golbin).

Akibatnya, banyak yang belajar agama, justru hasilnya tidak meyakini kebenaran agamanya. Sebaliknya, dia malah ragu dengan agamanya sendiri. Tidak heran, jika banyak yang belajar ushuluddin, tetapi malah tidak yakin dengan dasar-dasar agamanya. Banyak yang belajar syariat, tetapi justru bersikap menentang atau tidak bersemangat menerapkan syariat Islam. Banyak yang belajar ilmu dakwah di Fakultas Dakwah, tetapi justru tidak menjalankan aktivitas dakwah.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tidak sedikit mahasiswa kampus Islam yang secara terus terang menyatakan keraguannya akan kebenaran Islam. Banyak juga yang mengaku tidak bersemangat lagi mengerjakan
shalat lima waktu.

Mengapa? Karena semua itu berawal dari niat yang salah dan metode belajar Islam yang salah. Ironisnya, banyak yang kini bangga dalam kesalahan, dan aktif menyebarkan  kesalahan.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Salah satu fenomena yang mencolok mata adalah diwajibkannya mata kuliah hermeneutika bagi mahasiswa Tafsir Hadits di berbagai Perguruan Tinggi Islam. Banyak dosen dan ulama yang cuek dan tidak peduli dengan masalah ini. Mungkin karena tidak paham sama sekali tentang masalah hermeneutika ; atau  mungkin juga karena setuju dengan gagasan hermeneutika sebagai pengganti ilmu tafsir.

Banyak orang tidak memandang penting kasus dosen IAIN Surabaya yang menginjak lafaz Allah dengan sengaja. Padahal, cara pandang seperti itu – bahwa Al-Quran adalah produk budaya — sudah dianut oleh banyak dosen UIN/IAIN dan sudah diajarkan kepada  ribuan mahasiswa.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Petinggi-petinggi Departemen Agama dan kampus-kampus berlabel Islam masih banyak yang merasa nyaman dan tenang-tenang saja dengan fenomena kerusakan ilmu yang meluas dan  berlangsung terus-menerus. Kasus buku “Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya” karya Prof.Harun Nasution bisa dilihat sebagai satu contoh.

Buku yang mengandung begitu banyak kekeliruan ini sudah dijadikan bacaan wajib bagi studi Islam di Perguruan Tinggi Islam selama 33 tahun. Bayangkan, selama 33 tahun, ratusan ribu mahasiswa dicekoki dengan ilmu yang keliru tentang Islam. Mereka sekarang ada yang
menjadi pejabat pemerintah, profesor, rektor, dekan, guru agama, hakim-hakim agama, dan sebagainya.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kemungkaran dan pengkhianatan dalam ilmu-ilmu agama inilah yang seyogyanya menjadi prioritas penting dalam program dakwah lembaga-lembaga Islam. Ormas Islam, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, dan sebagainya, seyogyanya
menjadikan masalah ini sebagai program pokok.

Ormas-ormas Islam jangan sampai hanya menyibukkan diri dalam soal-soal pilkada atau merespon isu-isu kontemporer, tanpa menyadari bahaya besar akibat pengkhianatan ilmu.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kepada para alumni Pesantren Bentar di Garut, saya tunjukkan sejumlah contoh buku-buku yang ditulis akademisi di berbagai kampus berlabel Islam, yang isinya merusak keilmuan Islam. Kita berharap, para alumni pesantren yang akan melanjutkan kuliah ke  Perguruan Tinggi, dapat membentengi dirinya dari perusakan ilmu yang dilakukan sejumlah dosen, yang
sudah tercemar dan rusak pemikirannya. Kita berharap, para alumni pesantren itu tidak mudah tergoda dengan ‘iming-iming duniawi’ yang mungkin ditawarkan jika nanti mereka bersedia menjadi agen penyebar virus ‘sipilis’ (sekularisme, pluralisme agama, dan
liberalisme) di Indonesia.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Hingga kini, kita belum bisa berbuat banyak. Kita belum punya kampus Islam yang benar-benar ideal, yang mengaplikasikan konsep ilmu dalam Islam secara total.

Kita terpaksa masih melepaskan santri-santri dan anak didik kita ke kampus-kampus yang di sana masih bercokol sejumlah dosen yang mengajarkan pikiran dan amal yang buruk. Ada dosen ushuluddin yang sudah berpuluh tahun menyebarkan paham yang keliru tentang
perkawinan antar-agama, dan bahkan menjadi penghulu swasta untuk perkawinan bathil semacam itu.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ironisnya, selama puluhan tahun itu, pimpinan Departemen Agama dan para petinggi kampus tersebut tetap tenang-tenang saja, membiarkan semua kebejatan itu berlangsung.  Kita perlu mengingatkan kepada para dosen dan pejabat yang berwenang itu, bahwa mereka akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT, tentang apa yang sudah menjadi amanah dan tanggung jawabnya.

Rasulullah saw bersabda: “Tidak akan bergerak kaki manusia pada Hari Kiamat, sampai mereka ditanyai tentang empat perkara: (1) Tentang umurnya, untuk apa ia gunakan, (2) tentang masa mudanya, untuk apa dia habiskan, (3) tentang hartanya, darimana dia dapatkan dan untuk apa ia gunakan, (4) tentang ilmunya, apa yang ia amalkan.” (HR Al-Bazzar dan ath-Thabrani). Waallahu a’lam. (Jakarta, 7 Juli 2006/hidayatullah.co,).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah hasil kerjasama http://www.hidayatullah.com dengan  Radio Dakta  FM

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Islam Moderat”

Senin, 03 Juli 2006
Sebagaian umat terjebab perangkap Amerika dan kawan-kawannya dengan memberi sebutan “Islam moderat”,  “Islam radikal”, “Islam militan” atau  “Islam fundamentalis”. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-152

Oleh: Adian Husaini

Akhir-akhir ini seperti sudah menjadi keharusan opini di berbagai media massa, bahwa di zaman globalisasi, corak keberislaman yang ‘baik’ adalah menjadi Muslim yang moderat. Dengan kata lain, bukan menjadi Muslim yang liberal atau yang radikal. Istilah “moderat” ini dimunculkan dan dipopulerkan oleh berbagai kalangan, baik cendekiawan, kepala Negara/pemerintahan Muslim, atau tokoh-tokoh agama. Apakah sebenarnya makna “Islam moderat”, yang kadang-kadang disamakan dengan istilah “ummatan wasatha”?

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Istilah “moderat” (moderate) berasal dari bahasa Latin ‘moderare’ yang artinya “mengurangi atau
mengontrol”. Kamus The American Heritage Dictionary of  the English Language mendefinisikan moderate sebagai: (1) not excessive or extreme (2) temperate (3) average; mediocre (4) opposed to radical views or measures.

Sebagai satu sistem ajaran dan nilai, sepanjang sejarahnya,  Islam tidak menafikan kemungkinan
mengambil istilah-istilah asing untuk diadopsi menjadi istilah baru dalam khazanah Islam. Tetapi, istilah baru itu harus benar-benar diberi makna baru, yang sesuai dengan Islam. Istilah itu tidak dibiarkan liar, seperti maknanya yang asli dalam agama atau peradaban lain. Kita sudah banyak mengambil istilah baru dalam Islam, seperti istilah “agama”, “pahala”, “dosa”, “sorga”, “neraka”, yang berasal dari tradisi Hindu, tetapi kita berikan makna baru yang sesuai dengan konsep Islam. Dari peradaban Barat saat ini, kita mengambil banyak istilah, seperti istilah “worldview”, “ideologi”, dan sebagainya. Semua istilah bisa diadopsi, asalkan sudah mengalami proses adapsi (penyesuaian makna) dengan makna di dalam Islam, sehingga tidak menimbulkan kekacauan makna.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sikap wasathiyah adalah karakter ajaran Islam itu sendiri. Istilah wasathiyah, menurut Dr. Muhammad Imarah, termasuk yang sering disalahartikan. Dalam bukunya, Ma’rakah al-Mushthalahat bayna al-Gharb wa al-Islam (Di Indonesiakan oleh Musthalah Maufur MA dengan judul “Perang Terminologi Islam versus Barat”), Imarah menjelaskan dengan cukup panjang lebar makna konsep “al-wasathiyah” di dalam Islam. Istilah al-wasathiyah dalam pengertian Islam mencerminkan karakter dan jatidiri yang khusus dimiliki oleh manhaj Islam dalam pemikiran dan kehidupan; dalam pandangan,pelaksanaan, dan penerapannya.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Di dalam istilah ini, tercermin karakter dasar Islam yang terpenting yang membedakan manhaj Islam dari metodologi-metodologi yang ada pada paham-paham, aliran-aliran, serta falsafah lain. Sikap wasathiyah Islam adalah satu sikap penolakan terhadap ekstremitas dalam bentuk kezaliman dan kebathilan. Ia tidak lain merupakan cerminan dari fithrah asli manusia yang suci yang belum tercemar pengaruh-pengaruh negatif.

