Tanda-tanda Orang Yang Terkena Gangguan Jin, Setan, Santet, Kesurupan, Kerasukan, Atau terkena Sihir

GEJALA-GEJALA GANGGUAN SETAN

Gejala waktu terjaga. Di antaranya adalah :

-Badan terasa lemah, loyo dan tidak ada gairah hidup

-Berat dan malas beraktifitas

-Banyak mengkhayal dan melamun, senyum dan bicara sendiri, tiba-tiba menangis atau tertawa tanpa sebab

-Pikiran melayang-layang, Cemas dan gelisah.

-Banyak makan tapi tidak kenyang-kenyang atau tidak makan tetapi fisiknya kuat sekali, walau tanpa dopping atau suplemen energi

-Emosional, mudah marah dan membesar-besarkan masalah, memusingkan masalah kecil.

-Sakaw dan Sugesti untuk menggunakan narkoba kembali

-Kesurupan atau tersumbatnya syaraf-syaraf

-Berteriak-teriak atau memaki-maki dengan kata-kata kotor dan tidak pantas (Tourette Syndrome)

-Asal bicara, tidak peduli perasaan orang lain. Merasa bingung, merasa hidup ini serba salah.

-Berjalan jauh tanpa tujuan, obsesif-kompulsif, sering mengajak berdebat sambil menahan emosi, selalu menyalahkan orang lain atau mencari kesalahan orang lain.

-Curiga berlebihan pada orang lain (Paranoid), Phobia.

-Perasaan berdosa yang berlebihan, merasa terkutuk, putus asa menjadi orang yang baik, banyak bicara tentang kebaikan namun tidak mengamalkannya, merasa diri serba bisa dan merasa diri manusia pilihan.

-Muncul rasa was-was sewaktu berwudhu atau sholat

-Pembicaraan melantur, Ambivalensi, menceritakan sesuatu yang tragis sambil tertawa, menceritakan aib diri sendiri dan aib orang lain.

-Bisa melihat jin dan sensitive akan keberadaan jin di sekitarnya, berkomunikasi dengan setan dalam musik, menggerak-gerakkan anggota tubuh jika mendengar musik, Perasaan bahagia ketika musik kesukaannya diputar, suka menjulurkan lidah.

-Benci melihat orang shaleh (taat beragama) dan kebenciannya lebih besar terhadap para pendosa.

-Merasa diri menjadi pusat perhatian terutama jika dilanjutkan dengan membuka aurat, bangga berlebihan ketika dipuji, selalu mencari perhatian orang lain, Pamer harta secara abnormal, usia tua tapi penampilan dan gaya hidup seperti anak kecil.

-Menirukan gerakan-gerakan binatang tanpa disadari, menirukan kata-kata orang lain (Echolalia), menirukan gerakan-gerakan orang lain (Echopraksia).

-Sering merasa ada getaran, hawa dingin atau panas, kesemutan, berdebar dan sesak napas saat membaca Al-qur’an

### Gejala waktu tidur. Di antaranya adalah:

-Banyak tidur dan ngantuk berat, atau sulit tidur tanpa sebab

-Sering tindihan (tidak bisa bergerak waktu tidur) dan mengigau dengan kata-kata kotor

-Melakukan gerakan-gerakan aneh, seperti mengunyah dengan keras sampai beradu gigi

-Sering mimpi buruk dan seram atau seakan-akan jatuh dari tempat yang tinggi

-Mimpi melihat binatang-binatang seperti ular, kucing, anjing, singa, serigala yang seakan-akan menyerangnya

-Mimpi ditemui jin yang mengaku arwah nenek moyang atau tokoh tertentu

-Saat tidur seperti ada yang mencekik lehernya atau menggelitikinya atau menendangnya

note

71. Dikembangkan dari buku berjudul 53 penjelasan lengkap tentang Ruqyah “Terapi gangguan sihir & Jin sesuai Syariat Islam”, karya Hasan Bishri, LC. penerbit Ghoib Pustaka.

72. Richard Carlson, Ph.D., dalam bukunya yang berjudul Don’t sweet the small stuff at work (jangan memusingkan masalah kecil di tempat kerja), menulis : “Ketika cemas, Anda lebih sulit berkonsentrasi dan memusatkan perhatian kepada yang sedang Anda usahakan. Bukannya menumpahkan seluruh perhatian kepada pekerjaan, pikiran Anda cenderung mengembara ke masa depan yang belum pasti atau ke masa lampau yang sarat dengan kesalahan. Anda mengantisipasi kesulitan, entah realistis atau tidak – dan Anda mengingat-ingat kesalahan masa lampau sebagai cara untuk membenarkan kekhawatiran Anda.

Sebagai contoh, Anda mungkin cemas karena pekerjaan Anda akan diperiksa dan dinilai oleh atasan. Bukannya memberikan perhatian penuh kepada tugas-tugas yang ada, Anda menghabiskan satu minggu untuk membayangkan dan mencemaskan akibat-akibat yang mungkin. Anda ingat dengan bagian-bagian yang sangat negatif dalam acara pemeriksaan yang telah lalu. Pikiran Anda mengembara dan tidak terkonsentrasi. Bukannya bekerja seproduktif dan seefisien biasanya, Anda menelantarkan pekerjaan dan semakin tidak percaya diri. Tentu saja, rasa tidak aman dan kinerja yang kurang dari ideal akibatnya akan terlihat oleh atasan Anda dan akan ditulis dalam catatan prestasi Anda. Ini lingkaran setan yang dimulai dengan cemas.