Allah berfirman (yang artinya): “Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas manusia.” (al-Baqarah:143).

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Umat yang adil dan umat pilihan adalah ‘ummatan wasatha’ (umat pertengahan). Untuk saat ini, terjemahan “umat pertengahan” atau “umat yang adil dan pilihan” mungkin lebih tepat dari pada umat moderat, mengingat banyaknya kerancuan dalam istilah moderat yang digunakan oleh Barat dan kaum sekular-liberal saat ini. Menjelaskan tentang makna ayat 143 surat al-Baqarah tersebut, dalam Tafsir al-Azhar, Prof. Hamka menyatakan, bahwa kehadiran Nabi Muhammad saw dan umat Islam adalah untuk menjadi jalan tengah bagi ekstrimitas dua komunitas Yahudi dan Kristen; umat Yahudi yang lebih condong kepada urusan dunia semata dan umat Nasrani yang condong kepada kehidupan kerohanian semata, dengan memencilkan diri di biara-biara dan tidak kawin.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Umat Islam adalah umat yang pertengahan, yang menjadikan urusan fisik sebagai hal penting dan menjadikan urusan batin sebagai hal yang penting pula. Ayat ini berkaitan dengan masalah shalat, yang dijadikan contoh sebagai ibadah yang menggabungkan antara urusan fisik dan batin. Dalam shalat, jelas sekali pertemuan tersebut. Shalat dikerjakan dengan badan, melakukan sujud dan ruku’, menghadap kiblat, berpakaian yang bersih dan bebas najis, dan sebagainya. Tetapi semuanya itu juga harus dikerjakan dengan hati yang khusyu’.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tampak pula sikap wastahiyah Islam itu pada aturan tentang zakat, yang hanya bisa dikerjakan oleh orang yang berharta sesuai dengan aturan nishab. Artinya, umat Islam diperintahkan mencari harta sebanyak-banyaknya, untuk menegakkan amal salih dan setelah itu bagikan kepada orang yang membutuhkan. Begitu juag dengan aturan puasa, haji, dan sebagainya. Semua itu adalah watak ajaran Islam, yang mementingkan urusan badan dan urusan batin. Sikap wasathiyah Islam itu berbeda dengan sikap umat-umat lainnya, baik kaum Yahudi, Kristen, Hindu, dan sebagainya.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kata Hamka: “Bangkitnya Nabi Muhammmad saw di padang pasir Arabia itu, adalah membawa ajaran bagi membangunkan ummatan wasathan, suatu ummat yang menempuh jalan tengah, menerima hidup di dalam kenyataannya. Percaya kepada akhirat lalu beramal di dalam dunia ini. Mencari kekayaan untuk membela keadilan, mementingkan kesihatan rohani dan jasmani, karena kesihatan yang satu bertalian dengan yang lain.

Menentingkan kecerdasan fikiran, tetapi dengan menguatkan ibadat untuk menghaluskan perasaan. Mencari kekayaan sebanyak-banyaknya, karena kekayaan adalah alat untuk berbuat baik. Menjadi khalifah Allah di atas bumi, untuk bekal menuju akhirat. Karena kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Selama ummat ini masih menempuh shiratal mustaqim, jalan yang lurus, selama itu pula mereka akan tetap menjadi ummat jalan tengah.”  Dengan posisi sebagai ummatan wasathan itu, maka umat Islam akan menjadi saksi atas umat yang lain.

Kata Hamka: “Umat Muhammad menjadi ummat tengah dan menjadi saksi untuk ummat yang lain, dan Nabi Muhammad saw menjadi saksi pula atas ummatnya itu, adakah mereka jalankan pula tugas yang berat tetapi suci ini dengan baik?”  Itulah makna “ummatan wasathan”, umat pertengahan, umat yang adil, umat yang menjadi saksi atas ummat yang lain, dengan menyampaikan risalah Islam kepada seluruh umat manusia. Dengan pandangan dan sikap ‘wasatha’, setiap Muslim dilarang melakukan tindakan ‘tatharruf’ atau ekstrim dalam menjalankan ajaran agama.  Umat Islam merupakan umat penyeimbang dari umat umat-umat agama lain. Umat Islam mampu menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan akhirat, tidak terlalu materialis duniawi, seperti kaum Yahudi atau meninggalkan kehidupan dunia seperti berbagai pemeluk agama lainnya. Umat Islam menyeimbangkan antara aspek jasmani dan ruhani. Itulah makna umat wasathan, umat pertengahan.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tetapi, konsep ‘al-wasathiyyah’  bukan berarti sikap yang tidak berpihak kepada kebenaran, tidak memiliki pendirian untuk menentukan mana yang haq dan mana yang bathil. Al-Wasathiyyah juga tidak bermakna sikap ‘plin-plan’, dengan mengorbankan kebenaran demi untuk mencapai tujuan keduniawian.

Saat ini, ada kecenderungan pengaburan sikap al-Wastahiyyah pada beberapa kalangan, dan menyamakannya dengan konsep moderatisme Islam yang kabur maknanya. Malah, ada yang menggunakan istilah “Islam moderat” dengan makna yang sama dengan istilah “Islam Inklusif” atau “Islam Pluralis”.  Melalui konsep dan kedok istilah “Islam Moderat” itu pula, kemudian disebarkan paham “Pluralisme Agama” (At-Ta’addudiyah al-Diniyyah), yang menyatakan semua agama itu adalah sama dan benar.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena munculnya berbagai kerancuan makna konsep “pertengahan” (al-wastahiyyah) atau “moderatisme” di kalangan masyarakat Muslim Indonesia saat ini, maka sudah sangat mendesak dilakukannya suatu pengkajian yang serius dan ilmiah terhadap konsep “al-wasathiyyah” dalam Islam, agar tidak terjadi kerancuan dan pengaburan makna.

Kita mengimbau, para cendekiawan dan tokoh-tokoh umat agar sangat berhati-hati dalam menggunakan istilah “Islam moderat”, dan tidak begitu saja menyamakannya dengan istilah “ummatan wasathan”. Jika terpaksa menggunakannya, berikanlah definisi yang jelas, yang berbeda dengan definisi yang dipopulerkan oleh kaum liberal dan pluralis saat ini. Sebab, “moderatisme Islam” saat ini juga sedang dijadikan sebagai bahan kampanye untuk meliberalkan Islam di Indonesia, sebagaimana diprogramkan oleh LSM-LSM asing yang beroperasi di Indonesia, seperti The Asia Foundation dan sebagainya. Lebih baik dan lebih aman jika saat ini kita tidak ikut-ikutan menambah daftar panjang predikat Islam, seperti “Islam modernis”, “Islam tradisionalis”, “Islam liberal”, “Islam fundamentalis”, “Islam radikal”, “Islam salafi”, “Islam rasional”, “Islam militan”, “Islam konservatif”, “Islam kanan”, “Islam kiri”, “Islam garis keras”, “Islam kultural”, “Islam struktural”, dan sebagainya. Lebih baik kita menyebut “Islam” saja. Islam yang satu, dan tidak memecah belah menjadi berbagai jenis Islam, yang maknanya kabur dan tidak jelas.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

David E. Kaplan menulis dalam artikelnya, Hearts, Minds, and Dollars, (www.usnews.com, 4-25-2005), bahwa saat ini, AS menggelontorkan dana puluhan juta dollar dalam rangka kampenye untuk – bukan hanya mengubah masyarakat Muslim – tetapi juga untuk mengubah Islam itu sendiri. Menurut Kaplan, Gedung Putih telah menyetujui strategi rahasia, yang untuk pertama kalinya AS memiliki kepentingan nasional untuk mempengaruhi apa yang terjadi di dalam Islam.

Sekurangnya di 24 negara Muslim, AS secara diam-diam telah mendanai radio Islam, acara-acara TV, kursus-kursus di sekolah Islam, pusat-pusat kajian, workshop politik, dan program-program lain yang mempromosikan Islam moderat.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

AS dan kawan-kawannya memang berkehendak agar kaum Muslim tidak menjadi ancaman bagi hegemoni peradaban mereka. Karena itu, mereka ingin agar umat Islam menjadi umat yang moderat (versi mereka). Mereka biayai begitu banyak lembaga Islam dan mahasiswa Islam agar memiliki pemikiran dan sikap hidup yang sesuai dengan kehendak mereka. Di dalam konsep mereka, Islam moderat adalah Islam yang tidak meyakini kebenaran agamanya sendiri, Islam yang ‘jinak’, tidak peduli dengan penderitaan dan penindasan yang dialami oleh saudara-saudaranya sesama Muslim. Mereka ciptakan istilah-istilah yang indah dan yang buruk, untuk memecah belah umat Islam. Istilah “Islam moderat” dibenturkan dengan istilah “Islam radikal”, “Islam militan”, “Islam fundamentalis”, dan sebagainya, yang maknanya tidak didefinisikan dengan jelas.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita berharap, para tokoh dan cendekiawan Muslim dapat lebih berhati-hati dalam mengadopsi satu istilah yang bukan berasal dari khazanah Islam. Jangan sampai mereka hanya mengadopsi istilah tanpa diberikan definisi (ta’rif) yang jelas. Jangan sampai pula, mereka hanya menjadi corong untuk mempopulerkan satu istilah yang maknanya sudah dikendalikan dan diatur sesuai dengan agenda untuk memecah belah umat. Di zaman yang penuh dengan ‘fitnah’ seperti sekarang ini, kita perlu lebih berhati-hati lagi dalam menyebarkan informasi, jangan asal bunyi, karena kita yakin, segala amal perbuatan dan ilmu kita akan dimintai pertanggungjawaban di Hari Akhir kelak.

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita tidak perlu mengikuti sikap sebagian kalangan yang tidak peduli akan Hari Akhir, tidak peduli dosa dan pahala, dan semaunya sendiri merusak istilah-istilah dan ajaran Islam,  dengan mengharapkan imbalan keuntungan duniawi yang teramat remeh. Mereka akan mendapatkan bahagiannya di dunia ini, tetapi pasti akan menyesal di Akhirat nanti.  Wallahu a’lam. (Depok, 30 Juni 2006/hidayatullah. com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI JATUH CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI JATUH HATI – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Memperingati 61 Tahun Piagam Jakarta”

Minggu, 25 Juni 2006
Sebagian kalangan Kristen ada yang bersuara jernih memandang Piagam Jakarta dan Syariat Islam. Sebagian lain tidak. Baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-151

Oleh: Adian Husaini

Pada Hari Kamis, 22 Juni 2006, Piagam Jakarta tepat berumur 61 tahun. Bersamaan dengan itu, Dewan Sa’wah Islamiyah Indonesia (DDII) menggelar satu seminar nasional yang mengambil tema  “Piagam Jakarta: Solusi atau Problema”. Ada empat narasumber yang dihadirkan pada seminar tersebut, yaitu Ketua Umum DDII Hussein Umar, Hakim Agung Dr. Rifyal Ka’bah, Wakil Rektor Universitas Paramadina Dr. Yudi Latif, dan Adian Husaini.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Seminar dan peringatan 61 tahun Piagam Jakarta itu cukup semarak. Ruang Sidang Gedung Menara Dakwah di Markas DDII, Jalan Kramat Raya 45, dipenuhi ratusan orang yang hadir. Diantara yang hadir tampak pakar terkemuka ilmu politik Prof. Dr. Deliar Noer, Dr. Imaduddin Abdurrahim, beberapa anggota DPR RI, dan juga para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Muhammad Natsir.

Dalam pengantar diskusi, Hussein Umar mengungkap ulang sejarah ringkas Piagam Jakarta. Ia mengingatkan, bahwa Piagam Jakarta adalah dokumen penting yang tidak boleh dilupakan oleh umat Islam dan bangsa Indonesia. Ia pun menyebut sejumlah buku yang perlu ditelaah kembali oleh para mahasiswa dan sarjana Muslim seputar Piagam Jakarta, mengingat adanya fakta-fakta baru yang terungkap seputar masalah itu.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Seperti diketahui, selama ini cerita seputar penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta – yaitu “Ketuhanan,  dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” – didominasi oleh cerita versi Bung Hatta  tentang kedatangan opsir Kaigun yang mengaku membawa mandat kaum Nasrani dari Indonesia Timur. Dalam bukunya, Sekitar Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Bung Hatta menulis bahwa:

“… wakil-wakil Protestan dan Katolik dalam kawasan Kaigun berkeberatan sangat atas anak kalimat dalam Pembukaan UUD yang berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi  pemeluk-pemeluknya.” Walaupun mereka mengakui bahwa anak kalimat tersebut tidak mengikat mereka, dan hanya mengikat rakyat yang beragama Islam, namun mereka memandangnya sebagai diskriminasi terhadap mereka  golongan minoritas…Kalau Pembukaan diteruskan juga apa adanya, maka golongan Protestan dan Katolik lebih suka berdiri di luar Republik.” (Dikutip dari Endang Saifuddin Anshari, Piagam Jakarta 22 Juni 1945: Sebuah Konsensus Nasional Tentang Dasar Negara Republik Indonesia (1945-1949), (Jakarta: GIP, 1997), hal. 50-51.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Selanjutnya, Hatta mengaku mengajak sejumlah tokoh Islam untuk membicarakan masalah  tersebut. Dan ia menyatakan: “Supaya kita jangan terpecah sebagai bangsa, kami mufakat untuk menghilangkan bagian kalimat yang menusuk hati kaum Kristen itu dan menggantinya dengan “Ketuhanan Yang Maha Esa”. (Ibid, hal. 51)

Pengakuan Hatta itu belakangan ini mulai digugat. Benarkah ada orang Jepang yang datang ke Hatta? Apakah itu bukan cerita yang dikarang oleh Hatta sendiri? Tahun 1997, Universitas Indonesia Press menerbitkan satu buku berjudul “Lahirnya Satu Bangsa dan Negara”, yang diberi kata sambutan oleh Presiden Republik Indonesia, Soeharto. Dalam buku ini, para pelaku peristiwa seputar kemerdekaan, menuturkan cerita yang berbeda dengan versi Hatta. Menurut mereka, ada tiga orang mahasiswa yang datang ke Bung Hatta menjelaskan masalah Piagam Jakarta, yaitu Piet Mamahit, Moeljo, dan Imam Slamet (Tan Tjeng Bok). Wajah Imam Slamet seperti orang Cina, badannya pendek, jadi mirip orang Jepang.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Menurut buku ini, Hatta setuju untuk menerima usulan perubahan Piagam Jakarta, khususnya yang menyangkut tujuh kata tersebut. Juga disebutkan, bahwa Nishijima, ketika datang ke Jakarta kemudian, juga mengaku, tidak ada orang Jepang yang datang ke Hatta, sejak Proklamasi.

Endang Saifuddin Anshari dalam bukunya tentang Piagam Jakarta juga menceritakan, bahwa Hatta mengaku bahwa pada pagi tanggal 18 Agustus 1945, dia mengajak berembuk dengan empat tokoh, yaitu Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo, Teuku M. Hasan, dan Wachid Hasjim. Tapi, terbukti kemudian, bahwa Wachid Hasjim tidak ada di Jakarta ketika itu, karena sedang dalam perjalanan ke Jawa Timur. Jadi, masih banyak yang perlu diklarifikasi dalam sejarah seputar Piagam Jakarta. Hussein Umar pun, dalam pembukaan seminar tersebut, menunjukkan satu disertasi doktoral di Fakultas Hukum UI, yang juga mengungkap cerita lain seputar Piagam Jakarta.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Apa pun yang telah terjadi dalam sejarah, saya sampaikan dalam seminar tersebut, bahwa perjuangan para pendahulu kita tidaklah gagal sama sekali. Meskipun secara verbatim, tujuh kata dalam Piagam Jakarta telah dihapuskan, tetapi hal itu dikembalikan lagi dalam Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Posisi Piagam Jakarta dalam Dekrit 5 Juli 1959 itu perlu terus ditekankan dan tidak dilupakan oleh seluruh bangsa Indonesia, karena itulah dokumen resmi yang memberikan pengakuan yang tegas tentang kaitan antara Piagam Jakarta dengan UUD 1945. Dalam dekrit tersebut, Presiden Soekarno dengan tegas menyatakan: “Bahwa kami berkeyakinan  bahwa Piagam Jakarta tertanggal 22 Juni 1945 menjiwai dan merupakan suatu rangkaian kesatuan dengan konstitusi tersebut.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dr. Roeslan Abdulgani, tokoh utama PNI, selaku Wakil Ketua DPA dan Ketua Pembina Jiwa Revolusi, menulis:  “Tegas-tegas di dalam Dekrit ini ditempatkan secara wajar dan secara histories-jujur posisi dan fungsi Jakarta Charter tersebut dalam hubungannya dengan UUD Proklamasi dan Revolusi kita yakni: Jakarta Charter sebagai menjiwai UUD ’45 dan Jakarta Charter sebagai merupakan rangkaian  kesatuan dengan UUD ’45.”
(Dikutip dari Endang S. Anshari, op cit, hal. 130).

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam Peringatan 18 tahun Piagam Jakarta, KH Saifuddin Zuhri, tokoh NU dan selaku Menteri Agama, mengatakan:  “Setelah Dekrit Presiden 5 Juli 1959, maka hapuslah segala selisih dan sengketa mengenai kedudukan yang legal daripada Piagam Jakarta 22 Juni 1945. Piagam yang jadi pengobar dan bebuka Revolusi Nasional kita itu tegas-tegas mempunyai kedudukan dan peranan ketatanegaraan kita sebagai yang menjiwai UUD dan merupakan rangkaian kesatuan dengannya dengan sendirinya mempunyai pengaruh yang nyata terhadap setiap perundang-undangan Negara dan kehidupan ideology seluruh bangsa.” (Ibid, hal. 135).

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam pidatonya pada hari peringatan Piagam Jakarta tanggal 29 Juni 1968 di Gedung Pola Jakarta, KHM Dahlan, tokoh NU, yang juga Menteri Agama pengganti KH Saifuddin Zuhri, mengatakan:

“Bahwa diatas segala-galanya, memang syariat Islam di Indonesia telah berabad-abad dilaksanakan secra konsekuen oleh rakyat Indonesia, sehingga ia bukan hanya sumber hukum, malahan ia telah menjadi kenyataan, di dalam kehidupan rakyat Indonesia sehari-hari yang telah menjadi adat yang mendarah daging. Hanya pemerintah colonial Belandalah yang tidak mau menformilkan segala hukum yang berlaku di kalangan rakyat kita itu, walaupun ia telah menjadi ikatan-ikatan hukum dalam kehidupan mereka
sehari-hari.” (Ibid).

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Meskipun Piagam Jakarta adalah bagian yang sah dan tidak terpisahkan dari UUD 1945, tetapi dalam sejarah perjalanan bangsa, memang senantiasa ada usaha keras untuk menutup-nutupi hal ini. Di zaman Orde Lama, sebelum G-30S/PKI, kalangan komunis sangat aktif dalam upaya memanipulasi kedudukan Piagam Jakarta. Ajip Rosidi, sastrawan terkenal menulis dalam buku, Beberapa Masalah Umat Islam Indonesia (1970):

“Pada zaman pra-Gestapu, PKI beserta antek-anteknyalah yang paling takut kalau mendengar perkataan Piagam Jakarta… Tetapi agaknya ketakutan akan Piagam Jakarta, terutama ke-7 patah kata itu bukan hanya monopoli PKI dan antek-anteknya saja. Sekatang pun setelah  PKI beserta antek-anteknya dinyatakan bubar, masih ada kita dengar tanggapan yang aneh terhadapnya.” (Ibid, hal. 138).

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, selama ini Piagam Jakarta bukanlah merupakan problem bangsa Indonesia, tetapi merupakan solusi atau jalan keluar untuk menerima kebhinekaan bangsa. Karena itu, bagi umat Islam dipersilakan menjalankan syariat-syariat agamanya. Bagi umat agama lain demikian juga, kalau mereka berkenan. Dalam kondisi Indonesia yang bukan merupakan Negara Islam, konsep Piagam Jakarta adalah sebuah solusi cerdas dan realistis. Sebagai contoh, dalam kasus RUU- Anti Pornografi/Pornoaksi, adalah sangat sulit mencari
batasan ‘aurat ala Indonesia’, yang keragamannya begitu besar, mulai koteka sampai cadar. Jika konsep ‘aurat’ diterapkan untuk orang Islam saja, maka akan lebih mudah.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sebenarnya, sebagian kalangan Kristen ada juga suara-suara yang lebih jernih dalam memandang Piagam Jakarta dan Syariat Islam. Misalnya, sebagai tanggapan terhadap artikel saya di Harian Republika, 22 Mei 2006, yag berjudul “PDS dan Syariat-Fobia”, pada 6 Juni 2006, Republika memuat surat pembaca Ketua Presidum Masyarakat Tomohon, Andre Paul Vincentius P, yang menyatakan:

“Adapun yang dipersoalkan kaum Kristen dan kami kira juga kaum Budha dan Hindu adalah jika syariat Islam diberlakukan secara nasional untuk semua golongan. Sepanjang produk hukum seperti undang-undang dan perda yang dijiwai syariat Islam dengan tegas (tertulis) diberlakukan khusus untuk kaum Muslim, maka tidak ada persoalan. Tetapi jika produk hukum tersebut diberlakukan secara umum, maka benar penilaian anggota DPR dari PDS bahwa bertentangan dengan komitmen Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Surat pembaca Andre itu perlu kita catat, sebab dalam sejarah perjalanan Piagam Jakarta, yang ditetapkan tanggal 22 Juni 1945, kaum Kristen dengan gigih senantiasa menentang pemberlakuan syariat Islam bagi umat Islam. Bahkan penentangan itu seringkali tampak bersikap emosional.

Selain Andre, ada juga Dr. Jan S. Aritonang yang menulis dalam bukunya, “Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia” (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004), agar umat Kristen “Tidak perlu bersikap alergik dan traumatik terhadap kaum Muslim yang berbicara tentang penerapan Syariat Islam.” Ia juga mengimbau agar kaum Kristen bersikap lebih simpatik dan bersahabat terhadap kaum Muslim:

“Memandang mereka sebagai seteru, pihak yang mengancam, atau pun yang harus ditaklukkan demi Injil atau demi apa pun, adalah tindakan bodoh dan tidak terpuji.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Satu hal yang saya tekankan dalam Peringatan 61 Tahun Piagam Jakarta adalah pentingnya umat Islam mensyukuri hasil-hasil perjuangan yang telah dicapai. Sebgai contoh adalah pendirian dan keberadaan Departemen Agama dan pendirian IAIN.     Perlu dicatat, bahwa sejak 1945, meskipun Piagam Jakarta dihapuskan, tetapi umat Islam juga mendapatkan konsesi pendirian Departemen Agama. Dalam rapat PPKI tanggal 19 Agustus 1945, usulan pembentukan Departemen Agama ditolak oleh Latuharhary dan kalangan nasionalis sekular.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Namun, akhirnya Soekarno dan Hatta menerima usulan pembentukan Depoartemen Agama yang secara resmi berdiri pada 3 Januari 1945. Prof. HM Rasjidi diangkat sebagai Menteri Agama pertama. Pada tahun 1967, Menteri Agama mengeluarkan Keputusan Menteri Agama No. 56/1967 tentang perincian struktur organisasi, tugas, dan wewenang Departemen Agama, yang antara lain menyatakan: “Tugas Departemen Agama dalam jangka panjang ialah melaksanakan Piagam Jakarta dalam hubungannya dengan UUD.” (Pasal 1, ayat 1-d).

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itu, dalam rangka mengisi hasiul-hasil perjuangan itu, Departemen Agama dan IAIN yang memang dimaksudkan sebagai ‘hadiah’ dan ‘konsesi’ Piagam Jakarta, harusnya dijaga dan dikelola dengan baik oleh umat Islam. Dari Depag dan IAIN harusnya lahir para pejuang penegak aqidah dan syariat Islam. Adalah sangat tragis dan memilukan serta menyimpang dari amanat perjuangan umat Islam di Indonesia jika dari
kampus-kampus IAIN/UIN/STAIN dan sejenisnya  ada dosen-dosen yang aktif menyerang aqidah Islam, melecehkan Al-Quran,  dan menolak penerapan syariat Islam. Wallahu a’lam. (Jakarta, 23 Juni 2006/hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini  adalah hasil kerjasama dengan Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Mempersoalkan Perda Syariat”

Senin, 19 Juni 2006
Beberapa wakil DPR berlatar belakang Islam, justru ikut-ikutan partai Kristen mempersoalkan perda-perda bernuansa Islam, baca Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-150

Oleh: Adian Husaini

Harian Kompas (14 Juni 2006) menurunkan sebuah berita berjudul “Anggota DPR Terbelah: Perda Syariat Islam Dipersoalkan 56 Anggota”. Dalam berita ini tertulis:“Sebanyak 56 anggota DPR mengirimkan surat kepada Ketua DPR untuk segera menyurati Presiden agar memperbaiki dan mencabut semua peraturan daerah kabupaten/kota bernuansa syariat Islam. Pembentukan dan pemberlakuan perda itu dinilai telah melanggar dan bertentangan dengan prinsip konstitusi dan Pancasila.’’

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Berita itu bukan hal yang mengejutkan. Aksi penolakan itu dimotori oleh Fraksi Partai Damai Sejahtera, sebuah fraksi Kristen yang gigih memperjuangkan penolakan pemberlakuan syariat Islam di Indonesia. Sayangnya, ada sejumlah anggota DPR yang beragama Islam yang ikut-ikutan dengan aksi penolakan tersebut.

Nusron Wahid, mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang kini bergabung dengan Golkar, menyatakan, mestinya ada pemisahan yang tegas antara domain politik dengan agama. Pembuatan perda harus punya acuan yang jelas. Usul pencabutan perda itu disampaikan semata-mata untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang plural. Dalam catatan pengusul surat tersebut, perda bernuansa syariat Islam saat ini ada di 22 kabupaten/kota.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Menelaah aksi sejumlah anggota DPR tersebut, kita bisa menilai, sebenarnya aksi mereka itu tidak serius secara substansi. Aksi itu lebih merupakan bentuk penggalangan opini dengan tujuan ‘demonisasi syariat Islam’. Mereka menginginkan agar syariat Islam dicitrakan sebagai barang haram di Indonesia, sesuatu yang menakutkan, sesuatu yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Logika dasar seperti yang diusung oleh F-PDS dan pendukungnya inilah yang sangat tidak masuk akal dan absurd. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dibangun di atas dasar Proklamasi Kemerdekaan 1945, yang ketika dideklarasikan pada 17 Agustus 1945, mendasarkan pada Piagam Jakarta 1945, yang sila pertamanya berbunyi : ‘’Ketuhanan, dengan kewajiban menjalan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.’’

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, bisa dikatakan, Proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 adalah sekaligus proklamasi pemberlakuan syariat Islam bagi umat Islam Indonesia. Barulah satu hari kemudian, pada 18 Agustus 1945, Piagam Jakarta itu dibatalkan atas lobi sejumlah orang terhadap Bung Hatta.

Piagam Jakarta adalah sebuah konsep kompromi dimana syariat Islam hanya diberlakukan buat orang Islam; bukan buat orang Kristen, Hindu, Budha, dan sebagainya. Jika diterima dengan hati yang lapang, dan pikiran yang jernih, sebenarnya masalah ini sudah selesai sejak dulu. Apa beratnya bagi orang Kristen untuk mengizinkan orang Islam menjalankan syariatnya ?

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ada baiknya kita menengok kembali bagaimana perdebatan dan kesepakatan yang telah dicapai oleh tokoh-tokoh Islam, Kristen, dan kalangan nasionalis sekular di Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapakan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI/Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai), yang akhirnya menghasilkan Piagam Jakarta. Usai penyusunan Piagam Jakarta, Soekarno berbicara di BPUPKI: “Di dalam preambule itu ternyatalah, seperti saya katakan tempo hari, segenap pokok-pokok pikiran yang mengisi dada sebagian besar daripada anggota-anggota Dokuritsu Zyunbi Tyosakai. Masuk di dalamnya ke-Tuhanan, dan terutama sekali kewajiban umat Islam untuk menjalankan syariat Islam masuk di dalamnya; kebulatan nasionalisme Indonesia, persatuan bangsa Indonesia masuk di dalamnya; kemanusiaan atau Indonesia merdeka masuk di dalamnya; perwakilan permupakatan kedaulatan rakyat masuk di dalamnya; keadilan sosial, sociale rechtvaardigheit, masuk di dalamnya. Maka oleh karena itu, Panitia Kecil penyelidik usul-usul berkeyakinan bahwa inilah preambule yang bisa menghubungkan, mempersatukan segenap aliran yang ada di kalangan anggota-anggota Dokuritu Zyunbi Tyoosakai.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Itu adalah pendapat Soekarno setelah seluruh komponen di BPUPKI melakukan perdebatan secara bebas, terbuka, dan habis-habisan. Piagam Jakarta sebenarnya adalah “rumusan kompromi”, bukan kemenangan Islam 100 persen. Dalam rapat BPUPKI tanggal 11 Juli 1945, baik pihak Kristen maupun pihak Islam masih mempersoalkan rumusan Piagam Jakarta itu. Dari pihak Kristen, muncul Latuharhary dari Maluku, yang menggugat rumusan Piagam Jakarta. Latuharhary tidak secara tegas menyampaikan aspirasi Kristen, tetapi menyoal, jika syariat Islam diwajibkan pada pemeluknya, maka mereka harus meninggalkan hukum adat yang sudah diterapkannya selama ini, seperti di Minangkabau dan Maluku.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ia mencontohkan pada hak pewarisan tanah di Maluku. Jika syariat Islam diterapkan, maka anak yang tidak beragama Islam tidak mendapatkan warisan. “Jadi, kalimat semacam itu dapat membawa kekacauan yang bukan kecil terhadap adapt istiadat,” kata Latuharhary.

Haji Agus Salim, yang asal Minangkabau,  membantah pernyataan Latuharhary, bahwa Piagam Jakarta akan menimbulkan kekacauan di Minangkabau. Malah dia menegaskan: “Wajib bagi umat Islam menjalankan syariat, biarpun tidak ada Indonesia merdeka, biarpun tidak ada hukum dasar Indonesia, itu adalah satu hak umat Islam yang dipegangnya.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Menanggapi Latuharhary, Soekarno menyatakan: “Barangkali tidak perlu diulangi bahwa preambule adalah hasil jerih payah untuk menghilangkan perselisihan faham antara golongan-golongan yang dinamakan golongan kebangsaan dan golongan Islam.

Jadi, manakala kalimat itu tidak dimasukkan, saya yakin bahwa pihak Islam tidak bisa menerima preambule ini; jadi perselisihan nanti terus.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Wachid Hasjim, tokoh NU yang juga ayah dari Abdurrahman Wahid, juga menyampaikan tanggapannya, bahwa rumusan Piagam Jakarta itu tidak akan menimbulkan masalah seperti yang dikhawatirkan. Malah, dengan tegas, Wachid Hasjim, menyatakan: “Dan jika masih ada yang kurang puas karena seakan-akan terlalu tajam, saya katakan bahwa masih ada yang berpikir sebaliknya, sampai ada yang menanyakan pada saya, apakah dengan ketetapan yang demikian itu orang Islam sudah boleh berjuang menyeburkan jiwanya untuk negara yang kita dirikan ini. Jadi, dengan ini saya minta supaya hal ini jangan diperpanjang.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Menanggapi pernyataan Wachid Hasjim itu, Soekarno menegaskan lagi, “Saya ulangi lagi bahwa ini satu kompromis untuk menyudahi kesulitan antara kita bersama. Kompromis itu pun terdapat sesudah keringat kita menetes. Tuan-tuan, saya kira sudah ternyata bahwa kalimat “dengan didasarkan kepada ke-Tuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” sudah diterima Panitia ini.”

Piagam Jakarta adalah naskah pembukaan (preambule) UUD 1945 yang disiapkan untuk konstitusi Negara Indonesia merdeka. Ketika naskah pembukaan itu sudah disepakati, maka naskah-naskah rincian pasal-pasal dalam UUD 1945 masih menjadi persoalan.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam rapat tanggal 13 Juli 1945, Wachid Hasjim mengusulkan, agar Presiden adalah orang Indonesia asli dan “yang beragama Islam”. Begitu juga draft pasal 29 diubah dengan ungkapan: “Agama Negara ialah agama Islam”, dengan menjamin kemerdekaan orang-orang yang beragama lain, untuk dan sebagainya. Kata Wachid Hasjim: “Hal ini erat perhubungan dengan pembelaan.

Pada umumnya pembelaan yang berdasarkan atas kepercayaan sangat hebat, karena menurut ajaran agama, nyawa hanya boleh diserahkan buat ideologi agama.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Usul Wachid Hasjim didukung oleh Soekiman. Tapi, Agus Salim mengingatkan, bahwa usul itu berarti mementahkan lagi kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya antara golongan Islam dan golongan kebangsaan. Usul Wachid Hasjim akhirnya kandas. Tapi, pada rapat tanggal 14 Juli 1945, Ki Bagus Hadikoesoemo, tokoh Muhammadiyah kembali mengangkat usul Kyai Sanusi yang meminta agar frase “bagi pemeluk-pemeluknya” dalam Piagam Jakarta dihapuskan saja. Jadi, bunyinya: “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Menanggapi permintaan Kyai Sanusi dan Ki Bagus Hadikoesoemo, Soekarno kembali mengingatkan akan adanya kesepakatan yang telah dicapai dalam Panitia Sembilan. Soekarno, lagi-lagi meminta kepada seluruh anggota BPUPKI: “Sudahlah hasil kompromis diantara 2 pihak, sehingga dengan adanya kompromis itu, perselisihan diantara kedua pihak hilang. Tiap kompromis berdasar kepada memberi dan mengambil, geven dan nemen. Ini suatu kompromis yang berdasar memberi dan mengambil… Pendek kata, inilah kompromis yang sebaik-baiknya. Jadi, panitia memegang teguh akan kompromis yang dinamakan oleh anggota yang terhormat Muh. Yamin “Djakarta Charter”, yang disertai perkataan Tuan angora Soekiman, gentlemen agreement, supaya ini dipegang teguh di antara pihak Islam dan pihak kebangsaan.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dari berbagai penggalan kisah sejarah tersebut kita bisa melihat, bagaimana peran sentral Soekarno dalam menetapkan Piagam Jakarta yang mewajibkan umat Islam menjalankan syariat agamanya. Ketika itu, Soekarno tentu sadar benar akan akibat dari tindakannya, bahwa dia sendiri juga bagian dari umat Islam, dan juga berkewajiban menjalankan syariat Islam. Sikap Soekarno  terhadap Piagam Jakarta ini nanti masih tercermin dalam isi Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 yang dengan tegas menyatakan, bahwa “Piagam Jakarta tertanggal 22 Juni 1945 menjiwai dan merupakan suatu rangkaian kesatuan dengan konstitusi tersebut.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dekrit Presiden itulah yang terus menempatkan Piagam Jakarta sebagai bagian yang sah dan tak terpisahkan dari Konstitusi Negara NKRI, UUD 1945. Karena itu, kita sungguh-sungguh tidak habis pikir ada anggota DPR yang masih mempersoalkan pemberlakuan syariat Islam di Indonesia. Kita agak bisa mengerti, jika anggota DPR itu seorang Kristen-evangelis/Kristen misionaris atau Kristen kolonialis yang berpikiran bahwa Indonesia adalah daerah yang subur bagi pekabaran Injil, sehingga apa pun juga yang dapat mendekatkan orang Islam dengan agamanya, harus dihalang-halangi dan dihambat. Cara berpikir inilah yang dulu senantisa ditanamkan oleh penjajah Kristen Belanda.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dr. Aqib Suminto, dalam bukunya, Politik Islam Hindia Belanda, mencatat pengakuan Alb C. Kruyt (tokoh Nederlands bijbelgenootschap) dan OJH Graaf van Limburg Stirum : “Bagaimanapun juga Islam harus dihadapi, karena semua yang menguntungkan Islam di Kepulauan ini akan merugikan kekuasaan pemerintah Hindia Belanda. Dalam hal ini diakui bahwa kristenisasi merupakan faktor penting dalam proses penjajahan dan zending Kristen merupakan rekan sepersekutuan bagi pemerintah kolonial, sehingga pemerintah akan membantu menghadapi setiap rintangan yang menghambat perluasan zending.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Idenburg yang menjabat Gubernur Jenderal dari 1906-1916, dalam salah satu laporannya kepada pemerintah Belanda, mengatakan, “Saya cukup sibuk  dengan Kristenisasi atas daerah-daerah pedalaman.”

Bagi pemerintah kolonial, ancaman dari mereka yang sudah masuk Kristen akan lebih kecil dibandingkan dari kaum Muslim, karena kaum Kristen lebih dapat diajak kerjasama. Tujuan pemerintah kolonial dan misionaris dapat dikerjasamakan. Di satu pihak, pemeritah kolonial memandang koloni mereka sebagai tempat mengeruk keuntungan finansial. Di sisi lain, misionaris memandang koloni mereka sebagai tempat yang diberikan Tuhan untuk memperluas “Kerajaan Tuhan”.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, kita agak maklum, jika yang ngotot menolak syariat Islam adalah tokoh-tokoh Kristen misionaris anggota Fraksi PDS. Tapi, kita sungguh-sungguh sulit memahami, bahwa ada orang yang mengaku Muslim tetapi dengan gigih menolak syariat Islam. Selain aneh, sikap ini juga absurd, naïf, dan satu bentuk kekeliruan berpikir yang nyata. Bukankah  selama ini dia sendiri sudah menjalankan syariat Islam yang diatur oleh
negara? Dengan syariat apa si anggota DPR itu menikah?

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jika dikaitkan dengan isu pluralisme, maka sesungguhnya syariat Islam sangat menghargai keberagaman. Kaum Muslim diberi hak menjalankan syariat agamanya. Begitu juga umat beragama lain diberi hak menjalankan aturan-aturan agamanya. Justru globalisasi (westernisasi) saat ini sudah mengarah kepada homogenisasi dan tidak menghargai pluralitas, sehingga orang Islam yang mau menjalankan syariatnya
pun dihalang-halangi.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itu, kita berharap, anggota DPR yang mengaku Muslim yang masih mempersoalkan syariat Islam, sebaiknya segera menyadari kekeliruannya; segera bertobat, meminta ampun atas dosa-dosanya kepada Allah SWT. (QS 4:60). Namun, kita juga mengimbau, kepada pejabat-pejabat di daerah dan para anggota DPR/DPRD yang Muslim, agar  tidak sekedar menjadikan isu syariat sebagai isu politik semata, tetapi syariat Islam benar-benar dijalankan dengan ikhlas  dengan cara memberikan suri teladan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan partainya. Syariat Islam hanya akan tegak jika pelaksanaannya dilandasi dengan aqidah atau keimanan yang kokoh. Maka, sebaiknya, program penegakan syariat Islam tidak dibiarkan berjalan sendiri, tetapi harus senantiasa dikaitkan dengan gerakan “penegakan aqidah Islam”. (Jakarta, 16 Juni
2006/hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini adalah kerjasama antara  Radio Dakta 107 FM dan hidayatullah.com

Untuk membuka file Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini yang lain di:

http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=blogcategory&id=3&Itemid=55

“Menginjak ‘Lafaz Allah’ di IAIN Surabaya”

http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3256&Itemid=55

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

“Menginjak ‘Lafaz Allah’ di IAIN Surabaya”

Senin, 12 Juni 2006
Kasus dosen IAIN yang dengan sengaja menginjak-injak lafaz “Allah” hanyalah fenomena gunung es perkembangan liberalisme di PT Islam. Baca Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian Husaini ke-149

Oleh: Adian Husaini

Tanggal 1 Juni 2006 lalu, saya memberikan presentasi pada acara seminar tentang Yahudi dan zionisme di Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur. Pembicara lain adalah seorang dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya. Di tengah-tengah seminar, seorang kyai di pondok itu, mengacungkan tangannya, dan meminta klarifikasi kepada Dosen IAIN tersebut, apa benar  ada dosen IAIN Surabaya yang sengaja mengingjak lafaz Allah di depan para mahasiswanya. Dijawab oleh dosen tersebut, peristiwa itu memang benar adanya. Lalu ia terangkan kronologis peristiwa tersebut. Ternyata, masalah itu sudah mencuat di sejumlah media massa, seperti SABILI dan Majalah GATRA.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Menurut laporan Majalah GATRA edisi 1-7 Juni 2006, dosen yang bernama Sulhawi Ruba, 51 tahun, pada 5 Mei 2006 lalu, itu memang sengaja menginjak-injak lafaz Allah yang ditulisnya pada secarik kertas. Gara-gara ulahnya itu, dia kemudian diskors 6 bulan. Waktu itu, ia mengajar mata kuliah sejarah peradaban Islam (SPI) pada mahasiswa semester II. Di hadapan 20 mahasiswa fakultas dakwah, ia menerangkan posisi Al-Quran sebagai hasil budaya manusia. “Sebagai budaya, posisi Al-Quran tidak berbeda dengan rumput,” ujarnya. Ia lalu menuliskan lafaz Allah pada secarik kertas sebesar telapak tangan dan menginjaknya dengan sepatu. “Al-Quran dipandang sakral secara substansi, tapi tulisannya tidak sakral,” katanya setengah berteriak, dengan mata yang sedikit membelalak. Menurut Sulhawi, Al-Quran sebagai kalam Allah adalah makhluk ciptaan-Nya, sedangkan Al-Quran sebagai mushaf adalah budaya karena bahasa Arab, huruf hijaiyah, dan kertas merupakan hasil karya cipta manusia. “Sebagai budaya, Al-Quran tidak sakral. Yang sakral adalah kalamullah secara substantif,” tuturnya. Demikian laporan GATRA.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kasus ini perlu mendapatkan perhatian sangat serius. Bayangkan, andaikan yang melakukan tindakan semacam itu adalah George W. Bush atau Tony Blair, apa kira-kira reaksi umat Islam internasional ?  Apakah umat Islam akan diam? Ketika kasus ini saya sampaikan dalam seminar tentang Liberalasisasi Islam  di  Kelantan, Malaysia, pada 3 Juni 2006 lalu, ratusan peserta seminar serentak berdecak keheranan. “Astaghfirullah!” gumam sejumlah orang yang hadir di Balai Islam Lundang, Kota Bharu Kelantan.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Sungguh sulit dibayangkan peristiwa seperti itu terjadi di sebuah perguruan tinggi yang menyandang nama Islam.  Yang lebih penting untuk dicermati dalam kasus ini adalah cara pikir si dosen yang dengan penuh kesadaran menginjak lafaz Allah itu; sebuah cara berpikir yang salah dan sangat naïf. Tapi, dari cara berpikir yang memandang Quran sebagai produk budaya itulah, tindakan menginjak lafaz Allah itu dia lakukan.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dia bukan sedang bersandiwara. Dia sedang mengamalkan ilmunya yang salah. Inilah sebuah contoh, dahsyatnya sebuah kerusakan ilmu. Ilmu yang salah, pasti melahirkan amal yang salah. Padahal, saat ini, ilmu yang salah tentang Al-Quran –yang menganggap al-Quran sebagai produk budaya itu — banyak disebarkan di lingkungan IAIN. Jika pimpinan IAIN Surabaya tidak segera bertindak, maka aksi konyol semacam itu mungkin akan terus dilakukan oleh si dosen, karena dia memang tidak merasa salah dengan pikiran dan tindakannya. Kita patut hargai sikap tegas pimpinan IAIN Surabaya. Dari IAIN Bandung, pernah muncul kasus sejumlah mahasiswa yang membuat teriakan yang meghebohkan: “Selamat bergabung di area bebas tuhan.” Dan ucapan: “Mari berzikir dengan lafaz“anjinghu akbar!”. Ketika sejumlah dosen IAIN Bandung dan para ulama memprotes hal itu, pimpinan kampus itu justru membela aksi mahasiswa tersebut.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jika kita cermati perkembangan pemikiran Islam saat ini, di lingkungan IAIN, upaya desakralisasi al-Quran merupakan hal yang dianggap biasa saja. Banyak dosen dan mahasiswa IAIN/UIN yang secara terang-terangan mengusung pendapat seperti dosen yang menginjak-injak lafaz Allah tersebut, bahwa Al-Quran adalah produk budaya.

Wacana yang mendesakralisasi Al-Quran seperti itu sudah dikemukakan oleh Mohammed Arkoun, Nasr Hamid Abu Zayd, Mohammad Syahrur, dan sebagainya. Ketika saya memberikan ceramah di salah satu kampus Islam di Semarang, pada 26 Mei 2006 lalu, ada seorang dosen agama yang secara terang-terangan memuji-muji tafsir Al-Quran versi Syahrur dan mengkritik semua mufassir sebelumnya. Padahal, tafsir baru ala Syahrur ini sangat ganjil dan banyak kekeliruan. Misalnya, dalam kitab Nahwa Ushul Jadidah lil-Fiqhil Islamy, dia membuat tafsir aneh tentang batasan aurat wanita. Kata Syahrur, batasan minimal aurat wanita adalah ‘daerah rawan bagian atas’ (al-juyub al-ulwiyyah), yaitu payudara dan bawah ketiak, dan juga ‘daerah rawan bagian bawah’ yaitu kemaluan dan pantat. Itu saja.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Larangan memperlihatkan pusar dan lutut, kata Syahrur, itu terkait dengan situasi setempat. Dalam pergaulan sosial, batas aurat wanita adalah berangkat dari batasan aurat minimal tersebut dan kemudian disesuaikan dengan kondisi dan situasi masyarakat setempat, selama tidak menimbulkan gangguan sosial.

Tafsir aurat wanita ala Syahrur itu telah banyak mendapatkan kritik dari para ilmuwan di dunia Islam. Karena itu, saya sangat terkejut, mengapa ada dosen agama di satu kampus Islam, yang dia juga seorang wanita dan berjilbab pula, menyatakan, bahwa tafsir Syahrur adalah hebat dan sesuai dengan misi Islam sebagai ‘rahmatan lil-alamin’. Apakah ini kebodohan atau kekonyolan?

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jika kita mencermati perkembangan pemikiran Islam di lingkungan IAIN semacam ini, kita akan memahami, bahwa kasus penginjakan lafaz Allah di IAIN Surabaya itu hanyalah satu fenomena ‘gunung es’. Saat ini, sudah begitu mudah ditemukan jurnal, buku, atau artikel karya dosen-dosen dan mahasiswa IAIN/UIN yang mendesakralisasi Al-Quran. Buku-buku karya  pemikir-pemikir modernis dan neo-modernis seperti Mohammed Arkoun, Nasr Hamid Abu Zayd, Fazlur Rahman, Muhammad Syahrur dan para hermeneut (pengaplikasi hermeneutika untuk Al-Quran) lainnya sudah biasa dijadikan sebagai rujukan penulisan artikel, buku, skripsi, atau pun tesis.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita pernah membahas, bagaimana Rektor UIN Yogya misalnya, tercatat yang sangat aktif mempromosikan gagasan-gagasan Nasr Hamid melalui buku-buku yang ditulisnya. Seorang dosen UIN Yogya, murid Nasr Hamid menerbitkan disertasinya dengan judul “Al-Qur’an Kitab Sastra Terbesar” dengan kata pengantar Nasr Hamid.

Sebagaimana biasa dalam studi Islam gaya orientalis, biasanya berawal pada keraguan dan akan berakhir pada keraguan terhadap Islam. Sebab, mereka memang mengkaji Islam – termasuk Al-Quran – bukan untuk beriman kepada Al-Quran. Jangan heran, jika banyak yang mengkaji Al-Quran secara serius, meraih gelar doktor dalam studi Islam, justru akhirnya terjebak dalam keraguan dan pemahaman relativisme terhadap Islam.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Prof. Stefan Wild, orientalis Jerman dalam studi Al-Quran, dalam pengantarnya untuk buku dosen UIN
Yogya itu, juga menekankan aspek relativitas pemahaman terhadap Al-Quran dan tafsir Al-Quran. Kata Wild: “Dengan demikian, exgesis atau penafsiran senantiasa bermula dari anggapan dan persepsi tentang teks suci.

Untuk itu, tidak tertutup kemungkinan bahwa persepsi tersebut apa dan bagaimana seharusnya sebuah penafsiran, dalam rentang sejarah, senantiasa berubah, seperti halnya perubahan-perubahan persepsi mengenai apa itu teks suci dan apa sebenarnya makna dari wahyu ilahi.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Seperti kita tahu, tahun 2004, UIN Yogya (waktu itu masih bernama IAIN), mencatat sejarah dengan meluluskan sebuah tesis master yang secara terang-terangan menyatakan, Al-Quran bukan Kitab Suci.Tesis, yang kemudian diterbitkan menjadi sebuah buku berjudul “Menggugat Otentisitas Wahyu Tuhan” ini mencatat: “Dengan kata lain, Mushaf itu tidak sakral dan absolut, melainkan profan dan fleksibel. Yang sakral dan absolut hanyalah pesan Tuhan yang terdapat di dalamnya, yang masih dalam proses pencarian. Karena itu, kini kita diperkekenankan bermain-main dengan Mushaf tersebut, tanpa ada beban sedikitpun, beban sakralitas yang melingkupi perasaan dan pikiran kita.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dari Fakultas Syariah IAIN Semarang lahir sebuah Jurnal “Justisia” dalam berbagai edisinya juga melakukan dekonstruksi dan desakralisasi terhadap Al-Quran. Edisi 23 Th XI, 2003, memuat pengantar redaksi:  “Dan hanya orang yang mensakralkan Qur’anlah yang berhasil terperangkap siasat bangsa Quraisy tersebut.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam Jurnal ini bisa dinikmati sejumlah tulisan para mahasiswa dan sarjana Syariah alumni IAIN Semarang yang secara terbuka membongkar konsep Al-Quran sebagai Kalamullah,  seperti:  “Qur’an ‘Perangkap’ Bangsa Quraisy”,   “Pembukuan Qur’an oleh Usman: Sebuah Fakta Kecelakaan Sejarah”,  “Kritik ortodoksisme: Mempertanyakan Ketidakkreativan Generasi Pasca Muhammad”, dan sebagainya. Pada bagian belakang cover Jurnal ini pun ada penggugatan terhadap segala macam objek sakralitas: “Adakah sebuah objek kesucian dan kebenaran yang berlaku universal? Tidak ada! Sekali lagi tidak ada! Tuhan sekalipun!”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Jadi, gerakan desakralisasi Al-Quran melalui berbagai tulisan rupanya sudah mulai merambah. Masuknya wacana studi kritis Al-Quran dalam materi perkuliahan bidang tafsir hadits di beberapa IAIN/UIN sungguh sangat menyedihkan. Mata kuliah hermeneutika – yang berujung pada dekonstruksi dan desakralisasi konsep teks Al-Quran – telah menjadi mata kuliah wajib di berbagai jurusan tafsir hadits di beberapa IAIN/UIN. Berbagai kritik dan saran sudah kami sampaikan kepada mereka.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Tetapi, banyak dosen yang tetap bertahan dengan hal itu dan bahkan ada yang menyatakan bahwa menggunaan hermeneutika untuk tafsir Al-Quran adalah sudah final dan harga mati. Kita sudah sampaikan kritik itu secara tertulis melalui berbagai artikel, makalah, dan buku-buku. Mereka tidak mau mendengar dan terus berjalan dengan programnya. Tanggung jawab dan kewajiban kita sebatas mengingatkan. Sekarang terpulang kepada para petinggi IAIN/UIN dan Depag untuk mengambil sikapnya. Biarlah mereka yang bertanggung jawab terhadap Allah SWT di akhirat nanti.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Kita pernah membahas, bagaimana misalnya, di Jurusan Tafsir Hadits UIN Jakarta, ada materi kuliah bertajuk “Kajian Orientalisme terhadap Al-Quran dan Hadis” yang mengharapkan mahasiswanya “dapat menjelaskan dan menerapkan kajian orientalis terhadap Al-Quran dan hadis.” Dan buku pertama yang dijadikan referensi adalah buku “Rethinking Islam” karya Prof. Mohammed Arkoun. Guru besar di Sarbone, Paris, ini memang dikenal dengan teori dekonstruksi dan desakralisasi Al-Quran.  Lewat buku yang dijadikan rujukan bagi mahasiswa Tafsir-hadits UIN Jakarta itu, Arkoun menyatakan perlunya dilakukan kritiks teks suci, termasuk Al-Quran.  ‘’Sayang sekali bahwa kritik filosofis terhadap teks suci – yang telah diterapkan pada Bibel berbahasa Hebrew dan Perjanjian Baru tetapi tidak menimbulkan konsekuensi-konsekuensi negatif bagi konsep wahyu – terus ditolak oleh pendapat ilmiah umat Islam,’’ tulisnya. Dalam bukunya yang lain, The Unthought in Contemporary Islamic Thought, (2002 :47) Arkoun menekankan, bahwa dekonstruksi dari segala jenis ortodoksi adalah menjadi tugas yang paling esensial dari ilmu-ilmu sosial saat ini. Buku-buku yang mengkritik Arkoun sangatlah banyak, tetapi tidak dicantumkan sebagai buku wajib.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Lagi pula, untuk apa wacana “studi kritik Quran” ini diajarkan? Bukankah ini menjiplak pada apa yang telah terjadi dalam Bibel? Dalam sebuah buku berjudul “Christianity and World Religions: Paths to Dialogue” (1996), ditulis satu sub-bab berbunyi: “From Biblical Criticism to Qur’anic Criticism”. Para dosen yang menyusun kurikulum itu harusnya bersikap kritis dan memahami benar perbedaan konsep dasar antara Al-Quran dan Bibel, sebelum menyusun kurikulum untuk mahasiswanya.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Dalam konsep Islam, Al-Quran adalah ‘lafzhan wa ma’nan’ dari Allah; Al-Quran, lafaz dan maknanya dari Allah. Al-Quran adalah Kitab yang tanzil, yang diturunkan melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saw. Sedangkan Bibel adalah kitab yang ditulis oleh para penulis Bibel yang dikatakan mendapat inspirasi dari Roh Kudus. Sehingga, bagaimana pun, ada unsur manusiawi dalam konsep teks Bible. Dr. C. Groenen, penulis buku Pengantar ke Dalam Perjanjian Baru, menyatakan, meskipun penulis Bibel dikatakan mendapatkan inspirasi dari Roh Kudus, tetapi “Konsili Vatikan II juga menggarisbawahi bahwa inspirasi tidak mematikan aktivitas pribadi para penulis, sehingga betapa suci pun Alkitab, ia tetap manusiawi.” Dalam dokumen Konsili Vatikan II, dei verbum (13), juga disebutkan: “Sebab sabda Allah, yang diungkapkan dengan bahasa manusia, telah menjadi sama dengan bahasa manusia, sama seperti dahulu Sabda Bapa Abadi, mengambil daging manusia yang lemah dan menjadi sama dengan manusia.”

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Bagi kaum Nasrani, Bibel dalam bahasa apa pun, tetap diakui sebagai ‘holy Bibel’ atau ‘Alkitab’. Semuanya disebut ‘Bibel’. Tidak ada ‘Bibel terjemah’. Toh, kaum Kristen tetap menyatakan, kitabnya sebagai ‘Kitab Suci’ dan isinya dikatakan sebagai ‘firman Tuhan’. Mereka tidak akan rela jika kitabnya diinjak-injak.

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Karena itu, upaya dekontsruksi dan desakralisasi terhadap Al-Quran pada kalangan akademisi di lingkungan IAIN dan sejenisnya, sangatlah aneh, naif, dan memprihatinkan. Kasus dosen IAIN Surabaya ini semoga dapat menyadarkan kalangan petinggi IAIN/UIN dan Departemen Agama, bahwa ada hal yang serius sedang terjadi dalam bidang studi Islam dan studi Al-Quran di IAIN/UIN, dan sejenisnya. (Kualalumpur, 9 Juni 2006/hidayatullah.com).

Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian Husaini, adalah hasil kerjasama antara Radio Dakta 107 FM dan http://www.hidayatullah.com

=========================================
PUISI ASMARA CINTA – KUMPULAN PUISI-PUISI ASMARA ROMANTIS – KOLEKSI PUISI ASMARA CINTA ROMANTIS – ANTOLOGI PUISI (not here)
=========================================

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.