Cemas juga mudah menular. Ketika sedang cemas, Anda cenderung menegaskan gagasan tentang adanya sesuatu yang pantasdicemaskan kepada orang lain. Ini menebar pesan negatif dan rasa takut. Akibatnya, lingkungan kerja menjadi penuh dengan orang-orang yang khawatir berlebihan, bahkan kadang-kadang seperti mengidap paranoid. Apabila semua orang ketakutan, terciptalah panggung yang sesuai untuk perilaku egois dan sayang kepada diri sendiri dengan upaya melindungi diri menjadi prioritas”.

73. Musik adalah Muadzin (Penyeru) – nya setan. jika musik terdengar, setan-setan berdatangan. sangat mengerikan bagi orang yang bisa mendengar suara setan dan penakut ketika ada acara musik. mungkin jutaan setan yang menaungi lokasi acara musik tersebut; kebalikan dari acara belajar dan mengajar Al-Qur’an yang mana pada acara belajar dan mengajar Al-Qur’an, para malaikat menaungi berbaris-baris sampai ke langit. bahkan bagi orang yang tau, tidak akan berani masuk diskotik. atau jika diberi pilihan, antara masuk diskotik dengan masuk ke rumah yang terkenal angker, mungkin lebih baik memilih masuk ke rumah yang angker. Orang-orang yang kita lihat di diskotik, bukan semuanya benar-benar manusia terutama setelah lewat jam satu malam. Untuk membedakannya, jika ada orang yang berbicara kepada kita dengan sangat jelas padahal musik ketika itu sangat memekakkan telinga sehingga kita ketika ingin berbicara dengan teman-teman kita harus berteriak sekuat tenaga, jauhilah dia.

Informasi yang saya dapat dari setan-entah fitnah bukannya-bahwa minuman gratis dari pembelian tiket jangan diminum agar kita tidak dijadikan tumbal pesugihan. Main gitar seorang diri atau berada di studio musik seorang diri memang asyik. Tapi bagi yang tau dan penakut, tak akan berani melakukannya.

Musik dapat memperburuk gejala psikopatologi sehingga psikopatologi dapat menyerang lebih awal dari usia yang seharusnya. Perilaku setan dari kalangan jin memang sama dengan perilaku setan dari kalangan manusia. Ketika lagu kesukaannya terdengar, serentak kegirangan; ikut bernyanyi sambil mabuk. Lagu-lagu yang top di kalangan setan manusia juga top di kalangan setan dari kalangan jin. Musik dapat mencerdaskan otak balita, Narkoba menyelesaikan segala masalah, Seks bebas adalah surga dunia, dan lain sebagainya merupakan propaganda satanisme. Berikut ini adalah kutipan dari buku karya Syaikh Abdullah bin Abdurahman Al-Jibrin, yang berjudul Fatwa-fatwa seputar pengobatan dan kesehatan.

”Apakah nyanyian dan musik dapat menyembuhkan sebagian penyakit?”

Tanya : tersiar diberbagai media informasi tentang pendapat yang mengatakan bahwa musik dan lagu dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bagaimana pernyataan ini menurut syariat?

Jawab : ini jelas perkataan keliru meskipun pendapat ini telah tersebar luas serta banyak pihak yang mengulas panjang lebar dan menyatakan bahwa pendapat ini telah terbukti khasiatnya karena musik dan nyanyian termasuk perkara yang diharamkan syari’at. Allah SWT. melarangnya dan mengancam para pecandunya. Tidak mungkin Allah menurunkan obat pada sesuatu yang diharamkan-NYA. Di dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa Rosulullah SAW. mengatakan bahwa Allah SWT. tidak menurunkan obat untuk umatku ini dari sesuatu yang haram. Hadist ini juga menunjukkan terlarangnya berobat dengan sesuatu yang haram. Perkara-perkara haram tidak akan dapat mendatangkan kesembuhan. Akan tetapi ada sebagian jiwa yang lemah terbiasa bergelut dengan perkara haram. Jiwa mereka telah kecanduan mendengarkan alunan musik dan lagu hingga akhirnya menyatu dengannya. Maka ketika mereka jauh dari perkara haram itu, jiwanya terasa sakit, lemaslah urat syaraf dan kekuatannya pun melemah. Ketika alunan musik itu kembali hadir, jiwa mereka serasa mendapatkan gairah, semangat dan kekuatan baru. Akhirnya mereka menyangka musik itulah yang telah menyembuhkannya. Jiwa yang sakit akan merasakan kelezatan pada perkara-perkara haram. Sedangkan jiwa yang baik dan beriman, penuh keyakinan dan kesabaran akan merasa berat, gelisah dan lemah ketika mendengarkannya. Karena sesungguhnya yang sakit adalah akal mereka dan kemudian diikuti oleh badan jasmani. Wallahu a’lam.

http://www.pakdenono.com

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: